Love Destiny

Love Destiny
KEMBALINYA JATI DIRI YANG HILANG



Arnold  langsung menghubungi Emily begitu mendapatkan pesan . Dia segera memerintahkan assisten pribadinya itu untuk menjelaskan secara terperinci apa saja yang sedang terjadi di Abraham Group sekarang.


Emilypun menjelaskan semuanya, tentang perubahan sikap Crystal, kondisi perusahaan yang tidak sehat, hingga pengkhianatan para karyawan dalam perusahanan.


“ Sepertinya Abrahram Group sudah ditungganggi seseorang sejak lama, sayangnya tuan Abraham tidak sadar akan hal itu. Dan sekarang tampaknya nona Crystal bergerak sendiri untuk membereskannya…”, ucap Emily menjelaskan.


Wanita itu juga melaporkan tentang kedatangan Enrico di Abraham Group yang ternyata juga disadari oleh Crystal.


Bahkan gadis itu juga menyadari jika Enrico pernah mengawasi mereka pada saat keluar dari club NT beberapa malam yang lalu.


“ Cari tahu apa rencana Enrico sekarang dan perintahkan pasukan bayangan untuk mengikuti kemanapun Crystal pergi…”, ucap Arnold tajam.


Tanpa sadar Arnold meremas kaleng bir yang dipegangnya hingga hancur tak berbentuk membuat. Vreyan yang ada didekatnya hanya bisa menghela nafas dalam saat aura disekitarnya berubah menjadi dingin dan mencekam.


Vreyan merasa jika Enrico tidak pernah kapok untuk selalu membuat masalah dengan Arnold. Jika bukan karena bosnya yang menghalangi, mungkin sudah lama samurainya itu menyentuh kepala Enrico.


“ Ingin bermain keras denganku rupanya…”, batin Arnold menyeringai lebar.


Arnold merasa dirinya terlalu lunak dengan Enrico selama ini hingga membuat sepupunya itu lupa diri. Hingga berencana ingin mengambil apa yang sudah diklaim menjadi miliknya. Sampai dunia runtuh itu tak kan terjadi.


Melihat tunangannya menyadari semuanya, bahkan  memberi peringatan kepadanya, membuat rasa cinta yang sudah tumbuh dalam hati Arnold semakin kuat.


Arnold merasa keputusannya untuk memberi sedikit kepercayaan dan kebebasan pada Crystal tidaklah  sia - sia.


Tunangannya itu akhirnya mulai menunjukkan wajah aslinya setelah sekian lama dia menyembunyikan wajah itu dan seluruh keterampilan yang dimilikinya karena manipulative dari sahabatnya, Adisty.


Adisty  sebenarnya hanya boneka hidup yang digunakan oleh sesorang untuk memanipulatif Crystal,  karena keberadaan gadis itu  sangat membahayakan nyawa dan kenyamanan mereka.


Wajah asli yang ditakuti oleh semua orang namun kehadirannya sangat ditunggu – tunggu oleh Arnold. Hal inilah juga yang membuatnya waktu itu yakin untuk bertunangan dengan Crystal Abraham, sebagai penganti Leony.


FLASH BACK ON


Arnold sedikit bimbang waktu mengetahui isi surat wasiat yang ditinggalkan sang kakek setelah kematiannya.


Surat wasiat yang berisi kesepakatan yang dibuat oleh kakeknya dimasa lalu demi membalas budi kepada Albert, ayahnya Abraham yang pernah menyelamatkan nyawanya.


Disatu sisi dia tidak ingin mengecewakan keluarga besar mamanya, namun dilain sisi Arnold juga merasa jika penyakitnya adalah salah satu hal yang membuatnya tidak bisa menjalankan wasiat itu.


Dalam kegelisahan hatinya, Arnold yang melakukan penyelidikan tentang putri Abraham menemukan fakta menarik.


Bahwa salah satu putri Abraham adalah gadis kecil yang selama ini dicarinya. Seorang gadis kecil yang ramah, murah senyum dan mampu menenangkan hatinya.


Namun memiliki sifat keji dibalik wajah lucu dan imut yang ditampilkannya. Dia bahkan tidak segan - segan untuk menghabisi kelinci putih lucu yang tak sengaja merobek gaunnya dengan cara memutilasinya sambil tersenyum riang.


Satu sifat yang hampir sama dengan sifat yang dimiliki oleh Arnold remaja, bedanya Arnold membunuh manusia, bukan binatang.


