From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 134.3 A.I tipe baru setuju pergi ke daerah baru



Author's Note.


Saya update lagi. Special hari pertama Ramadhan.


Next Update 1 Mei.


-------------------------------------------


"Pahlawan telah datang!"


Orang yang menghancurkan batu mengumumkan diri nya seperti itu. Orang itu adalah Siegurd.


"Mira!" Dari belakang Siegurd muncul gadis kucing hitam. Ia masuk kedalam gua, kemudian mendekap ku dengan kuat. "Kita harus cepat membawa A.I ini ke daerah baru!"


"Kenapa kau begitu terburu-buru!?"


"Sesuatu yang gawat terjadi!" Javelin muncul di belakang Siegurd dengan wajah panik.


"Ada apa? Apa nya yang gawat?" A.I tipe pink Momo bertanya dengan khawatir.


"Ada pasukan yang menyerang!" Kata Bruno yang muncul dari belakang Siegurd.


"Pasukan!? Apakah itu dari kekaisaran!?" Tanya A.I tipe pink Momo.


"Itu benar." Jawab Siegurd.


"Kalau begitu cepat kita lari sebelum tertangkap!" Kata A.I tipe pink Momo.


"Aaah, tenang saja. Pasukan nya sudah kami bantai!" Kata Siegurd sambil membusungkan dadanya.


"Kalau begitu apa kondisi gawat nya?" Aku bertanya dengan nada datar.


"Ah, itu benar aku hampir lupa." Kata Catherine. "Sebentar lagi waktu makan malam. Karena itu kita harus cepat mengantar A.I ini!"


"Itu bukan keadaan gawat!! Seharus nya di kejar pasukan itu yang keadaan gawat nya!" A.I tipe Momo berteriak kesal.


"Itu benar-benar keadaan gawat, kita harus mengantar A.I tipe Momo ketempat tujuan."


"Eeeh!! Kenapa Mira juga panik di bagian itu!? Dan juga, apa daerah baru yang di maksud ini? Aku tidak ingin pergi ketempat asing!"


"Kau harus pergi ke daerah baru sekarang! Dan juga kami tidak akan mendengar pendapat mu!" Kata Bruno dengan tegas.


"A-aku tetap tidak ingin pergi! Ka-kalau kalian memaksa ku, aku akan membunuh kalian semua!"


"Coba saja kalau bisa anak kecil!" Siegurd berteriak sambil menghunuskan pedang nya ke arah A.I tipe pink Momo.


Pedang Siegurd di tangkis A.I tipe pink Momo.


"Klang!" Suara pedang dan tangan berbenturan. Itu seperti suara besi yang berbenturan, dan juga terdapat percikan bunga api saat pedang Siegurd dan tangan A.I tipe pink Momo berbenturan.


Siegurd terkejut melihat hal itu, kemudian Bruno bergerak dengan cepat kearah samping A.I tipe pink Momo. Gerakan itu sangat cepat, berbeda saat melawan Raja iblis sebelum nya.


"Iron Body!" Bruno berteriak, tubuh nya berubah menjadi baja.


Kemudian ia mengarahkan tinju nya kearah A.I tipe pink Momo. Tangan kanan A.I tipe pink Momo bebas, sedangkan tangan kiri nya menahan pedang Siegurd. Dengan tangan kanan nya, A.I tipe pink Momo, menahan serangan Bruno.


Efek benturan tangan Bruno, dan tangan A.I tipe pink Momo, membuat angin kencang yang menerbangkan segala nya. Gua yang kami tempati hancur, aku dengan cepat menggunakan (Teleportation) untuk memindahkan Catherine dan Javelin.


Adu kekuatan terus berlanjut, Bruno menyerang dengan tinju nya. Yang membuat angin kencang setiap tangan nya dan tangan A.I tipe pink Momo berbenturan.


Sedangkan Siegurd terus menyerang dengan pedang nya, tapi serangan Siegurd di blokir secara sempurna dengan tangan A.I tipe pink Momo.


