
Di benua Yuro yang di kenal dengan kemajuan teknologi nya. Karena Kerajaan Dwarf berdiri di Benua ini. Karena itulah Benua Yuro di kenal dengan kemajuan teknologi nya. Dan ada satu lagi negara yang berdiri di Benua Yuro ini. Yaitu kerajaan Demi Human yang di kenal sebagai kerajaan Animalia. Negara ini di pimpin oleh seorang ratu Demi Human kucing. Ratu tersebut memiliki bulu emas yang indah dan mata yang berwarna emas terang. Dia di juluki harta kerajaan Animalia. Dan Ratu tersebut memiliki Putri yang warna bulu nya berkebalikan dengan milik nya, Putri nya mewarisi bulu ayah nya yaitu berwarna perak seperti bulan purnama di malam hari, begitu indah jika di lihat. Walaupun begitu, Ratu tidak menyukai bulu yang di miliki Putri nya. Yang menyebabkan ia mengucilkan Putri nya, Ratu juga berfikir untuk mencabut hak waris nya, Ratu tidak perlu khawatir tentang tahta nya jika ia mati. Karena tidak mungkin untuk ratu untuk mati, karena Ratu memiliki sebuah kekuatan keabadian yang membuat dia bisa hidup sangat lama, karena itulah Ratu tidak khawatir dengan tahta nya. Tetapi mengurus negara itu sangat membosankan, sang Ratu ingin pensiun dan mewarisi gelar nya kepada anak nya. Tetapi segera kecewa setelah anak nya memiliki bulu perak.
Dan sekarang ketidaksukaan Ratu terhadap Putri nya telah sampai ke puncak nya.
Ratu mendengar kabar tentang agama baru yang berkembang di negara nya dan mengetahui agama tersebut sedang mencari 'Iblis perak' melihat kesempatan ini, Ratu menyiapkan sebuah panggung megah untuk menyaksikan Putri nya di ambil kelompok agama tersebut.
Kelompok agama tersebut, di biarkan menyusup ke istana dan memasuki kamar pribadi Putri Ratu.
Dan sekarang di kamar Putri kerajaan Animalia, kelompok agama tersebut yang memakai jubah hitam dan memakai tudung yang menutupi wajah mereka sedang bersiap untuk menangkap Putri yang sekarang tidak berdaya.......
Yang seharus nya begitu......
"Apa? Cuma segini? Kata kalian ingin menangkap ku? Tapi.... Apa-apaan ini, kalian sangat lemah!"
Kata Putri kerajaan Animalia ke pada para penyusup yang memasuki kamar nya.
Sekarang kamar nya dalam keadaan mengerikan akibat pertempuran, atau lebih tepat nya keadaan istana dalam keadaan mengerikan, istana itu sekarang dalam keadaan setengah hancur karena satu serangan dari Putri kerajaan Animalia. Kerusuhan terjadi di sekitar istana, karena banyak korban yang jatuh akibat serangan tunggal Putri. Tapi sang Putri tidak peduli akan hal itu, dan terus mendekati kelompok agama yang tersisa yang sekarang meringkuk di lantai tidak berdaya.
"Diam dan ikuti kami Iblis perak. Hentikan perlawanan percuma! Begitu kan kata kalian. Haaah. Sungguh bodoh kalian! Penduduk di dunia ini sangat lemah, bahkan aku dapat menghancurkan negara ini jika aku mau. Tetapi itu bukan Quest yang di berikan pada ku. Sebaik nya kalian menyerah untuk menangkap. Karena aku baik hati, sekarang aku akan mengampuni kalian."
"Ka-kami akan menangkap mu, dan membangkitkan Dewa Pierot!"
"Pierot?......jadi ini ulah mereka bertiga!?......serius..... Haaaah, seperti nya aku harus menghubungi mereka karena menambah pekerjaan ku."
Sang Putri menggumamkan kata-kata yang tidak dapat di mengerti kelompok agama tersebut.
"Karena kalian tidak mau menyerah, lebih baik aku membunuh kalian.... Oh, benar juga. Ingat nama ku saat kalian di reinkarnasi oleh Sistem. Nama ku adalah Catherine, atau sekarang aku dikenal sebagai Catulus Von Animalia. Salam kenal, para NPC yang terlahir dari Bug.... Good Bye!"
"A-apa yang kau bicarakan!?...... He-hentikaaaaaaan!!"
Pada saat itu para penyusup di istana kerajaan Animalia di bantai oleh satu orang Demi Human kucing berambut perak.
***
Perspektif : Natasha.
Saat aku terbang di langit siang dengan bermandikan sinar matahari yang menyengat tubuh ku, aku melihat dinding pertahanan kota Caramel.
