
Gaztor dan Pierot memerintahkan monster dan binatang buas di Benua Aziliya untuk mencari Jack. Seharus nya tidak ada yang bisa mengendalikan monster di Benua ini, walaupun menggunakan sihir sekalipun. Tapi mereka berhasil melakukan itu tanpa sihir. Mereka menggunakan parasit yang di dapat dari tuan mereka, yang nama nya tidak bisa mereka sebutkan.
Mahluk bernama parasit ini mampu mengganggu kemampuan motorik, dan kemampuan berfikir suatu mahluk yang telah mereka ambil alih otak nya. Sebenarnya mahluk bernama Parasit ini masih mahluk yang belum sempurna, dan masih banyak kekurangan. Karena itu Pierot menyarankan untuk menguji coba pada mahluk buas dan monster yang ada di Benua Aziliya, dan ternyata mahluk parasit ini mampu mengendalikan monster dan mahluk buas di benua ini. Pierot tidak mengerti kenapa tuan nya menyebut mahluk hebat ini sebagai mahluk yang tidak sempurna.
Tapi, akhirnya ia mengerti maksud dari tuan nya, tentang mahluk tidak sempurna ini, saat mencoba nya ke manusia. Parasit mampu mengendalikan manusia secara sempurna. Itu berlaku kepada manusia yang memiliki tingkat energi sihir rendah. Parasit mampu mengendalikan pikiran, pergerakan, dan emosi dari mahluk yang di kendalikan. Tapi pada saat mengendalikan mahluk yang memiliki kekuatan sihir yang tinggi, parasit tidak akan mampu mengendalikan nya, jika parasit bisa, itu hanyalah keberuntungan.
"Sialan! Kita harus cepat menemukan mereka, sebelum anak itu datang kesini." Pierot berkata dengan kesal, melihat binatang buas yang berpencar untuk mencari Jack.
Dengan mendapatkan 'alat' itu, Beliau akan memberikan masa muda ku lagi!
Alasan Pierot menjadi tua, karena hukuman yang di berikan oleh tuan nya.
Pierot adalah Homonculus, mahluk seperti Pierot tidak bisa menjadi tua, tapi karena tuan yang menciptakan Pierot kesal kepadanya, Pierot di modifikasi hingga ia berpenampilan seperti orang tua. Itu sebenarnya bukan masalah besar, tapi bagi Pierot itu adalah Bencana!! Dia sebelum nya di ciptakan tuan nya menjadi sangat tampan, tapi karena kesalahan ia dalam bertugas, Pierot menerima hukuman yang berupa modifikasi menjadi tua seperti kakek-kakek.
Jika ia berhasil mendapatkan kekuatan dari 'alat' itu, ia bisa di beri hadiah berupa menjadi muda kembali. Karena itulah Pierot mengerjakan tugas ini tanpa izin tuan nya, karena jika tuan nya ikut campur, itu tidak akan ada artinya.
\\*
Jack dan Yuri berjalan bersampingan di tengah hutan, selama perjalanan mereka membisu, tidak ada percakapan yang terjadi.
Itu dikarenakan, perkataan yang tanpa sengaja keluar dari mulut Jack, kata-kata yang keluar itu adalah pengungkapan perasaan nya kepada Putri Ke empat kerajaan Fantasia, Putri Yuri.
Suasana hening, dan canggung ini terus terjadi. Sebelum nya, suasana sangat canggung, saat Jack baru saja keceplosan mengungkapkan perasaan nya, wajah mereka berdua memerah dan saling membelakangi satu sama lain saat itu. Tapi sekarang suasana canggung itu lumayan berkurang, itu karena di sekitar hutan terdengar suara aneh, pertanda kalau situasi di sekitar belum aman. Karena itu, mereka memutuskan untuk berjalan menyusuri hutan untuk menghindari kontak langsung dengan Mahluk buas dan Monster. Tapi tetap saja, di tengah marabahaya seperti ini suasana canggung di antara mereka berdua belum menghilang, bahkan wajah mereka berdua masih memerah.
Mereka berdua saling melirik, tapi saat tatapan mereka bertemu, mereka dengan cepat memalingkan wajah. Kejadian ini berulang selama mereka berjalan, jika di hitung dari awal mereka berjalan, kejadian ini sudah terjadi hampir ratusan kali.
Ba-bagaimana ini...... Aku terlalu malu untuk menatap nya!
Setelah habis menatap, pemikiran mereka selalu selaras memikirkan hal itu.
Suasana canggung mereka pun di pecahkan dengan suara auman keras dari sebuah mahluk. Suara itu bukanlah pertanda yang baik, itu pertanda hal buruk akan segera terjadi.
