
Dilain waktu Ayaza tengah menuruni anak tangga dan melihat bunda Sisil yang tengah tertawa kecil menatap ponselnya, Ayaza yang notabene nya titisan Dena pun merasa kepo. Ada apa dengan bunah nya sampai tertawa seperti itu.
"Apa yang sedang bunah lakukan?" Tanya Ayaza, gadis cantik itu duduk disamping bunda Sisil.
"Hmmmmmm, bunah sedang melihat foto kecil kamu dan El. Kalian sangat menggemaskan." Ucap bunda Sisil, Ayaza melongok melihat foto kecil nya dan El.
"Kakak terlihat sangat menggemaskan bukan, pantas saja Daddy dan mommy seakan tidak rela jika kakak tumbuh dewasa." Celoteh nya, bunda Sisil tertawa kecil mendengar perkataan Ayaza.
"Bukan hanya kakak kamu sayang, bunah juga merasa tidak rela karena kamu dan kakak kamu cepat sekali tumbuh dewasa." Ucap bunda Sisil, merasa gemas kepada Ayaza.
"Hah, apa iya?" Tanya nya, bunda Sisil mengangguk ia memeluk Ayaza lembut.
"Oiya dimana El, kenapa siang ini bunah belum melihatnya." Ucap bunda Sisil, Ayaza tertawa mengingat El yang langsung kembali tidur setelah selesai sarapan.
"Kakak sedang tidur, mungkin lelah karena kakak mengatakan akhir-akhir ini ia begitu sibuk." Ucap Ayaza, bunda Sisil tertawa kecil menatap Ayaza.
"Lalu dimana mommy kamu?" Tanya bunda Sisil.
"Mommy sedang keluar bersama Daddy, entahlah mungkin Aya sesuatu yang harus mommy selesaikan." Jawab Ayaza, bunda Sisil mengangguk.
Tak lama kemudian ponsel bunda Sisil berdering menandakan panggilan video masuk, bunda Sisil tersenyum lalu menatap Ayaza.
"Kenapa bunah menatapku?" Tanya Ayaza bingung.
"Apakah bunah boleh menjawab telepon nya princess?" Tanya bunda Sisil, Ayaza tertawa renyah kenapa harus ijin kepada Ayaza. Tentu saja boleh gadis cantik itu tidak akan melarang bunah nya.
"Tentu saja boleh, kenapa bunah harus bertanya kepadaku." Kekeh nya, bunda Sisil tertawa kecil.
***Panggilan video....
Dea**: Bundaaaaaaaa, kapan bunda pulang kenapa bunda begitu betah disana.😔*
Bunda Sisil: Hei, ada apa kenapa wajahmu di tekuk seperti itu. 😂
Dea: Bunda kami akan berlibur, apa bunda tidak akan pulang untuk berlibur bersama kami? 😭
Bunda Sisil: Sayang nikmati saja liburan kalian hmmmmmm, kalian tidak tahu jika bunda sedang bahagia bersama princess bunda.😁
Dea: Apa aku bukan princess bunda? 😒
Bunda Sisil: Jagan ngarang kau itu tuan putri karena kamu sudah tua, lihat siapa yang sedang bersama bunda sekarang. 😁
Dea: 😲😲😲 Anak gadis siapa itu kenapa cantik sekali, di culik bawa pulang boleh kali bund.😂
Bunda Sisil: Hus, ngarang kamu bisa di demo mommy nya bunda kalau culik princess. 😂
Dea: Aya kok diam saja, pasti aneh ya lihat mommy? Aya aku juga mommy kamu sama seperti mom Dena. 😁
Ayaza: Maaf, rasanya sudah lama sekali tidak bertemu aku sedikit canggung. 😊
Dea: Jangan canggung kami sangat menyayangi kamu, nanti ikut bunah pulang ya kita main bareng-bareng oke. 🤗
Ayaza: Mommy tidak akan membiarkan aku ikut bunah sendirian mom, nanti aku akan kesana kalau mommy dan Daddy ada waktu luang. 😁
Dea: Wajar si kalau mommy takut kamu kesini sendiri, karena mungkin mommy takut kecantikan princess nya itu menjadi pusat perhatian. 😂
Ayaza: Hahaha, ternyata mom sama seperti mommy ku. 😂
Dea: Tentu saja sama, kami itu adik kakak. 😁
Dari kejauhan terlihat Dena berjalan dengan menggandeng tangan Keanu, Dena mengernyit melihat putrinya yang sok jaim dan tersenyum manis.
"Ada apa ini, kamu kenapa itu wajah sok manis begitu?" Tanya Dena.
"Ish, mom lupa jika aku sudah manis sejak lahir." Ucap Ayaza.
"Ayaza kamu selalu menjawab perkataan mommy mu." Ucap Dena menghela nafasnya.
"Sayang ingat, El berkata kamu jangan menyakiti Aya dan membuat Aya kesal." Ucap Kean, alhasil Dena hanya bisa mengangguk dan pasrah.
Dena menatap sang bunda yang masih melakukan panggilan video, Dena mendekati bunda nya dan memeluk Ayaza tanda meminta maaf.
"Maafkan mommy." Ucap Dena, Ayaza mengangguk dan membalas pelukan sang mommy.
Dea: Dena adik bungsu kapan kamu pulang? Apa kamu tidak merindukan kakak kamu ini huh?
Dena: CK, kau merindukanku ternyata. 😂
Dea: Adik Solimi, sudahlah aku tidak jadi merindukan kamu. 😒
Dena: Yasudah kalau begitu aku tidak akan pulang.😂
Dea: Aku kutuk kau jadi kaya mau.😌
Dena: Boleh sekali, dengan senang hati aku aka menerima nya. 😂
Dea: Emang dasar nya Solimi. 😒
Dea pun mematikan panggilan telepon nya, sementara Dena tertawa puas karena berhasil membuat kakak kesayangannya itu kesal.
"Kenapa kakak terlihat begitu kesal." Tanya Dena, menggelayut manja kepada sang bunda.
"Tentu saja kesal, dia ingin kita pulang untuk liburan bersama. Tapi kamu malah menggoda nya." Kekeh bunda Sisil, Dena mengangguk dan ikut tertawa.
Dena yakin saat ini kakak nya pasti sedang mengoceh kepada Justin karena kesal akibat ulah Dena, setelah merasa puas bergosip dengan sang bunda Dena dan Kean pergi ke kamar nya.
Sementara Ayaza gadis itu sedang belajar membuat kue bersama dengan bunda Sisil, Ayaza ingin menghabiskan waktunya bersama bunda Sisil sebelum bunda Sisil kembali ke negaranya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊
N**: Dena udah punya anak aja masih gemesin 😂*
A: Gpph Uun biar Keanu makin cinta 😂
N: Eh, anak nya buat gue yak😁
A: Uun kain kaf*n mau warna apa, merah kuning apa hijau? 😌
N: Polkadot boleh lah 🤣
A: Tunggu gue paketin ya😌
N: 🤣🤣🤣