Saat dia sedang bersedih hati karena meninggalnya sang mama, gadis kecil itu menghampiri dan menghiburnya.  Arnold sama sekali tidak terganggu dengan kehadirannya, bahkan dirinya sama sekali tidak merasa jijik waktu jemari gadis kecil itu mengusap air mata yang menetes dipipinya.


Itu adalah pertama dan terakhir kalinya  Arnold menangis.  Sejak saat itu, dia bertekad untuk menjadi kuat agar tidak ada yang berani meremehkannya dan membalaskan dendam sang mama.


Karena minimnya informasi yang dimiliki, Arnold tidak pernah bisa menemukan gadis kecil yang telah menemaninya melewati masa - masa sulit itu.


Hingga takdir membawanya kembali bertemu dengan gadis itu. Dari dua putri Abraham, Arnold mengira  gadis kecil yang bersamanya dulu itu adalah Leony Abraham.


Karena, dari hasil penyelidikannya, sikap Leonylah yang dirasa mirip dengan gadis kecil yang sejak dulu dicarinya itu hingga membuat Arnold akhirnya menerima pertunangan tersebut dengan lapang dada.


Tapi, takdir masih ingin bermain dengannya. Saat semua hal telah dipersiapkan, kejadian tak terduga datang. Leony dinyatakan hamil dengan kekasih adiknya hingga mengharuskannya menikah dengan Gerald, ayah dari calon anak yang dikandungnya.


Arnold yang marah dan kecewa sempat ingin menghancurkan keluarga Abraham karena merasa telah dipermainkan hingga suatu kejadian dimalam itu membuka kedua matanya.


Pandangan matanya terpaku saat melihat bros berbentuk burung kecil berwarna kuning, dengan mata batu merah delima, peninggalan dari sang mama digenggam erat oleh adik Leony, Crystal Abraham.


Arnold ingat, jika sehari sebelum mamanya meninggal, beliau pernah berkata jika dia bertemu dengan gadis kecil yang cantik dan memberikan bros kesayangannya itu kepadanya, karena gadis itu terlihat begitu menganguminya.


Entah kenapa, melihat Crystal menangis seperti itu karena dipaksa berpisah dengan sang kekasih membuat hati Arnold terasa sangat  sakit.


Namun dia hanya bisa memandangnya dari kejauhan, hingga akhirnya gadis tersebut tertidur dibangku taman belakang kediaman Abraham, masih dengan air mata yang mengalir di pipinya.


Entah apa yang membuat Arnold untuk bergerak mendekat padanya. Diapun tanpa sadar mulai mengusap kepala Crystal dengan lembut tanpa merasa jijik.


Telah menemukan cinta pertamanya dan seseorang yang bisa dia sentuh tanpa merasa jijik membuat Arnold dengan egois mempercepat pertunangannya dan mengurung gadis itu dalam kediamannya.


Tapi sayangnya Arnold datang disaat tidak tepat dan mengambil keputusan yang salah. Kondisi Crystal yang baru saja patah hati dan dipaksa bertunangan dengan orang yang tidak dicintainya membuatnya sangat membenci Arnold.


Melihat perubahan sifat Crystal, Arnold  segera menyelidiki secara detail semua hal tentang tunangannya itu hingga dia menemukan sesuatu diluar dugaan.


Crystal sudah dicuci otaknya oleh Adisty hingga jati dirinya menjadi hilang. Gadis itu  sekarang menjadi seseorang yang egois dan pembangkak serta berpikiran pendek. Apapun hal yang ingin dilakukannya harus dikonsultasikan dulu dengan Adisty, sahabat baiknya.


Namun Arnold tak patah semangat. Selama tinggal dengannya, Arnold berupaya sebaik mungkin untuk menjaga dan menyayangi gadis itu dengan caranya.


Namun sayangnya pengaruh Adisty cukup kuat padanya, hingga Crystal sering membangkang dan tidak patuh pada  Arnold, membuat lelaki dengan temperamen buruk itu naik pitam.


Teguran dan hukuman yang diberikan oleh Arnold nyatanya tidak bisa membuat jiwa asli Crystal terbagun, membuat Arnold sempat frustasi akan hal itu.


Selama enam bulan lamanya Arnold menunggu. Berbagai macam cara dilakukannya, termasuk menyiksa gadis itu setiap kali dia berbuat ulah hingga puncaknya adalah Arnold yang lepas kendali dengan merengut kesucian Crystal, membuat gadis itu perlahan mulai berubah.


