The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul
58. Menjadi selebgram



Dara pulang menggunakan Taksi, hal itu membuat semua orang di mansion bingung dan juga heran. Mereka bertanya-tanya kemana motor majikannya itu, kenapa ia pulang menggunakan taksi?


Agam melihat majikannya itu duduk bersandar di kursi tamu, ia langsung menghampirinya.


"Nona, apa anda ingin di buatkan Teh?" tanya Agam


"Ya, tolong Pak" ucap Dara tidak menolak


Agam langsung membuatkan teh untuk majikannya, meskipun banyak pembantu di sana. Agam sendiri yang ingin membuatnya secara langsung.


"Silahkan di minum nona" ucap Agam dengan sopan.


"Makasih Pak" ucap Dara tersenyum lalu meminumnya.


"Apa Dimas dan Ryan sudah pulang?" tanya Dara


"Sudah nona, mereka ada di ruang musik di lantai dua" Jawab Agam.


"Hmm, kalau begitu aku ke kamar saja" ucap Dara.


Ia membawa serta teh itu ke kamarnya, ia berdiam diri di balkon kamar sembari meminum tehnya. Setelah itu ia mandi dan memakai pakaian semi formal, kemudian kembali keluar dari kamar.


Ia bergegas membawa mobil Lamborghini Veneno miliknya dan menuju gedung A.A Entertainment.


.....


Di ruangan musik lantai dua Star mansion, Dimas dan Ryan tengah menyiapkan sebuah kamera dan juga lampu penerangan. Mereka akan merekam sebuah Video yang akan di upload di IG dan juga YouTube Chanel milik Dimas.


Ya, mereka membeli peralatan itu kemarin saat pergi ke mall. Mengingat Followers Dimas di IG miliknya sudah menembus 100 ribu followers.


Dimas kini sudah mulai terkenal di media sosial sebagai seorang selebgram. Ketampanannya membuat banyak remaja wanita mengidolakannya dan saat ini dia memutuskan untuk membuat Chanel Youtube sendiri yang di bantu Ryan.


Ryan bahkan lebih antusias dan mengarahkan diri Dimas untuk membuat akun YouTube. Ia sama sekali tidak iri karena kepopuleran Dimas, karena dirinya juga memiliki ribuan followers di IG nya. Tapi ia lebih nyaman bekerja sebagai manager yang membantu Dimas.


Dimas mengupload Videonya bermain musik, ia memainkan sebuah piano di sana. Video itu sukses membuat banyak gadis muda menjerit berhalu-halu ria mengidolakannya.


Dimas juga mulai menerima permintaan endorse, yang mengatur semuanya adalah Ryan. Meskipun begitu, mereka hanya melakukan pekerjaan ini sesekali sebagai sampingan. Mereka tetap lebih memprioritaskan pelajaran sekolah atau pun less.


Banyak dari penggemarnya meminta ia melakukan live streaming. Akhirnya Dimas melakukannya untuk pertama kali hari ini.


"Hai semua, saya Dimas. Ini pertama kalinya saya membuat siaran langsung. Jadi maafkan jika aku masih sedikit kaku" ucap Dimas.


[Ya Tuhan, Dimas aslinya ganteng banget, lebih dari yang di foto]


[Haiii juga suamikuuuu]


[Wah aku justru salah fokus dengan ruangannya, sangat besar dan mewah. Apa kamu ada di tempat les atau di rumah?]


[Ayo mainkan sebuah lagu, aku ingin melihat kamu memainkan Biola]


Dimas membaca komentar itu, ia tersenyum


"Ini adalah rumah kakakku. Ah main biola? Tentu aku akan memainkannya" ucap Dimas.


Ia langsung beranjak mengambil biola, ia menggeseknya sebentar. Ia bingung ingin memainkan lagu apa.


"Apa ada yang ingin request lagu?" tanya Dimas.


Sontak banyak sekali yang memintanya memainkan lagu, dan Dimas memilih untuk memainkan lagu Perfect dari Ed Sheeran karena banyak request.


Dimas langsung memainkannya, ia memainkan itu dengan sangat baik, bahkan di obrolan di sana sangat sepi, tapi penonton makin membludak hingga 500 ribu penonton.


Seluruh komentar itu memuji betapa baiknya dan luwes Dimas memainkan biolanya. Dimas tersenyum tulus mengucapkan terimakasih. Ia merasa senang kemampuan yang ia miliki bisa di nikmati oleh begitu banyak orang.


