The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul
73. Dimas jujur



Pagi harinya Dara sudah siap pergi ke hotel untuk mengambil motornya yang ada di sana. Ia akan berangkat bersama dengan kedua adiknya, karena ia akan di antar Sandi ke hotel.


Di dalam mobil, Dimas dan Ryan saling melemparkan pandangan dari balik spion, karena Ryan duduk di depan sedangkan Dimas duduk di . Dara mengerutkan kening melihat tingkah keduanya.


Sebenarnya mereka sudah melihat berita yang booming pagi-pagi saat mereka baru buka mata. Itu adalah berita tentang live streaming Dimas, yang bukannya meredupkan berita tentang Dara. Justru membuatnya makin heboh.


Keduanya merasa bersalah identitas Dara sudah bocor ke publik sebagai pemilik dari A.A Entertainment. Itu karena ada salah satu penggemar yang melihat kemiripan tempat dan harimau saat live streaming. Dengan live streaming milik Felicia. Bahkan nama Harimaunya juga sama yakni White.


Jadi hal itu menimbulkan spekulasi bahwa kakak perempuan Dimas dan juga pemilik A.A Entertainment, adalah orang yang sama.


"Kalian kenapa?" tanya Dara


"Nggak apa-apa kok, iya kan Yan?" ucap Dimas.


"I-iya kak" ucap Ryan.


"Dimas, Ryan, kakak nggak pernah ngajarin kalian buat bohong loh" ucap Dara serius


"Itu kak, hmmm Dimas mau minta maaf" ucap Dimas merasa bersalah


"Ryan juga kak, maafin Ryan" sambung Ryan


"Loh, kenapa jadi maaf-maaf an, lebaran masih bulan depan. Sekarang bilang ke kakak kalian kenapa?" ucap Dara. (✌️)


"Itu kak, inget nggak waktu kakak masuk ke ruangan musik?" ucap Dimas memberanikan diri.


"Ya, kenapa memangnya?" tanya Dara lagi bingung


"Waktu itu aku nggak lagi buat video, tapi sedang live streaming kak" ucap Dimas lagi


"Maksudnya?" ucap Dara tidak mengerti.


"Jadi gini kak......." Dimas kemudian menjelaskan tentang kejadian kemarin itu dari awal hingga akhir.


"Maaf kak, Dimas nggak nyangka sampai heboh gini" ucap Dimas menunduk


Dara tersenyum, ia menepuk pelan kepala Dimas dan Ryan.


"Kakak kira kenapa, biarkan saja kalau gitu. Toh itu berita itu adalah kenyataan yang memang seperti itu, kakak memang pemilik A.A Entertainment, kan? Untuk wajah kakak, ya sudahlah nggak apa-apa, nggak selamanya kakak bisa menutupi wajah dari orang-orang juga kan?" ucap Dara tersenyum


"Beneran nggak apa-apa kak? Kakak nggak marah sama kita?" tanya Dimas dan Ryan bersamaan.


"Nggak kok, ini juga bukan salah kalian. Tapi kakak baru tahu kalau kamu sekarang sudah jadi selebgram" ucap Dara.


"Maaf kak, Dimas nggak bermaksud menyembunyikan hal ini" ucap Dimas


"Tidak apa-apa, asal kamu tidak lupa dengan sekolah dan kewajiban kamu yang lainnya, kakak nggak masalah" ucap Dara bijak


"Makasih kak" ucap Dimas memeluk kakaknya, sedangkan Ryan yang duduk di depan hanya mengucapkan terimakasih saja.


....


Xavier saat ini sedang dalam perjalanan menuju lokasi syuting. Ia tidak melihat ponselnya selama perjalanannya, ia tidak biasa memainkan ponsel di dalam mobil.


"Kau sudah lihat berita yang sedang booming pagi ini? Bahkan berita ini sangat viral" tanya Enda.


"Halah paling juga berita tidak penting seperti biasanya!" ucap Xavier tidak tertarik dengan ucapan managernya itu.


"Yakin tidak mau denger?" ucap Enda.


