
Kelompok orang berbaju hitam itu, membuka sel, kemudian beberapa dari mereka mendekati Ibu dan di antara yang lain nya mendekati ku. Arisa dan Natasha mencoba untuk menghentikan tetapi mereka kalah jumlah dan ada penghalang yang mungkin membuat kekuatan fisik mereka melemah, alhasil mereka langsung tumbang dan tidak bisa menghentikan kelompok pria berbaju hitam itu.
Tangan ku di tarik dengan kasar, yang membuat ku merasakan sakit. Aku di bawa keluar dari sel penjara. Saat di luar, aku melihat ke belakang di mana Natasha dan Arisa tertinggal.
Aku melihat mereka berdua di gendong oleh beberapa orang, mereka mencoba melawan tetapi percuma.
"Ayo cepat!"
Tangan ku semakin di tarik, hingga membuat ku mengerang kesakitan.
Aku melihat ke belakang lagi.
Arisa dan Natasha masih di gendong, dan orang yang menggendong mereka mengikuti kami dengan jarak beberapa langkah dari kami. Ini aneh, mereka sudah keluar dari sel tetapi kemampuan fisik mereka belum kembali. Apakah penghalang bukan hanya mencakup sel? Tetapi penghalang itu mencakup seluruh ruangan ini?
Tidak ada salah nya untuk mencoba!
Dengan pemikiran itu, aku mencoba (Telephaty) untuk menghubungi Jack. Dan seperti dugaan ku, itu tidak tersambung. Ini berarti penghalang itu mencakup seluruh ruangan ini, bukan hanya sel.
Aku terus di tarik hingga keluar dari ruangan, saat ini kami berada di lorong panjang yang di terangi dengan obor di kedua sisi dinding. Karena sudah di luar ruangan, aku mencoba menggunakan sihir, tetapi masih tidak bisa. Sialan! Seberapa luas penghalang mereka!?
Sekitar beberapa menit, kelompok ku di bawa di lorong, akhir nya kami tiba di ruangan baru. Ruangan baru ini sangat luas, seukuran lapangan. Kemudian ada beberapa pintu yang mengelilingi ruangan. Sesaat kami sampai, pintu-pintu itu terbuka. Lalu beberapa orang masuk sambil membawa beberapa mahluk.
Mahluk-mahluk itu memiliki kesamaan yaitu memilik warna perak di tubuh mereka. Setelah mereka di bawa, di lantai ruangan muncul beberapa lingkaran sihir.
Saat itu juga, tangan ku langsung di borgol, aku di bawa ke tengah lingkaran sihir. Ibu juga di perlakukan seperti ku, sedangkan Arisa dan Natasha di tahan di pojokan ruangan.
Semua mahluk yang berwarna perak itu di bawa kelingkaran sihir. Saat aku melihat sekeliling ruangan, hanya ada satu lingkaran sihir yang tersisa yang tidak di isi oleh mahluk berwarna perak.
"Hmmm..... Kurang satu. Apakah kalian tidak membawa iblis perak dari kerajaan Animalia?" kata seseorang dari kelompok berbaju hitam. Kemungkinan dia adalah ketua nya.
"Kami sudah mengirim pasukan kesana, tetapi mereka semua musnah!"
"Apa!? Semua musnah!? Dasar bodoh!! Kita tidak bisa memulai ritual nya kalau begitu!!"
Ketua kelompok itu pun memarahi bawahan nya.
Sebenar nya buat apa lingkaran sihir ini? Dan juga bagaimana bisa lingkaran sihir bisa berhubungan dengan ritual? Ini sangat aneh, seharus nya untuk membangkitkan seseorang tidak perlu menggunakan ritual, tetapi mereka malah membuat ritual untuk kebangkitan Pierot mereka. Mereka pikir dengan lingkaran sihir ini bisa membangkitkan Pierot? Dasar bodoh..... Lingkaran sihir seperti..... Ini......