Sesuatu hal yang sangat Arnold sesali sekaligus syukuri karena dengan hal itu akhirnya Crystal yang dulu perlahan mulai kembali.


Sikap dan sifat Crystal yang lama perlahan mulai kembali. Hal itu tentu saja membuat Arnold bahagia. Sampai pada titik dimana dirinya akhirnya menerima keingginan Crystal untuk memberinya sedikit kebebasan dengan kembali membiarkannya berkuliah.


Perubahan sikap Crystal yang lambat laun semakin banyak berubah, membuat semua orang binggung dan tak mengerti, namun tidak dengan Arnold.


Dia justru menunggu sampai wajah asli tersebut benar – benar muncul. Dan puncaknya adalah kejadian semalam.


Tragedi berdarah yang tidak seharusnya Crystal lihat ternyata mampu membangunkan diri Crystal yang sedang tertidur, membuat wajah asli itu muncul kembali.


Pada awalnya Arnold sedikit terkejut karena wajah asli Crystal ternyata lebih dari ekspektasinya selama ini. Ketenangan dan kecerdasannya dalam mengkoordinir perasaan dan pikirannya membuat Arnold bertambah kagum.


Hal itu tentu saja membuat benih – benih cinta dalam hatinya tumbuh semakin kuat karena yang nantinya akan bersanding dengannya adalah orang yang sadis dan kejam seperti dirinya, meski semuanya terbalut dalam wajah cantik nan ramah.


FLASH BACK OFF


Sementara itu, didalam ruangan CEO Abraham Group terlihat  empat orang laki – laki dan dua orang perempuan duduk  terdiam dengan wajah pucat dan keringanta dingin yang mengalir deras ditubuhnya.


Mereka menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh Crystal dengan gugup, seperti seorang terdakwa yang sedang diinterogasi petugas.


Suasana terasa sangat dingin dan mencekam setiap kali pertanyaan keluar dari bibir gadis cantik yang ada dihadapan mereka.


Bukan hanya berkeringat dingin, beberapa orang bahkan terlihat sangat sulit untuk menelan ludahnya sendiri karena sadar banyak kesalahan yang telah mereka perbuat.


Semua orang sangat berharap, CrystalTidak langsung mengeksekusi mereka hari ini, tapi memberi kesempatan kepada mereka untuk melakukan pembuktian diri bahwa mereka masih layak untuk diperjuangkan.


“ Ini adalah dana yang digelapkan permasing – masing divisi. Aku mau semuanya kembali dalam waktu singkat dan yang terlibat langsung pecat…”, ucap Crystal sambil melempar berkas ke mejanya dengan kasar.


“ Aku mau seminggu ini semuanya beres. Dan aku minta laporan tiga tahun terakhir dari masing – masing divisi…”, ucapnya sebelum membubarkan rapat dadakan tersebut.


Semua orang langsung keluar ruangan dengan cepat begitu Crystal memerintahkan. Mereka sama sekali tidak menyangka jika iblis wanita itu akan kembali ke perusahaan.


Kabar mengenai Crystal yang tak ingin menghandle Abraham Group cukup membawa angin segar bagi semua orang.


Apalagi dengan kondisi kesehatan Abraham yang semakin menurun membuat dirinya menyerahkan beberapa tanggung jawab kepada bawahannya.


Hal tersebutlah yang dimanfaatkan oleh beberapa orang yang licik untuk mengeruk keuntungan pribadi mereka dengan mengamankan posisi dan mengambil keuntungan sebanyak – banyaknya dalam proyek yang mereka kerjakan.


Namun dengan adanya Crystal yang kembali secara mendadak, membuat semua orang kalang kabut karena sama sekali tidak memiliki persiapan apapun untuk bertempur.


Mereka seperti buku yang terbuka saat dihari pertama Crystal sudah melakukan sidak keliling perusahaan dan mengumpulkan data yang ada.


Jika sekarang seluruh karyawannya sedang panik dan gelisah, lain halnya dengan Crystal yang merasa sangat bebas.


Saat ini Crystal merasa dirinya yang terbelunggu telah kembali. Menjadi dirinya sendiri membuat gadis cantik ini sangat lega.


Setelah bangkit dari kematian, Crystal cukup lama berusaha untuk membangkitkan dirinya yang tertidur pulas akibat doktrin Adisty terhadapanya.


Hingga peristiwa kejam semalam, yang dilakukan Arnold membuat dirinya yang terbelenggu mulai bangun dan melepaskan semua rantai yang mengikatnya hingga akhirnya bisa bebas lagi.