Love Destiny

Love Destiny
Epson 227



Sore hari Keanu kembali dari kantor, ia tidak melihat keberadaan anak dan istrinya di ruang tengah ataupun ruang keluarga.


Keanu berjalan menuju kamar nya, dan ia melihat Dena yang sedang memakai kan pakaian untuk putranya.


"CK, udah mandi bro." Goda Keanu.


"Udah dong." Jawab nya.


"Tetep aja gak bisa ngalahin ketampanan Daddy nya." Ucap Keanu bangga.


"Dih, labih ganteng El ya." Ucap El tidak terima.


"Mana ada, Daddy paling ganteng no debat." Ucap Keanu.


"El paling ganteng, paling muda paling imut." Ucap Rafael.


"Gak ya, mana ada Daddy paling ganteng buktinya mommy sayang sama Daddy." Ucap Keanu.


"Enggak mommy cuma sayang El." Ujar nya.


"Daddy." Ledek Keanu.


"El no debat." Ucap El, Dena yang melihat merasa jengah.


"Gelud terus, masalah ganteng aja di permasalahkan. Mommy yang paling cantik aja gak bangga." Ucap Dena.


"Tapi memang kenyataannya Daddy paling ganteng." Ucap Keanu bangga.


"Daddy kaca noh kaca gede, lebih baik ngaca dulu sana." Kesal El, Dena tertawa melihat Kean ternistakan oleh anak nya sendiri.


"Dih, anak siapa si kamu makin gede solimi makin meningkat." Ucap Keanu tidak habis fikir.


"Anak dad Kean dan mom Dena, kalau solimi meningkat karena mommy and Daddy nya juga solimi." Ucap Rafael.


"Dah lah mommy capek liat kalian debat Mulu." Ucap Dena berjalan keluar kamar, Keanu mengikuti Dena begitupun dengan Rafael.


...


Sementara di kediaman Tio kini lelaki itu sedang duduk bersama Tata dan Kenzo, putranya itu berada di pelukan sang istri.


"Kenzo mirip siapa ya." Ceplos Tio membuat tata mendengus.


"Mirip kang pakcoy di depan pasar Sono." Ucap tata ngasal.


"Kok kang pakcoy, Kenzo kan anak aku." Ucap Tio tidak terima.


"Kamu lagian ngarang, sudah tau anak sendiri pake nanya mirip siapa." Kesal tata.


"Kenzo mami nya sensi amat boy, kenapa hmmmm." Ujar Tio mengelus lembut kepala tata.


"Kenzo papi nya gak peka." Kesal Tata, Tio pun manangkup wajah tata dan mendekatkan wajahnya.


Tio mengecup b*b*r tata dengan lembut, ia tahu jika tata sudah merajuk itu artinya tata sedang merindukan Tio.


Padahal baru tadi siang tata di goda oleh Dena dan yang lainnya, dan baru tadi siang juga tata berkata bahwa ia kelebihan jatah.


Tapi saat ini ia justru terbuai oleh permainan suaminya, tata menggelengkan kepalanya untuk mengumpulkan kesadaran nya.


"Pi jangan ngada-ngada deh, ini Kenzo masih disini nanti liat." Ucap tata, Tio pun tersenyum penuh arti.


Tio memanggil suster milik Kenzo, dan lelaki itu mengajak tata ke kamar nya tidak lupa Tio mengunci pintu.


"Eunghhh." Lenguh tata, jika semalam Dena yang dikerjai hingga dibuat begadang oleh Keanu.


Tata dan Tio terus melanjutkan permainan nya, hingga kini keduanya terkulai lemas dan saling berpelukan.


"Candu banget mami Kenzo." Goda Tio.


"Candu si candu, tapi yaampun tulang aku berasa patah semua pi." Lirih tata, menyembunyikan wajahnya di dada bidang Tio.


"Maaf dan makasih, karena kamu tidak pernah menolak keinginan aku." Ucap Tio, mengecupi puncak kepala tata.


"Jatah bulanan lancar kan Pi." Ledek tata.


"Lancar kok mi, tenang aja lancar semua." Ucap Tio tertawa kecil, begitulah tata jika meledek suaminya.


"I love you ah kalo lancar semua." Ucap tata tertawa kecil.


"Love you more ah, karena di turutin Mulu." Ucap Tio, kini keduanya tertawa dengan saling berpelukan hingga terlelap.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€— jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


N**: Selain Keanu Tio juga meresahkan ya bund😭


A: Bukan lagi bund 🀣


N: Tulung pengen tukar posisi 😭


A: Heh, ngarang 😭


N; Seminggu aja jangan lama-lama πŸ˜‚


A: Gaada ya gaada πŸ˜’


N: Solimi nya 😭


A: πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’*