From Mage Became Princess

From Mage Became Princess
Chapter 222 Berusaha menghentikan Mira



Di tengah saat menyiksa Jack, suara seorang gadis terdengar dari lubang besar yang ada di dinding tempat Jack datang.


"A-Apa yang terjadi di sini!?"


Gadis yang baru saja berteriak adalah Amanda, dia datang bersama dengan Joshua. Sebenarnya Amanda sudah ada di ruangan sebelah, semenjak waktu yang lama, tetapi ia tidak bisa menahan tekanan energi sihir Mira, karena itu Amanda tidak langsung masuk ke ruang ritual untuk membiasakan diri dengan energi sihir Mira. Tetapi setelah ia masuk, ia terkejut, karena ruangan di penuhi dengan darah dan mayat yang berserakan, Natasha dan Arisa yang di rantai di ujung ruangan dan tidak sadarkan diri, dan yang paling mengejutkan, dia melihat Jack di siksa Mira dengan cara di lilit dengan rantai hingga remuk.


Mira mengabaikan Amanda, dan terus melanjutkan penyiksaan Jack.


Amanda bingung harus melakukan apa, ia hanya terdiam, menyaksikan Mira menyiksa Jack.


Joshua yang berada di samping Amanda, memukul pelan punggung nya, yang membuat Amanda kembali ke akal sehat nya.


"Kya!!" Amanda menjerit setelah di pukul Joshua.


"Jangan hanya melamun! Kau harus menghentikan Mira sekarang! Dia saat ini tidak sadar mengeluarkan energi sihir sebesar ini, jika dia terus mengeluarkan energi sihir sebesar ini tubuh nya tidak akan bertahan!" Kata Joshua sambil menunjuk Mira.


"Ka-Kau benar!"


Amanda langsung melihat ke arah Mira, setelah ia perhatikan betul-betul, ia menyadari kalau mata Mira sedang tertutup, tanda ia tidak sadarkan diri. Amanda ingin sekali mendekati Mira, dan menghentikan nya, tetapi.... Aura di sekitar Mira sangat mengerikan, yang membuat Amanda takut mendekati nya.


"Ah." Joshua tiba-tiba membuka mulut, nya, ia seolah-olah mengingat sesuatu. "Kalau tidak salah....." Joshua bergumam. "Amanda! Cepat hentikan Mira menyiksa Jack! Seingat ku Jack mengikat Kakak nya Mira dengan kutukan pasangan darah!"


"AAAAAAAAAAAHHHH!!!!! AKU HAMPIR LUPA!!!!" Amanda berteriak sangat kencang saat dia mengingat tentang kutukan pasangan darah Jack.


Kutukan pasangan darah adalah kutukan yang mengikat pasangan dengan cara yang sangat mengerikan. Yang membuat kutukan ini mengerikan, jika salah satu dari pasangan mati, maka pasangan yang lain nya akan ikut mati. Dan saat ini Jack sedang mengikat kakak Mira yang bernama Yuri dengan kutukan pasangan darah. Jika Jack mati di sini, maka Kakak Mira, Yuri juga akan ikut mati.


"Sialan!! Jack sudah mati!" Kata Joshua saat melihat Jack sudah selesai di lilit dengan rantai hingga remuk.


Sedetik kemudian, Mira menggunakan sihir pemundur waktu untuk memundurkan waktu tubuh Jack hingga ia hidup kembali.


"Eeeeekh!" Jack langsung menjerit ketakutan sesaat setelah dia di hidupkan.


"Di-Dia di hidupkan lagi!?" Dan dia menggunakan sihir (Time Control)!? Pikir Joshua. "A-Amanda! Kau harus cepat menghentikan Mira!!" Kata Joshua dengan wajah pucat. "Mira memiliki batas dalam menggunakan (Super Magic) nya, jika dia terus menggunakan (Super Magic) untuk menyiksa Jack, tubuh nya tidak akan bertahan, mungkin dia akan mati!! Cepat hentikan dia!"


