
Beberapa menit sebelum energi sihir Mira menghilang.
Natasha dan Jack bekerja sama, menyerang tubuh besar robot Mecha. Jack dan Natasha saat ini berlevel seratus, level tertinggi yang ada di dunia. Serangan seseorang berlevel seratus dapat menyebabkan damage yang kuat, jika lawan nya berlevel rendah dari mereka.
Seorang berlevel sembilan puluh sembilan melawan seorang berlevel seratus, ibarat seperti seorang ahli pedang melawan seorang pemula dalam ilmu berpedang. Perbedaan mereka dapat terlihat sangat jelas. Walaupun level mereka hanya berjarak satu level.
Karena itu, tidak di ragukan lagi kalau serangan Jack dan Natasha dapat menyebabkan damage berarti ke robot Mecha. Atau begitulah yang seharus nya terjadi... Serangan Natasha dan Jack tidak terlalu berarti bagi robot Mecha. Tebasan pedang Natasha dan Jack hanya meninggalkan goresan kecil di tubuh robot Mecha.
Tidak peduli sekeras apapun baja yang di gunakan sebagai bahan robot Mecha, jika seorang berlevel seratus menyerang nya, pasti akan meninggalkan damage yang fatal. Tidak peduli apapun senjata nya, walaupun senjata yang di gunakan hanyalah tongkat kayu, pasti akan meninggalkan damage yang berarti, jika penyerang nya adalah seseorang berlevel seratus.
Karena serangan Natasha dan Jack tidak terlalu berarti terhadap robot Mecha, bisa di pastikan kalau robot Mecha juga berlevel seratus atau kekuatan nya yang setara dengan seseorang berlevel seratus. Itulah yang terlintas di pikiran Natasha dan Jack saat melihat serangan yang mereka lancarkan tidak terlalu ber- damage terhadap robot Mecha.
Walaupun serangan mereka tidak terlalu berarti terhadap robot Mecha, dapat terlihat kalau serangan Jack lebih banyak meninggalkan damage dari pada serangan Natasha. Sekali Jack menebas, tebasan nya menggores cukup dalam dari pada tebasan milik Natasha. Walaupun mereka berdua sama-sama berlevel seratus, kemampuan berpedang mereka tidak jauh berbeda, dan senjata yang di gunakan memiliki kekuatan yang sama, tapi serangan Jack sedikit lebih kuat dari serangan milik Natasha.
Mengapa bisa demikian...? Jawaban nya terletak pada sihir yang tertanam di pedang masing-masing pengguna. Pedang Jack yang nampak seperti permata tertanam sihir penguat yang dapat menambah daya serang sebanyak dua kali lipat, sedangkan pedang Natasha yang terbuat dari Adamantite yang di campur dengan Mithril tidak di mantrai dengan sihir apapun. Padahal pedang yang digunakan nya setara dengan pedang Jack, tapi karena sihir yang tertanam di kedua pedang, membuat daya serang kedua pedang itu sangat jauh berbeda.
Sebenarnya Natasha bisa memberikan damage yang lebih besar dari pada Jack, jika dia menggunakan (Cursed Blood Control) nya. Tapi jika ia menggunakan tehnik itu, sama saja dengan mengungkapkan keberadaan Ras Vampir. Yang di mana mengungkapkan keberadaan Ras Vampir sangat di hindari Natasha dan juga Mira. Ras Vampir adalah Ras terkuat yang di anggap sudah punah oleh seluruh Ras di seluruh dunia, jika keberadaan mereka saat ini di ketahui oleh dunia, kekacauan akan terjadi. Kekacauan itulah yang ingin di hindari oleh Mira dan Natasha.
Setelah beberapa menit Natasha dan Jack bertarung melawan robot Mecha. Tiba-tiba mereka berdua merasakan energi sihir Mira menghilang.
Pada saat itu Natasha yang terus bergerak, menyerang dan bertahan, menghadapi robot Mecha, tiba-tiba berhenti bergerak. Tubuh nya seperti membatu, pandangan nya kosong, ekspresi wajah nya datar, tidak menunjukkan emosi apapun.
Energi sihir Natasha tiba-tiba bocor keluar, jumlah energi sihir nya sangat besar, sehingga membuat udara di sekitar bergetar, tanah di sekitar nya juga ikut bergetar. Jack yang berada di dekat Natasha tidak tahan dengan tekanan yang di keluarkan Natasha, nafas nya sesak, kaki nya terus gemetaran, untuk berdiri saja dia mengeluarkan seluruh kemampuan nya.
