From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 224.02 Bruno



Hari XX Bulan XX Tahun 2050.


Seorang gadis remaja berambut hitam, memiliki tubuh proporsional, dan wajah yang cantik. Dia saat ini sedang mengalami hal yang biasa di alami gadis seumuran nya, hal yang di alami nya sangat membuat nya bahagia, tetapi juga membuat nya sangat sedih. Kadang membuat nya gelisah, hingga ia tidak bisa tidur, dan membuat nya menjadi susah makan. Ia selalu senyum-senyum sendiri di kamar nya, sebelum akhir nya dia akan membenamkan wajah nya di bantal dengan wajah yang merah seperti tomat.


".....Tidak salah lagi. Aku jatuh cinta pada nya." Gumam nya dengan suara pahit.


Itu benar. Dia sedang jatuh cinta. Awal nya, dia tidak yakin akal hal itu. Tetapi belakangan ini, dia selalu memikirkan orang itu di kepala nya, hati nya akan berdegup kencang saat melakukan hal itu. "Haaaah," Dia menghela nafas. Kemudian wajah nya berubah menjadi cemberut. "Tidak mungkin dia menyukai ku setelah apa yang ku lakukan pada nya dulu."


beberapa tahun yang lalu, gadis cantik ini adalah gadis yang berperilaku tomboi, karena perilaku nya itu banyak teman sekelas nya yang membenci nya. Dia pun melakukan pelarian dengan memainkan Game VR yang bernama FL dan mengatur Avatar nya dengan Gender laki-laki. Tetapi karena dia adalah gadis normal, dia tidak mungkin membuat Avatar laki-laki dewasa, jadi dia memutuskan untuk membuat Avatar anak kecil.


Dan Avatar itu dia beri nama Bruno.


Saat menjadi Bruno di dalam Game, dia bisa mengekspresikan sifat nya dengan begitu alami, karena dia tomboi. Dan itu pun membuat nya senang. Dia di Game mendapatkan teman yang sangat berharga, yang selalu menemani nya di saat suka maupun duka, dan yang paling penting tidak ada yang memandang nya dengan aneh saat dia berperilaku seperti laki-laki.


Awal kisah cinta Bruno di mulai pada saat dia dan teman-teman baik nya di usir dari Guild The Chaos. Saat itu teman nya yang bernama Catherine sedang membawa seorang yang ingin meminta bantuan mereka.


Player yang di bawa Catherine adalah seorang gadis kecil yang sangat imut, dia adalah Mira.


Singkat cerita mereka akhir nya membantu Mira, dan menjadi dekat dengan nya hingga mereka pun memutuskan untuk membuat Guild bersama. Tetapi Guild yang mereka buat tidak bertahan lama, Mira mengambil jatah hadiah turnamen milik Bruno. Dia sangat kesal, karena dia membutuhkan uang itu, tetapi karena ke serakahan Mira, dia tidak mendapatkan bagian nya.


Dia pun melaporkan ke GM, dan di beritahu alamat rumah Mira.


Saat dia sampai, betapa terkejut nya Bruno saat mengetahui Mira adalah seorang remaja laki-laki yang memiliki wajah tampan, wajah nya seperti seorang model. Bruno tidak mengetahui kalau Mira adalah seorang laki-laki karena dia bersikap sangat natural sebagai perempuan selama di Game. Bruno mengira Mira di dunia nyata adalah bencong, tetapi dia bersikap seperti seorang remaja laki-laki biasa. Itu artinya, dia bisa bersikap seperti seorang perempuan dan laki-laki jika di perlukan.


Bruno menagihi bagian nya pada Mira, tetapi ia tidak mau memberikan uang nya. Yang membuat Bruno akhir nya melaporkan hal itu ke kepolisian. Tetapi Mira di nyatakan tidak bersalah.


Bruno sangat yakin kalau Mira pasti membayar hakim untuk membuat nya tidak bersalah. Dia bisa menarik kesimpulan seperti itu, karena ayah nya sering melakukan hal itu.


