From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 220 Hukuman II



"Hah? Apa!?" Jack kebingungan dengan apa yang terjadi. Dia merasakan kalau seharus nya dia sudah mati, tetapi ia sekarang masih hidup, di ruangan tempat dia dengan sombong nya menyatakan kalau dia akan membunuh Mira.


Dia terduduk lemas di lantai, di depan nya ada seorang gadis kecil dengan wajah imut yang di penuhi dengan debu, kotoran dan darah. Begitu pula dengan gaun indah nya, saat ini di penuhi dengan noda. Rambut nya juga begitu, rambut yang awal nya berwarna perak seperti cahaya bulan di malam hari, kini berwarna merah ke hitam-hitaman seperti darah yang mengering.


Mata gadis itu tertutup, ia seperti sedang tertidur, tetapi walaupun dia terlihat sedang tertidur ia sepenuh nya sadar. Dan kesadaran itu hanya di peruntukan untuk satu hal. Yaitu membunuh Jack. Gadis itu berguman dengan suara menyeramkan berbanding terbalik dengan wajah nya yang imut dan sangat cantik.


"Bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh.." Gumam gadis kecil berambut perak itu.


"Eeeek!?" Jack akhir nya tersadar sepenuh nya apa yang telah terjadi pada nya. Jack saat ini sedang di siksa oleh orang yang dia nyatakan akan dia bunuh, orang yang dia hina sebagai manusia lemah, orang yang dia khianati. Itu benar! Dia saat ini di siksa oleh Mira! Bahkan kematian saja tidak bisa menyelamatkan nya dari siksaan, waktu tubuh nya selalu di mundurkan seperti semula setelah ia mati. Karena itu tidak ada yang bisa menyelamatkan nya dari siksaan seperti neraka ini, bahkan kematian sekali pun.


Jack pun segera menyesal karena telah melakukan hal bodoh. Dia segera bersiap-siap untuk bersujud dan meminta maaf. Tetapi sayang, sebelum dia melakukan itu, siksaan yang sangat menyakitkan menimpa nya.


Sebuah besi panas segera menusuk tangan nya.


"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKHH!!"


Jack berteriak sangat kencang. Tetapi teriakan itu tidak berarti ia akan di ampuni dari siksaan yang saat ini menimpa nya.


Besi panas lain segera menusuk tangan Jack yang satu nya. Jack berteriak lagi, tetapi segera besi lain menusuk kedua kaki nya. Jack berteriak lagi.


Mira seakan-akan terganggu oleh teriakan Jack, segera mengambil tindakan. Dengan santai nya Mira membuat sebuah besi cair yang panas dan segera menumpahkan nya dengan perlahan ke dalam mulut Jack.


Mulut Jack langsung meleleh, membungkam mulut nya. Teriakan pun tidak lagi terdengar, sial nya Jack tidak mati sehabis ketumpahan besi panas itu. Ia masih hidup. Ia pun tersiksa akibat panas nya besi cair yang masih ada dalam mulut nya.


Mira kemudian membuat besi cair panas lagi menggunakan sihir (Creation). Dan menumpahkan besi itu ke seluruh tubuh Jack dengan perlahan-lahan. Agar Jack dapat merasakan panas besi cair itu dengan lebih pasti. Jack ingin berteriak tapi tidak bisa karena pita suara nya telah meleleh karena di tumpahi besi cair panas.


Beberapa detik kemudian....


Jack mati karena tubuh nya meleleh akibat besi panas.


Seperti sebelum nya, tubuh Jack di mundurkan lagi.


"Eeeeekh!" Saat tahu dia hidup lagi, Jack menjerit ketakutan. Wajah nya langsung di penuhi dengan air mata dan ingus.


"Bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh, bunuh.." Gumam Mira saat menyiapkan siksaan berikut nya untuk Jack.


"A-A-A-A-A-AMPUN KAK MIRA!!!" Jack berteriak dengan sangat kencang sambil bersujud di hadapan Mira. "AKU SANGAT, SANGAT, SANGAT, SANGAT, SANGAT, SANGAT, SANGAT, SANGAT, MENYESAL!!! KU MOHON AMPUNI AKU!!!"


Mira terdiam mendengar permohonan maaf Jack yang di penuhi dengan rasa penyesalan dan rasa takut.


A-Apakah aku di ampuni? Kata Jack di dalam kepala nya saat melihat Mira terdiam. Jack pun memberanikan diri nya, ia mendongak melihat wajah Mira.


