From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 187 Vampir Perjaka



Pierot mengubah tangan nya menjadi pedang hangar, kemudian ia menurunkan posisi tubuh nya, tangan yang berubah menjadi pedang hangar di mundurkan sedikit untuk menambah kecepatan tusukan.


Jack yang melihat itu, melukai tangan nya dengan kuku panjang nya. "Sakit ! Kak Natasha selalu merasakan ini saat melakukan nya !?" Gumam Jack setelah berhasil melukai tangan nya.


Darah menetes dengan jumlah besar dari luka yang di buat nya, kemudian. "Cursed Blood Control" Kata nya. "Shape One : Sword." Darah yang keluar dari luka Jack berhenti menetes kemudian mengeras membentuk tongkat, lalu darah itu mencair lagi merubah bentuk nya di genggaman tangan Jack.


"Hah!?" Teriak Jack terkejut saat darah nya berhasil terbentuk dengan sempurna.


"Hahahahahaha.... Apa itu? Itu yang kau sebut pedang?" Kata Pierot menghina sambil nyengir.


"Gunununu." Jack menggeram kesal.


Darah Jack memang berhasil terbentuk dengan sempurna, tapi sayang nya bukan berubah menjadi pedang. Darah Jack berubah menjadi pisau kecil, terlihat seperti pisau yang sering di gunakan untuk memotong sayur di dapur.


"Change Shape, Shape Two : Shield." pisau itu mencair, kemudian mulai berubah lagi. Kali ini berubah menjadi perisai kecil seukuran telapak tangan Jack.


melihat hal itu Pierot tertawa terbahak-bahak. "Hahahahahaha, apa itu. Untuk menangkis serangan saja itu tidak bisa."


"Sialan.... Apa!?"


Jack terkejut. Itu karena kedua kaki nya tiba-tiba menjadi lemas, hingga membuat ia berlutut. Kepala nya menjadi berat, dan kekuatan nya di seluruh tubuh nya menjadi hilang hingga ia tidak ada tenaga untuk bergerak seinci pun.


"Ke-kenapa!?"


"Hmmm....." Gumam Pierot. "Woy, apakah kau pernah meminum darah seseorang?" Tanya Pierot.


"Hah?" Jack kebingungan dengan pertanyaan Pierot hingga membuat nya mengeluarkan suara bodoh.


"Sudah ku bilang, kau pernah meminum darah seseorang?"


Minum darah? Tentu saja belum pernah. Aku baru saja menjadi Vampir, kau tahu. Begitulah pikir Jack yang tidak di ungkap kan nya melalui kata-kata.


"Aku anggap diam mu itu sebagai iya. Jika memang seperti itu, aku tidak perlu khawatir. Kau Vampir perjaka, jadi aku bisa dengan mudah membunuh mu!" Seringai jahat muncul lagi di wajah Pierot. Kemudian ia melesat dengan cepat ke Jack.


Jack dengan susah payah mengangkat tangan nya, dan berhasil menangkap pedang Pierot yang di arahkan ke dia. Mata Pierot terbelalak, saat melihat itu.


"Kenapa!?"


"Jadi begitu ya.... Selama aku meminum darah, aku bisa menggunakan kekuatan ini ya...."


Jack dengan tangan satu nya, mencekik Pierot agar tidak kabur. Perlahan-lahan ia berdiri. Saat sudah berdiri, ia melemparkan Pierot ke atas beberapa centi dari tempat nya, saat tubuh Pierot sudah turun hingga sejajar dengan dada nya, Jack melompat lalu menendang Jack menggunakan kaki kanan nya, yang membuat Jack terpental ke arah kiri sejauh lima meter.


Setelah menendang Pierot, Jack melesat ke arah Yuri yang pingsan, memeluk nya lalu ia menancap kan taring nya di pundak Yuri. Kulit halus milik Yuri terluka dan mengeluarkan darah, dan darah itu tidak di sia-siakan oleh Jack setetes pun.


