
Ravi seorang pemuda Vampir yang di suruh Raja Vampir untuk mengambil Putri Victoria di hutan tidak terjamah.
Ravi terbang ke hutan itu dengan kecepatan sedang, tidak perlu buru-buru, karena Victoria tidak mungkin lari dari hutan itu.
Ravi sangat tahu sifat Victoria, dia adalah seorang gadis dengan harga diri tinggi, jika ada seseorang yang menantang nya mendekat dia tidak akan lari, malahan Victoria akan mendatangi orang yang mendekati nya.
Kedengaran bodoh, tapi itulah daya tarik Victoria.
"Victoria...... Karena harga diri mu itu..... Kau akan menjadi milik ku!" Kata Ravi dengan senyum di wajah nya. Ia menjilati bibir nya hingga penuh dengan air liur, kemudian ia menambah sedikit kecepatan nya.
Dengan begini ia akan sampai di tempat Victoria pada sore hari.
Sore hari.
Fantasia dan Victoria menunggu energi sihir besar yang menuju rumah mereka.
Mereka sangat gelisah, pemilik energi sihir itu akan tiba beberapa menit lagi. Mereka berdua tahu kalau mereka tidak akan menang melawan pemilik energi sihir itu, tapi mereka bisa bernafas lega karena anak kesayangan mereka sudah pergi dari rumah, asal anak mereka selamat, bisa membuat kegelisahan mereka berkurang.
"Apakah Arthur benar-benar sudah pergi jauh dari rumah?" Kata Victoria dengan cemas.
Fantasia menggelengkan kepala nya saat mendengar perkataan dari istri nya.
"Dia masih dekat sini, aku bisa melihat nya dengan jelas."
"Apa!? Sejak kapan dia berada di dekat sini?"
"Mulai dari tadi siang."
"Kenapa kau tidak bilang, kita harus menyuruh nya pergi dari sini."
"Tenang saja, Dia tidak akan menemukan Arthur. Dan juga kita tidak memiliki waktu untuk menyuruh Arthur pergi dari sini. Karena....."
Dari luar rumah mereka terdengar bunyi dentuman keras.
"Dia sudah datang."
Victoria melihat ke arah suami nya, ia mengangguk pelan, suami nya juga membalas anggukan nya. Victoria pun pergi keluar bersama suami nya.
Saat di luar seorang pemuda yang tampan berdiri di depan pintu rumah nya, ia menatap Victoria dengan tatapan nafsu dan mengabaikan Fantasia sepenuh nya.
"Ravi!?" Kata Victoria.
"Putri Victoria. Saya di sini untuk menjemput anda. Ayo kita pulang!" Pemuda bernama Ravi itu menggenggam tangan kanan Victoria. Fantasia yang berada di samping Victoria secara reflek memegang tangan kanan Ravi yang memegang tangan kanan Victoria.
"Maaf, perempuan ini adalah tamu ku. Aku tidak akan membiarkan mu mengambil tamu ku sesuka hati."
Fakta kalau mereka adalah pasangan akan di sembunyikan untuk saat ini, karena jika mereka ketahuan, Ravi akan curiga kalau Fantasia dan Victoria memiliki seorang anak, itu bisa menyebabkan Arthur anak mereka bisa di buru oleh Ravi. Dan juga penampilan Fantasia sekarang sudah seperti orang tua, tidak seperti Victoria yang memiliki umur panjang, Fantasia tidak memiliki hal seperti itu. Jadi selama dua puluh tahun hidup bersama Victoria, penampilan Fantasia semakin menua yang membuat Fantasia seperti seorang ayah yang memiliki dua orang anak sekarang.
"Apa hak mu menghentikan ku, kau mahluk rendahan!" Kata Ravi dengan mengancam. "Putri lupakan orang tua ini, dan cepat kita pu.... Lang?"
Saat memasuki kata terakhir, suara Ravi semakin memelan karena Victoria secara paksa melepaskan tangan nya yang di genggam oleh Ravi. Victoria menatap Ravi dengan tatapan tajam, kebencian dapat tergambar jelas dari tatapan itu.
