
Dahulu, ada sebuah negara kecil di Benua Silia, yang memiliki teknologi dan peradaban yang begitu maju, lebih maju dari pada kerajaan Dwarf yang terkenal karena kemajuan teknologi nya. Di katakan, karena kemajuan teknologi mereka, dua dari kerajaan besar di benua Silia bersatu untuk menjatuhkan negara itu.
Cerita itu, terjadi 45 tahun yang lalu. Saat itu Raja Charles masih berumur 5 tahun. Dan kerajaan Fantasia di pimpin oleh ayah Charles yang bernama Graham Frank Rudolf Fantasia. Sebenarnya dua kerajaan besar sudah mengontak Graham untuk ikut membantu menjatuhkan kerajaan kecil itu, tapi Graham yang saat itu telah membentuk aliansi rahasia dengan kerajaan kecil itu menolak permintaan dua kerajaan besar itu, dengan dalih kerajaan Fantasia akan bersikap netral dalam masalah ini. Sebagai tanda pembentukan aliansi mereka, Graham menjanjikan akan mengamankan orang- orang penting dari kerajaan kecil itu kalau-kalau kerajaan kecil itu benar-benar di serang. Dan kerajaan kecil itu pun mengirim seorang Putri yang identitas nya di sembunyikan untuk di amankan oleh Graham. Hanya Putri itu saja yang di kirim, para bangsawan dan keluarga kerajaan yang tersisa tidak di kirim ke Fantasia.
Graham menduga pasti keberadaan Putri ini begitu penting bagi kerajaan kecil itu sampai-sampai pihak mereka hanya mengirim dia seorang dan terlebih lagi sampai menyembunyikan identitas nya. Dengan kerja sama Duke pada saat itu, yang merupakan keluarga jauh dari Graham, ia menempatkan putri kerajaan kecil itu di rumah Duke sebagai anak adopsi.
Singkat cerita, dengan kekuatan kerajaan besar Benua Silia, kerajaan kecil itu pun berhasil di jatuhkan, dengan sebagian besar bangsawan dan keluarga kerajaan di hukum mati dan sisa nya di pekerjakan sebagai budak tambang seumur hidup. Tidak ada yang tahu kalau masih ada satu orang keluarga kerajaan kecil itu yang masih hidup kecuali Graham dan orang yang ia percaya.
Dua belas tahun kemudian, saat Charles berumur tujuh belas tahun, Graham meninggal dunia, dan Charles mewarisi tahta nya. Dan hal yang paling mengejutkan adalah Charles menikahi Putri kerajaan kecil itu, yang kini di ketahui sebagai Ratu Carla.
Itu adalah informasi rahasia yang di beritahu oleh Ayah saat aku baru kembali dari kota Tiramisu ke kerajaan Fantasia dulu. Aku tidak tahu kalau Ibu adalah Putri dari kerajaan yang hancur sampai membaca surat ibu, ayah hanya memberitahu ku pusat perdagangan Benua Silia adalah bekas wilayah kerajaan kecil. Dan aku tidak menyangka kalau kerajaan kecil yang di maksud adalah kampung halaman Ibu.
Tubuh ku saat ini bisa bergerak dengan normal, setelah menenangkan diri aku bangkit dari kasur, mengganti pakaian ku, memakai make up untuk menutupi bekas tangisan ku, setelah itu barulah aku keluar ruangan untuk menemui Natasha dan yang lain nya untuk membahas langkah kami selanjut nya.
\*\*\*
Ruangan yang aku tempati adalah salah satu kamar mansion yang di bangun oleh para Vampir sebagai tempat ku tinggal saat mengunjungi danau Denizi. Saat aku tidak ada, manison ini mereka gunakan untuk tempat rapat jika ingin memutuskan sesuatu. Dan tempat mereka biasa melakukan rapat di mansion ini berada di ruang tengah, yang ruangan nya lebih luas dari pada ruangan lain di mansion ini. Aku menduga saat ini, Natasha dan yang lain nya berada di ruangan tengah itu, yang membuat ku langsung menuju ruang tengah setelah aku keluar dari kamar.
Dan seperti dugaan ku, saat aku memasuki ruang tengah mansion sudah ada Natasha, Arisa, Amanda, Thinkie dan Jack yang menunggu ku. Aku menatap ke arah Jack saat aku memasuki ruangan, menyadari tatapan ku, Jack tersentak dengan wajah nya yang memulai memucat.
"Anu... Kak Mira... Aku..."
"Aku memaafkan mu. Yang berlalu biarlah berlalu." Saat aku mengatakan itu, Jack menghela nafas lega, tapi wajah nya kembali menegang setelah mendengar kata-kata ku selanjut nya. "Tapi tidak ada kesempatan kedua! Saat ku tahu kau menghianati ku, atau tidak mematuhi perintah ku, aku akan segera menghabisi mu! Walaupun itu membuat Kak Yuri benci pada ku."
"Ba-Baik! Aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama."
Aku mengangguk puas dengan jawaban Jack. Saat ini aku menghadapi masalah serius, dan tidak ada waktu untuk mengurusi masalah yang telah berlalu. Aku pun dengan berat hati memberikan nya kesempatan kedua.
Aku berjalan ke arah tempat duduk khusus yang di sediakan untuk ku. Saat aku telah duduk di kursi, anggota yang ada di ruangan kecuali Arisa, mulai duduk di sofa yang sedari awal sudah ada di ruang tengah mansion ini.