"Maaf" Kata Jack setelah habis meminum darah Yuri. "Jika aku tidak melakukan nya, kita tidak bisa pulang." Jack merebahkan Yuri dengan perlahan dan lembut di tanah kembali, setelah itu ia berdiri.


"Cursed Blood Control Shape One : Sword."


"Sekarang Pierot, terimalah kematian mu."


Pierot yang masih terbaring lemah setelah di tendang Jack, berusaha untuk berdiri. Tapi itu usaha yang sia-sia, Jack sudah ada di depan nya saat ia masih terbaring.


Jack menusuk kaki Pierot.


"Ini adalah kemenangan ku. Kau tahu kan apa maksud ku?"


Pernyataan Jack bukan sebuah gertakan, itu adalah kebenaran. Semenjak Pierot terluka sedikit karena pedang darah Jack, kematian nya sudah di pastikan.


"Kutukan Vampir" Jawab Pierot atas pertanyaan Jack sebelum nya. Tubuh nya sekarang tidak hitam legang lagi, ia sudah berubah menjadi orang tua sepenuh nya. Dan wajah nya yang biasa mengeluarkan seringai jahat, sekarang terdistorsi karena kesakitan.


"Kalau kau mengerti, aku tidak perlu menjelaskan. Sekarang apakah kau ingin memberikan ku informasi? Jika kau memberikan nya, aku akan langsung memenggal kepala mu setelah kau selesai.


"Siapa yang mau melakukan itu bodoh!"


"Begitu. Selamat menderita di saat kematian mu."


Kutukan Vampir akan mengurangi HP yang terkena tebasan pedang darah mereka hingga nol, tapi penderitaan sesungguh nya datang pada saat HP mencapai 10 persen. Penderitaan itu, berupa muntah darah, organ dalam akan meledak satu persatu dan yang terakhir meledak adalah jantung. Bukan hanya itu, semua urat, otot, dan tulang hancur yang akan membuat kesakitan yang tidak tertahankan. Dan sekarang Pierot sedang mengalami semua hal itu.


Jack yang melihat penderitaan Pierot hanya menatap nya dengan tatapan dingin, hingga Pierot mati.


Setelah Pierot mati, Jack berkata. "Aku mengagumi yang masih setia kepada tuan mu hingga akhir. Di bandingkan dengan ku, kau masih lebih kuat."


Itu benar, saat Jack di siksa sebelum nya. Jack hanya berfikir tuan nya akan menyelamatkan nya. Bahkan ia sesekali berfikir untuk meminta ampun dengan bayaran semua informasi tentang tuan nya. Itu adalah tindakan memalukan untuk seorang pelayan seperti Jack.


"Di bandingkan dengan Kak Natasha dan seluruh Vampir, kami masih kurang setia kepada Kak Mira." Gumam Jack dengan suara sedih.


Jack menghela nafas, mengembalikan darah nya kembali kedalam tubuh nya, kemudian ia berbalik lalu berjalan mendekati Gaztor.


Saat di dekat Gaztor, Jack menendang tubuh nya hingga ia telentang, kemudian ia menyentuh leher Gaztor mencari denyut nadi nya, setelah itu ia mengarahkan jari nya ke bawah lubang hidung Gaztor untuk merasakan nafas nya.


"Dia sudah mati? Tapi kenapa..... Aaaaah, jadi begitu."


Pertanyaan Jack di jawab saat melihat darah yang keluar dari tangan Gaztor yang terpotong. Gaztor mati karena kekurangan darah.


"Jika aku terbang dari sini, kapan aku akan sampai ke benua Silia." Kata Jack dengan lelah. "Haaaaah, seperti nya malam ini aku tidak bisa tidur."


Jack mendekati Yuri, menggendong nya, lalu ia menumbuhkan sayap kelelawar di punggung nya, kemudian ia terbang ke arah langit malam yang di terangi bulan dan ribuan bintang di langit.


------------------------------------------------------------------------


Author's Note :


Aku melupakan tentang kutukan Vampir itu setelah sekian lama, lol.