"Nggak!" ucap Xavier


"Oh ya udah, aku tadi ya mau nanya apa bener bos wanita itu sama kaya Dewi Nasional yang lagi viral itu, yang katanya pemilik A.A Entertainment. Kan kamu pernah lihat mukanya jadi bisa bedain benar atau nggak. Tapi ya sudahlah jangan di bahas" ucap Enda


Ia tahu jika artisnya itu sangat tertarik dengan bos wanita di agensi mereka saat ini. Bahkan Xavier rela menandatangani kontrak Langsung, tanpa meminta pengaturan lain yang biasa ia lakukan sebelumnya.


"Apa maksudmu?" tanya Xavier


"Tidak ada" ucap Enda menggelengkan kepalanya.


"Katakan tadi kamu bicara tentang apa!" ucap Xavier lagi.


"Aku tidak mengatakan apa-apa, bukannya kamu bilang tidak ingin tahu apa-apa?" ucap Enda iseng.


"Enda! Katakan!" ucap Xavier kesal


"Katakan apa?" tanya Enda pura-pura bodoh.


"Yang tadi, jangan sampai gue sleding muka lu ya" ucap Xavier makin kesal.


"Woles bro, ya-ya aku bilang. Makanya kalau ada orang lagi ngomong tuh jangan di potong, atau pura-pura tidak mau tahu apa yang ada di sekitar. Kan bisa jadi itu hal penting yang berhubungan dengan kita" ucap Enda.


Xavier melotot ke arah Enda karena ia tidak segera menjelaskannya malah menasehatinya, Enda yang melihat itu dari kaca spion merinding sendiri.


"Ekhmmm.... tadi pagi ada berita booming, sebenarnya dari kemarin juga ada dan berita itu berkesinambungan. Kemarin ada berita tentang live streaming selebram yang masih remaja, saat dia live kakaknya nggak sengaja masuk ke dalam siaran. Itu membuat semua orang heboh karena melihat kecantikannya yang bagaikan bidadari dan menyebutnya sebagai Dewi Nasional.


Tapi tadi pagi ada berita lain yang menyebut kalau Dewi itu sebenarnya adalah Pemilik A.A Entertainment. Karena di video live streaming remaja itu dan juga Felicia, sangat mirip dan di duga di ambil dari tempat yang sama" ucap Enda.


Xavier langsung mengambil ponselnya dan mencari tahu hal itu di internet. Tidak susah ia mencarinya karena berita itu tengah booming dan sudah ada di beranda utama.


Mata Xavier terbelalak, melihat siapa yang ada di Video live streaming itu. itu adalah gadis yang ia lihat di area parkir A.A Entertainment, yang juga bos besarnya sekarang.


"Itu dia!" teriak Xavier.


"Astaga Vier, jangan teriak! Aku kaget tau! bagaimana kalau aku nabrak dan terjadi kecelakaan" ucap Enda kesal dan mengelus dadanya karena terkejut.


"Ini memang dia!" ucap Xavier mengabaikan ucapan Enda.


"Siapa?" ucap Enda.


"Yang ada di video benar-benar, bos ku tercinta yang pernah aku lihat sebelumnya di parkiran Perusahaan" ucap Xavier tersenyum lebar.


"Kamu serius?" ucap Enda terkejut, nyaris saja ia menginjak Rem, untungnya ia segera sadar dan tidak jadi.


Kalau tidak akan bahaya karena di belakangnya banyak sekali mobil, karena jalanan ibukota memang sangat padat di pagi hari.


"Tapi, aslinya lebih cantik dari di video ini, kau tahu? Aku baru kali ini mengalami rasanya jatuh cinta itu seperti apa. Aku akan mengatakan ke orang tuaku, untuk melamarnya" ucap Xavier tersenyum dan antusias.


"Kau gila? Kau saja tidak akrab dengannya, lagian emang bos suka padamu? Terus orang tuamu akan setuju kau menikah dengan orang yang tidak sepadan" tanya Enda.


"Hei, gadisku juga kaya, aku pikir tidak alasan mereka menolak pilihanku. Aku juga banyak kelebihannya, aku tampan, kaya, baik, penyayang, pengertian, kurang apa lagi coba?" ucap Xavier penuh percaya diri.


"Astaga kamu emang banyak kelebihan, terutama kelebihan narsisnya" ucap Enda menghela nafasnya menghadapi artis keras kepalanya itu.


...••••••...




Nama : Xiao Bao (White)


Usia : Ribuan tahun


Keterangan : Binatang legenda kontrak milik Liu Annchi dan sekarang milik Addara.