Love Destiny

Love Destiny
Epson 174



Flashback on!!!


Sebelum Carl meminta maaf kepada Keanu ia lebih dulu di panggil oleh Justin, Justin sudah mulai merasa jengah dengan sikap Carl akhir-akhir ini.


"Ada apa Daddy memanggil ku?" Tanya Carl.


"Ada yang ingin Daddy bicarakan dengan mu." Jawab Justin tegas.


"Baiklah." Ucap Carl, lelaki itu dudui di sofa dalam ruang kerja Justin.


"Ada apa dengan mu bang, selama ini apakah aku salah mendidik putraku?" Tanya Justin, membuat Carl tersentak.


"Apa maksudnya?" Tanya Carl.


"Kau berbeda dari biasanya, putraku tidak ada yang seperti ini. Tidak ada yang berusaha menyudutkan orang lain, apalagi itu suami dari saudara nya sendiri." Tegas sang Daddy.


"Dad, aku." Lirih Carl.


"Kau yang memilih Anna bukan, dan kau yang memutuskan untuk melepaskan Dena. Ini bukan salah Dena ataupun Keanu bang, come on bersikap lah layak nya putra dari keluarga Abrisham. Jangan bertindak konyol seakan kau tidak memiliki pendirian, ingat lelaki itu yang depegang kata-kata dan perdirian nya." Ucap Justin menasehati Carl.


"Aku tahu aku salah." Ucap Carl, ia merasa malu karena sampai Justin yang menegur nya.


"Jika kau masih menganggap aku orang tuamu maka perbaiki semuanya, jangan ganggu kebahagiaan Dena. Karena sekeras apapun kamu mengejar nya sekarang itu tidak akan merubah kenyataan, Dena akan tetap mencintai Keanu bang dan kau. CK, bahkan Dena akan melihat mu layak nya pengunt*t yang selalu mengejar nya yang sudah bersuami dan sudah memiliki anak." Ucap Justin pedas, sudah tidak peduli apakah kata-kata nya akan menyakiti perasaan Carl atau tidak. Yang jelas Justin ingin membuat Carl tersadar dari kesalahan nya.


"Dad aku bukan pengunt*t." Ucap Carl.


"Jika begitu lupakan Dena, lihat istrimu dialah wanita yang harus kau kejar. Dia (Anna) yang mengandung dan melahirkan putramu bang, dia rela mempertaruhkan nyawanya demi mengeluarkan seorang anak yang diharapkan oleh suaminya." Ucap Justin.


"Begitupun dengan Dena, dia telah menjadi wanita dari lelaki lain yang mencintai dan menyayangi suaminya dengan tulus. Bahkan Dena pun sama dia rela melahirkan Rafael anak yang diharapkan oleh suaminya (Keanu)." Tambah Justin.


"Aku_aku minta maaf dad, aku sudah membuat kesalahan yang membuat Daddy malu." Lirih Carl.


"Perbaiki semuanya, minta maaflah kepada Keanu. Karena tidak akan ada lelaki yang rela jika istrinya di kagumi oleh orang lain kau mengerti." Ucap Justin.


"Hmmmmm." Balas Carl.


"Dan satu lagi, cobalah untuk membuat Daniel mengerti agar tidak berlaku kasar kepada Rafael. Jangan mengusik nya." Ucap Justin, dan lagi-lagi Carl mengangguk paham.


Sebelum Carl pergi menemui Kean ia lebih dulu menemui Dea untuk meminta maaf, setelah itu Carl menemui Anna yang sedang berada di kamar nya.


Carl memeluk Anna dan menciumi wajah istrinya, ia benar-benar merasa bo*oh karena sudah membuat Anna kecewa.


"Aku hanya berharap kamu bisa menepati janji mu, plis jika kamu merasa bosan ingatlah bagaimana aku bertahan dengan mu disaat-saat tersulit kita." Lirih Anna.


"Sayang maaf, aku terlalu mengecewakan mu dan terlalu menyakitimu." Lirih Carl.


"Kau suamiku, maka perbaiki semuanya." Ucap Anna mengecup bibir Carl sekilas.


Carl merasa beruntung karena Anna mau memaafkan nya begitupun dengan Dea, meskipun sebelumnya ia mendapat kuliah dari mommy nya namun Carl senang karena Dea memberikan kesempatan kepada nya.


Setelah itu Carl menemui Dena yang sedang bersama dengan Rafael, Carl meminta maaf kepada Dena dan kepada Rafael atas nama dinrinya dan Daniel.


Dena pun memaafkan Carl, namun ia memberikan syarat agar Carl tidak mengulangi kesalahannya yang sama.


Dena meminta Carl untuk menjaga Anna dan Daniel, Dena meminta agar Carl membuat Anna dan Daniel bahagia.


Carl merasa tersentuh oleh sikap bijak dan dewasa Dena, yang masih memikirkan kebahagiaan Daniel dan juga Anna.


Hingga akhirnya Carl menemui Keanu, dengan hati yang tidak karuan Carl memberanikan diri untuk mengakui kesalahannya. Dan ia merasa lega saat melihat sikap tenang dan terbuka dari Kean.


Carl merasa ia benar-benar salah karena mengira Keanu lawan nya, namun ternyata Kean sama sekali tidak memiliki niat buruk terhadap nya.


***Flashback off!!!


Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


N**: Akhirnya berakhir juga konflik nya ThorπŸ˜‚


A: Jangan lama-lama, soalnya deterjen gue gak biasa sama konflik lama-lama πŸ˜‚


N: Sekalinya ada konflik di serang 🀣


A: Sstttt jangan berisik πŸ˜‚


N: Mon maap emang suka keceplosan anak nya 🀣🀣


A: SueeeπŸ˜’


N: 🀣🀣🀣*