
Pagi hari di sebuah universitas ternama terlihat dua lelaki yang sedang duduk di sebuah taman kampus, keduanya menjadi pusat perhatian para wanita.
Siapa lagi jika bukan Rafael dan Kenzo yang selalu menjadi dambaan setiap wanita di kampus nya, Kenzo lelaki itu benar-benar menjaga jarak dengan setiap wanita.
Karena apa karena ia tahu hatinya untuk siapa, Kenzo bukan tipe orang yang akan dekat dengan wanita lain sementara dirinya masih menanti kepastian.
"Kamu masih berusaha mendekati Ayaza?" Tanya El, Kenzo menoleh menatap sahabatnya.
"CK, ternyata menaklukkan Ayaza tidak semudah yang dibayangkan." Ucap Kenzo, Rafael tersenyum tipis ia tahu Ayaza bukan tipe wanita yang mudah terbawa perasaan.
"Kamu tahu saingan kamu lebih banyak." Ucap Rafael, Kenzo pun mengangguk. Dia sudah banyak mendengar mengenai Ayaza yang banyak diincar oleh rekan bisnis tuan Richard dan rekan bisnis Keanu.
"Tahu, Ayaza gadis yang langka El. Jika kebanyakan wanita akan tergila-gila dengan lelaki kaya, namun tidak dengan Ayaza." Ucap Kenzo, El mengangguk bagi El dan Ayaza harta yang dimiliki oleh orang tua mereka sudah jauh lebih cukup.
Keduanya terus saja berbincang dengan penuh canda, Kenzo menceritakan mengenai kedekatan nya dengan Ayaza. Ia tahu Rafael akan melindungi Ayaza maka dari itu Kenzo tidak akan mengecewakan Rafael dan Ayaza.
Di tempat lain empat orang wanita sedang berjalan menuju kantin, mereka merasa lapar dan ingin sekali mengisi perut nya.
Saat tiba di kantin banyak mata yang menatap mereka, bukan hanya menatap kagum tapi juga ada yang menatap iri.
Melihat belum pernah ada yang menggangu mereka seorang lelaki berjalan dan menarik tangan Kyra, Kyra yang merasa tangan nya di tarik pun menoleh dan menatap tajam orang itu.
"CK, kamu anak model yang ngeretin lelaki kaya itu kan." Ucap lelaki itu.
"Lelaki kaya? Siapa yang kau maksud?" Tanya Kyra.
"CK, mami kamu model kan dan ya kamu bisa kuliah disini karena mami kamu yang goda pembisnis Kai Reeves." Ucap salah seorang wanita.
"Apaansi, gak ada yang goda-goda. Mami papi aku nikah itu atas dasar mereka saling mencintai." Ucap Kyra tidak terima.
"Saling mencintai dari mana, semua orang tahu pernikahan orang tua kamu itu gak di restuin oleh nyonya Reeves (Nyonya Desi)." Ucap lelaki yang menarik tangan Kyra.
"Enggak apaan si, lepasin." Teriak Kyra.
"Anak hasil nekat aja songong." Ujar lelaki itu berbisik di telinga Kyra.
"Lepasin tangan Kyra." Ucap Felly.
"Woy anak baru gak usah sok jadi pahlawan deh." Ucap wanita yang tadi mengatai Kyra.
"Lepasin tangan Kyra." Ucap Nathia, ia merasa kasihan kepada Kyra yang terlihat kesakitan.
"Gak, kamu gak usah ikut campur." Ujar lelaki itu.
Buggghhhh... Felly menendang tangan lelaki yang mencengkram erat tangan Kyra.
"Kamu_" Pekik nya.
"Aku sudah bilang baik-baik buat lepasin tangan Kyra." Ucap Felly, Felly bingung ada masalah apa orang itu dengan Kyra. Kenapa dia mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hati Kyra.
"Gak kok fel, aku gak apa-apa." Ucap Kyra, lelaki itu berniat untuk menendang Felly namun telat Felly yang terkenal gesit lebih dulu menyadari pergerakan orang itu dan... Buugghhhh, Felly lebih dulu menendang orang itu hingga tersungkur.
Para mahasiswa yang berada di kantin menatap kagum Felly, gadis itu berjalan mendekati orang yang menggangu Kyra.
"Jangan coba-coba kamu mencari masalah dengan kami." Ucap Felly.
"Cih, kamu fikir saya takut." Ujar nya.
"Saya tidak sedang menakut-nakuti kamu, tapi berfikir lah sebelum bertindak karena tindakan bo*oh kamu bisa menyebabkan kamu kehilangan segalanya." Bisik Felly, lelaki itu menatap benci kepada Felly kenapa ia bisa dikalahkan oleh seorang wanita di depan banyak orang.
Setelah mengatakan hal itu Felly mengajak para sahabatnya pergi, Devika menggandeng Kyra yang sejak tadi diam. Fikiran Kyra berkelana apakah benar mami seorang penggoda, tapi Kyra tidak yakin mengingat sang papi yang begitu mencintai mami nya.
Entahlah Nathia dan Felly juga Devika berkali-kali meyakinkan Kyra jika Karen itu wanita yang baik, jika tidak baik maka Karen tidak akan mampu meluluhkan hati nyonya Desi bukan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading ππ€ jangan lupa like komen dan vote nya ππ
A**: Dikit dulu ah Uun lagi buntu ini π*
N: Yok semangat yok bisa π
A: Bisa pale Lo π
N: Bisa Thor yakin dah π
A: Iya bisa nanti kalo udah dapet pencerahan lagi π
N: Ngokheyπ