"Ba-baik." Karena suruhan Joshua lebih menekan dari biasanya, Amanda mengangguk dan menjawab Joshua dengan gugup. Ia kemudian melihat ke arah Mira, menelan ludah untuk mengusir sedikit rasa takut nya, dan ia mulai memberanikan diri untuk mendekati Mira.


Amanda berjalan secara perlahan-lahan mendekati Mira, saat dia hanya tinggal lima langkah lagi mencapai Mira, Amanda berhenti bergerak.


Tiba-tiba Amanda di penuhi dengan rasa takut, yang membuat tubuh nya membeku, keringat dingin mengalir sangat deras di tubuh Amanda, tubuh nya gemetar ketakutan, seketika pikiran nya kosong. Amanda sadar kembali setelah Joshua berteriak di belakang nya.


"Apa yang kau lakukan Amanda! Cepat hentikan Mira!" Kata Joshua dengan suara tegas di penuhi dengan kekuatan.


Amanda langsung mengangguk, kemudian ia berteriak. "Mi-Mira hentikan!" Teriak Amanda sambil terbata-bata.


Perkataan Amanda di abaikan. Mira menyiapkan siksaan baru untuk Jack.


Mira memunculkan batu di sekitar nya, kemudian ia mengubur Jack dengan sihir tanah, menyisakan kepala nya saja. Mira pun menggunakan sihir (Telekinesis) untuk melempari kepala Jack dengan batu yang di buat nya sebelum nya.


Puluhan batu berterbangan ke arah kepala Jack, batu-batu itu menyebabkan kepala Jack mengeluarkan darah yang sangat banyak. Jack pun mati dalam hitungan detik, dan setelah ia mati Jack di hidupkan kembali seperti sebelum nya.


Amanda tercengang melihat hal itu, hingga ia lupa apa tujuan nya mendekati Mira. Joshua berteriak kembali. "Cepat hentikan dia dasar bodoh!" Kali ini dia berkata dengan kasar kepada Amanda.


Amanda yang tidak bisa bergerak karena takut, mulai kesal kepada Joshua, ia pun berbalik ke Joshua lalu berteriak kepada nya.


"Kenapa tidak kau saja yang menghentikan nya!" Teriak Amanda dengan penuh rasa kesal.


"Be-Begitu."


"Kalau kau mengerti, cepat bergerak dan hentikan dia! Dasar bodoh!"


"O-Oke!"


Amanda sekali lagi melihat ke arah Mira, yang bersiap-siap untuk menyiksa Jack kembali. Amanda menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskan nya kembali, ia pun dengan di penuhi rasa takut melompat ke arah Mira lalu memeluk nya. Setelah memeluk Mira, Amanda berteriak.


"He-Hentikan Mira!"


"......." Mira tidak menjawab, ia hanya terus melakukan apa yang perlu ia lakukan yaitu melanjutkan untuk menyiksa Jack.


Ti-tidak berhasil!? Pikir Amanda. Amanda langsung di penuhi dengan keringat dingin, ia merasakan kalau sesuatu yang buruk akan terjadi pada nya setelah ia berusaha untuk menghentikan Mira. Tetapi Amanda tidak menyerah, ia terus berusaha untuk menghentikan nya, Amanda pun membuka mulut nya sekali lagi.


"Jangan bunuh Jack Mira! Jika kau membunuh nya, kakak mu, Yuri akan mati!"


"........" Mira berhenti bergerak untuk menyiksa Jack, kemudian mata nya terbuka secara perlahan-lahan, ia kemudian menatap Amanda dengan tatapan kosong. "Kak Yuri akan mati?" Tanya nya dengan suara dingin.


Amanda mengangguk dengan cepat, lalu ia menjawab. "Itu benar. Saat ini Jack mengikat kakak mu dengan kutukan pasangan darah. Jika kau membunuh Jack, Kakak mu akan mati.. Dan juga Arisa akan sedih jika saudara nya mati... Aku tahu perasaan mu, aku juga kesal kepada Jack, tetapi yang kau lakukan pada nya sudah keterlaluan! Dia sudah menerima cukup hukuman! Jadi hentikan siksaan tidak berguna mu ini."