Bruno pun memfitnah Mira di FL yang membuat nya di benci oleh seluruh Player di FL. Terlintas di dalam pikiran nya, untuk memberitahu semua Player di FL kalau Mira sebenarnya adalah laki-laki. Tetapi jika dia melakukan hal itu, GM akan membaned akun nya secara permanen karena menyebarkan privasi orang. Bruno pun membatalkan rencana itu.


Tetapi beberapa bulan kemudian, Mira membuktikan diri nya tidak bersalah, dan berhasil memasukkan Javelin dan Siegurd yang telah memfitnah nya, kedalam penjara. Bruno langsung di penuhi dengan rasa penyesalan dan rasa bersalah karena telah melakukan hal buruk pada Mira. Dia pun meminta maaf kepada Mira, tetapi tidak mendapatkan respon positif. Semenjak itu, Bruno dan Mira tidak pernah berhubungan lagi di FL.


Selama hampir setahun setelah kejadian itu.


Bruno dan keluarga nya memutuskan untuk pindah rumah, secara alami sekolah Bruno juga ikut pindah. Saat itu Bruno memutuskan untuk berubah, menjadi gadis yang lebih feminim. Dia memanjangkan rambut nya, belajar tentang hal-hal yang di sukai gadis seumuran nya, dan memperlembut sikap tomboi nya. Usaha nya pun berhasil dia di juluki gadis tercantik di sekolah.


Dia bahkan sampai di pasang-pasangkan dengan pria tertampan di sekolah, yang sangat sial bagi Bruno pria itu adalah Mira di Real Life.


Awal nya, Bruno tidak memikirkan di pasang-pasangkan dengan Mira, tetapi lama kelamaan perasaan nya mulai gelisah, tanpa sadar ia sering membayangkan dia berpacaran dengan Mira, yang membuat jantung nya berdegup kencang.


Dan akhir nya Bruno sadar.


Karena salah teman-teman sekelas nya yang sering mempasang-pasangkan nya dengan Mira, dia pun akhir nya jatuh cinta pada nya.


"Aaaaaakh." gadis cantik yang adalah Bruno di Real Life berteriak sambil membenamkan wajah nya di bantal dengan wajah memerah. "Le-Lebih baik aku Login saja! Dari pada memikirkan hal itu!" Kata nya sambil mengambil alat VR nya.


Dia pun memasang alat VR itu di kepala nya, dan berkata "Login"


Cahaya yang sangat terang muncul, membutakan Visi gadis itu sekejap, sebelum akhir nya Visi nya kembali dengan pemandangan sebuah kota seperti di abad pertengahan.


"Ooooooh!!!! Mira! Mira! Mira! Mira!"


Eh!? Ada apa ini!? Bruno di kejutkan dengan suara sorakan yang menyerukan nama Mira. Kemudian dia mengetahui penyebab nya, saat ini di langit-langit kota terdapat layar besar yang memampilkan Mira bertarung dengan monster besar.


Bukan kah itu Last Bos di Dungeon tersulit di FL!? Kata Bruno di kepala nya. Dia sampai di lantai terkahir Dungeon seorang diri!?


"Bruno!" Saat itu terdengar suara seorang gadis memanggil Bruno. Bruno menengok ke arah suara itu, dan di lihat nya seorang gadis Demi Human kucing hitam sedang melambai-lambai kan tangan nya ke Bruno. Dia adalah teman Bruno yang bernama-


"Catherine!" Panggil Bruno. Itu benar. Dia adalah Catherine. Bruno berlari ke arah Catherine, dan saat dekat dengan Catherine, dia melihat dua orang teman nya yang lain di belakang Catherine. Mereka adalah Siegurd dan Javelin.


"Y-Yo. Bruno!" Kata Siegurd sambil mengangkat tangan nya, tersenyum canggung. Sedangkan Javelin menyapa Bruno hanya dengan anggukan.


"Y-Yo!" Bruno balas menyapa Siegurd.


