From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Side Story:Jangan bangunkan kucing tidur



Author's Note:


Karena saya belum dapat ide untuk cerita utama, saya membuat cerita yang udah ada di kepala saya tapi nggak bisa saya masukkan di cerita utama. Maaf ya, nggak bisa ngelanjutin cerita utama untuk beberapa hari ke depan.


--------------------------------------------------------------------------


Cerita ini terjadi saat aku membuka cabang perusahaan ku di salah satu kota di kerajaan Milefolia. Saat itu aku baru memulai perusahaan ku, dan perusahaan ku masih terbilang kecil. Memang aku sudah membuka berbagai cabang di tiga kerajaan besar, tapi kesemua cabang itu hanyalah toko kecil-kecilan. Walaupun begitu, penjualan di toko itu sangatlah bagus. Aku meraih untung yang sangat besar, keuntungan ku sampai-sampai mengalahkan perusahaan yang ada di sana.


Aku tidak perlu membayar biaya transportasi. Karena aku bisa menggunakan sihir (Teleportation). Biasa nya, transportasi barang di lakukan dengan kereta pengangkut barang, bisa juga menggunakan sihir (Teleportation). Tapi itu bisa di bilang langkah yang bodoh.


Sebagai catatan. Sihir (Teleportation) hanya bisa di gunakan dengan Crystal sihir, yang di mana Crystal sihir yang belum di mantrai dengan sihir apapun harga nya sangat mahal, terlebih lagi jika Crystal itu di mantrai dengan sihir (Teleportation) harga Crystal sihir itu akan naik hingga lima kali lipat. Karena itulah rata-rata yang memiliki Crystal sihir hanya keluarga kerajaan dan pedagang yang sangat kaya, itupun jika seorang pedagang memiliki Crystal sihir teleportasi, mereka tidak akan menggunakan nya untuk mengirim barang. Mereka lebih memilih untuk menggunakan Crystal itu untuk menyelamatkan nyawa mereka... Sebagai contoh saat mereka di kepung dengan pasukan bandit dan tidak ada harapan untuk melawan, maka para pedagang akan menggunakan Crystal sihir teleportasi untuk melarikan diri.


Dan juga biaya transportasi menggunakan kereta juga memiliki biaya yang cukup mahal tergantung dari jumlah barang yang di antarkan. Biaya transportasi menggunakan kereta bukan hanya untuk membayar kereta kuda, tapi juga menyewa pengawal dan pajak saat memasuki kota yang akan di lewati saat perjalanan. Karena itu rata-rata barang di dunia ini sangat mahal. Harga bahan mentah, biaya transportasi, dan pajak. Itulah faktor yang membuat harga jual di dunia ini lumayan tinggi. Ada beberapa faktor lain, tapi itulah faktor utama nya harga jual di dunia ini lumayan tinggi.


Alasan penjualan di toko ku laku keras, karena aku menjual barang ku di bawah harga pasar. Dan itu pun sudah memberikan aku keuntungan besar.


Karena itu jugalah yang membuat perusahaan dagang ku menarik banyak pihak yang ingin mengambil keuntungan dari situ.


... Salah satu nya adalah organisasi pemerintah yang mengatur perdagangan negara. Yaitu Serikat Dagang.


\*\*\*


Saat aku bersantai di mansion ku yang berada di kota Tiramisu, aku menerima surat dari salah satu bawahan ku yang ada di kerajaan Milefolia. Surat itu berisi laporan kalau ada masalah pada cabang toko ku yang terletak di kota Fajitas salah satu kota terbesar yang ada di kerajaan Milefolia.


Setelah aku membaca surat yang berisi laporan itu, aku menghela nafas. Berdiri dari sofa, kemudian aku berteleportasi ke toko ku yang ada di kota Fajitas.


Aku menemui bawahan ku, dan ia berkata kalau pemimpin cabang toko ku di panggil oleh ketua serikat dagang. Bawahan ku juga memberikan surat undangan ketua serikat dagang kepada ku. Sebenarnya bawahan ku ingin mengurus masalah ini sendiri, tapi menurut mata-mata yang ia kirim ke serikat dagang, ia mendapatkan informasi kalau ketua serikat dagang di kota ini adalah orang pintar dan licik. Karena itu ia meminta tolong pada ku untuk mengurus masalah ini. Mendengar itu, aku menghela nafas... Sebenarnya aku tidak ingin melakukan hal ini, tapi karena aku juga sedang bosan, aku pun memutuskan untuk melakukan nya.


