From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 32 akhir rencana



Lizard menaiki panggung.


Lizard tidak meyembunyikan sisik nya saat ia menaiki panggung. Semua orang terkejut karena pemimpin Low Light tidak pernah menunjukkan diri sebelum nya. Tapi ia sekarang menunjukkan.


"Semua nya perkenalkan nama ku Lizard. Pemimpin organisasi Low Light. Kalian pasti terkejut karena melihat ku menunjukan diri setelah sekian lama organisasi ini berdiri. Kalian pasti bertanya-tanya. kenapa ia menunjukan dirinya sekarang? Dan apakah ia benar mendapatkan kekuatan dari memakan mayat manusia? Itulah mungkin yang kalian pertanyakan."


Semua terkejut mendengar perkataan Lizard, itu karena Lizard bisa menebak apa yang di pikirkan semua orang. Lizard melanjutkan penjelasan nya lagi. Ia berkata jika ia menunjukkan diri karena ia merasa sudah waktunya ia untuk menunjukkan diri.


Lizard juga menjelaskan jika ia benar-benar mendapatkan kekuatan dikarenakan ia memakan organ tubuh manusia, semua orang terkejut karena mendengar perkataan Lizard. Semua orang mulai berbisik.


"Bagaimana mungkin mendapatakan kekuatan dengan memakan organ tubuh manusia?"


"Jika yang di katakan nya benar, maka umat manusia dalam keadaan bahaya."


Begitulah yang orang-orang pikirkan. Lalu Lizard mulai melanjutkan penjelasan nya.


"Semua nya dengarkan penjelasan ku. Memang benar aku mendapatkan kekuatan dari memakan tubuh manusia. Tapi manusia yang kumakan bukan manusia yang sembarangan."


Semua orang memerhatikan Lizard.


"Semuanya kalian tahu dengan bakat seseorang kan. Dengan bakat, orang tersebut dapat memilih jalan hidup nya. Tapi ada manusia yang dilahirkan dengan bakat yang luar biasa, contohnya saja pahlawan Sieg. Aku menyebut bakat luar biasa ini dengan sebutan bakat emas. Dengan memakan manusia yang memiliki bakat emas, maka kita akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa. Aku juga baru mengetahui nya setelah aku melakukan penelitian panjang. Lalu tubuh yang kujual sekarang ini adalah pemilik bakat emas itu."


Semua orang masih ragu dengan perkataan Lizard.


"Kalau kalian tidak percaya lihat ini!" Lizard mengarahkan tangan nya ke arah dinding yang berada di samping kirinya. "Fire ball." setelah itu muncul bola api sebesar bola tenis di telalak tangan Lizard. "Semua nya lihat ini! Kekuatan yang ku dapat dari tubuh manusia ini."


Lizard menembakan bola api itu kearah dinding, lalu ledakan terjadi. Ledakan itu menyebabkan dinding itu bolong selebar 10 meter. Dan memiliki dalam 50 meter.


Melihat kekuatan Lizard semua orang terkejut. "Kalian melihatnya kan? Kalian  juga bisa mendapatkan kekuatan seperti ini, dari membeli mayat ini. Penjualan ku mulai dari 1 juta koin emas."


Semua orang berteriak. "Aku akan mendapatkan nya." lalu semua orang pun menawarkan harga yang sangat tinggi.


Karena sudah melihat bukti kalau Low Light yang membunuh Wiliam, nomor satu pun pergi dari tempat pelelangan. Nomor satu dengan cepat kembali kerumah yang di belinya, kemudian ia mencari Cristal sihir.


"Dapat." Kata nomor satu setelah menemukan Cristal sihir. "Pindahkan aku ke kerajaan Milefolia." nomor satu membanting cristal itu ke tanah, dalam sekejap tubuh nomor satu pun berpindah tempat ke kerajaan Milefolia.


Melihat penyusup yang dimaksud Mira sudah pergi, Lizard pun menyuruh Rabisia untuk memberi laporan kepada Natasha.


                                     ***


Saat ini aku dan Natasha sedang minum teh. Sedangkan Arisa dan Jack sedang pergi ke danau Denizi bersama Amanda. Mereka bilang ingin berlatih dengan para Vampir di sana. Saat aku sedang asik minum teh. Natasha mendapatkan laporan melalui (Telepathy.)


"Mira, aku mendapat laporan dari si gadis kelici. Dia bilang kalau si penyusup sudah pulang ke sarang nya."


"Bagus lah kalau begitu."


Pada saat aku selesai membunuh Lizard. Aku menyuruh nya untuk menjadi peminpin Low Light seperti biasa, dan juga aku menyuruhnya untuk melakukan kebohongan tentang mayat tiruan Wiliam. Setelah aku mendengar perkataan Natasha barusan, itu memberi tanda kalau mayat tiruan Wiliam akan terjual dengan harga tinggi.


Uang hasil penjualan mayat tiruan Wiliam akan kugunakan untuk rencana ku selanjutnya. Karena rencana ku selanjutnya akan memerlukan uang yang banyak.


"Natasha, aku ingin kau ke kerajaan Eurasia. Dan sampaikan pada raja Eurasia kalau aku akan datang."


