
Aku melihat gadis berambut emas, bermata merah ruby yang sedang hormat memberikan salam ala militer kepada ku. Wajah nya imut, membawakan kesan polos pada nya. Kulit nya putih porselen, dengan bentuk tubuh sesuai dengan anak umur tujuh tahun. Tetapi ada satu yang mengganggu ku....
Dia tidak memakai pakaian, jadi aku bisa melihat semua tubuh nya tanpa terkecuali, termasuk bagian ************ nya. Dia bukan seorang perempuan, dan juga bukan seorang laki-laki... Dia tidak memiliki Gender! Tetapi wujud nya tidak salah lagi adalah seorang gadis kecil berumur tujuh tahun... Tapi tetap saja... Dia tidak memiliki Gender!
"Apakah ada suatu yang salah?" Dia pasti memperhatikan tatapan ku, hingga membuat nya bertanya-tanya.
"Kau perempuan kan?" Yang bertanya bukan aku, tetapi Natasha yang berada di belakang ku yang menatap nya juga dengan wajah setengah terkejut dan heran.
"Kau pikir tongkat sihir memiliki jenis kelamin?" Dia menjawab pertanyaan Natasha dengan pertanyaan lain nya.
"Benar juga...."
Aku kemudian menggunakan sihir (Creation) untuk membuat satu set pakaian lengkap, mulai dari baju, celana dan pakaian dalam untuk tongkat sihir Humanoid itu.
"Terima kasih." Katanya setelah aku menyerahkan pakaian pada nya. Dia memakai pakaian yang ku berikan pada nya, itu pakaian sederhana dengan kaus oblong berwarna kuning dan celana pendek berwarna kuning juga.
Setelah berpakaian, dia memberi ku hormat lagi. "Dengan begini, Item sihir Glory Rod siap melayani mu. Bisa kau katakan siapa nama mu?"
"Mira."
"Hanya itu?"
"Mira Graham Carlania Charlesius Fantasia. Itu nama lengkap ku, kau puas sekarang?"
"Kau tidak boleh mengenalkan diri dengan nama Marga dengan begitu mudah nya Mira..." Natasha berkata dengan nada lelah. "Sudah ku katakan kalau keluarga kerajaan akan terkena kutukan jika memperkenalian diri dengan nama marga nya kan?"
Oh. Benar. Ada yang seperti itu... Tetapi aku tidak terkena kutukan itu sekarang, seharus nya tubuh ku sudah melemah jadi kutukan bisa dengan mudah melukai ku. Tetapi itu tidak terjadi. Apakah semua hal tentang kutukan itu bohong?
"Itu semua bohong."
"Hah?"
Menjawab pertanyaan di pikiran ku, Tongkat Humaid berbicara. Natasha menatap nya dengan bingung, mengeluarkan suara bodoh saat dia menjawab.
"Sudah ku bilang, semua itu bohong. Tentang keluarga kerajaan akan terkena kutukan saat memperkenalkan diri nya dengan nama Marga."
"Dari mana kau tahu hal itu?" Tanya Natasha dengan tatapan ragu-ragu.
"Aku adalah Item ciptaan sistem, jadi semua fungsi yang di program oleh sistem, aku bisa mengetahui nya dengan mudah. Dan tidak ada fungsi kutukan di program sistem tentang hal yang kau sebutkan itu. Jadi masalah kutukan itu sudah pasti bohong! Kalau tidak percaya kau bisa memperkenalkan diri mu dengan nama lengkap. Itu pun! Jika kau tidak percaya."
Program? Sistem? Apa yang dia bicarakan?
"Kau membicarakan apa? Aku tidak bisa memahami nya...." Natasha pun ikut kebingungan dengan apa yang di katakan gadis itu.
"Aku juga tidak paham! Hanya saja yang pasti tentang kutukan itu adalah kebohongan! Aku bisa jamin itu!"
"Kenapa tidak kau lakukan saja Natasha? Perkenalan dengan nama lengkap..." Aku menyarankan sebuah saran pada Natasha.
".....Baiklah.... Nama ku Natasha Crimsonia Twilight."
Natasha langsung memejamkan mata nya setelah memperkenalkan diri, tubuh nya bergetar seolah-olah ketakutan. Beberapa detik kemudian akhir nya dia membuka mata lalu menghembuskan nafas lega.
"Lihat? Kau tidak apa-apa kan?" Tongkat sihir Humanoid itu berbicara pada Natasha, saat melihat Natasha menghembuskan nafas lega.
"Mereka mati karena tidak kuat menahan lonjakan energi sihir saat mengakses sistem, jika kau mengakses kekuatan sistem, kau perlu mengidentifikasi identitas mu, karena itu di perlukan memperkenalkan diri dengan nama lengkap. Kau bisa mendapatkan energi sihir tambahan setelah menggunakan nama marga mu, itu karena kau mengakses sistem dan menarik energi sihir nya. Jika orang tidak kuat menahan lonjakan energi itu dia akan hancur lebur."