"Ravi..... Jangan bicara buruk tentang ayah angkat ku, beliau merawat ku selama beberapa bulan di hutan ini. Jika kau menghina beliau lagi kau tidak akan ku maafkan."
Ayah angkat yang Victoria maksud adalah suami nya sendiri, mereka sebisa mungkin untuk menyembunyikan kalau mereka berdua ini pasangan, agar anak mereka yang tidak jauh dari rumah tidak ketahuan, fakta Victoria tinggal di hutan juga di rubah menjadi beberapa bulan.
"Orang ini!? Ayah angkat Putri!?..... Putri jangan bercanda, jika ayah anda Raja Dracula tahu, pasti beliau akan sedih mendengar perkataan anda."
"Aku tidak bercanda Ravi. Beliau memang ayah angkat ku, dan juga aku tidak ingin pulang."
"Ke-kenapa!?"
"Kemana kalian sewaktu aku melawan Dragon dulu!? Aku hampir mati pada saat itu, aku sudah berusaha pulang dalam waktu yang lama tapi aku tidak tahu jalan pulang dan juga aku di incar oleh semua Ras....... Kenapa!? Kenapa kalian tidak datang lebih cepat!?..... Dan sekarang...... Aku tidak ingin pulang, aku kecewa dengan kalian, ayah juga tidak menginginkan ku, untuk apa aku pulang jika tidak di ingin kan. Jadi kau cepat pulang Ravi!"
Victoria tertunduk lalu mulai mencari alasan agar Ravi pergi dari rumah nya.
Victoria memberontak dan menyuruh Ravi untuk melepaskan tangan nya yang ditarik dengan keras, tapi Ravi mengabaikan nya. Karena sudah putus asa Victoria memohon untuk di lepaskan tangan nya, mendengar Victoria memohon Ravi kaget ia menatap Victoria dengan mata terbelalak.
"Apakah kau Victoria yang ku kenal?" Kata Ravi dengan nada kesal.
"Eh!?" Victoria tidak tahu harus menjawab apa, dia begitu kaget dengan pertanyaan yang begitu tiba-tiba itu.
"Apakah pria yang menyedihkan itu yang membuat mu seperti ini?"
"Apa..... Mak.... Sud mu?" Tanya Victoria dengan heran.
"Victoria yang ku kenal, sangat sombong, tidak akan pernah memohon pada orang lain. Tidak menyedihkan seperti kau!"
"Inilah diriku yang sebenarnya! Victoria yang kau sebutkan hanyalah Victoria yang ada di dalam imajinasi mu saja."
"Jadi begitu ya.... Karena pria itu kan?"
Tangan Victoria di lepas, Ravi dengan cepat pergi ke arah Fantasia yang merintih kesakitan di tanah akibat di dorong Ravi sebelum nya.
Kenapa bisa Fantasia kesakitan ?
Itu di karenakan kekuatan Ravi. Dia adalah yang terkuat kedua setelah Raja Vampir, hanya dengan dorongan ringan saja sudah bisa membuat sebuah gunung bergeser sejauh 18 meter, karena itulah Fantasia sangat kesakitan karena di dorong oleh Ravi.
"Cursed Blood Control," Ravi mengucapkan mantra. "Shape One : Sword."
Darah di dalam tangan Ravi memberontak, kemudian darah itu keluar dari tangan Ravi seperti seekor ular, itu menyebabkan tangan Ravi bolong sebesar 1 cm. Ular darah di tangan Ravi merayap ke telapak tangan nya, kemudian ular itu merubah bentuk menjadi pedang kemudian mengeras. Pedang berwarna merah melengkung ke atas sedikit dengan mata pedang di bawah nya.
"Bersiaplah!" Kata Ravi sambil bersiap menusuk.
"Henti-"
Sebelum Victoria berteriak, Fantasia sudah di tusuk. Darah keluar dari tubuh Fantasia, darah itu kemudian di serap oleh pedang Ravi, Victoria yang melihat hal itu mengingit kelima jari nya hingga mengeluarkan darah yang sangat banyak, kemudian dia mengaktifkan (Cursed Blood Control Shape One : Sword) darah di tangan Victoria berubah bentuk menjadi pedang yang mirip dengan pedang Ravi, dengan perasaan amarah yang meluap Victoria menerjang Ravi.