"Baiklah aku akan kesana." Natasha beranjak dari tempat duduk nya. Setelah itu Natasha pergi keluar Vila, setelah diluar, Natasha menumbuhkan sayap kelelawar di punggung nya dan pergi kearah kerajaan Eurasia berada.


                                      ***


Nomor satu sampai di kerajaan Milefolia, sesampai nya ia di sana, nomor satu pergi ke rumah Willy.


Saat nomor satu sampai di rumah Willy, nomor satu melihat kalau putri kerajaan Milefolia juga berada disana.


"Kenapa kau kemari?" Tanya Willy.


"Maaf kan aku tuan aku memiliki informasi penting." Jawab nomor satu.


"Willy dia siapa?"  Lia bertanya.


"Dia mata-mata yang saya kirim ke Tiramisu untuk menyelidiki kematian Wiliam. Dan katanya dia memiliki informasi penting."


"Silahkan. Baiklah sekarang nomor satu beritahu kami informasi penting yang kau dapatkan."


"Aku sudah mengetahui siapa pembunuh tuan Wiliam." Lia dan Willy terkejut mendengar perkataan nomor satu.


"Siapa pembunuh nya?" Tanya Lia.


"Pembunuh nya adalah pemimpin Low Light. Yang bernama Lizard. Jadi begini ceritanya-"


Nomor satu memberitahu tentang ia memasuki tempat pelelangan, lalu barang terakhir yang dijual adalah bagian tubuh Wiliam. Setelah itu nomor satu memberitahu alasan Lizard membunuh Wiliam.


"Bagitu ya, jadi anak ku. Adalah manusia yang katanya memiliki bakat emas yang katanya sangat langkah, lalu organ tubuhnya di makan untuk mendapat sumber kekuatan. Entah kenapa cerita ini sangat mencurigakan. Bagaimana menurut anda tuan putri?" Willy menatap Lia.


"Benar juga katamu Willy, cerita orang ini sangat mencurigakan. Aku tidak pernah mendengar tentang mayat manusia bisa menambahkan kekuatan. Walaupun orang yang bernama Lizard ini melakukan penelitian, kederangan nya masih sangat mencurigakan. Pasti ada alasan lain."


Lia menatap nomor satu. "Apakah yang kau ceritakan ini benar?"


"Tentu saja, Putri. Saya tidak mungkin berbohong." Jawab nomor satu.


"Willy maukah kau besok menemani ku untuk pergi ke Tiramisu? aku ingin langsung menemui orang yang bernama Lizard ini."


"Saya akan menemani anda Putri."


                                      ***


Beberapa jam setelah Natasha pergi dari Vila, dan sekarang dia sudah kembali dari kerajaan Eurasia.


"Cepat sekali."


Natasha tidak menanggapi perkataan ku, kemudian Natasha duduk di sofa.


"Natasha beritahu si gadis kelinci, kalau besok seperti nya mereka akan kedatangan tamu."


"Tamu? Siapa?"


"Menurut perkiraan ku, besok Lia akan datang ke Low Light. Dan dia pasti akan ngotot bertemu dengan Lizard. Jadi aku ingin memberitahu kalau memang benar Lia datang ke Low Light, jangan biarkan dia bertemu dengan Lizard. Dan jika dia masih tetap ngotot ingin bertemu Lizard. Aku ingin Lizard bisa memberikan alasan yang kuat kenapa dia membunuh Wiliam."


"Baiklah akan ku beritahu si gadis kelinci."


Natasha pun memberitahu, Rabisia yang barusan di bilang oleh Mira. "Sudah ku beritahu. O iya, Mira. Kapan kau pergi ke kerajaan Eurasia?"


"Aku akan pergi besok lusa, dan aku ingin tinggal disana selama beberapa bulan. Beritahu Arisa dan Jack tentang hal ini, aku ingin pergi tidur."


"Baiklah akan kuberitahu."


Melihat Mira yang pergi, Natasha beranjak dari tempat duduk nya dan membuat kopi sambil menunggu Arisa dan Jack pulang.


Kopi buatan Natasha sudah jadi, Natasha langsung meminum nya, lalu setelah beberapa menit Arisa dan Jack pulang.


"Kalian berdua kesini sebentar!"


"Ada apa?" Jawab Jack.


Arisa dan Jack mendatangi Natasha. Arisa dan Jack duduk di sofa, sambil melihat Natasha yang sedang minum kopi.


"Mira tadi bilang besok lusa kita akan pindah ke kerajaan Eurasia selama beberapa bulan."


"Ada apa tiba-tiba ingin pindah?" Tanya Arisa.


"Entahlah, yang pasti Mira sudah memulai rencana berikutnya. Aku tidak tau apa yang Mira rencanakan, tapi aku ingin kalian siap melakukan apa saja demi Mira, walaupun itu harus membunuh sekalipun."


"Tenang saja Kak Natasha. Kami siap melakukan apa saja untuk Kak Mira. Walaupun itu adalah perintah membunuh sekalipun." Jawab Jack.


"Kalau aku masih belum yakin bisa membunuh atau tidak, tapi demi kak Mira aku akan melakukan apa saja." Sambung Arisa.