Yuri yang sebelum nya malu-malu, hingga wajah nya memerah menjadi ketakutan. Ia memeluk tubuh nya sendiri, lalu menggosok-gosok kedua lengan nya dengan telapak tangan nya.
Jack langsung mengambil posisi siaga, dan memasang kuda-kuda bertarung, memegang gagang pedang dengan kedua tangan nya erat-erat, Jack melihat ke sekeliling memastikan situasi.
Jika di Benua Aziliya ada binatang seperti burung dan binatang yang tidak buas, mereka pasti akan panik mendengar auman barusan. Tapi di Benua Aziliya tidak ada binatang seperti itu, mahluk hidup di Benua ini hanyalah Monster dan Binatang Buas yang ukuran nya seperti raksasa.
Yuri tanpa sadar merangkul tangan Jack, jika keadaan nya tidak mencekam, Jack pasti akan senang. Tapi keadaan sekarang tidak mendukung untuk memiliki perasaan seperti itu, yang ada di hati Jack hanyalah perasaan gugup.
Jantung Yuri berbedar kencang karena takut, kemudian seperti ingin menambah ketakutan Yuri, tanah di sekitar berguncang yang jelas membuat Yuri semakin takut, ia pun menambah kekuatan pelukan nya ke lengan Jack.
"Ma-maaf bisa di lepas? Susah gerak." Kata Jack.
Yuri melompat beberapa centimeter ke belakang, kemudian ia berteriak. "Seharusnya kau bahagia! Di peluk dengan perempuan yang kau suka!"
Karena ketakutan nya, Yuri tidak sadar berteriak seperti itu.
"Jika keadaan nya tidak seperti ini pasti aku akan bahagia. Tapi......"
Yuri yang melihat Harimau itu muncul, jatuh terduduk, kaki nya lemas karena ketakutan.
Jack yang melihat itu, melompat ke depam Yuri, lalu bersiap untuk menebas Harimau yang datang dengan kecepatan tinggi.
"Sword Skill-"
Di samping kiri, terdengar suara pohon roboh, Jack melihat ke samping, di sana ada kelajengking yang besar nya mencapai 15 meter.
Jack mengklik lidah nya.
Timing nya terlalu buruk!
Jack dengan cepat berbalik, memeluk Yuri, kemudian melompat ke langit hingga menembus pepohonan, lompatan itu lebih dari seratus meter.
"Aaaaakh!" Yuri yang ada di pelukan Jack berteriak.
Jack memeluk Yuri dengan tangan kiri nya, menggenggam pedang dengan tangan kanan nya, ia mengangkat pedang ke langit.
"Sword Skill Number Six, Meteor Slice!"
Jack mengayunkan pedang nya ke bawah. Dari tebasan itu, api berdiameter 50 meter jatuh ke tanah, api itu dalam sekejap membakar hutan hingga abu nya tidak tersisa. Kedua binatang raksasa itu pun pasti ikut terbakar. Setelah membakar hutan, api dari tebasan Jack langsung menghilang.
Jack yang tertarik oleh Gravitasi jatuh ketanah dengan keras hingga membuat tanah retak sedikit.
"Kita pergi dari sini! Posisi kita sudah ketahuan!"
Yuri mengangguk, kemudian ia memeluk Jack dengan erat. Jack langsung lari ke arah depan dengan kecepatan yang tinggi.
\\*
Pierot dan Gaztor duduk di tanah sambil menunggu tanda dari musuh untuk menunjukkan diri.
Kemudian seperti yang mereka tunggu, parasit yang mengendalikan otak binatang buas, terbakar. Itu pertanda musuh menunjukkan diri nya.
Gaztor bisa tahu jika ada parasit yang mati, itu karena ia dan juga Wilson yang di berikan kendali untuk memerintah parasit itu. Jadi jika ada parasit yang mati, mereka akan segera mengetahui nya, begitu juga dengan posisi di mana mereka mati.
"Di arah timur laut dari sini, ada sejumlah parasit yang mati. Itu pasti mereka!"
"Kalau begitu, kita pergi ke tempat mereka, perintahkan seluruh parasit yang mengendalikan hewan buas dan monster untuk pergi kesana!"
"Baik!"
Dari belakang Gaztor dan Pierot ada kuda raksasa yang berlari ke arah mereka, kuda itu berhenti di samping mereka, kemudian kuda itu membungkuk membiarkan Gaztor dan Pierot naik ke punggung nya.
Setelah mereka berdua naik, kuda itu mengatur posisi lagi, lalu berlari ke arah timur laut.