Arisa yang masih berdiri mengeluarkan manisan dan teh dari (Inventori) yang kemudian di taruh di meja kecil yang ada di depan ku, setelah melakukan itu barulah ia duduk di samping Jack.
Setelah semua duduk, aku mengambil biskuit dari sekian banyak manisan yang di sediakan Arisa untuk ku, setelah memakan satu, aku mulai berbicara. "Untuk memulai, berapa lama aku tidak sadarkan diri? Aku dapat menduga aku tidak sadarkan diri selama beberapa bulan dari surat Ibu, tapi aku tidak tahu angka pasti nya."
"Enam bulan dua hari untuk lebih tepat nya." Sambung Thinkie.
.... Enam bulan... Aku tidak sadarkan diri selama itu. Dan aku lambat menyadari hal ini, mengapa Ibu dan Thinkie ada di sini?
Seperti membaca pikiran ku, Natasha menjelaskan alasan Thinkie berada di sini. "Saat kau tidak sadarkan diri setelah pertarungan melawan ke empat orang asing itu, kondisi vital mu semakin melemah. Aku tidak tahu harus berbuat apa. Mengetahui Thinkie berpengetahuan luas, aku meminta bantuan nya untuk membuat keadaan mu membaik, sekaligus menemukan cara untuk menyadarkan mu lebih cepat."
"Begitu ya... Lalu mengapa Ibu bisa ada di sini?"
".... Sebenarnya kami tidak tahu, dia tiba-tiba berpindah kesini..."
Natasha menjelaskan, beberapa jam yang lalu energi sihir super besar muncul di tengah Danau Denizi, dan energi sihir itu adalah milik Ibu. Saat ia tiba-tiba muncul, tubuh nya di selimuti api biru, sebelum akhir nya api biru itu berangsur menghilang di sertai dengan energi sihir ibu yang mengecil. Saat api biru itu mengecil, ibu akhir nya sadarkan diri dan meminta untuk membawa nya menemui ku yang tidak sadarkan diri.
Saat mendengar kata-kata Natasha kalau ibu muncul di sertai dengan api berwarna Biru, seketika aku merasakan hawa dingin yang membuat wajah ku berubah warna menjadi pucat.
"Mira ada apa?" melihat ekspresi wajah ku, Natasha bertanya dengan khawatir.
".... Sebenarnya..."
Aku menjelaskan kejadian sebelum pergi berperang melawan pasukan Demon.
Saat aku pulang ke Fantasia untuk mengambil item yang berguna di ruang harta, aku memberikan ibu sebuah kalung. Kalung itu adalah item dari FL yang ku dapatkan dari suatu Quest khusus. Item itu bernama Phoenix Heart. Untuk keguaan nya sendiri adalah untuk menghidupkan seseorang dari kematian. Di dalam Game, seseorang dapat hidup dari kematian dengan waktu respawn yang beragam tergantung dari penalty, itu adalah hal wajar. Lalu mengapa item yang dapat menghidupkan kematian ini di berikan oleh Developer jika sudah ada sistem seperti itu?
Untuk penjelasan detail dari phoenix heart adalah. Menghidupkan seseorang setelah kematian dan merespawn nya di tempat yang di tentukan. Adakala nya sebuah Quest panjang yang memerlukan waktu beberapa jam untuk di selesaikan. Biasa nya Quest ini banyak menghabiskan waktu di perjalanan atau mencari item tertentu. Jika seseorang mati, lalu respawn, biasa nya orang itu akan langsung di teleportasikan ke home base atau kota tempat ia melakukan checkpoint. (Masalah di teleportasikan ke kota atau home base tergantung dari Quest yang di lakukan, kadang kita juga bisa respawn di tempat kita mati.) yang lebih merepotkan item yang kita dapat akan menghilang karena penalty. Dan disinilah guna dari Phoenix Heart. Dengan item itu, kita dapat hidup kembali di tempat itu atau di tempat yang kita tandai, dan item yang kita dapatkan tidak akan menghilang karena penalty. (Ini juga tergantung dari Quest yang di lakukan.) karena fungsi yang sangat terbatas ini, item Phoenix Heart kadang tidak berguna. Tapi berbeda dengan di dunia ini, item itu sangat berguna dalam kondisi apapun. Karena di dunia ini jika seseorang di bunuh jelas ia akan mati, walaupun ada beberapa cara untuk mencegah atau membangkitkan seseorang dari kematian.
Aku memberikan item itu untuk jaga-jaga jika aku tidak ada di dekat ibu dan ia di bunuh. Aku menandai tempat ibu respawn adalah danau Denizi, karena tempat ini adalah tempat paling aman... Fakta ibu muncul di sertai dengan kobaran api biru, itu menandakan kalau Item Phoenix Heart aktif. Itu berarti, ada seseorang di kerajaan Fantasia yang membunuh ibu.
... Kalau memang ini benar, berarti terjadi sesuatu yang gawat di kerajaan Fantasia.
Setelah mendengar penjelasan ku mengenai item yang ku berikan pada Ibu. Wajah Natasha dan yang lain nya berubah, mereka memikirkan hal yang sama seperti yang aku pikirkan.
".... Natasha... Kita harus kembali ke kerajaan Fantasia, dan memeriksa keadaan di sana dengan mata kepala kita sendiri."