Dari mata nya yang tertutup, jatuh air mata dari kedua mata nya. Ka-Kak Mira terharu melihat ku meminta ampun dengan tulus!? Ini berarti aku selamat kan!?


Jack kemudian memfokuskan pandangan nya, dan melihat mulut Mira bergerak. Ia seperti nya sedang bergumam dengan suara yang tidak bisa di dengar oleh Jack.


"KAU PIKIR AKU BISA MEMAAFKAN MU DASAR BRENGSEK!!! KEPARAT!!! BAN*SAT!!! AKU PASTI!! AKU PASTI!! AKU PASTI AKAN MENYIKSA MU HINGGA KAU MERASA SEPERTI DI NERAKA!!! DASAR BAB* SIALAN!!!" Mira berteriak dengan Volume suara yang sangat besar. Ruangan itu bergetar saat Mira berteriak. Energi sihir yang sangat besar dari sebelum nya keluar dari tubuh nya, mengakibatkan tekanan yang sangat kuat hingga tubuh Jack seakan-akan di remukkan dengan benda yang berton-ton berat nya.


Jack pun langsung menggigil ketakutan, keringat dingin membasahi tubuh nya, seluruh kulit nya pucat seperti seorang mayat. Ia pun menempelkan kepala nya kelantai, untuk menghindari menatap Mira, ia takut untuk melihat Mira secara langsung.


Siksaan Jack selanjut nya pun di mulai.


Mira mendekati Jack, kemudian ia menjambak rambut Jack, mengangkat kepala nya. "Eeeek!" Jack menjerit ketakutan saat melihat wajah Mira di depan mata nya. "Aku tidak akan mengampuni mu sampai aku mati!!" Kata Mira dengan suara berat dan dingin. Suara nya sangat menggambarkan jelas kalau saat ini ia sedang marah besar.


Dari tangan kecil Mira yang menjambak rambut Jack keluar suhu yang sangat dingin. Rambut Jack membeku, itu menjalar ke seluruh tubuh nya secara perlahan.


Beberapa detik kemudian Jack di tutupi es, tetapi ia masih hidup.


Ia menggigil, seluruh tubuh nya bergetar, karena kedinginan.


Mira menurunkan suhu di sekitar Jack, hinga Jack makin kedinginan. Tangan nya mulai kaku, bibir nya mulai membeku hingga ia tidak bisa berteriak lagi, kaki-kaki nya juga ikut mulai kaku. Jack sekarang terbaring lemah di lantai, tubuh nya menggigil.


Mira semakin menurunkan suhu di sekitar Jack. Suhu dingin pun mulai membeku kan organ-organ dalam Jack, mulai dari paru-paru, yang membuat nya sulit bernafas, organ pencernaan, dan terakhir jantung yang membuat Jack mati seketika.


Jack pun mati membeku.....


Seperti sebelum nya, waktu tubuh Jack di mundurkan kembali. Ia pun hidup kembali tanpa luka sedikit pun, tetapi kesadaran akan siksaan yang menimpa nya masih tertanam jelas di kepala Jack. Hal itu membuat Jack menjerit ketakutan seketika ia di hidupkan kembali.


"Eeeeekh!"


Mira menendang kepala Jack hingga gigi nya terlepas, Jack terpental beberapa centimeter ke belakang.


Mira kemudian berjalan perlahan mendekati Jack untuk melanjutkan siksaan nya.


"A-A-A-A-A-A-A-AAAAAA"


Jack ingin mengatakan sesuatu, tetapi ia terlalu takut untuk berbicara. Akhir nya ia hanya bisa bergumam tidak jelas.


Ku-ku mohon jangan siksa aku lagi!! Karena tidak bisa berkata-kata Jack akhir nya hanya mengatakan permohonan nya di dalam kepala nya saja. Tetapi itu percuma, karena permohonan di dalam kepala nya tidak bjsa di dengar oleh Mira. Mengetahui hal itu Jack berusaha membuka mulut nya untuk memohon agar siksaan nya di hentikan.


"A-A-A-A-A-A-A-A-A-A-A-A" Sama seperti sebelum nya Jack tidak bisa berkata-kata karena takut.


Pada akhir nya Jack masih tidak bisa memohon untuk menghentikan penyiksaan nya. Hal itu membuat Jack di siksa kembali.........


...... Yah. Walaupun dia berhasil menyuarakan permohonan nya, Mira tetap tidak akan berhenti menyiksa nya.


Inti nya. Apapun yang di lakukan Jack kali ini tidak akan pernah mengakhiri penyiksaan nya.