Jadi begitu. Pantas saja, kekuatan sihir ku bisa bertambah setelah mengucapkan nama Marga ku. Itu karena aku memakai kekuatan sesuatu yang di sebut sistem itu ya... Itu menjelaskan semua nya sekarang. Kenapa bisa nama Marga bisa menambah kekuatan sihir, kenapa bisa ada kutukan jika mengucap nama Marga kepada orang lain, itu semua sudah terjawab sekarang.
"...Maaf aku tidak memahami maksud dari penjelasan mu." Natasha masih belum memahami nya. Jadi aku memutuskan untuk menyederhanakan penjelasan tongkat sihir Humanoid itu.
"Natasha, di jaman dulu apakah para pejuang memperkenalkan diri nya saat bertarung?"
"Ya begitulah... Kami dulu tidak mengetahui tentang kutukan itu jadi kami memperkenalkan diri ke sembarang orang dan sebagian besar terkena kutukan hingga tubuh mereka hancur!"
"Di situlah masalah nya Natasha... Mereka memperkenal diri saat bertarung dan mereka semua tidak sadar menyerap energi sihir saat memperkenalkan diri mereka, sehingga tubuh mereka hancur lebur."
"?" Natasha masih tetap bingung dengan penjelasan ku, dia menatap ku sambil memerengkan kepala nya.
"Kita bisa menambah kekuatan kita saat menggunakan nama Marga bukan?"
Dia mengangguk.
"Inti nya. Pejuang jaman dulu, menggunakan nama Marga nya untuk menambah kekuatan mereka, tetapi tubuh mereka tidak kuat menahan kekuatan yang tiba-tiba melonjak di dalam diri mereka, hingga tubuh mereka meledak. Paham?"
"Ah. Begitu ya.... Berarti sama dengan kasus mu Mira?"
"Begitulah.... Haaaah...." Menjelaskan hal ini hingga Natasha paham cukup melelahkan juga. Aku kemudian melihat tongkat sihir Humanoid itu, yang masih berdiri diam melihat pertukaran ku dengan Natasha. "Karena aku adalah tuan mu. Kau harus ikut dengan ku sekarang."
"Baik!" Dia menjawab dengan senyum sambil hormat kepada ku. "Tetapi sebelum itu Nona Mira, Class mu masih Princess kan?"
"...Dari mana kau tahu?" Aku tersentak sedikit, menatap nya dengan mata lebar karena terkejut. Sebelum akhir nya aku bertanya pada nya dengan nada tinggi.
"Energi sihir mu! Energi sihir setiap Class memiliki keunikan nya tersendiri. Dan milik mu, Nona Mira, tidak ada keunikan nya. Kalau aku gambarkan sebagai kain, milik mu adalah kain putih dengan warna putih polos tanpa sedikit pun noda."
"...Begitu ya... Apakah ada masalah jika Class ku masih Princess?"
"Tidak ada! Untuk saat ini tidak ada masalah, Nona Mira. Hanya saja kau memilki energi sihir yang sangat besar, jika terus di biarkan, suatu saat tubuh mu akan hancur karena tidak kuat menahan energi sihir mu... Tambah parah lagi jika kau menggunakan kekuatan ku Nona Mira. Itu akan mempercepat kehancuran tubuh mu... Aku memiliki kekuatan memperkuat energi sihir pengguna, dan itu akan sangat buruk jika aku memakai kekuatan di tubuh mu yang lemah itu."
"A-Apakah tidak ada cara untuk mengatasi nya!?" Natasha pucat, dia berbicara dengan suara bergetar ketakutan. Aku memperhatikan sosok samping nya, melalui ujung mata ku. "Apakah tidak ada cara untuk mengatasi kehancuran itu!?"
"Tidak ada cara mengatasi nya! Itu semua sudah di program oleh sistem!"
"Apa maksud nya itu!? Sistem!? Program!? Apa semua hal itu!? Siapa mereka!? Bisa mengatur hidup orang sesuka hati...." Natasha pada puncak didih nya, ia melesat ke arah tongkat humanoid, meremas kerah baju nya, lalu mengangkat tongkat Humanoid itu, sebelum meneriaki nya dengan suara yang begitu keras.
"...Pertanyaan mu salah," Berkebalikan dengan Natasha. Tongkat Humanoid berbicara dengan nada gembira. "Bukan 'siapa mereka?' Yang kita bicarakan hanya ada satu di sini, dan juga bukan 'Siapa' tapi 'Apa', begitu pertanyaan yang tepat... Kalau kau melepaskan ku, akan ku jelaskan semua hal pada mu."
"Lepaskan dia Natasha, biarkan dia bicara."
"....Baiklah..." Natasha berwajah kesal, sebelum akhir nya melepas kerah tongkat humanoid, menjatuhkan nya secara kasar."
"Aaahn.... Perlakuan kasar gadis muda memang Mantap!!" Dia mendesah, saat jatuh ketanah, wajah nya memerah dengan senyum bejat. Kami mengabaikan nya, melihat nya berdiri perlahan-lahan. Ia akhir nya buka mulut menjelaskan hal-hal pada ku.
"Pertama akan ku jelaskan apa itu Sistem."