Sebelum aku berangkat ke serikat dagang. Aku mengganti baju ku menjadi baju yang jika di lihat saja sudah pasti baju yang ku kenakan sangatlah mahal, kemudian aku menyuruh bawahan ku menyiapkan kereta kuda. Dengan kereta itu aku di antar ke serikat dagang. Dari toko ku ke serikat dagang memakan waktu perjalanan hanya tiga menit. Setelah sampai di depan serikat dagang, aku menyuruh bawahan ku untuk memberitahu ketua serikat mengenai kedatangan ku. Beberapa menit bawahan ku pergi untuk memberitahu ketua serikat, bawahan ku pun kembali dan memberitahu ku kalau ketua serikat bersedia menemui ku. Dengan begitu, aku berjalan ke dalam serikat dagang.


\*\*\*


Saat aku di dalam serikat dagang, seorang pelayan mengantar ku kedalam kantor ketua serikat. Aku dapat melihat wajah nya sedikit terkejut saat tahu kalau pemilik toko yang sedang naik daun di kota nya adalah seorang anak kecil, tapi ia bisa dengan cepat merubah wajah keterkejutan nya, menandakan sikap profesional kerja nya.


Saat aku sampai di dalam kantor ketua serikat, seorang pria tua berumur sekitar lima puluh tahunan duduk di sofa. Ia memiliki wajah yang arogan, dengan sekali pandang saja aku dapat mengetahui sifat pria tua itu. Dia adalah seorang yang licik, dan cerdas, yang akan menghalalkan segala cara untuk meraih apapun yang dia inginkan. Aku dapat melihat rasa haus akan kekayaan dalam mata nya.


Ketua serikat menatap ku dengan mata sedikit terbelalak, ia terkejut kalau orang yang ingin dia temui adalah seorang anak kecil. Oh ya... Untuk memberitahu, aku mengubah warna rambut ku dari perak menjadi pirang. Aku tidak ingin dia mengetahui identitas ku sebagai putri yang di buang dari kerajaan Fantasia. Atas alasan itu jugalah aku akan mengenalkan diri ku dengan nama samaran.


"Senang bertemu dengan anda, ketua serikat. Nama saya Mia, pemimpin perusahaan dagang Mirror." Aku mengenalkan diri ku dengan sopan, sambil menggunakan etikat bangsawan yang di ajarkan pada ku saat aku masih di istana... Aku melakukan ini agar dia mengira kalau aku adalah seorang putri bangsawan yang manja yang melakukan bisnis melalui bantuan orang tua...


Saat aku membungkuk sambil menunjukkan senyum palsu, aku melirik ke arah wajah nya. Dan dari ekspresi wajah nya, aku dapat mengetahui kalau ia memakan umpan ku dan berpikir aku hanyalah seorang putri bangsawan yang manja.


"... Namaku Elliot, seperti yang kau tahu aku adalah ketua serikat dagang di kota ini." Ketua Serikat mengenalkan diri nya sebagai Elliot, ia kemudian menyuruh aku duduk di sofa yang ada di sebrang tempat ia duduk.


Setelah aku duduk, seorang pelayan datang membawakan nampan dengan dua cangkir teh, yang segera ia letakkan masing-masing di depan ku dan di depan ketua serikat.


Aku meminum teh sedikit, tentu saja aku melakukan nya dengan etikat bangsawan, setelah meminum seteguk, aku menaruh cangkir di atas meja lagi, sambil tersenyum akupun menanyakan alasan ketua serikat memanggil ku.


"Aku memanggil mu ke sini, ingin membahas mengenai perusahaan dagang mu."


"Apakah perusahaan dagang saya memiliki masalah? Sampai anda harus memanggil saya kesini."


".... Sebenarnya beberapa perusahaan dagang yang berdiri di sini memberikan permintaan untuk menyelidiki perusahaan dagang mu."


"Begitu ya... Wajar jika mereka melakukan itu, melihat perkembangan penjualan yang di lakukan perusahaan saya, saya tidak menyalahkan mereka melakukan itu atas dasar cemburu."


"Cemburu kata mu...?"


"Apakah saya salah?"


"Tentu saja. Perusahaan yang melaporkan adalah perusahaan besar, yang dimana hasil penjualan mu tidak akan mempengaruhi posisi mereka, tidak wajar jika mereka meminta ku melakukan penyelidikan hanya dikarenakan cemburu."


"Begitu...? Lalu apa alasan mereka meminta serikat dagang menyelidiki perusahaan saya?"