Lingkaran sihir!?
Kalau lingkaran sihir bisa di gunakan, berarti sihir juga bisa di gunakan! Baiklah akan ku coba, pertama hubungi Arisa dan Natasha, jika bisa, itu hanya tinggal terserah mereka saja mau melakukan apa untuk menyelamatkan kami.
Aku pun mencoba (Telephaty).
Sementara aku berpikir seperti itu, ketua kelompok berbaju hitam selesai memarahi anak buah nya.
"Sudahlah. Walaupun kurang satu, kita masih bisa melakukan ritual nya."
Dengan seringai lebar, ketua kelompok pergi ke tengah ruangan. Setelah itu, lebih banyak orang barbaju hitam yang masuk.
Serius! Apa yang akan mereka lakukan!?
Mereka semua menarik sesuatu di dada mereka, kemudian mengangkat nya tinggi-tinggi. Sesuatu di tangan kelompok yang baru datang itu bersinar, kemudian lingkaran sihir yang ku pijak bercahaya. Lalu muncul pilar cahaya di ujung lingkaran sihir menutupi jalan untuk keluar dari lingkaran sihir.
"Mira.... Aaaaaakh!?"
"Ibu!!"
Saat ibu memanggil nama ku, dia tiba-tiba berteriak kesakitan.
"Uuugh!"
Lalu, aku merasakan sakit yang mengerikan. Tubuh ku seperti terbakar, lalu seperti di bekukan, kemudian setelah itu rasa nya tubuh ku seperti di cabik-cabik. Seluruh tulang ku seperti di remukkan, dan otot-otot ku seperti di robek-robek. Kulit ku seperti di kupas dengan kasar.
Ap-apa ini!? Rasa sakit ini seperti......
Ini seperti aku menggunakan (Super Magic) secara berlebihan.... Apa yang terjadi!? Dan seperti gejala lain nya dari berlebihan menggunakan (Super Magic) terus menerus terjadi pada ku. Aku muntah darah, telinga ku, hidung ku, mata ku, juga mengeluarkan darah. Itu membuat tubuh ku melemah, aku pun terjatuh kelantai dengan posisi telungkup.
Aku mulai susah bernafas, yang membuat kesadaran ku makin menghilang. Pandangan ku di isi dengan warna merah, sebelum berubah menjadi gelap sepenuh nya.
\*\*\*
Di waktu bersamaan, di langit dekat dengan kota Salad, sekelompok mahluk terbang melintasi langit malam. Mereka memiliki penampilan layak nya manusia pada umum nya, tetapi terdapat sayap kelelawar di punggung mereka yang membuat mereka bukan manusia. Mereka adalah mahluk yang mirip dengan manusia yang telah di anggap punah beberapa ratus tahun yang lalu. Mereka adalah : Vampir!
Para Vampir itu terbang mendekati kota Salad dengan kecepatan tinggi, tetapi. Pemimpin mereka tiba-tiba berhenti yang membuat Vampir lain juga ikut berhenti.
"Apakah kalian merasakan itu?" Tanya pemimpin mereka, seorang Vampir baru yaitu Jack.
"....." Para Vampir terdiam, dengan kebingungan mereka menatap Jack, setelah itu mereka saling memandang satu sama lain, lalu mereka pun saling menggelengkan kepala. ".....Ummm..... Merasakan apa maksud mu?" Dengan gugup salah satu Vampir bertanya.
"......Energi sihir. Itu datang dari kota. Jika terasa sampai sini, itu adalah energi sihir yang besar." Jack menatap para Vampir dengan tatapan tidak percaya, sebelum akhir nya menjawab mereka dengan enggan.
Aku tidak percaya mereka tidak bisa merasakan energi sihir sebesar ini. Seberapa tumpul indera perasa mereka?... Dasar lemah! Jack menghina para Vampir yang lain nya di dalam kepala nya. Sebelum dia memerintahkan mereka untuk melanjutkan pergi ke kota.