
"Huh...... Huh.... Huh......" Jack tersengal-sengal.
Ia saat ini sudah berada di hutan, duduk di balik pohon besar, di balik pohon itu ada seekor monster yang sangat besar menunggu Jack keluar dari persembunyian nya. Suasana saat itu sangat mencekam, jika Jack membuat suara sedikit saja ia pasti akan ketahuan. Tanpa sadar, Jack menahan nafas nya, menutup mulut Putri Yuri. Mereka pun berharap agar monster itu cepat pergi!
Monster itu sendiri adalah monster yang mirip dengan serigala, dengan besar tubuh 20 meter, bulu nya berwarna abu-abu, di mulut nya berhias taring tajam dengan tetesan air liur yang membasahi mulut nya.
Serigala itu mulai mengendus di udara, perlahan ia mengarahkan pandangan nya ke arah pohon tempat Jack bersembunyi.
"Sial!" Jack berdiri dengan cepat mengikuti insting nya yang menyuruh nya untuk pergi dari situ.
Dan ternyata insting Jack benar, serigala besar itu mengayunkan kaki nya yang penuh dengan cakar ke arah pohon tempat Jack bersembunyi. pohon itu terpotong, kemudian jatuh ke arah Jack yang sedang berlari menjauh dari serigala.
Jack melompat ke samping, serigala menunggu momen itu, serigala melompat ke arah Jack dengan mengarahkan kaki depan nya yang dihiasi dengan cakar yang dapat merobek apapun.
Jack memeluk Yuri dengan erat, melompat ke arah kepala Serigala, lalu menendang kepala serigala itu ke atas dengan sekuat tenaga. Serigala itu sendiri jatuh kebelakang. Dengan mengeluarkan suara yang menyedihkan.
Jack kemudian berlari lagi menjauh dari serigala.
"Sampai kapan kita akan berlari?" Tanya Yuri dengan khawatir.
"Sampai bantuan datang."
"Kapan bantuan itu datang?"
"......"
Jack terdiam, ia hanya terus berlari. Monster serigala tidak lagi mengejar, tapi ada monster lain yang mengejar. Kali ini adalah monster beruang grizzly, besar nya sekitar 30 meter.
"Sialan! Kenapa monster di sini besar-besar." Kata Jack.
Kapan Kak Mira akan datang? Aku tidak bisa terus berlari dari para monster ini, jika aku memiliki pedang ku, monster ini pasti akan mudah ku kalahkan.
Aku mulai menyesal, karena terus mengandalkan sihir (Inventori) Arisa. Pikir Jack.
Sementara Yuri yang di gendong oleh Jack, berpikir : 'Jika kami terus berlari, cepat atau lambat kami akan tertangkap. Apakah tidak ada cara untuk melawan mereka? Andai aku lebih kuat, aku tidak akan menjadi beban seperti ini.
"Sialan!! Andai aku tidak melemparkan pedang ku sebelum nya." Suara kesal Jack bocor. Yuri yang mendengar hal itu, entah kenapa bisa melihat jalan keluar dari masalah yang menimpa mereka sekarang.
"Jika ada pedang, kau bisa melawan mereka?" Tanya Yuri.
"Aku bisa mengalahkan mereka dengan sekali tebas!"
"....!" Yuri terkejut mendengar jawaban itu. Apakah itu kesombongan nya, atau ia memang bisa melakukan nya. Pertanyaan itu memenuhi kepala Yuri, tapi bukan itu masalah nya sekarang. Yang jadi masalah di sini adalah, Yuri mulai melihat sesuatu di garis penglihatan nya.
"Anda mendapatkan Sihir (Creation) dengan energi sihir, mineral, dan bijih khusus anda dapat membuat sebuah senjata yang anda inginkan."
Yang di lihat Yuri adalah sebuah layar dengan tulisan seperti itu.
Apa ini? Pikir Yuri.
"Ini adalah Sistem Dunia."
Sistem Dunia? Apa itu.
Tidak ada lagi yang terlihat. Pesan terakhir dari layar yang di lihat Yuri hanyalah tulisan, "Ini adalah Sistem Dunia."
"Sistem....." Yuri menggumamkan kata itu.
"Kau hanya perlu pedangkan?" Tanya Yuri ke Jack.
"Eh?....... I-iya. Memang nya kenapa?"
Yuri mengarahkan tangan kanan nya menjauh dari badan Jack, lalu ia berkata dalam pikiran 'Aku menginginkan pedang!' dengan memfokuskan energi sihir di telapak tangan nya, Yuri memejamkan matanya lalu mulai menyebutkan (mantra) yang baru saja di pelajari nya.
"Creation!"
Cahaya putih muncul di telapak tangan Yuri cahaya itu mulai memanjang sekitar beberapa centimeter, kemudian cahaya itu mulai berubah bentuk menjadi sebuah (Long Sword)
Kemudian cahaya itu pecah dan menyebar di udara, lalu di tangan Yuri terdapat pedang besi dengan gagang yang terbuat dari kulit.
"Gunakan ini!" Kata Yuri.
"Ini.......!?" Sama seperti sihir Kak Mira!
Jack menurunkan Yuri, mengambil pedang, kemudian berbalik menghadapi monster yang mendekati nya.
"Sword Skill Number Three, Burning Slicer!"
Jack mengayunkan pedang nya dari atas kebawah secara Vertikal. Kemudian dari tebasan pedang Jack keluar api setinggi 30 meter sama seperti monster beruang yang mengejar nya.
Api itu seperti sebuah dinding yang tajam dengan ujung yang runcing seperti bilah pedang, itu mengarah ke monster yang mengejar Jack. Monster beruang, monster serigala yang ada di belakang monster beruang, lalu monster yang lain nya terbakar akibat dinding api yang di ciptakan tebasan pedang Jack. Walaupun para monster terbakar menjadi abu, hutan sama sekali tidak terbakar.
Setelah semua monster musnah, dinding api pun menghilang.
"Be-betul dalam sekali tebasan....." Gumam Yuri saat melihat Jack mengalahkan monster.
Jack berbalik melihat Yuri, kemudian ia bertanya. "Apakah anda baik-baik saja Putri?"
Yuri tersentak karena kaget, lalu ia menjawab. "I-iya. Aku baik-baik saja."
Kemudian Jack melotot ke arah mata Yuri.
Yuri mulai gelisah, matanya mulai melirik kemana-mana, lalu Yuri bertanya dengan suara pelan. "Ke-kenapa?"
"Ah... Tidak!" Jack dengan sedikit memerah menjauh sedikit dari Yuri. "Hanya saja, saya baru sadar Putri Yuri memiliki mata emas yang cantik."
Yuri mulai memerah mendengar pujian, itu, tapi segera ia merasa bingung.
Apa yang dia bilang? Mata emas?
Yuri menggunakan sihir baru nya, yaitu (Creation) untuk membuat sebuah cermin.
Cermin yang di buat Yuri memiliki gagang terbuat dari kayu lalu di atas nya terdapat sebuah bulatan tempat kaca cermin di pasang.
Yuri melihat pantulan diri nya di cermin.
"Aaaaaaaaaaaaakh, mata ku..... Mata ku........ Aaaaaaaaaakh!"
"Ke-kenapa!?"
"Ti-tidak apa-apa. Hanya saja, kalau seluruh keluarga tahu tentang ini. Aku pasti akan di pertimbangkan mewarisi tahta nanti. Haaaaah!" Yuri menghela nafas panjang, dengan wajah lelah.