From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 353 Ke Benua Festria



Sekali lagi menggunakan sihir (Teleportation) untuk berpindah tempat. Kali ini aku dan Natasha berpindah ke Benua Festria, Benua terbesar kedua di dunia ini, setelah Benua Silia. Benua Festria adalah tempat tinggal dari Ras Giant dan Ras Dragon, Ras terkuat di dunia ini jika mengecualikan Ras Vampir.


Aku mengidentifikasi daerah sekitar dengan cara melihat sekeliling, dengan mata emas ku, aku bisa melihat ke jarak yang cukup jauh... Sekali melakukan identifikasi, aku menemukan kejanggalan di tempat ini.


"Natasha, kau menetapkan kordinat perpindahan ke tengah-tengah Benua kan?" Tanya ku pada Natasha.


"Ya. Seharus nya dari kordinat yang di berikan Lizard, saat ini kita berada di tengah Benua Festria."


"Begitu ya..."


"Memang nya ada apa?" Tanya Natasha dengan bingung.


"Tiga kilometer dari sini, di arah utara, aku dapat melihat lautan. Lalu diarah timur dan barat, berjarak satu kilometer aku juga dapat melihat lautan. Jika kita berada di tengah Benua, seharusnya aku tidak dapat melihat lautan dengan jarak sedekat itu... Apakah Lizard tidak salah memberikan kordinat? Nampak nya kita di pindahkan ke pulau di dekat Benua Festria."


"Seharus nya sih tidak... Lizard mengatakan tidak ada pulau kecil di sekitaran Benua Festria. Pulau kecil paling dekat dengan Benua Festria berjarak 450 kilometer di arah selatan. Itulah info yang Lizard berikan pada ku."


"Dan itu lebih aneh lagi," Kata ku. "Aku memeriksa di arah timur laut. berjarak lima kilometer, aku melihat pulau kecil."


"... Apakah info yang Lizard berikan salah...?" Kata Natasha dengan wajah murung.


Saat kami mulai mempertanyakan kebenaran info yang Lizard berikan, tiba-tiba ruang di samping kiri Natasha terdistorsi, kemudian munculah orang yang baru saja menjadi topik pembicaraan kami.


"Maaf membuat anda menunggu Nona Mira." Lizard membungkuk, meminta maaf sesaat setelah ia muncul. Natasha dengan emosi menarik kerah baju Lizard, memarahi nya karena memberikan informasi yang salah pada kami. "Sa-Saya tidak mungkin memberikan info yang salah kepada Nona Mira!" Lizard menjelaskan dengan panik.


Aku tidak dapat melihat kebohongan di wajah nya, dan juga dia tidak mungkin memberikan informasi palsu pada kami hanya untuk menolong kawan sebangsa nya, jelas ada sesuatu yang tidak wajar yang terjadi di sini.


"Natasha, Lizard, coba kalian periksa melalui udara."


Natasha mengangguk, di ikuti dengan Lizard yang membalas 'Baik! Nona Mira!' mereka berdua kemudian menumbuhkan sayap di punggung mereka, lalu melesat ke udara setinggi satu kilometer dengan kecepatan suara.


Tidak sampai lima menit, atau lebih tepat nya dua menit setengah mereka berdua memeriksa di udara, mereka akhir nya kembali ke tanah. Wajah Natasha nampak bingung sedangkan Lizard menunjukkan ekspresi wajah yang seolah-olah ia melihat sesuatu yang sangat mengerikan, wajah nya nampak ketakutan di sertai dengan ketidaktahuan yang mendalam.


"Apakah kalian melihat sesuatu dari atas?"


".... Benua... Festria... Hancur..." Jawab Lizard dengan suara parau. Karena perkataan Lizard masih belum jelas, Natasha kemudian memberitahu ku kalau Benua Festria pecah menjadi beberapa bagian, ia menjelaskan lebih lanjut, kalau tingkat kehancuran Benua Festria tidaklah separah Benua Aziliya yang pecah sampai menjadi kepulauan kecil.


"Aku belum melihat lebih teliti, tetapi nampak nya Benua Festria terpecah menjadi lima bagian." Sambung Natasha.


"Mungkin gunung itu hancur, melihat Benua Festria yang terpecah, jelas kalau gunung itu ikut hancur."


"Hmm... Begitu ya... Lalu, mengapa Benua ini bisa terpecah menjadi beberapa bagian...? Natasha... Aku tahu kau mengetahui sesuatu mengenai masalah ini."


"... Harusnya kau sudah tahu Mira..." Gumam Natasha sembari melirik pada ku dengan ekspresi bersalah.