Suasana menjadi canggung.


Bruno bertukar kontak mata dengan mereka berdua, kemudian dia tertawa canggung, yang di balas tawa canggung dari mereka berdua.


Catherine yang menyaksikan kejadian itu menghela nafas, dan menatap ke arah layar yang menunjukkan pertarungan Mira melawan Last Boss di Dungeon tersulit.


"Ah. Mira menang." Kata Catherine.


Dengan itu. Bruno, Javelin dan Siegurd ikut melihat ke arah layar.


"Seperti biasa. Dia sangat kuat. Bukankah dia tambah kuat setelah berpisah dengan kita?" Kata Siegurd.


"Kau benar." Balas Javelin.


"....." Bruno hanya terdiam, menatap layar dengan tatapan serius. Kemudian dia melihat ke arah Javelin dan Siegurd. "Jadi untuk apa kalian Login?"


"Sebenarnya kami ingin meminta maaf kepada Mira. Kami sangat menyesal, menuduh nya mengambil uang mu pada saat itu." Kata Javelin menjelaskan, Siegurd di samping nya hanya mengangguk.


"Bukankah kau bisa meminta maaf dengan nya di Real Life. Seharus nya kalian bertemu dengan nya saat dia melaporkan kalian ke polisi, atau saat dia mencabut tuntutan nya."


"....Ya. Kami sudah bertemu dengan nya. Tetapi.... Rasa nya sangat aneh melihat Mira di Real Life, hingga kami lupa meminta maaf." Jawab Javelin.


Yah... Wajar saja mereka merasa aneh. Mira yang sangat natural bersikap seperti perempuan itu sebenarnya adalah laki-laki. Pikir Bruno.


"Ah. Kau benar. Saat melihat nya. Aku berpikir. Mira ternyata adalah wanita dewasa dan sangat cantik. Sangat aneh rasa nya melihat seorang yang memainkan Avatar anak kecil ternyata adalah orang dewasa." Kata Siegurd setuju dengan Javelin.


......Apa!? Mira wanita dewasa dan cantik!? Mira di Real Life!? Apakah Mira menggunakan Cross Dressing saat melaporkan Javelin dan Siegurd!? Pikir Bruno dengan senyum tegang di wajah nya.


Di saat mereka mengobrol, terdapat pengumuman tentang Maintance, dan Player di haruskan segera Logout.


Baru juga Login. Pikir Bruno kesal.


"Kalau begitu. Sampai ketemu setelah maintance selesai." Kata Catherine sambil memunculkan layar.


Bruno, Javelin dan Siegurd pun memunculkan layar dan segera membuka menu, mencari tombol Logout. Tetapi mereka tidak menemukan nya, tempat yang seharus nya menjadi tombol Logout tidak ada di sana.


"Tombol Logout nya tidak ada." Kata Catherine.


"Bug?" Kata Bruno.


Player lain sudah selesai Logout hanya tinggal mereka berempat saja yang belum Logout.


Saat itu terdengar suara di langit. Suara itu seperti suara laki-laki bercampur dengan suara perempuan, dan nada nya datar seperti suara robot.


"Ke empat pembunuh sudah di siapkan. Siap kirim ke dunia lain."


"!?" Bruno, Javelin, Siegurd dan Catherine terkejut dengan suara yang muncul dengan tiba-tiba.


"Persiapan selesai. Aktifkan sihir lintas dunia dan pemberhenti waktu...... Selesai."


Apa maksud nya itu!?


"!?"


Saat itu sebuah cahaya terang muncul dari tubuh mereka berempat. Tubuh mereka kemudian hancur berkeping-keping hingga tidak tersisa.


\*\*\*


1000 tahun sebelum Mira terkirim ke dunia lain.


Bruno terkirim duluan ke dunia lain. Dia terkirim dengan sebuah pesan dari Massage, isi pesan itu seperti ini.


"Quest khusus :


Jika kalian ingin pulang. Khianati teman kalian sekali lagi."