
Natasha, Arisa, Jack, Lizard, dan Rabisia. Sampai di rumah Mira, saat mereka sampai di rumah Mira, rumah itu sangat sepi, seperti tidak ada orang di rumah itu. Arisa dan Jack mengecek ke seluruh kamar, hingga mereka sampai ke salah satu kamar. Kamar itu di tempati Mira. Saat ini Mira telah tidur dengan nyenyak.
Lizard dan Rabisia ingin berpamitan, mereka ingin pulang ke Tiramisu. Saat mereka ingin keluar rumah, Natasha menghentikan mereka. Kata Natasha mereka belum boleh pulang, rencana Mira belum selesai. Mereka boleh pulang setelah mereka sudah membangun pasar gelap nya.
Secara terpaksa Lizard dan Rabisia menginap di rumah Mira. Lalu Natasha menyuruh semua orang pergi ke ruang tamu. Arisa, Jack, Lizard, dan Rabisia, pergi ke ruang tamu.
Saat di ruang tamu, Natasha menyediakan kopi untuk Arisa, Jack, Lizard dan Rabisia. Mereka duduk dengan tenang sambil minum kopi, hanya Natasha yang tidak minum kopi.
"Semuanya dengarkan!" Kata Natasha. Lalu semua orang melihat kearah Natasha. "Akan ku jelaskan apa yang sebenarnya Mira rencanakan ke Douglas. Sebernarnya Mira sudah mengetahui kalau Douglas menginginkan Serbuk Surgawi, karena itu Mira menyuruh Lizard untuk datang kesini. Mira ingin Lizard bertemu dengan Douglas."
"Aku tidak menduga nona Mira akan bisa menebak hingga sejauh itu. Aku semakin menghormati nona Mira." Kata Lizard dengan bersemangat.
"Kalau begitu kulanjut penjelasan nya. Sebenarnya begini kejadian nya-"
Natasha menjelaskan. Pada sore hari sebelum Lizard dan Rabisia datang ke rumah, Mira memberikan Natasha sebuah cristal sihir. Cristal sihir yang di berikan Mira sangat berbeda dengan Cristal yang lain nya, Cristal sihir nya berukuran sangat kecil ukuran nya sama dengan ukuran tubuh semut. Mira bilang pada Natasha, cristal itu bisa menghentikan waktu selama satu menit.
Mira menjelaskan kalau nanti Mira akan memberikan obat penyembuh kepada Douglas, saat Douglas menelan obat itu. Mira ingin Natasha menghancurkan Cristal sihir, untuk mengaktifkan cristal nya. Cristal itu bisa hancur hanya dengan di genggam kuat-kuat. Tidak seperti cristal yang lainnya yang harus di banting. Mira ingin Natasha menggigit leher Douglas, sebelum obat penyembuh nya bereaksi pada tubuh Douglas.
Malam pun tiba, Lizard dan Rabisia datang. Mira memberikan obat penyembuh nya pada Lizard, Mira membohongi Lizard kalau obat itu bisa memperbudak seseorang, padahal obat yang di berikan Mira adalah obat penyembuh.
Lizard pun pergi ke daerah kumuh bersama Natasha, Arisa, Jack, dan Rabisia. Hingga akhirnya mereka tiba di tempat Douglas, Lizard pun berhasil membujuk Douglas untuk ikut ke Low Light. Lizard memberikan obat nya, Douglas meminum obat itu. Saat Douglas menelan obat nya, dengan cepat Natasha menghancurkan cristal pemberian Mira.
Ternyata benar, saat Natasha menghancurkan cristal nya, waktu berhenti. Tidak ada yang bergerak, hanya Natasha saja yang bisa bergerak dengan bebas. Natasha langsung pergi kebelakang tubuh Douglas. Dengan cepat Natasha mengigit leher Douglas, Natasha tidak menjilati leher Douglas, itu artinya Natasha tidak memberikan penghilang rasa sakit kepada Douglas. Natasha menghisap darah Douglas secukupnya, setelah selesai Natasha kembali ke tempat ia berdiri sebelum nya.
Waktu berjalan kembali, Douglas merasakan rasa sakit di lehernya, tapi untung nya Lizard bilang itu efek obat nya. Luka gigitan yang di tinggalkan Natasha menghilang dari leher Douglas, itulah guna Mira memberikan obat penyembuh. Obat itu ingin digunakan Mira untuk menyembunyikan kalau Douglas sudah di gigit Natasha. Karena Douglas sudah di gigit Natasha, itu berarti Douglas adalah budak darah Natasha.
