From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 123.01 Mencoba menyelesaikan Quest Sendirian



Sehari kemudian, aku Login lagi.


Aku sudah menyusun rencana untuk menyelesaikan Quest menyelamatkan Seorang Putri. Saat di sekolah, waktu makan, sebelum mau tidur, dan berbagai waktu kosong lain nya, selalu ku gunakan untuk menyusun rencana, dan selama satu hari aku memikirkan, akhirnya aku sudah membuat rencana matang.


Menurut perkiraan ku, rencana ini memiliki peluang berhasil sebanyak satu persen! Jika aku beruntung.


Aku berada di kota, sebelum pergi ke gunung Mauna Kea. Pertama aku membeli Potion penambah HP dan penambah MP, kemudian aku membeli Item yang bisa meningkatkan daya serang sihir ku, Item itu berupa jubah berwarna putih, lalu aku juga membeli item penambah kecepatan perapalan sihir, item itu berupa kalung mata.


Setelah selesai membeli perlengkapan, aku membuka Map, kemudian menandai gunung Mauna Kea setelah itu aku mengaktifkan (Teleportation).


Aku berpindah ke bawah gunung Mauna Kea, gunung yang nampak menyeramkan berdiri kokoh di depan ku. Aku membuka (Inventori) lalu memasang jubah yang ku beli dan juga kalung yang ku beli, setelah itu aku mengambil Glory Road di dalam (Inventori).


"Aku rasa begini cukup." Kata ku pada diri sendiri. "Open Status!"


Name:Mira


Level:100 MAX


Class:Mage


HP:10.000


MP:500.000


STR:20


AGI:25


INT:100 MAX


VIT:50


DEX:65(10)


Upgrade Point: 05


Status DEX ku bertambah, itu tanda nya efek dari kalung yang ku beli berhasil. Untuk seorang Mage seperti ku ada dua status yang penting pertama INT dan yang kedua DEX. INT di anggap penting karena setiap aku menaikkan Status INT ku, MP ku akan bertambah dan sihir ku juga akan bertambah kuat. Lalu jika aku menaikkan DEX ku, kecepetan perpalan angkat meningkat, jadi aku bisa mengeluarkan sihir dengan cepat.


Aku mengarahkan tongkat ku kedepan, kemudian aku berteriak. "Super Magic Activated!" dengan satu kata itu, muncul layar dengan bertuliskan daftar di depan ku.


"Black Hole.


Time Control.


Super Fire Ball.


Earth Quake.


Tsunami.


Super Tornado.


Thunder Rain.


The Golden Punishment.


The Crimson Punishment.


Meteor Rain.


Meteor Strike.


SuperNova


Super Barrier


Life Control.


Four Elements.


The sunny Day.


The Doomsday.


Summon Magic.


Trap Magic.


The Death Ash."


Tanpa basa-basi aku memencet kolom yang bertuliskan "The Sunny Day." setelah itu, muncul cahaya terang di ujung tongkat ku. Aku mengarahkan tongkat ke atas, cahaya di ujung tongkat ku langsung melesat ke langit. Saat di langit, cahaya itu menjadi semakin terang seperti cahaya matahari. Saat cahaya itu bersinar, para Demon yang ada mengitari gunung mati. Itu di karenakan cahaya yang kulesatkan kelangit adalah cahaya suci yang bisa membakar Demon.


Setelah para Demon mati, Wyvern menyadari keberadaan ku, mereka langsung melesat ke arah ku. Aku berlari mendaki gunung sambil menembaki "Fire Ball dan Thunder Shot."


Setelah menggunakan Super Magic, aku harus menunggu lima menit untuk menggunakan Super Magic yang selanjutnya. Karena inilah aku memerlukan bantuan Party untuk menyelesaikan Quest ini.


Aku membutuhkan orang yang bisa melindungi ku selama cooldown Super Magic.


Aku terus mendembaki Wyvern sambil menghindari serangan yang di lancarkan Wyvern, aku berusaha untuk meminimalisir serangan ku, karena aku masih memerlukan MP untuk melancarkan serangan berikut nya.


Setiap Super Magic menghabiskan 50.000 MP, karena itu aku harus lebih berhati-hati dalam menggunakan sihir.


Salah satu Wyvern mulai mendekati ku, sekarang jarak nya dengan jarak ku hanya berjarak satu meter, tidak ada kesempatan untuk menghidar! Karena itu aku mengaktifkan sihir (Barrier). Tapi sayang nya sihir (Barrier) dengan mudah di tembus.


Aku terkena serudukan Wyvern, hal itu membuat ku terjatuh ke tanah lalu membuat ku terguling menuju ke bawah gunung. Sebelum aku mencapai dasar gunung, aku mengaktifkan sihir (Fly) untuk membenarkan posisi ku. Aku berhasil berdiri lagi dengan sihir Fly.


Sihir (Fly) menghabiskan sepuluh MP setiap menit nya, karena itu sihir (Fly) tidak menghabiskan MP jika ku gunakan selama beberapa detik.


Melihat aku berdiri, Wyvern berusaha menyerang ku lagi. Aku dengan cepat menggunakan sihir (Teleportation) untuk kabur.


Aku harus cepat sebelum para Demon Respown lagi, waktu mereka Respown adalah tujuh menit. Jika aku beruntung aku akan berhasil dengan mendaki gunung selama dua menit, Super Magic ku selesai Cooldown dalam waktu lima menit. Setelah itulah kesempatan ku untuk menghabisi Wyvern, dan dengan mendaki gunung.


Aku mendekati gunung lagi, sekira nya jarak aman agar para Wyvern tidak menyerang ku. Sebelum nya aku berhasil mendekati seperempat gunung, jadi aku harus menunggu super Magic ku Cooldown.