Mira menunduk setelah mendengar perkataan Amanda tentang 'siksaan tidak berguna' tubuh nya kemudian bergetar, ia kemudian mengepalkan tangan nya, lalu ia mulai membuka mulut nya untuk bertanya pada Amanda dengan suara gemetaran di penuhi dengan rasa amarah. "Ti-Tidak.... Berguna.... Kau bilang.....?"


"I-Itu benar! Tidak ada gunanya menyiksa Jack. Dia sudah menyesal." Jawab Amanda dengan gugup.


"Dia menyesal kau bilang.....?"


"Itu benar. Lihat wajah nya. Itu adalah wajah yang di penuhi dengan rasa penyesalan." Kata Amanda melihat ke arah Jack yang saat ini sedang menangis sambil bergumam meminta ampun kepada Mira.


"Ja-Jadi apa...." Mira berkata dengan suara bergetar, air mata jatuh dari kedua mata nya, badan nya gemetaran. "Hanya karena dia menyesal, aku harus menghentikan menyiksa nya? Hanya karena dia mengikat kutukan pada Kak Yuri, aku harus menghentikan menyiksa nya? Hanya karena dia menyesal, aku harus memaafkan nya?"


"..... Itu benar. Kau harus berhenti, dan memaafkan nya..." Kata Amanda setelah ragu sejenak.


"Setelah apa yang dia lakukan? Dia mengkhianati ku, padahal dia orang yang paling ku percaya. Dia mencekik ku saat aku tidak sadar, kau tahu... Dia memotong kaki ku agar aku tidak lari saat dia mencoba membunuh ku... Dia ingin membunuh ibu ku tepat di depan mata ku... Apakah kau pikir aku bisa memaafkan nya? Setelah apa yang dia lakukan? Setelah mengkhianati kepercayaan ku.....?" Air mata Mira semakin deras mengalir dari kedua mata nya.


"......." Amanda tercengan setelah mendengar apa yang Jack lakukan pada Mira sebelum ia datang. Ia ingin membela Jack lebih jauh, tetapi apa yang di lakukan Jack sudah keterlaluan, ia tidak bisa menemukan kata-kata yang dapat membela Jack lagi.


"......Aku sudah tidak ingin merasakan sakit lagi saat di khianati...." Kata Mira.


Kemudian angin kencang berhembus dari tubuh Mira, itu membuat Amanda terlempar hingga ia terhempas ke dinding. Mira kemudian melihat ke arah Amanda, "Aku tidak akan memaafkan nya, walaupun itu membuat Arisa sedih, aku pasti akan membuat nya merasakan sakit lebih dari pada kematian..... Dan untuk kasus Kak Yuri, aku akan menghilangkan kutukan pasangan darah itu..." Kata nya pada Amanda.


"I-Itu tidak mungkin!" Teriak Amanda pada Mira.


Mira kemudian menggenggam kepala Jack, lalu ia menggunakan (Super Magic. Time Control) untuk memundurkan waktu Jack sebelum ia berevolusi sebagai Vampir.


Sihir itu mengeluarkan energi sihir yang sangat besar. Itu terbukti Mira mimisan setelah ia berhasil memundurkan waktu tubuh Jack sebelum ia berevolusi.


Saat ini Jack bukan lagi Vampir, tetapi hanya seorang manusia, hal itu tentu saja membuat kutukan pasangan darah menghilang secara otomatis.


Joshua yang melihat hal itu semakin pucat, Amanda tercengang melihat Jack sudah kembali lagi menjadi manusia, ia tidak bisa berkata apa-apa. Mira pun mulai kembali untuk menyiksa Jack.


"Amanda!! Cepat hentikan Mira! Tubuh nya sudah mencapai batas!" Teriak Joshua dengan wajah pucat dari sebelum nya.


"Ti-Tidak mungkin...." Kata Amanda. Kemudian ia mendapatkan ide untuk menghentikan Mira. "I-Itu benar. Natasha.... A-Aku harus menyadarkan nya!" dengan itu, Amanda berlari ke arah Natasha yang tidak sadarkan diri.