
Sesampainya di rumah Dena masuk kedalam rumah terlebih dahulu, dan Keanu mengekor dari belakang.
"Mommy kenapa?" Tanya El.
"Mommy." Ucap Keanu bingung harus menjawab apa.
"Daddy." Panggil Dena.
"Sayang dad tinggal dulu kamu main saja bersama kyra dan nathia oke." Ucap Kean, El pun mengangguk.
Kean berlari ke kamar nya, saat masuk kedalam kamar Dena menarik tangan Kean lalu menutup pintu dan langsung mengunci nya.
Kean menatap Dena, ia bingung harus bagaimana menghadapi istrinya. Dena berjalan mendekati Kean dan berdiri di hadapan suaminya.
"Kamu tahu salah kamu apa dad." Ucap Dena.
"Iya bee aku tahu." Jawab Keanu.
"Bisa-bisa nya kamu modus ngambilin buku nya." Kesal Dena, Keanu tercengang. Modus katanya jelas-jelas niat Kean hanya membantu.
"Aku gak modus beneran, tadi buku dia jatuh dekat aku." Jawab Keanu.
"Aku gak peduli, kamu tetep aja kaya gitu tatapan mata senyum-senyum." Kesal nya.
"Bee aku gak ada niat lebih." Ucap Keanu, Dena tidak mempedulikan ia naik ke atas tempat tidur dan menyembunyikan tubuh dan wajah nya di balik selimut.
"Kamu nyebelin." Kesal Dena, Kean tertawa kecil melihat istrinya.
"Segitu gak maunya kamu liat aku Deket sama cewek lain." Goda Keanu.
"Kamu udah punya anak ingat, mau aku tinggal lagi ke rumah bunda." Ucap Dena, Kean menarik selimut yang digunakan untuk menutupi wajah istrinya.
Lalu ia menarik Dena hingga terduduk, Kean menangkup wajah istrinya dan merapikan rambut Dena.
"Aku gak ngapa-ngapain bee serius, aku juga gak akan macem-macem." Ucap Keanu menarik tubuh Dena kedalam pelukannya.
"Kemarin kamu ke cafe si barisan aku enggak marah-marah loh, karena aku tahu kamu di rumah juga capek kerja ngurus aku dan El. Aku tahu bee kamu butuh hiburan buat hilangin penat kamu." Ucap Keanu.
"Tapi aku gak goda-goda kaya gitu." Lirih Dena dalam pelukan suaminya.
"Emang aku ada goda-goda, enggak ada itu kerjaan Tio dan Nathan. Aku enggak goda mereka, buat apa aku goda wanita lain kalau di rumah saja aku memilih bidadari kaya kamu." Ucap Keanu.
"Jangan senyum-senyum lagi, aku takut kalau kamu bakal ninggalin aku dan El." Lirih Dena.
"Heh, ngaco ngapain ninggalin istri dan anak yang sudah jelas menjadi sumber kebahagiaan aku." Ucap Keanu tertawa kecil.
"Tapi tetap kamu harus mendapatkan hukuman." Ucap Dena melepaskan pelukan suaminya.
"Hah?" Ujar Kean terkejut.
"Hmmmmm, jangan kamu kira aku akan maafin kamu gitu aja. kamu harus dapet hukuman." Ucap Dena lagi.
"Hukuman apa?" Tanya Kean.
"Kamu gak akan dapet jatah sampai waktu yang tidak aku tentukan." Ucap Dena.
Duaaaaarrrrrr, bagai tersambar petir disiang bolong Keanu dibuat tercengang oleh ucapan istrinya.
"Kenapa tidak, dulu kamu kasi aku hukuman bikin aku begadang sampai pagi. dan sekarang aku kasi kamu hukuman, agar tidak begadang lagi." Ucap Dena berlalu meninggalkan Keanu.
Keanu merasa frustasi, ia berfikir bagaimana bisa Kean tidak olahraga bersama istri nya. Apalagi kesempatan itu hanya ia dapat jika El tidur di kamar nya bersama suster.
Akhir-akhir ini El lebih suka tidur di kamar nya, ya mungkin bocah itu merasa dirinya sudah besar maka harus tidur terpisah dari kedua orangtuanya.
Di kamar lain tepatnya kamar Kai dan Karen kini wanita itu sedang menguliahi suaminya, Kai dibuat mati kutu oleh istrinya.
"Kamu sudah berani seperti itu, jangan sampai aku geplak pala kamu pake panci pink." Sengit Karen.
"Aku gak macem-macem mi." Ucap Kai.
"Gak macem-macem bibir mu, jelas-jelas kamu menggoda wanita itu." Ujar Karen.
"Mi kamu juga pernah kan ke cafe ganteng." Ucap Kai.
"Aku masi waras dan tidak menggoda nya, tapi kelakuan kamu benar-benar membuat aku ingin menyiram wanita itu." Kesal Karen.
"Yasudah kamu siram aja gak apa-apa kok." Jawab Kai, Karen menatap tajam suaminya.
"Malam ini gak ada jatah-jatahan, kamu tidur di kamar kyra!" Ucap Karen membuat Kai tertawa kecil.
"Haha ngarang, kamu mana bisa jauh dari aku." Ucap Kai.
"Bisa, kamu fikir aku gak bisa tanpa kamu gitu." Sinis Karen, Kai pun terdiam ia mengingat kembali saat Karen pulang meninggalkan nya.
"Sayang jangan keterlaluan dong, aku gak mau kaya gini." Ucap Kai.
"Aku gak peduli." Balas Karen, wanita itu pergi keluar kamar. Ia memutuskan untuk membuat jus untuk menghilangkan rasa kesal nya.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N**: 🤣🤣🤣 puasa masal 😂
A: Mantap gak tuh 🤣
N: Akhirnya para kadal kena hukuman juga 🤣
A: 🙄🙄
N: 🤣🤣🤣*