The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul
316. Menjemput Dan memperkenalkan Baby Langit



Mobil yang di naiki Dara kini berhenti di sebuah kawasan apartement mewah di daerah selatan ibukota. Tentunya apartement itu adalah tempat tinggal Manda.


"Nak, kenapa kamu minta berhenti di sini?" tanya Ellena bingung


"Aku ingin menjemput anakku mah, mama dan yang lain kembali ke mansion dulu. Aku hanya sebentar kok, habis itu langsung pulang" ucap Dara tersenyum pada mamanya


Ellena dan yang lain mengangguk mengerti, karena sebelumnya Dara sudah menceritakan padanya jika ia dan Kai akan mengangkat seorang anak yang bernama Baby Langit.


Meskipun mereka bertanya-tanya itu anak siapa, tapi mereka urung menanyakan hal itu sebelum Dara yang berinisiatif menceritakan nya sendiri. Sebagai orang tua mereka hanya mendukung kemauan sang anak, asalkan itu adalah hal yang baik dan tidak merugikan diri sendiri juga orang lain.


Toh apa salahnya mengangkat seorang anak? Kedua keluarga pun tidak masalah selama Dara dan Kai sudah memutuskan sesuatu yang di pastikan hal baik.


Mereka juga tidak akan kehabisan uang jika harus menambah banyak anggota keluarga lagi. Jadi mereka menerima keputusan anak-anak mereka.


Sedangkan Dimas sendiri di sini yang masih mencerna ucapan sang kakak. Kakaknya punya anak? Kapan kakaknya hamil dan melahirkan? Kan baru tiga hari lagi akan menikah. Pertanyaan itu berputar di kepalanya.


"Anak kakak? Dimas nggak ngerti, Kapan kakak hamilnya? Kan kakak baru akan menikah" ucap Dimas dengan wajah polosnya.


"Kamu akan tahu saat kakak sudah pulang nanti, kakak turun dulu ya" ucap Dara mengacak rambut sang adik kemudian turun dari mobil dan beranjak masuk ke dalam apartement, setelah mobil keluarga nya sudah menghilang dari pandangannya.


....


Ting! Nong!


Dara memecet bel di unit apartemen Manda.


"Ya tunggu sebentar..." Sahutan dari dalam menggema dengan keras, sayangnya ia lupa jika yang di luar tidak akan bisa mendengar suaranya. Karena unit apartemen itu memiliki kedap suara yang baik, meskipun Dara masih bisa mendengar dengan samar.


"Dara... Aku kira siapa, ayo masuk!" ucap Manda saat ia membuka pintu.


"Baby Langit mana, Da?" tanya Dara


"Lagi di pakein baju sama Shine, tadi abis mandi soalnya. Mau minum apa Ra?" ucap Manda.


"Nggak usah repot-repot, air dingin aja" ucap Dara


"Jangan repot-repot tapi request, dasar" ucap Manda mengomel membuat Dara terkekeh.


Manda kemudian mengambil air kemasan dingin di kulkas dan menyerahkannya ke Dara.


"Makasih" ucap Dara kemudian dengan segera meneguk air minum itu karena haus.


"Jadi mau bawa Baby Langit Ra?" ucap Manda lirih


Sejujurnya ia masih ingin bersama putranya, tapi ia juga tidak bisa menjilat ludahnya sendiri. Ia yakin jika kehidupan Baby Langit akan lebih bahagia bersama Dara, ia yakin Dara akan memperlakukan Baby Langit seperti putra kandungannya sendiri.


Terlebih, dirinya juga akan melangsungkan lamaran resmi, Minggu depan. Dan kemungkinan dalam waktu dekat ia dan Nathan akan menikah menyusul Dara dan Kai.


"Hmm, kalau kamu kangen, kamu bisa menengok Baby Langit ke Star mansion" ucap Dara


"Hmm, aku mengerti. Aku harap kamu merawat dan memperlakukan putra kita dengan baik" ucap Manda dengan tulus


"Tentu, tidak perlu kamu bilang, aku akan melakukannya karena Langit adalah putraku, putra sulungku" ucap Dara tersenyum.


"Nona" sapa Shine yang keluar dengan Baby Langit yang berada di gendongan nya.


Dara yang melihatnya tersenyum, sepertinya ia harus menaikan gaji Shine. Selain ia menjadi pengawal bayangan dirinya, Shine juga mengambil tugas sebagai babysitter yang sangat profesional.


"Bagaimana kabarmu Shine?" tanya Dara pada Shine.


"Saya baik, nona" ucap Shine tersenyum tipis yang membuat Dara terkejut. Sungguh perubahan yang sangat pesat, ternyata memang semua orang yang berada di sekitar Manda akan berubah menjadi lebih aktif.


Lihat saja Shine si kutub wanita yang irit bicara dan datar itu, kini tersenyum meskipun masih tipis. Dara yakin jika lebih lama, mungkin Shine akan sama cerewet nya dengan Flo.


"Sini sayang sama bunda" ucap Dara merentangkan tangannya yang di sambut oleh Baby Langit, seolah bayi itu mengerti dan langsung lengket dengan Dara.