"Itulah kejadian sebenarnya."
Semua orang hanya diam mendengar cerita Natasha, lalu Arisa dan Jack menyambung minum kopi mereka, Lizard dan Jack juga ikut meminum kopi. Lalu Lizard menaruh cangkir kopi nya di meja.
"Jadi kapan pasar gelap nya akan dibangun? Jika kita ingin membangun nya kita harus membangun sebuah bangunan sebagai kamuflase. Seperti di Tiramisu, jalan masuk nya ku sembunyikan di dinding gang sempit."
"Kita akan membangun nya besok. Dan masalah kamuflasenya tidak perlu khawatir. Mira sudah memikirkan nya. Tunggu saja besok."
Setelah itu Natasha beranjak dari tempat duduknya. Kemudian Arisa bertanya ke Natasha.
"Kak Natasha mau kemana?"
"Aku ingin tidur. kalian juga harus tidur besok kita akan membantu Mira."
Natasha pun pergi dari ruang tamu menuju kamarnya.
"Kau menyuruh kami untuk tidur. Lalu kenapa kau menyediakan kami kopi? Dan juga, kau itu kan mahluk Nokturnal?" Kata Lizard.
Natasha mengabaikan Lizard, dan berjalan menuju kamar nya.
Keesokan harinya Natasha bangun dari tidurnya.
Ternyata tidur malam lumayan enak juga, ini bisa jadi kebiasaan nih. Pikir Natasha.
Setelah bangun Natasha pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan, lalu saat Natasha sampai di dapur, Natasha terkejut dengan meja makan yang sudah penuh dengan berbagai macam hidangan.
"Siapa yang memasak semua makanan ini?" Kata Natasha.
"Kami yang memasak nya."
Natasha menengok arah suara tersebut, Natasha melihat Arisa, Jack, Dan Rabisia, Natasha melihat mata mereka yang merah dan memiliki kantung mata di kedua matanya.
"Kalian terlihat seperti ras ku saja." Kata Natasha.
"Ini salah mu!" Kata Rabisia.
"Apa salah ku?"
"Kami tidak bisa tidur karena kopi yang kau sediakan tadi malam." Kata Rabisia.
"Ngomong-ngomong di mana Lizard?" Natasha mengalihkan pembicaraan.
"Dia sudah duluan ke tempat Douglas." Kata Jack.
***
Aku terbangun dari tidurku, setelah bangun aku pergi ke dapur, aku melihat Natasha, Arisa, Jack, dan Rabisia, duduk di meja makan.
Mereka semua menunggu ku, aku pun ikut duduk bersama mereka, kemudian Natasha memberikan ku secangkir teh. Aku langsung meminum teh yang di berikan Natasha, aku kemudian bertanya pada Rabisia, di mana Lizard sekarang. Lalu Rabisia menjawab kalau Lizard sudah duluan pergi ke daerah kumuh, tempat Douglas tinggal.
Selesai sarapan aku pergi mandi, saat di kamar mandi aku membuat cristal sihir, aku membuat cristal sihir yang berfungsi menambah durasi dari sihir (Growth). Aku menambah durasi sihir yang awalnya hanya sejam, sekarang menjadi enam jam.
Setelah mandi, aku memakai baju di kamar ku. Aku memakai baju yang kubuat dengan sihir (Creation). Baju buatan dari sihir ini, dapat menyesuaikan ukuran dari tubuh pemakai nya.
Setelah memakai baju, aku membanting cristal sihir yang kubuat di kamar mandi. Setelah membanting nya tubuh ku yang awalnya seperti anak kecil menjadi wanita dewasa. Setelah berubah menjadi dewasa, aku merubah warna rambut ku menjadi warna hitam, aku merubah nya menggunakan sihir (Illusion). setelah itu aku keluar rumah, di luar rumah Natasha dan yang lain nya sudah menunggu.
Saat melihat tubuh dewasa ku, semuanya terkejut hanya Natasha saja yang tidak terkejut karena Natasha sudah pernah melihat nya.
"Kamu Kak Mira?" Tanya Jack.
"Iya. Memang nya ada apa?"
"Bagaimana bisa kak Mira menjadi dewasa? Dan juga warna rambut kak Mira berubah." Kata Arisa.