A.I yang sangat menakutkan, dia bisa membuat 2 Player berlevel 100 tanpa kesulitan. Kekuatan nya setara dengan Boss Raid, tidak. Mungkin ada di atas nya! Habis nya, setelah menerima serangan dari 2 Player berlevel 100, A.I tipe pink Momo sama sekali tidak bergerak dari tempat nya berdiri.


"Si-siapa kalian!! Kenapa kalian memiliki kekuatan yang bisa membuat ku terdesak seperti ini!?" Kata A.I tipe pink Momo panik.


Ternyata dia juga kesulitan ya... Ternyata anggapan ku kalau kekuatan nya setara Bos Raid itu salah.


"Itu kalimat kami. Kenapa bisa ada seorang yang bukan Player memiliki kekuatan setara dengan Player?" Kata Siegurd. Setelah mengajukan argumen nya, Siegurd merubah tubuh nya menjadi berlian. Kemudian ia mengarahkan pukulan nya ke A.I tipe pink Momo dengan keras.


A.I tipe pink Momo, mengarahkan tangan nya ke arah pukulan lurus Bruno untuk menangkis serangan Bruno. Saat tangan mereka hampir bersentuhan, A.I tipe pink Momo melompat mundur dengan cepat.


Keringat dingin nya bercucuran, ia bisa merasakan bahaya dari pukulan yang di arah kan Bruno sebelum nya.


A.I tipe pink Momo menghela nafas panjang.


"Hampir saja, kalau aku menagkis nya aku akan-"


"Jangan mengabaikan ku!! Sword Skill Number Two The Chaos!"


Siegurd mengangkat pedang nya tinggi-tinggi kemudian ia mengayunkan pedang nya secara Vertikal kearah A.I tipe pink Momo.


A.I tipe pink Momo melompat kesamping.


Pedang Siegurd secara sempurna menghantam tanah.


Tanah yang di hantam terbelah 2 sejauh 100 meter kedepan.


Melihat hal itu A.I tipe pink Momo berkeringat dingin lagi.


"Cih, dia bisa menghindar rupanya."


"Selanjut nya kau tidak akan bisa menghindar!" Kata Siegurd dan Bruno bersama-sama, mereka berdua mendekati A.I tipe pink Momo.


Insting ku mengatakan untuk lari! Tapi... Kaki ku tidak mau mengikuti perintah ku! Saat berpikir seperti itu, A.I tipe pink Momo berlutut. Kaki nya tidak kuat menopang berat tubuh nya lagi. Itu adalah hal yang wajar, jika ketakutan menguasai seseorang, mereka tidak akan mampu bergerak.


Bruno mendekati A.I tipe pink Momo bersama dengan Siegurd, mereka bersiap untuk melancarkan serangan terakhir.


Saat mereka berdua melancarkan serangan terkahir, A.I tipe pink Momo menutup mata nya, ia berpasrah akan kematian nya.


Tapi.... Serangan itu tidak kunjung datang, A.I tipe pink Momo pun membuka matanya, di lihat nya seorang gadis kecil berambut perak berdiri di depan nya.


"Mira!?"


"Kalian berdua berlebihan. Jangan lupa, bocah ini syarat agar Quest nya selesai. Jika kalian membunuh nya Quest nya akan gagal."


Di depan mata A.I tipe pink Momo adalah hal yang mengejutkan, serangan Bruno dan Siegurd berhenti tepat di depan mata Mira.


Serangan mereka seakan-akan tidak bisa mendekati Mira.


Itu berkat (Barrier).


Mira menggunakan (Teleportation) untuk berpindah ke depan A.I tipe pink Momo, lalu Mira mengaktifkan (Barrier) untuk menahan serangan Bruno dan Siegurd.


Aku menghilangkan (Barrier) berbalik melihat A.I tipe pink Momo, kemudian menjulurkan tangan untuk membantu nya berdiri.


