From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 30 rencana di mulai



Beberapa Jam setelah Mira memberitahu tentang rencana nya pada Natasha, Arisa, dan Jack.


Saat ini sudah tengah malam di kota Tiramisu. Mata-mata yang di kirim Willy


saat ini sedang berada di rumah yang ia beli dari pria bernama Rio. Mata-mata yang memiliki nama nomor satu ini sedang makan malam. Ia makan malam dengan tenang, lalu tiba-tiba ada seekor kelelawar yang masuk dan hinggap di langit-langit rumah nya.


"Cih, mengganggu saja. Dasar kelelawar sialan. Untuk saat ini akan ku biarkan kau, karena malam ini aku ingin menyusup ke markas Low Light. Jika aku pulang, dan kau masih ada di sana, akan ku bunuh kau." Kata orang yang bernama nomor satu itu.


                                      ***


"Mira, saat ini aku mendapat (Telepathy) dari Amanda. Dia bilang si mata-mata akan menyusup ke Low Light malam ini. Sekarang kita harus apa?"


Natasha dan para Vampir, memiliki sebuah ikatan batin, oleh karena itu mereka bisa menggunakan (Telepathy). Aku, Natasha, Arisa, dan Jack. Juga bisa menggunakan nya, karena kami terhubung oleh sebuah ikatan yang terhubung melalui darah kami. Dan Para Vampir juga bisa berubah menjadi kelelawar, saat ini Amanda kusuruh mencari seorang mata-mata dari kerajaan Milefolia. Dan sekarang dia sudah menemukan nya, dia menemukan nya terlalu cepat, kecepatan pencarian nya sangat menakutkan.


"Beritahu Amanda, untuk pergi sekarang. Rencana kita tidak boleh di ketahui oleh mata-mata. Arisa dan Jack bagaimana? Apakah tugas mereka lancar?"


"Tugas mereka lancar tidak ada masalah."


"Kalau begitu ayo kita pergi sekarang Natasha."


                                      ***


Kelelawar yang hinggap di langit-langit rumah nomor satu sudah pergi. Sekarang nomor satu bersiap-siap untuk menyusup ke Low Light.


Nomor satu sampai ke sebuah gang, lalu ada seorang berjubah seperti sedang menunggu nya.


"Sepertinya kau sedang mencari kesenangan." Kata orang berjubah itu.


Nomor satu mengangguk. Kemudian orang berjubah itu mengetuk-ngetuk dinding dibelakang nya. Dalam sekejap dinding itu terbuka.


Orang berjubah itu memberikan kartu dan topeng kepada nomor satu. "Ambil ini jika kau ingin berkunjung lagi." kemudian nomor satu memakai topeng nya.


Nomor satu memasuki dinding yang terbuka, kemudian dinding itu menutup.


Nomor satu memasuki lebih dalam lagi, akhirnya ia sampai di sebuah tempat yang sangat terang.


Saat sedang berada di sana, ia di pandu oleh seorang wanita menuju sebuah tempat duduk kosong.


Tirai panggung yang berada di depan nomor satu terbuka. Lalu ada seorang demi human kelinci menaiki panggung.


"Semuanya!! Kembali lagi bersama Rabisia. Hari ini kami sudah menyiapkan barang yang sangat bagus untuk kalian."


Semua orang bersorak.


"Kalau begitu kita mulai dari barang pertama."


Seseorang menaiki panggung dengan membawa beberapa buah bambu. "Semuanya, ini bukan bambu biasa. Didalam bambu ini terdapat serbuk surgawi. Kalian tahu kan apa itu serbuk surgawi"


"Kami sudah tau." Semua orang berteriak.


"Kalau begitu kita mulai dari 50 koin emas."


"Serbuk Surgawi. Kalau tidak salah di data kerajaan Milefolia, benda itu adalah benda yang paling di incar oleh para bangsawan." Gumam nomor satu.


Akhirnya, serbuk surgawi terjual dengan harga tinggi seperti biasanya.


Pelelangan terus berlanjut. Nomor satu masih belum menemukan petunjuk tentang Wiliam. Nomor satu sudah menduga hal ini, ia berencana untuk melanjutkan penyusupan setelah pelelangan berakhir.


                                     ***


Satu jam sebelum nomor satu menyusup ke pelelangan Low Light. Arisa dan Jack di suruh oleh Mira untuk mencari seorang penjahat laki-laki. Kata Mira di kota Tiramisu sangat banyak kejahatan terjadi, dan Mira juga memerintahkan jika sudah menemukan penjahat, harus segera di bunuh lalu setelah di bunuh mayatnya harus di potong-potong dan diambil organ dalam nya.


