
Orang-orang yang memakai pakaian hitam menghilang di dalam kabut.
Pria yang mengaku sebagai ayah A.I tipe pink Momo mengajak kami pergi ke desa nya. Sebenarnya kami ingin cepat-cepat Logout, tapi rasanya tidak enak menolak ajakan seseorang, jadi kami pun menuruti ayah A.I tipe pink Momo.
Ah, aku ingat sesuatu. Pria yang mengajak kami ini bukan orang. Dia NPC. Seharus nya tidak apa-apa untuk menolak ajakan nya.
Tapi itu sudah terlambat. Aku, Catherine, Bruno, Siegurd, dan Javelin sudah berjalan di belakang pria yang mengaku sebagai ayah A.I tipe pink Momo.
"Kita akan sampai di desa setelah melewati kabut ini." Kata pria yang mengaku sebagai ayah A.I tipe pink Momo.
Kami tidak menjawab, kami terus berjalan mengikuti pria itu dari belakang. Sekitar beberapa detik kami berjalan, pria itu berhenti.
"Kita sudah sampai. Selamat datang di desa kami.
Pria itu membuka tangan nya, seperti memberikan persembahan kepada kami.
Di hadapan kami, terlihat pemandangan yang sangat indah.
Sebuah Desa yang di kelilingi rerumputan hijau dan sungai yang memiliki warna air yang jernih, di bagian belakang nya ada gunung yang di bisai rerumputan hijau juga. Aku melihat sekeliling, di samping kanan gunung, terlihat sebuah air terjun yang air nya langsung mengalir ke sungai yang tepat berada di bawah gunung.
Bahkan di gunung terlihat beberapa rumah yang terbuat dari kayu.
Aku melihat kesekeliling lagi, di bagian tengah sedikit ke kiri terdapat kebun yang memiliki berbagai buah-buahan, sedikit kekiri dari kebun terdapat sawah.
Sungguh pemandangan yang indah.
Di saat aku mengagumi pemandangan, penglihatan ku di ganggu dengan muncul nya layar pesan
Aku membuka pesan.
"Selamat anda telah membuka Daerah Baru.
Nama Daerah baru yang anda buka adalah The Dream Land."
"Mi-Mira!"
Aku melihat ke arah orang yang memanggil ku, orang itu ada di samping kanan ku, ia adalah Demi Human kucing betina yang memiliki bulu berwarna hitam. Namanya adalah Catherine.
"Kenapa Catherine?"
"A-aku dapat hadiah karena membuka Daerah baru!"
"Apa hadiah nya?"
"MP ku bertambah jadi 2 kali lipat. Sekarang MP ku sudah mencapai 1 juta!"
"Berarti sama dengan ku. Bagaimana dengan kalian?" aku bertanya pada teman-teman Catherine.
"Aku juga." Jawab Javelin.
"Aku tidak mendapatkan tambahan MP, aku mendapatkan tambahan HP." Bruno menjawab.
"Aku sama seperti Bruno." Jawab Siegurd.
"Kalau begitu perjanjian awal kita batal."
Catherine dan teman-teman nya mengangguk. Walaupun kesedihan terlihat jelas di wajah mereka.
Aku menghela nafas.
"Biaya pembuatan Guild biar aku yang bayar."
"Eeh!?" Catherine dan teman-teman nya terkejut mendengar perkataan ku.
"Kalian tidak paham? Aku akan ikut Guild kalian, jadi biaya pembuatan Guild biar aku yang bayar. Paham?"
Catherine langsung memeluk ku. Kemudian ia menggosok-gosok pipinya di pipiku.
Karena Catherine setengah kucing, saat dia mulai menggosok-gosok, rasa lembut mulai terasa di pipiku.
Rasanya sangat nyaman, tapi yang di lakukan Catherine saat ini sangat memalukan. Aku pun mendorong nya menjauh.
"Aku juga ingin memeluk Mira!"
Untuk sebuah A.I tenaganya sangat kuat, aku tidak bisa mendorong nya. Aku pun mau tidak mau menerima kondisi saat ini.
"Hahahahaha," Pria yang mengaku ayah A.I tipe pink Momo tertawa saat melihat Momo memeluk ku. "Seperti nya anak ku menyukai mu."
A.I tipe pink Momo berdiri. "Itu benar ayah," Balas A.I tipe pink Momo dengan senyuman di wajah nya. "Mira sudah ku anggap seperti adik ku sendiri."
"Jangan sembarang bicara!"
"Begitu ya... Adik sendiri ya..."
Kau dengar perkataan ku?
"Kalau begitu, aku berikan setengah wilayah desa ini kepada Mira!" Pria itu memberikan pengumuman yang sangat mengejutkan. Setelah itu ada tanda pesan masuk.
"Selamat. Sekarang anda memiliki hak kepemilikan terhadap Wilayah The Dream Land.
Anda bisa membangun rumah di wilayah yang anda miliki, atau anda bisa membuat bangunan Guild. Dan segala kekayaan wilayah menjadi milik anda."
Sepertinya.......
Aku mendapat hadiah tambahan.
\*
Seminggu berlalu.
Aku, Catherine, Bruno, Javelin, dan Siegurd sudah selesai membuat Guild.
Karena biaya pembuatan aku yang menanggung, aku yang memberi nama Guild.
Guild ku beri nama dengan The Weirds.
Dan untuk markas The Weirds, aku membangun sebuah rumah kecil di wilayah yang di berikan ayah Momo kepadaku.
The Dream Land, wilayah baru di FL setelah terjadi Update.
Karena wilayah ini sekarang menjadi milik ku, untuk masuk ke wilayah ini harus memiliki izin dari ku. Jadi belum ada Player selain aku dan teman-teman Guild ku yang memasuki wilayah ini.
Dan yang paling mengejutkan dari wilayah The Dream Land adalah....
Di sini terdapat banyak bahan langka. Bahan-bahan itu berguna untuk membuat item, mengupgrade, dan bahkan bahan langka itu bisa di jual dengan harga tinggi. Jadi sekarang kami tidak kekurangan Cash Guild.
Bruno, sebagai ketua Guild melakukan pekerjaan nya dengan baik. Dia mengatur keuangan Guild dengan sangat baik.
Awalnya aku yang di pilih sebagai ketua Guild, tapi aku menolak nya secara langsung, dan aku langsung melemparkan tanggung jawab kepada Bruno.
Saat ini kami berada di markas Guild, kami duduk di meja Bundar.
Bruno berada di sebrang ku, di samping kanan ku ada Catherine, di samping kiri ku ada Javelin, dan di samping kiri Javelin ada Siegurd.
Kami sedang melakukan rapat pertama Guild The Weirds.
"Sebelum rapat. Kita harus memberitahu rahasia kita." Kata Bruno dengan nada serius.
"Rahasia?"
Bruno berdiri dari tempat duduk nya. "Itu benar. Rahasia. Kita harus memberitahu Skill yang kita dapatkan saat selesai melawan Raja Iblis, dan kita harus memberitahu Status kita."
Bruno menunjuk ku. "Mira pertama beri tahu Rahasia mu!"
"Aku hanya harus memberi tahu Status dan Skill yang kudapat saat melawan Raja Iblis saja kan?"
Bruno mengangguk.
"Baiklah akan ku beri tahu." aku berdiri. "Pertama Status ku dulu." aku membuka Status, lalu aku menyambungkan Layar ku dengan layar teman-teman satu Guild ku.