[Permainan yang sangat baik, aku menyukainya]


[Ah Dimas kamu membuat hatiku memeleh, aku merasa lagu itu untukku]


[Dimas bagaimana kamu bisa bermain sebagus itu?]


"Aku menyukai musik sejak kecil, dan kakakku memberikan semua fasilitas untukku bahkan mendaftarkanku untuk les musik" jawab Dimas


[Aku ingin sekali punya adik tampan sepertimu yang luar biasa. Aku sangat iri dengan kakakmu]


[Apa kakakmu perempuan? Kamu terlihat sangat menyayanginya]


"Ya, aku sangat menyayangi kakaku, dia adalah perempuan yang sangat luar biasa dan juga idolaku. Aku ingin bisa sukses sepertinya di masa depannya" ucap Dimas.


Dimas dengan ramah melajukan siaran langsungnya yang di sambut hangat. Ia juga memainkan dua lagu lagi setelahnya.


Ruang siaran Dimas semakin banyak penonton, mereka juga mengatakan inginkan Dimas untuk sering-sering live streaming.


....


Dara baru saja sampai di area parkir A.A Entertainment. Ia langsung keluar dari mobilnya dan menutup pintu, namun ia lupa jika ia belum mengunakan masker. Jadi ia langsung memakai masker untuk menutupi wajahnya.


Kemudian ia beranjak masuk ke dalam gedung entertainment, yang lebih dari dua bulan belakangan ini melejit karena kesuksesan Lucas, Feli dan artis yang lain yang di bawah naungannya.


Dara tidak menyangka jika ada seseorang pria tampan yang melihatnya dengan tatapan tidak berkedip. Ia baru sadar setelah Dara menghilang dari pandangannya dan masuk ke dalam gedung.


Pria tampan itu menarik orang di sampingnya untuk ikut masuk ke dalam gedung.


"Eh eh Vier! kenapa kamu narik-narik sih? Bukannya kamu barusan merengek ingin pulang karena nggak mau masuk ke agensi seperti ini, karena agensi ini kecil?" tanya seseorang di samping pria yang bernama Xavier itu, yang ternyata seorang aktor papan atas yang sedang naik daun karena bakat dan juga ketampanannya.


Xavier tidak menanggapi ucapan pria yang bernama Enda, yang tak lain adalah managernya.


Ia datang ke A.A Entertainment karena ia sudah habis kontrak dari agensi sebelumnya. Enda menawarkan Xavier untuk melihat-lihat agensi lain. Dan sekarang mereka berada di A.A Entertainment, namun belum juga masuk Xavier menolak untuk masuk agensi ini dengan alasan agensi ini kecil.


Namun saat ini, Xavier menarik Enda untuk kembali masuk ke dalam gedung agensi itu.


"Mbak, yang tadi masuk itu siapa ya?" tanya Xavier.


"Yang mana ya?" tanya resepsionis itu dengan sedikit gugup karena ia mengenali Xavier sebagai artis TOP.


"Itu, cewek yang pakai baju putih dan juga memakai masker yang barusan masuk. Apa ia artis baru atau traine baru di sini?" tanya Xavier penasaran


"Oh, itu nona ketua" ucap resepsionis mengingat ciri-ciri yang di sampaikan Daniel.


"Nona ketua?" beo Xavier.


"Ya, gadis muda yang baru masuk itu nona Ketua, beliau pemilik dan Ketua A.A Entertainment" ucap Resepsionis.


Xavier terkejut saat mendengarnya, ia memang tahu jika LA Entertainment berganti nama menjadi A.A Entertainment setelah berganti pemilik. Ia sangat terkejut mendapati jika gadis cantik itu adalah pemilik agensi ini. Tanpa menunggu lama ia langsung menoleh ke arah managernya.


"Bang Enda, aku ingin tanda tangan kontrak di A.A Entertainment! Ayo masuk!!!" ucapnya dengan penuh semangat empat lima menyeret Enda lagi.


Enda linglung sesaat, ia pikir ada yang salah kenapa artisnya berubah pikiran begitu cepat. Apa karena perempuan yang baru masuk itu? Memang bagaimana wujudnya hingga bisa membuat Xavier yang keras kepala langsung bersedia menandatangani kontrak.


...•••••...