Saat ini Arisa dan Jack sedang terbang dibatas langit, karena hari sudah malam. Mereka tidak akan menjadi pusat perhatian. Karena langit malam yang gelap.


"Jack, kau yakin bisa membunuh orang?"


"Aku tahu, Kak Mira juga sudah memberitahu ku."


Arisa dan Jack, terus mencari, lalu pada akhirnya mereka melihat ada seorang wanita yang di kejar oleh seorang pria.


"Arisa, disana." Jack menunjuk.


"Tolong!!" Seorang Wanita berteriak sangat kencang. "Tolong aku!!"


Lalu seorang pria yang mengejar nya dengan cepat melompat kearah nya dan menangkap nya. Wanita itu tertangkap. Pria itu menatap wanita itu dengan senyum jahatnya.


"Hehehe, sekarang kau menjadi milik ku."


Wanita itu menangis, kemudian ia berteriak dengan kencang. "Tolong aku. Kumohon siapa saja tolong aku!!"


"Percuma saja, tidak akan ada yang menolong mu."


"Berhenti!" terdengar suara perempuan yang berteriak.


Pria itu melihat, ke sumber suara itu. Pria itu terkejut, yang memerintah nya adalah seorang Elf.


"Siapa kau berani memerintah ku. Hmmmm, tapi jika di lihat kau cantik juga. Dan kau memliki tubuh yang bagus, jika kau ku jual pasti kau akan sangat laku." Kata Pria itu.


Setelah itu Elf yang di lihat pria itu mengambil tongkat di belakang tubuhnya.


Pria itu kebingungan. Kemudian Elf itu mengarahkan tongkat nya ke arah pria itu.


"Apa yang ingin kau lakukan?" Kata Pira itu.


"Blow." Setelah Elf itu mengucapkan kalimat itu, Pria itu terlempar kebelakang 3 meter. Kemudian Pria itu jatuh tersungkur.


Jack melihat Arisa dari atas langit, Arisa menggunakan sihir angin untuk membuat seorang penjahat terlempar.


Kemudian Jack turun di dekat penjahat itu, penjahat itu panik saat melihat Jack. Dengan panik penjahat itu mencoba untuk lari, tapi Jack dengan cepat memotong kaki nya.


"Cepat bawa wanita itu pergi dari sini!"


Arisa mengangguk, kemudian Arisa membawa wanita itu pergi. Bagus sekali Jack, kau tidak memanggil namaku. Jika kau memanggil namaku, secara terpaksa wanita ini juga akan kubunuh, sesuai dengan perintah kak Mira. Pikir Arisa.


Setelah Jack memotong kaki penjahat itu. Penjahat itu kemudian merangkak menggunakan tangan nya, lalu Jack mendekati penjahat itu, setelah itu Jack memotong kedua tangan penjahat itu. Penjahat itu menjerit, dengan cepat Jack memotong kepala penjahat itu.


"Sialan, jika kau menjerit. Rencana kami akan gagal." Gumam Jack.


Jack membelah tubuh penjahat itu, kemudian ia mengambil, Jantung, Hati, dan Ginjal nya.


Setelah Jack melakukan itu semua, datang Amanda dan Arisa ketempat Jack.


"Jack, cepat bawa tubuh pria ini!" Kata Amanda. Kemudian Jack membawa tubuh, Jantung, Ginjal, Hati, kepala, Tangan dan kaki si penjahat. Jack membawanya dengan menggunakan sebuah kain besar yang diberikan Mira kepadanya.


"Arisa, kau sudah memberikan obat penghilang ingatan kepada wanita itu?"


"Sudah."


"Sekarang aku hanya perlu menghilangkan bercak darahnya."


Amanda menggunakan (Cursed blood control) nya, Amanda berhasil meningkatkan kemampuan nya. Amanda tidak perlu menggunakan darahnya untuk menggunakan (Cursed Blood Control). Yang ia perlukan hanya darah yang berceceran di sekitarnya. Hal ini merupakan peningkatan, karena Natasha sendiri tidak bisa melakukan nya. Jadi secara otomatis bercak darah nya menghilang.


"Sekarang ayo kita pergi dari sini."


                                      ***


"Mira, aku mendapat laporan. Kalau Arisa dan Jack berhasil mendapatkan tubuh pengganti."


"Bagus. Dengan ini kita hanya perlu melakukan tahap akhir."