"Open Status!"


Name:Mira


Level:100 MAX


Class:Mage


HP:9.000


MP:350.000


STR:20


AGI:25


INT:100 MAX


VIT:50


DEX:65(10)


Upgrade Point: 05


"Menembaki Wyvern dan menggunakan sihir Teleportation membuat MP ku banyak terkuras. Untuk selanjutnya aku harus berhati-hati. Lalu HP ku berkurang seribu hanya dengan satu serangan Wyvern, berarti jika aku terkena serangan Wyvern sepuluh kali, aku akan mati!"


Sudah ku duga menyelesaikan Quest ini sendirian memang mustahil.... Aku tidak yakin rencana ku akan berhasil, tapi jika aku menyelesaikan dengan Party, informasi tentang penambahan Status MP akan tersebar.


Jika bisa aku ingin menyimpan informasi ini untuk diri ku sendiri, tapi jika memang tidak bisa, aku akan merelakan informasi ini tersebar ke publik.


Tapi aneh? Kenapa tidak ada yang mencoba mengambil Quest ini? Padahal Quest ini terdaftar di Gedung Quest seharus nya para Player mengetahui tentang Quest ini?


Apakah ini memang Quest khusus yang di sediakan GM untuk ku?


Sementara aku berfikir begitu, Cooldown sihir ku sudah mencapai satu menit. Waktu terus mundur. 59, 58, 57, 56, 55. Waktu terus mundur, sampai mencapai angka sepuluh.


9, 8, 7, 6. Aku menyiapkan tongkat sihir ku. Sementara waktu terus mundur. 2, 1, 0.


"Super Magic Activated!" muncul daftar di depan ku. Aku langsung memilih (The Death Ash).


Serbuk berwarna abu-abu menghujani sekitaran gunung, para Wyvern langsung mati sesak nafas setelah menghirup abu itu. Tanpa menunggu semua Wyvern mati, aku berlari mendaki gunung. Sekali-kali aku menggunakan sihir (Fly) untuk mempercepat aku mendaki gunung, aku menggunakan nya hanya beberapa detik jadi MP ku tidak berkurang. Sementara aku berlari mendaki gunung, para Wyvern berusaha menyerang ku, tapi sebelum mereka menyentuh ku, mereka sudah mati duluan karena sesak nafas.


Aku sudah setengah jalan mendaki gunung, Lava yang keluar dari puncak gunung terus menyembur hingga akhir nya Lava itu mengarah pada ku. Aku menghidari itu.


Tapi di depan mata ku sudah ada genangan Lava yang mengitari gunung, tidak ada pilihan lain aku menggunakan sihir (Fly).


Aku terbang di atas genangan Lava. Tapi aku sudah terbang selama satu menit sehingga MP ku berkurang.


Aku terus menggunakan sihir (Fly) karena masih ada genangan Lava. Akhirnya genangan Lava sudah menghilang. Aku turun ketanah, lalu menonaktifkan sihir (Fly). Aku terus berlari mendaki gunung, sudah hampir dua menit aku mendaki gunung, dan gunung tinggal seperempat lagi hingga aku sampai atas. Beberapa detik lagi, para Demon akan muncul, saat mereka muncul aku tidak bisa menggunakan Super Magic karena masih Cooldown.


Puncak gunung mulai terlihat, aku terus berlari, lalu dari atas puncak gunung terlihat bayangan hitam besar. Jika ku amati bayangan itu terlihat seperti sebuah istana, di sekitar istana kadang-kadang ada Lava yang menyembur. Lava itu ketika menyembur beberapa mengarah ke aku, tapi aku dengan cepat menggunakan (Barrier).


Saat istana sudah terlihat makin jelas, para Demon sudah Respown, dan dengan tiba-tiba ada sesuatu yang besar terbang dari belakang istana.


Benda besar itu terbang ke depan ku untuk menutupi jalan ku, saat berada di depan ku, bentuk benda terbang nampak dengan sangat, sangat, sangat jelas. Itu adalah kadal besar bersayap, bertubuh besar, berwarna hitam dan mengeluarkan nafas api dari mulut nya. Dengan kata lain Naga!


Saat melihat Naga di depan ku. Aku hanya bisa tertawa. Hal itu membuat ku berfikir.


Memang Quest yang tidak masuk akal! Kenapa Raja Iblis sangat melindungi Tuan Putri, sampai-sampai menggunakan pasukan Wyvern, pasukan Demon bahkan seekor Naga untuk melindungi Tuan Putri. Apakah Tuan Putri itu sangat cantik sampai-sampai Raja Iblis sangat Over Protective.


Naga itu mengaum dan mengeluarkan nafas api, itu langsung mengarah pada ku.


Dengan pasrah aku menerima serangan naga itu dengan tersenyum kesal pada GM karena telah memberikan Quest yang sangat tidak masuk akal padaku.


Aku mati, setelah beberapa detik aku hidup lagi di Gereja yang biasa nya menjadi tempat Respown para Player. Jika Player mati, mereka akan terkena Penalty, berupa pengurangan Upgrade Point jika Player tidak memiliki Upgrade Point maka yang akan di kurangi adalah Status milik Player.


"Open Status!"


Name:Mira


Level:100 MAX


Class:Mage


HP:10.000


MP:500.000


STR:20


AGI:25


INT:100 MAX


VIT:50


DEX:65


Upgrade Point: 02


"Upgrade Point ku terkurang tiga, untung Upgrade Point ku belum ku pakai."


Aku menghela nafas. "Sudah ku duga aku harus menyebarkan Informasi ini dan mengumpulkan Party!" kata ku meyakinkan diri sendiri.