"Jangan pura-pura bodoh. Kau tahu alasan nya kan?"


".... Maafkan saya, saya tidak tahu apa yang anda katakan..."


"Ini mengenai masalah pemasokan barang-barang yang di jual di toko mu. Kami tidak menemukan satu pun kereta yang memasok barang-barang mu."


"Wajar saja. Kami selalu membeli barang mentah di kota ini saja, lalu kami mengolah nya sendiri. Kami sama sekali tidak melakukan pembelian barang di kota lain."


"Kau pikir kau bisa membodohi ku. Menurut laporan serikat, barang mentah di kota ini hanya terjual keperusahaan mu sebanyak dua belas persen. Dan melihat jumlah barang jadi yang ada di toko mu, tidak mungkin total dua belas persen barang mentah itu bisa mencukupi jumlah barang jadi yang ada di toko mu."


Woow... Dia sudah menyelidiki hal itu sampai ke akar-akar nya ya... Menarik, baiklah sekarang mari kita lihat mau di bawa kemana arah pembicaraan ini.


"...."


Untuk saat ini aku hanya harus diam dan menunggu nya untuk melanjutkan perkataan nya.


"Hanya bisa diam ya... Jawab dengan jujur, bagaimana kau bisa memasok barang-barang mu? Aku ingin kau memberitahu ku."


"Seperti nya tidak ada pilihan lain, baiklah saya akan memberitahu... Jawaban nya adalah Crystal sihir."


"Ya. Orang tua saya adalah Baron di suatu kota kecil di ujung kerajaan Milefolia. Saya membeli banyak Crystal sihir dengan menggunakan uang tabungan orang tua saya." Tentu saja ini bohong.


"Seorang baron... Kau tidak bisa berbohong pada ku."


"... Saya sudah menjawab dengan jujur."


"Melihat jumlah barang yang di pasok, jumlah Crystal sihir yang di gunakan pasti sangatlah banyak. Kau pikir seorang bangsawan rendahan bisa membeli Crystal sihir sebanyak itu?"


"..." Woow... Ni orang bahkan sampai menyelidiki sampai ke situ, dan pembicaraan yang kita lakukan sampai sekarang aku dapat menebak mau di bawa kemana pembicaraan kali ini.


"Sekali lagi terdiam ya... Sebaik nya kau jawab dengan jujur. Dari mana kau mendapatkan semua Crystal sihir itu?"


"...." Aku pun sekali lagi memilih diam, karena ini adalah jalan terbaik.


"Tidak bisa menjawab ya," Akhir nya wajah ketua serikat berubah yang awal nya serius dan mengintimidasi berubah menjadi tersenyum licik layak nya rubah yang mendapatkan mangsa nya. "Biar ku tebak, pasar gelap. Dan satu-satu nya pasar gelap yang dapat menyediakan Crystal sihir sebanyak itu hanyalah Low Light."


Sudah ku duga arah pembicaraan nya akan mengarah ke sini. Aku pun memilih diam lagi, tapi aku merubah raut wajah ku, menunjukkan kalau aku sedikit bermasalah.


"Dari raut wajah mu. Sudah ku duga kau bekerja sama dengan Low Light... Kau tahu kan organisasi itu menjadi incaran tiga kerajaan besar? Dan kau tahu kan kalau orang yang terlibat dengan mereka akan di hukum dengan berat?"


Sekali lagi aku memilih diam dan merubah raut wajah ku, aku bahkan membuat tubuh ku mengeluarkan keringat dingin dan membuat wajah ku berubah warna menjadi pucat pasi.


Melihat wajah bermasalah ku, warna kulit ku dan seluruh tubuh ku yang berkeringat dingin ketua serikat menunjukkan senyum licik nya yang semakin melebar...


Dan inilah saat nya ia akan mengungkapkan motif nya memanggil ku kesini. "Seperti nya tebakan ku benar, aku akan melaporkan ini kepada perdana mentri... Tapi, aku memiliki saran yang bagus, yang sama-sama membawa untung bagi kita berdua."


"... Untung bagi kita berdua?"


"Ya... Aku ingin kau menyerahkan sembilan puluh persen keuntungan mu kepada ku, dan aku tidak akan melaporkan mu kepada perdana mentri. Bagaimana? Adil bukan?"


Sudah ku duga akan mengarah ke sini ya... Pada akhir nya ia memakan semua umpan yang ku berikan, betapa membosankan nya... Hah... Seperti nya aku harus memberitahu siapa yang tengah terpojok sekarang. Setelah ia mengungkapkan motif nya, aku pun tersenyum lebar, seketika wajah nya berubah menjadi serius.