.... Aku menggali otak ku, mencari di dalam ingatan ku, mengingat kembali semua informasi penting yang telah Natasha laporkan pada ku sejauh ini... Setelah beberapa menit aku akhir nya mengingat sebuah percakapan yang sudah agak lama terjadi, kalau tidak salah ini terjadi saat malam pertama invasi Demon Lord...


'... Oh, Iya. Mira nampak nya Ras Dragon dan Ras Giant melakukan peperangan di Benua Festria. Apakah kau ingin menyaksikan perang itu? Sebagai referensi untuk perang besok.'


'Tidak perlu. Dan juga mengapa mereka malah berperang?'


'Amanda yang mengadu domba mereka!'


'Begitu kah...? Yah... Apapun yang terjadi di Benua lain, itu bukanlah urusan ku.'


Aaaah... Bisa di katakan kalau peperangan di sini secara tidak langsung adalah kesalahan ku. Aku bisa menebak Natasha dan Amanda menyulut api peperangan saat membantu mengumpulkan bahan-bahan untuk ritual perubahan Class ku waktu itu. Ini adalah kejadian yang tidak terpikirkan oleh ku... Jika di lihat dari energi sihir di sekitar yang sangat tenang, aku bisa menebak kalau Ras Giant dan Ras Dragon telah berhenti berperang. Dan aku tidak yakin mental mereka cukup kuat untuk di ajak berperang sekali lagi. Yah... Mau bagaimana lagi... Walaupun terdengar kejam, bagaimanapun kondisi mereka, aku akan tetap memaksa mereka berperang untuk ku. Lagipula kita datang kesini bukan untuk meminta bantuan mereka secara baik-baik...


"Lizard! Periksa tempat ini lebih lanjut." Setelah memutuskan untuk tetap memaksa Ras Giant dan Ras Dragon, aku memberikan instruksi kepada Lizard. Pertama-tama aku harus mengetahui kondisi di tempat ini lebih lanjut, setelah itu barulah aku melakukan pergerakan bersama Natasha. Aku tidak bisa langsung memaksa Ras Dragon dan Ras Giant tanpa mengetahui dengan jelas situasi di tempat ini.


Lizard membungkuk, kemudian ia merubah bentuk tubuh nya menjadi naga sempurna, tubuh nya seperti kadal, dengan kedua sayap di punggung nya. Lizard mengepakkan kedua sayap nya, mulai lepas landas. Setelah kaki nya tidak lagi menyentuh tanah, ia mengepakkan sayap nya dengan sekuat tenaga membuat tubuh nya terdorong dengan kecepatan tinggi ke atas udara.


Aku menyaksikan Lizard yang terbang menjauh, kemudian aku menyuruh Natasha menyiapkan meja untuk tempat ku beristirahat. Masih ada waktu sampai Lizard memeriksa tempat ini sepenuh nya, dan waktu itu bisa ku gunakan untuk bersantai sejenak dan mengistirahatkan tubuh ku. Aku sedikit kelelahan karena mengeluarkan energi sihir sebelum nya, sewaktu menciptakan Android No.01.


Natasha menuruti ku, ia mengeluarkan sebuah meja kecil, dua buah kursi, sejumlah manisan dan minuman dingin.


Duduk di kursi kosong bersama dengan Natasha, aku meneguk minuman dingin yang ia siapkan... Hm...? Ini...? Jus jeruk...? Tidak buruk juga, minuman yang sedikit masam seperti ini sangat bagus untuk merileks kan pikiran ku. Setelah meminum seteguk jus jeruk, aku mengambil manisan yang ia sediakan. Mmm! Ini kan!? Kue stroberi!? Sudah ku duga dari Natasha, ia tahu kalau aku saat ini sedang mood untuk memakan stroberi!


"Aku khawatir dengan Joshua. Apakah ia bisa membujuk kerajaan Milefolia untuk membantu kita?" Gumam Natasha mengungkapkan kekhawatiran nya sebelum akhir nya ia juga ikut meneguk minuman nya.


"Jika ia tidak bisa berhasil membuju mereka. Satu-satu nya cara adalah membuat petinggi kerajaan itu untuk menjadi budak darah mu atau Amanda atau mungkin merubah mereka menjadi Homonculus. Sebisa mungkin kita harus membuat publik berpikir kalau kerajaan Milefolia membantu kita secara sukarela."


"Ya. Kau benar. Itu adalah jalan terakhir yang harus kita ambil. Tetapi sebelum mengkhawatirkan hal itu, kita harus menyelesaikan urusan kita di sini terlebih dahulu."