Love Destiny

Love Destiny
Epson 176



Sudah satu minggu lebih Dena berada di negaranya, tepatnya di kediaman Artadinata. Dena dan merasa bahagia karena berkumpul dengan keluarga nya.


Hari ini Keanu berjalan ke ruang tengah dan ia melihat putranya sedang memakan sesuatu, Keanu menatap El dengan intens.


"Heh, makan apa itu?" Tanya Kean.


"Inih." Jawab El menunjukkan makanan yang sedang ia makan.


"Kamu gak bisa makan-makan kaya gini banyak-banyak bro." Ucap Keanu.


"Hmmmmm, boleh kata mommy." Jawab nya.


"Iya boleh tapi gak banyak juga yaampun." Ujar Keanu mendekati El.


"Daddy aku ingin es." Ucap El.


"Gak, gak boleh minum es." Ucap Keanu.


"Boleh." Rengek nya.


"Enggak El gak boleh minum es." Balas Kean mengelus kepala El.


"Pelit." Ucap El membuat Kean terkejut.


"Heh, di ajarin siapa itu ngomong kaya gitu." Tanya Keanu.


"Mommy suka ngomong gitu." Ucap El.


"Bukan pelit, nanti kalau El minum es sakit perut. Gak boleh." Ucap Keanu.


"Tapi_" Lirih nya.


"Kok gak nurut si bro." Ucap Kean, El pun langsung diam dan menyeder di samping Daddy nya.


Keanu tersenyum dengan kelakuan El, ia mengelus kepala putranya lembut.


"El, ikut gak mommy mau beli cilok." Ucap Dena, membuat El dan Kean mendongak.


"Kamu mau beli apa?" Tanya Kean.


"Cilok, aku mau keluar beli cilok." Ucap Dena tertawa malu kepada Keanu.


"Gak usah sama El, biar dia sama aku saja." Ucap Keanu.


"Lah, gak apa-apa aku ajak aja." Ucap Dena.


Dengan berat hati Keanu pun memberikan El kepada Dena, biarkan saja Kean juga mengerti jika Dena ingin memuaskan dirinya selama berada di negaranya.


...


Di negara K tepatnya di kediaman Richard terlihat seorang lelaki yang sedang mengerjai anak nya, hal itu membuat si anak merengek kesal.


"Nathia sini." Panggil Nathan.


"Gak mau." Jawab nya.


"Kok ngeyel, anak siapa si kamu." Ujar Nathan, membuat Niken mengigit bahu suaminya.


"Aaaaaaaa, sakit ini orang kenapa." Ucap Nathan saat merasa sakit di bahu nya.


"Ya anak kamu Jamil pake nanya anak siapa, ngeselin banget." Ucap Niken.


"Haha, abis sama papi nya kaya sama musuh." Kekeh Nathan.


"Papi nya solimi jadi anak nya begitu." Dengus Niken.


"Papi nya emang solimi tapi mami lebih solimi." Ceplos nya.


"Apa kamu bilang?" Tanya Niken menatap tajam Nathan.


"Jangan macem-macem nath, apapun yang diucapkan oleh wanita iya in aja." Ujar Kai tiba-tiba.


"Lah ngapa?" Tanya Nathan.


"Karena wanita selalu benar, dia yang mancing-mancing masalah. Dia yang marah, dia juga yang gamau disalahin. Intinya wanita emang benar." Kekeh Kai, membuat Karen memukul lengan nya.


"Semua lelaki itu sama saja, sama-sama egosi dan menyebalkan." Sengit Karen.


"Yakin semua laki-laki nih." Ucap Kai.


"Iya lah, laki-laki itu sama." Ucap Karen mengulan perkataan nya.


"Oke berarti papi kamu juga sama egois dan menyebalkan." Ucap Kai membuat Karen tercengang, sementara Nathan tertawa.


"Enggak mana ada papi aku menyebalkan." Ucap Karen.


"Kan kata kamu semua laki-laki." Ucap Kai mengejek.


"Ya, ya emang semua laki-laki." Balas Karen.


"Ye berarti papi kamu juga sama menyebalkan." Ucap Kai lagi.


"Papi aku gak menyebalkan." Kesal Karen.


"Papi kamu laki-laki bukan?" Tanya Kai.


"Laki-laki lah." Sinis Karen.


"Yasudah berarti sama." Ucap Kai lagi, perdebatan Kai dan Karen membuat Nathan tertawa puas.


"Tau ah gak peka." Kesal Karen, duduk di sofa.


"Cewek mah gitu kalah ngomong, pasti bilang nya gak peka." Kekeh Kai.


Karen merasa kesal tidak ada Dena membuat dirinya kalah berdebat, biasanya perdebatan seperti ini aka dimenangkan oleh kubu wanita.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


A**: Guys aku teh bingung ya kenapa masih ada aja komen yang nanya kenapa visual Keanu di ganti, 😒 sok atuh di teliti lagi dari semua part yang ada visual nya. soalnya aku tuh gak ngerasa itu di ganti Marni yaampun, sebelum liat visual nya coba cuci muka dulu biar kaga salah gitu kan 😭


N: Kok ngakak, padahal kan tiap foto pasti beda gaya 🤣


A: Tau ah heran akutuh, kurang jelas apa coba itu visual yakali harus gue cetak jadi spanduk biar jelas 😭


N: 🤣🤣🤣*