"Aku menolak." Kata ku dengan jelas.


"Ap-!? Kau tidak mengerti dalam posisi apa kau sekarang!?"


"Itu benar, aku tidak mengerti... Dan juga aku sama sekali tidak mengerti apa yang kita bicarakan dari tadi. Lagipula aku masih seorang anak kecil berumur sepuluh tahun."


"Apa!? Bocah..." Wajah nya berubah menjadi merah, ia cemberut, menunjukkan rasa amarah nya.


Aku berdiri dari sofa lalu berjalan ke arah pintu, saat aku hendak membuka pintu aku berbalik lalu memberi peringatan kepada ketua serikat. "Dan juga orang tua... Aku lupa siapa nama mu, aku mohon jangan laporkan ke perdana mentri."


"Apa!? Bocah!!!!!!"


"Kalau begitu, Bye-Bye!"


Sebelum ketua serikat mengungkapkan kekesalan nya, aku mengeluarkan Crystal sihir dari kantung ku lalu membanting nya. Dalam sekejap aku berpindah ke mansion ku yang ada di kota Tiramisu.


"Baiklah... Seperti nya aku harus segera bergerak."


\*\*\*


Sebenarnya untuk masalah kali ini tidak perlu membuat rencana yang rumit.


Aku hanya perlu memerintahkan Natasha untuk pergi ke pusat serikat dagang Milefolia yang terletak di ibu kota. Aku menyuruh nya untuk menjadikan ketua serikat dagang sebagai budak darah nya. Di saat bersamaan aku memerintahkan Jack untuk membuat dokumen palsu mengenai keterlibatan ketua serikat dagang kota Fajitas dengan organisasi pasar gelap Low Light, setelah itu aku menyuruh Arisa untuk menyelidiki data keuangan serikat dagang kota Fajitas. Jika di lihat dari sifat ketua serikat itu, aku bisa memastikan kalau dia melakukan korupsi, pemerasan, dan berbagai bisnis kotor lain nya.


Setelah semua persiapan siap, sekarang aku hanya tinggal menyiapkan panggung untuk ketua serikat dagang kota Fajitas yang namanya sudah aku lupakan...


\*\*\*


"Aku tidak bersalah! Ini fitnah! Ini fitnah!"


Aku terbang di atas kota Fajitas bersama Natasha, melihat ketua serikat dagang di bawa pihak berwajib, dia memberontak, mencoba melepaskan diri dari dekapan pihak berwajib. Tapi itu semua di abaikan, dia terus di giring ke dalam kereta tahanan.


Aku dapat melihat, kalau di antara pihak berwajib ada perdana mentri kerajaan Milefolia, seperti nya ketua serikat dagang ingin memberikan laporan nya mengenai perusahaan dagang ku. Tapi sayang nya aku bergerak duluan, yang membuat keadaan berbalik sekarang. Seharus nya aku yang di tangkap pihak berwajib bukan dia... Yah... Walaupun aku tidak bersalah, tapi jika melihat dari posisi ku dan dia di pemerintahan kerajaan Milefolia, dia seharus nya bisa membuat tuduhan palsu mengenai ku, tapi sayang nya dia gagal melakukan itu, aku sudah terlebih dahulu menundukkan orang penting di pemerintahan.


"Hahaha.... Lihatlah, wajah nya... Ekspresi nya menunjukkan kalau dia berada di ambang kematian."


".... Mira..." Natasha melihat ku dengan tatapan sinis, kemudian dengan nada lelah ia berkata pada ku. "Di lihat dari kejahatan nya sudah pasti dia di hukum mati. Wajar ekspresi nya seperti itu."


"Benarkah?"


"Korupsi, pemerasan, bekerja sama dengan organisasi yang paling di cari di seluruh dunia. Itu semua kejahatan berat kau tahu, walaupun yang terakhir itu tidak benar, dia hanya di tuduh oleh seorang yang seharus nya tidak dia lawan."


"Ternyata semua kejahatan yang ia lakukan benar-benar parah ya... Aku sampai berpikir hukuman mati terlalu ringan untuk nya."


"... Dia tidak di hukum mati dengan cara di penggal kau tahu... Dia di hukum mati dengan cara di kurung di dalam sel sempit dan tidak akan di kasih makan dan minum sampai dia mati kelaparan."


Mendengar perkataan Natasha, membuat senyum di bibir ku semakin melebar.