Dengan senang hati A.I tipe pink Momo menerima tangan ku, saat tangan kami bergenggaman, aku menarik nya sampai dia berdiri. Saat berdiri tegak, A.I tipe pink Momo menghela nafas lega.


"Aku kira aku akan mati. Terima kasih Mira."


"Itu sudah tugas kami. Semenjak kami membunuh Raja Iblis, tugas kami saat ini adalah untuk mengawal mu ke daerah baru."


"Eeeh, kalian membunuh Raja Iblis!?" A.I tipe pink Momo terkejut.


"Kau baru sadar!?" Javelin membalas teriakan A.I tipe pink Momo.


"Ha-habis nya aku terlalu fokus meluk Mira. Jadi aku tidak sadar!"


"Eeeeh, memang nya bisa kayak gitu ya?"


"Bisa!" catherine membalas. "Hal ini sama seperti kita jalan sambil memainkan Smartphone. Saat kita berjalan, sambil bermain, kita pasti akan lupa dengan kejadian sekitar!"


"Aaah, benar juga!" Kata Javelin setuju.


"Aku tidak tahu kalau kau itu pintar Catherine." Kata Siegurd.


"Mati kau Bab* Sialan!"


"Aaakh!"


Selama beberapa menit arah pembicaraan menjadi tidak jelas.


Aku memilih diam. Karena mengikuti pembicaraan mereka tidak mungkin untuk di lakukan oleh ku.


"Anu... Jadi sekarang aku harus bagaimana?" Tanya A.I tipe pink Momo yang memotong pembicaraan tidak jelas Catherine dan teman-teman nya.


"Aaah, benar juga! Kita harus mengantar dia ke daerah baru!" Kata Bruno terkejut.


Aku menghela nafas lega. Akhirnya pembicaraan menjadi masuk akal lagi.


"Anu... Momo." Kata Catherine memanggil. "Mulai sekarang kami akan mengantar mu ke daerah baru. Jadi kami mohon kau ikut kami, oke?"


"Ta-tapi, daerah baru yang kalian maksud ini...... A-apakah aman jika aku kesana?"


Semua orang terdiam tidak ada yang bisa menjawab.


Itu wajar, karena tidak ada yang pernah ke daerah baru itu. Bahkan nama daerah nya saja kami tidak tahu, jika orang normal di bawa ke daerah asing dia pasti juga akan cemas. Itu sama seperti A.I tipe pink Momo.


"Begini saja Momo," Aku memutuskan untuk berbicara. "Kita ke daerah baru itu saja dulu. Kalau daerah itu tidak aman, kau boleh tinggal bersama ku. Bagaimana? Apakah kau mau?"


"Baiklah ayo kita ke daerah baru!" A.I tipe pink momo membalas dengan penuh semangat.


Ia menjawab langsung, bahkan ia tidak berfikir. Seperti nya kepercayaan A.I tipe pink Momo pada daerah baru itu sangat besar?


"Semoga daerah baru nya berbahaya. Agar aku bisa tinggal bersama Mira!"


Aaah, jadi dia hanya ingin tinggal bersama ku ya....


Saat kami sudah memutuskan untuk pergi ke daerah baru.


Kami mendapatkan halangan, dari balik dedaunan yang lebat muncul ratusan pasukan mengepung kami! Saat kami terkepung, kami mendengar suara.


"Serahkan putri Momo pada kami!! Dasar mahluk rendahan!"


Di belakang prajurit ada binatang besar, sebesar 15 meter. Ekor nya mekar sangat lebar, itu seperti ekor nya tidak hanya satu.


aku menggunakan (Clairvoyance) untuk melihat ke arah binatang yang jarak nya lumayan jauh dari kami, jika di lihat dengan pandangan normal binatang itu masih dalam bentuk samar-samar. Tapi jika aku menggunakan (Clairvoyance) aku bisa melihat nya dengan jelas.


Saat itu aku melihat binatang, seperti nya rubah, memiliki bulu oranye kemerahan, rubah itu memiliki sembilan ekor.