Pikiran Natasha kosong. Tanpa sadar taring milik nya menjorok keluar dari dalam mulut nya, kuku-kuku di tangan nya memanjang, kuku nya berbentuk lancip seperti sebuah jarum. Mata Natasha yang berwarna merah darah mengeluarkan cahaya terang.
Karena energi sihir Mira hilang tiba-tiba, pikiran Natasha menjadi kosong, ia tidak peduli lagi kalau ia mengungkapkan identitas nya sebagai seorang Vampir. Yang ada di pikiran nya saat ini hanyalah Mira! Itu benar. Hanya Mira seoranglah yang ada di kepala Natasha saat ini.
"AAAAAAAA!!!!" Natasha berteriak sangat keras. Suara nya mengakibatkan gelombang kejut, efek nya sampai membuat robot Mecha yang menerjang ke arah nya terpental menjauh. Jack yang berada di dekat nya juga bernasib sama, ia juga terpental beberapa ratus meter, hingga akhir nya berhenti saat ia menabrak batu besar dengan punggung nya.
"Akh!" Jack mengeluarkan erangan kesakitan saat punggung nya menabrak batu, sedikit darah keluar dari mulut nya saat hantaman terjadi.
'Gawat!' Pikir Jack saat melihat Natasha mengeluarkan (Cursed Blood Control) nya. 'Jika dia mengeluarkan kekuatan sebesar itu, bukan hanya raksasa besi itu yang akan hancur... Bisa-bisa kedua belah pihak yang berperang juga akan hancur akibat kekuatan yang di keluarkan nya! A-Aku, A-Aku harus, menghentikan nya!'
Dengan begitu, Jack mulai mengumpulkan energi sihir nya, ia melakukan itu untuk menahan tekanan energi sihir yang Natasha keluarkan. setelah mengumpulkan energi sihir nya, Jack mulai bergerak mendekati Natasha dengan pedang di tangan kanan nya. Walaupun ia sudah menggunakan energi sihir nya untuk menahan tekanan energi sihir Natasha, ia masih sulit untuk bernafas, kaki nya juga masih gemetaran. Itu tanda kalau ia masih tidak kuat menerima tekanan energi sihir Natasha.
"Kuh!!" Jack mengerang, terus berjalan mendekati Natasha dengan langkah kaki yang sangat lamban.
Sebelum bisa mencapai Natasha, Jack merasakan sesuatu mendekati Natasha, Jack melihat ke arah langit tempat pertempuran antara pasukan aliansi dan pasukan Demon, dari sana sebuah benda terbang mendekat, itu sebuah benda yang tidak di ketahui Jack. Benda asing itu berbentuk seperti burung dengan tubuh baja, walaupun bentuk nya seperti burung, benda itu tidak terbang dengan mengepakkan sayap nya. Di bagian belakang burung ada api biru yang menyala-nyala, yang seperti nya berguna sebagai pendorong benda seperti burung yang di lihat Jack.
Benda itu adalah pesawat terbang yang di ciptakan Siegurd dan Javelin. Yang lebih parah lagi, itu adalah pesawat tempur, yang desain nya mirip seperti burung elang.
Pesawat tempur berbentuk burung elang memiliki kaki layak nya burung elang normal. Dari kaki nya keluar rudal, rudal itu mengarah langsung ke arah Natasha dan Jack.
Serangan pesawat tempur belum selesai, setelah menembakkan rudal, pesawat berbentuk burung elang itu membuka paruh nya, di dalam paruh burung itu ada benda berbentuk silinder. Benda itu adalah pistol. Dan itu bukanlah pistol biasa, pistol itu menembakkan laser berwarna merah terang yang dapat membakar apapun yang terkena laser itu.
Rudal meledak saat terkena tubuh Jack dan Natasha, sedetik kemudian laser yang di tembakkan menambah daya ledak dari rudal yang baru saja di lesatkan. Walaupun mereka berdua menerima serangan itu secara langsung, Natasha dan Jack tidak terluka. Natasha berhasil menangkis serangan dengan (Cursed Blood Control) nya. Ia membuat perisai darah dengan tehnik itu. Sedangkan Jack bertahan dengan pedang nya, yang ternyata mampu menahan serangan rudal dan laser yang di tembakkan.
Belum selesai dengan timbul nya pesawat tempur, sesuatu muncul dari udara kosong.