Pertarungan terjadi, itu sangat singkat dengan kekalahan telak Victoria.
Setelah Victoria di kalahkan, energi sihir meluap datang dari arah timur hutan, sedetik kemudian seorang pemuda berdiri dia adalah seorang Human dengan mata emas, wajah nya cemberut dengan air mata yang terus menetes dari mata nya. Ia menatap tajam ke arah Ravi. Yang lebih mengejutkan lagi, energi sihir pemuda itu sangat besar, bahkan lebih besar dari Ravi.
Dengan perasaan takut, Ravi melawan pemuda itu. Hasil nya Ravi terpaksa mundur dengan alat yang bernama (Cristal sihir) yang di curi dari para Elf. Alat yang bernama (Cristal sihir) itu dapat membuat Ravi berpindah tempat ke dekat istana Vampir. Berkat (Cristal sihir) Ravi berhasil kabur bersama dengan Victoria yang tidak sadarkan diri.
Di suatu tempat di tanah kering, Ravi duduk di tanah, Victoria Putri dari Raja Vampir terbaring di samping nya dengan luka tusukan di uluh hati. Luka itu tidak berarti apa-apa bagi Vampir, karena itu akan sembuh dalam beberapa menit, jadi Ravi tidak terlalu memikirkan nya, malahan pikiran Ravi berfokus pada seorang pemuda yang menyerang nya hingga membuat nya terpaksa mundur. Sebagai seorang yang terkuat nomor dua, Ravi tidak terima, dia bersumpah jika menemukan nya lagi dia akan membunuh nya secara perlahan hingga dia tersiksa.
Ravi memutuskan untuk melakukan hal itu nanti, ia pun membawa Victoria ke hadapan Raja Vampir.
Saat di hadapan Raja Vampir, Victoria sudah sadar, Raja Vampir atau Ayah Victoria sama sekali tidak senang saat anak nya pulang. Saat itu ia hanya berkata 'Lakukan apapun yang kau mau pada Putri ku!' kepada Ravi.
Ravi pun mengurung Victoria di kamar di baringkan di kasur dengan tangan dan kaki di rantai dengan (Cursed Blood Control). Itu di lakukan agar Victoria tidak bunuh diri.
Selama Victoria di kurung, Ravi melakukan hal apa saja yang ia suka kepada Victoria, hingga Victoria mengandung anak Ravi.
Saat tahu diri nya hamil dari pria yang di benci nya, Victoria menjadi gila. Usia kandungan Victoria saat itu masih 6 bulan, saat itu Victoria memberontak untuk melepaskan diri, agar ia bisa mengugurkan kandungan nya dan bunuh diri setelah itu.
Tindakan Victoria saat itu di hentikan Ravi, Ravi saat itu langsung membelah perut Victoria dan mengambil paksa janin nya, walaupun masih enam bulan dalam kandungan. Setelah mengambil paksa janin Victoria, Ravi langsung membunuh Victoria di tempat.
Saat itu Janin Victoria kondisi nya sangat lemah, tapi Janin itu adalah Janin dari Vampir bangsawan, walaupun masih berumur 6 bulan dalam kandungan, sudah dapat hidup di luar dari perut ibu nya.
Ravi pun memutuskan untuk membesarkan anak hasil ia bermain dengan Victoria. Saat itu jenis kelamin anak nya adalah laki-laki.
Bertahun-tahun berlalu, anak Ravi tumbuh menjadi Vampir yang bengis dan kejam itu semua berkat pendidikan dari Ravi.
Ravi sendiri pada saat itu di tugaskan untuk menghabisi mahluk bernama Human bersama dengan pasukan pribadi nya. Tapi sudah beberapa bulan semenjak Ravi di suruh untuk melakukan itu, ia sama sekali tidak kembali lagi ke kelompok Vampir.
Sehingga satu minggu kemudian, datang berita tentang kematian Ravi yang di bunuh oleh mahluk bernama Human.