
Maaf telat update, bulan puasa jadi sibuk apalagi malam banyak kegiatan jadi nggak bisa nulis malam.😁
Di usahakan update di Jam biasa kalau waktunya cukup ya.🙏
...•••••••...
Mendengar nama keluarga Adi Raharjo tentu saja membuat semua orang yang ada di sana tertegun. Bukan karena mustahil memiliki hubungan dengan keluarga terbesar terkaya di kota S dan terkaya nomor dua di negara ini.
Tapi karena mereka bertanya-tanya bagaimana bisa keduanya bisa bertemu, dan bagaimana bisa wanita cantik itu membuat sang kutub es itu mencair dan mau membuka hatinya lalu menjalin hubungan.
Terlebih Hesti yang melihat foto-foto dan riwayat chat anaknya dengan kekasihnya itu. Membuatnya tidak habis pikir kalau anak dinginnya ternyata bisa bersikap hangat dan juga perhatian dengan lawan jenis.
Bahkan terlihat kalimat yang menyenangkan di pesan yang selalu putranya itu kirim. Ia tidak percaya kalau Kai yang ia kenal bisa mengirim pesan manis seperti itu.
"Maksud kamu Keluarga Adi Raharjo, Keluarga terbesar di kota S?" tanya Dierja.
"Iya Om juga penasaran, Apa kamu yakin tidak salah? Mungkin nama keluarganya saja yang sama" ucap Genta yang sulit mempercayai telinganya.
"Benar itu Kai, bukannya Tante mau ikut campur atau meragukan ucapan kamu. Tapi bukankah semua orang tahu kalau keluarga Adi Raharjo hanya memiliki dua cucu laki-laki?" tanya Sarah Aulia Narendra.
Sarah Adalah menantu keluarga Narendra, ia merupakan istri dari Genta Raka Narendra yang tak lain adalah adik dari Galuh, papa dari Kai. Ia merupakan seorang anak perempuan dari keluarga kelas satu di ibukota dan juga merupakan ibu dari dua anak yakni Ajeng dan Lingga.
Mendengar ucapan Sarah, semua orang mengingat jika keluarga Adi Raharjo hanya memiliki dua cucu laki-laki dan sama sekali tidak memiliki cucu perempuan.
Kai mengetahui itu jadi ia tidak masalah menjelaskan tentang identitas Dara, yang bahkan publik belum mengetahui nya.
"Aku yakin seratus persen kalau Dara adalah cucu kandung dari keluarga Adi Raharjo. Aku bahkan sudah bertemu semua anggota keluarga Adi Raharjo di kota S saat di sana.
Mungkin opah pernah dengar kalau Kakek Gusti memiliki dua orang anak, satu laki-laki dan satu perempuan. Memang cukup rumit menceritakan tentang kehidupan tentang anak perempuan Kakek Gusti.
Dan Dara adalah cucu Kakek Gusti dari anak perempuannya dan Dara juga memiliki seorang adik laki-laki yang masih sekolah menengah.
Mungkin opah bisa bertanya langsung dengan kakek Gusti. Bukankah kakek Gusti adalah sahabat lama di kemiliteran opah? Kakek Gusti mengatakan itu kemarin saat bertemu" ucap Kai dengan panjang sekali. Ini adalah kali pertama Kai mengatakan pidato yang sangat panjang selama hidupnya.
"Ha-ha-ha....." tiba-tiba suara tawa dari Dierja menggema. kemudian menepuk pundak cucu tertuanya itu.
"Bagus Kai, kamu sangat pandai mencari calon menantu Keluarga. Opah tidak masalah kamu menjalin hubungan dengan siapa saja, selagi dia perempuan baik dan juga mencintaimu. Opah akan merestuinya" ucap Dierja tersenyum di wajah keriput nya itu, namun masih terlihat gagah dengan tubuh tegap di usia senjanya.
"Makasih Opah" ucap Kai senang mendengar restu dari kakeknya itu.
"Oh ya Tuhan, jadi benar kalau Adnan memiliki saudari perempuan Yah?" tanya Genta terkejut mendengar itu.
Genta yang berprofesi sebagai pebisnis dan ketua Narendra Corporation, jelas tahu mengenai Adnan. Bahkan terakhir kali ia pernah menjalin kerja sama bisnis untuk pembangunan sebuah resort di kota S tahun lalu.
Ia juga bertemu dengan Revan yang saat itu mendampingi Adnan saat membahas kerja sama Perusahaan.