"Shine, barang-barang Langit sudah di siapkan?" tanya Manda


"Sudah Da, semuanya sudah beres dan tinggal di bawa saja" jawab Shine


"Da kamu hebat!" celetuk Dara dengan heboh


"Kamu sukses buat para kutub di sekitarku mencair. Lihat, Shine yang biasanya paling sering diam dan hanya mengucapkan tiga kata saat ngomong. Lah ini udah mulai panjang ngomongnya" ucap Dara


Manda hanya terkekeh mendengar ucapan Dara, sedangkan Shine malu mendengar celetukan Dara padanya.


....


Dara kini kembali dengan Shine juga Baby Langit menggunakan taksi online. Baby Langit terus mengoceh khas bayi dengan tidak jelas, namun hal itu membuat Dara semakin gemas pada putranya itu.


"Sayang, jika kamu sudah besar dan mengerti, bunda akan menceritakan semuanya padamu. Lihat mama Manda yang melepasmu sangat berat, ia sangat menyayangi mu tapi ia tidak memiliki pilihan. Jadi Bunda harap suatu hari nanti kamu mengerti dan tidak perlu khawatir, kamu akan terus menjadi kesayangan kami apapun yang terjadi. Kamu anak kesayangan Bunda, dan selamanya akan begitu" bisik Dara sangat pelan pada Baby Langit yang hanya di dengar Shine yang duduk di sampingnya.


Shine tersenyum tipis mendengar itu, ia sangat bersyukur memiliki Dara sebagai tuannya.


....


Sesampainya di Star mansion, suasana di sana tiba-tiba riuh saat melihat Dara masuk membawa seorang gadis cantik tomboy beserta bayi lucu nan tampan di gendongannya.


Deg!


Tatapan seseorang mengunci ke arah Shine, jantungnya berdetak dengan kencangnya. Ia bahkan tidak sadar jika ada orang lain yang memperhatikannya yang terpesona pada kecantikan Shine.


"Cieeeee kak Bara terpana lihat cewek cantik" ucap Ryan memergoki sang kakak terpesona dengan sosok cantik namun tomboy itu.


Ya orang yang terpesona tadi adalah Bara. Baik Bara, Revan dan yang lainnya berada di ibukota. Mengingat tiga hari lagi adik perempuan satu-satunya akan menikah.


"Eh..." ucap Bara saat melihat semua orang kini tengah menatap dirinya, karena mendengar celetukan Ryan.


"Dara ini siapa? Apa ini ibu dari Baby Langit?" tanya Adnan, memecahkan keheningan.


"Bukan Pah, perkenalkan ini Shine. Dia pengawal bayangan Dara selain Dark, dia selalu berada di sekitar Dara saat di kota S. Hanya saja kalian tidak melihatnya dan sekarang dia yang akan membantuku merawat Baby Langit" ucap Dara.


"Hallo salam kenal sayang, kenalin saya mama Ellena. Kamu cantik sekali" ucap Ellena yang juga sejak pertama melihat Shine sudah terpesona.


Memang Shine memiliki kecantikan yang luar biasa di balik penampilannya yang tomboy. Namun hal itu tidak menutup kecantiknannya, terlebih saat ini ia tidak menggunakan masker yang biasa ia pakai.


For your information, Shine merupakan kecantikan di Organisasi GOD. Ia bahkan memiliki sebutan Dewi Athena, karena begitu memukau kecantikannya. Sesuai dengan namanya Shine, wajahnya yang cantik bersinar membuatnya menjadi Dewi di organisasi.


Bahkan kecantikannya hanya di bawah satu tingkat dari Dara, yang artinya ia memiliki paras sama atau lebih cantik sedikit dari Flo.


Selain itu di balik kecantikan Shine, ia merupakan salah satu dari lima terkuat di organisasi. Ia memiliki bakat kultivasi yang menakjubkan, seorang ahli senjata, baik itu Menembak, memanah dan berpedang. Ia juga ahli dalam pertarungan jarak jauh dan dekat.


Benar-benar kecantikan yang sangat mematikan!


"Salam kenal Nyonya" ucap sopan Shine mengangguk pada Ellena


"No! Jangan panggil nyonya, panggil mama El atau mama Lena" ucap Ellena yang terlihat bahagia melihat Shine.


Shine menoleh ke arah Dara yang di balas anggukan oleh Dara. Dara tentu tahu maksud sang mama, terlebih ia juga melihat jika kakak ketiganya yang seperti orang jatuh cinta pada pandangan pertama. Mungkin ia akan mendapatkan saudara yang baru lagi.


"Ah, ma-mama..." ucap Shine sedikit canggung karena tidak terbiasa.


"Ah bagus putriku yang cantik, ayo putri-putri cantik mama duduk!" ucap Ellena antusias. Kemudian ia menoleh ke arah Dara dan Baby Langit yang tengah diam memperhatikan semuanya.


"Ah cucu Eyang putri yang tampan, selamat datang Baby Langit. Aduh kamu pasti heran kenapa Eyang putri kamu masih muda dan cantik gini kan" ucap Ellena begitu narsis di depan cucu pertamanya.


Bahkan Baby Langit mengoceh dan tertawa mendengarnya seolah mengerti dan senang. Hal itu membuat semua orang di sana tertawa renyah.


...•••••••...



Nama : Shine Aurora Dixon


Usia : 21 tahun


Pasangan : Jomblo dari lahir


Tentang : Yatim piatu, anak tunggal, anggota GOD yang merupakan anggota lima terkuat dan pimpinan divisi, pengawal khusus Dara dan juga tambahan sebagai Babysitter Dana Langit Narendra.