"Karena inilah aku malas memberitahu rencana kepada kalian berdua. Kalian ini banyak sekali bertanya, bisa tidak kalian tidak bertanya sehari saja."
"Ma-maafkan kami." Kata Arisa dan Jack bersama-sama.
"Ayo cepat kita pergi!"
Aku dan yang lain nya pergi ke daerah kumuh.
Kami berjalan kaki menuju daerah kumuh, kami melewati banyak tempat. Hingga akhirnya kami sampai di sebuah panti asuhan. Itu tanda kalau kami sudah dekat dengan daerah kumuh.
Kami berjalan memasuki daerah kumuh, hingga kami akhirnya tiba di tempat Douglas. Di sana sudah ada Lizard yang menunggu.
"Kau menunggu lama Lizard?"
Lizard berbalik, kemudian Lizard terus menatap ke arah ku. "Ada apa?" Aku bertanya.
"Kecantikan mu seperti dewi yang turun dari surga!!" Kata Lizard memuji.
"Jijik!!!" Aku menatap Lizard. "Mana Douglas?" Tanya Natasha.
"Dia sedang memanggil anak buah nya. Katanya dia juga ingin membantu kita membangun pasar gelap."
Lalu sekelompok orang datang. "Maaf menunggu Bos." Kata seseorang.
"Akhirnya kau datang Douglas." Kata Lizard.
"Maaf Bos, sangat lama memanggil mereka." Kata Douglas.
"Bos?" Tanya Arisa.
"Entah kenapa waktu aku kesini tadi pagi mereka sudah memanggil ku begitu." Kata Lizard.
"Aku melihat ada wajah baru disini. Siapa wanita berambut hitam ini bos?" Kata Douglas.
"Oh dia atasan ku namanya-" aku memotong perkataan Lizard.
"Misha. Namaku Misha."
"Benar namanya Misha."
"Jadi wanita ini bos yang sebenarnya!?" Kata Douglas.
"Ya, bisa di bilang begitu."
"Ma-maaf atas kelancangan kami." Kata Douglas. Sambil membungkuk.
"Sudahlah, sekarang kita mulai pembangunan nya."
Douglas dan anak buahnya berteriak.
"Kenapa kalian berteriak?"
"Ini penyemangat kami sebelum bekerja."
"Kalian tidak perlu bekerja," Douglas kebingungan dengan perkataan ku. "Kalian hanya perlu melihat nya." setelah itu aku menyuruh Arisa untuk menggunakan sihir tanah untuk membangun bangunan.
Arisa mengeluarkan tongkat nya, kemudian ia mengucapkan kata-kata. "Earth Magic: Creation." Arisa berteriak. Arisa menggabungkan sihir tanah dan sihir pembuatan. Dalam sekejap, tanah kosong di depan kami berguncang. Kemudian tanah itu membentuk suatu bangunan.
"Bagus Arisa, sekarang buat ruangan bawah tanah nya!" Aku berteriak.
Arisa mengarahkan tongkat nya ketanah, kemudian Arisa memasukkan energi sihirnya kedalam tanah. Beberapa menit kemudian Arisa selesai melakukan nya.
"Sudah selesai." Kata Arisa.
Aku, Natasha, Lizard, dan Douglas. memasuki bangunan yang dibuat Arisa, bangunan yang besar dengan besar seperti Vila ku di Tiramisu. Didalam bangunan tidak ada apa-apa, hanya ruangan kosong. Lalu di ujung ruangan terdapat lubang yang muat untuk satu orang. Aku dan yang lain nya secara bergantian memasuki lubang itu. Lubang itu ada tangga yang mengarah kebawah. Saat kami tiba di bawah, kami melihat ruangan terang dan mirip seperti ruang pelelangan Low Light yang ada di Tiramisu.
"Bagus sekali. Douglas, ruangan ini untuk menjual serbuk surgawi dan barang-barang terlarang lain nya. Termasuk kau bisa jual budak disini. Sedangkan ruangan di atas bisa kau gunakan sesuka hatimu." Kataku ke Douglas.
"Kalau begitu ruangan atas akan kugunakan sebagai Bar." Jawab Douglas.
"Jangan beritahu namaku pada orang lain, kalau ada yang bertanya siapa yang menyuruh mu, jawab saja kalau yang menyuruh mu adalah Lizard."
Setelah membangun pasar gelap, aku, Natasha, Arisa, dan Jack pulang kerumah. Sedangkan Lizard dan Rabisia pulang ke Tiramisu.