Ia sama dengan sang istri mengetahui tentang keluarga Adi Raharjo yang hanya memiliki dua cucu laki-laki yang di percaya salah satunya akan menjadi calon pewaris perusahaan besar itu.
"Apa kasta itu sangat penting bagi keluarga Adi Raharjo, yah?" tanya Sarah tidak suka.
Meskipun ia lahir dari keluarga kelas atas yang juga di limpahi kasih sayang dan harta yang berlimpah. Namun Sarah bukan sosok yang suka membandingkan orang lain hanya dari kastanya.
Sebenarnya bukan hanya Sarah, tapi semua anggota keluarga Narendra tidak pernah memandang seseorang dari kastanya, tapi dari budi pekertinya.
"Kamu salah, aku kenal baik dengan Gusti. Meskipun ia sangat kaya dan keluarga paling berkuasa di kota S. Tapi ia tidak pernah memandang rendah seseorang dari kastanya. Asal kamu tahu, istri dari Gusti adalah wanita dari kalangan biasa saja, bukan dari kalangan konglomerat" jelas Dierja menjelaskan tentang sosok Sahabat lamanya itu.
"Lalu kenapa ia tidak menyetujui hubungan anaknya dengan pria dari kalangan bawah itu? Aku tidak mengerti" tanya Sarah lagi.
"Gusti pernah bercerita, kalau ia tidak menyetujui hubungan putrinya itu karena perangainya yang buruk. Ia mengatakan kalau pria itu tidak sebaik yang terlihat, ia sudah menasehati putrinya namun yang namanya orang sedang jatuh cinta. Akan mengabaikan hal apapun yang orang bicarakan tentang pasangan kita. Benar kata orang bahwa cinta itu buta" ucap Dierja.
"Lalu apa sekarang Keluarga kekasihmu itu di terima kembali oleh keluarga kakeknya Kai?" tanya Dian
"Hanya Dara dan Adik laki-lakinya omah, dan juga dua adik angkat Dara juga di terima sebagai anak angkat" ucap Kai
"Hmm? Lalu ibu dan ayahnya?" tanya Dian mengerutkan keningnya tidak mengerti.
"Ibunya Dara sudah meninggal tiga tahun yang lalu dan tentang ayahnya tidak tahu omah. Yang aku tahu sejak Dara usia lima tahun dan adiknya baru satu tahun. Mereka di usir tanpa sepeserpun uang oleh ayahnya.
Karena akan menikahi wanita yang lebih kaya dan juga seorang Janda beranak satu. Kemudian mereka menetap di sebuah pondokan milik mantan pengasuh Tante Nayla di provinsi Y" jelas Kai, sesuai dengan apa yang pernah di ceritakan oleh kekasihnya itu secara ringkas.
"Astaga!!" ucap Semua orang di sana terkejut
"Pantas saja Tuan besar Adi Raharjo tidak menyukai menantunya itu, ternyata laki-laki pilihan putrinya seburuk itu kelakuannya" ucap Genta.
"Ya, asal kalian tahu. Di dunia ini hampir seluruh orang tua, menginginkan kehidupan yang baik untuk anak-anaknya. Meskipun ada beberapa orang tua yang abai bahkan bertindak kejam. Jadi mungkin Dierja tidak merestui hubungan mereka karena tidak ingin putri semata wayangnya menderita di masa depan" ucap Dian.
"Ya Tuhan, kasihan sekali. Lalu bagaimana dengan kehidupan kekasihmu setelahnya Kai?" tanya Hesti penasaran.
"Ia tinggal berdua dengan adiknya dan hidup susah selama bertahun-tahun. Lalu kurang lebih setahun yang lalu mereka berdua merantau ke ibukota setelah Dara berhasil membangun bisnisnya sendiri Mah" ucap Kai sedih juga bangga.
"Bisnis sendiri? Wow, memang darah pebisnis Hebat tidak salah. Ngomong-ngomong berapa umur pacarmu?" tanya Hesti
"19 hampir 20 tahun" ucap Kai membuat semua orang terkejut karena umur Dara begitu muda.
Ada selisih 6 tahun antara Dara dan Kai.
Kai kemudian menceritakan berapa hal lagi tentang Dara. Semuanya yang mendengarnya merasa kagum dengan kehidupan Dara dan perjuangannya sebagai tulang punggung dan merintis bisnisnya sampai menjadi besar.
Jai juga menceritakan awal pertemuan dengan dara karena ibunya menanyakan hal itu.
Hesti tidak bisa tidak bangga dengan semua yang di ceritakan oleh putranya. Ia semakin tidak sabar bertemu dengan Dara, calon menantunya yang luar biasa itu.
...••••••...