Dengan cepat aku turun di tempat sepi agar tidak ada yang melihat ku, akan mencolok untuk seorang manusia bisa menumbuhkan sayap kelelawar di punggung nya dan mendarat di depan penjaga gerbang. Walaupun sebenarnya aku bukan Ras Human, tapi penampilan ku sangat mirip dengan Ras Human. Yang membedakan aku yang seorang Ras Vampir dan Ras Human adalah makanan pokok, kekuatan fisik, dan kelemahan.
Untuk Ras Human, mereka mendapatkan nutrisi dan gizi lain nya dari hewan dan tumbuhan. Sedangkan Ras Vampir hanya membutuhkan darah untuk mendapatkan nutrisi dan gizi lain nya.
Kekuatan Ras Vampir juga puluhan kali lebih kuat Ras Human.
Ras Human memiliki banyak kelemahan. Seperti, mereka lemah di tusuk, di tebas, dan pukul dan berbagai hal yang dapat melukai fisik mereka. Sedangkan kami, Ras Vampir hanya memiliki satu kelemahan yaitu sinar matahari. Untuk Vampir biasa terkena sinar matahari akan mengurangi setengah kekuatan mereka, sedangkan untuk Vampir superior seperti ku hanya kehilangan beberapa persen kekuatan ku. Kami juga dapat mengendalikan darah kami sehingga dapat kami gunakan sebagai senjata, secara harfiah. Sedangkan Human tidak bisa.
Tetapi, semua perbedaan itu di bantah oleh seorang anak kecil yang sangat aku hormati dan aku cintai. Aku rela memberikan apa saja untuk kebahagiaan nya.
Anak kecil ini memiliki kemampuan fisik yang melebihi kami para Vampir, bahkan dia tidak perlu makan untuk mendapatkan nutrisi, dia hanya memerlukan kekuatan sihir untuk menggantikan makanan. Dan bahkan dia pernah mencoba meniru pengendalian darah kami yang selama ini kami banggakan.
Sungguh...... Jika di depan nya, Ras Vampir hanyalah mahluk yang tidak berguna.
"Aku harus memeriksa keadaan Mira!"
Saat aku di tanah, aku memanggil nama anak kecil yang sangat ku hormati dan kucintai itu. Aku pun pergi ke gerbang masuk kota sambil berlari dengan kekuatan penuh ku.
Aku memasuki kota Caramel, dan pergi ke gerbang istana, saat aku sampai di gerbang istana, para penjaga gerbang mengenali ku, dan mereka menyapa ku. Tetapi aneh nya aku tidak di perbolehkan masuk.
"Aku ingin menemui Nona Mira. Ada yang ingin ku bicarakan!"
Jika berurusan dengan pengawal, pelayan, atau kesatria di istana aku tidak akan segan-segan menggunakan nama Mira untuk melepaskan ku dari masalah. Mira memiliki status untuk melepaskan ku.
"Maaf. Kami tidak bisa membiarkan seseroang memasuki istana bahkan jika itu Raja dari kerajaan lain. Ini adalah perintah Mutlak yang Mulia." Kata penjaga gerbang.
Apa!?
Apa yang jerjadi!? Kenapa mereka melarang ku masuk. Sesuatu yang gawat pasti sedang terjadi sekarang.
"Dan juga. Nona Mira sedang-"
"Woooy!"
Salah satu penjaga gerbang ingin mengucapkan sesuatu tapi, di hentikan penjaga gerbang yang lain.
Mencurigakan.....
"Lalu aku harus tinggal di mana malam ini?" aku bertanya.
Menanggapi pertanyaan ku, salah satu penjaga memberikan ku kantung kain.
"Itu uang untuk menyewa di penginapan selama satu minggu. Kami sudah menyuruh pelayan lain yang keluar istana untuk menginap di penginapan juga. Kami mohon untuk menuruti perkataan kami."
"Baiklah... Dan juga terima kasih."
Aku pergi meninggalkan gerbang istana, karena tidak ada pilihan, aku pergi ke gang sepi dan berubah menjadi kelelawar dan terbang menuju istana atau lebih tepat nya kamar Mira yang ada di istana.
Sebenar nya aku tidak ingin masuk dengan cara ini, karena akan mengejutkan Mira. Yang berakhir membuat ku akan di marahi. Tapi biarlah.... Jika dia ingin memarahi ku, silahkan. Tetapi yang jelas, sekarang aku sangat khawatir dengan Mira sehingga aku melawan perintah nya.
Saat aku tiba di jendela kamar Mira, aku tidak dapat melihat sosok Mira dari luar jendela.