
Kedatangan Dara ke kampus benar-benar membuat gempar seluruh mahasiswa di universitas.
Sudah tiga bulan ini mereka tidak melihat Dewi mereka masuk kuliah, tentu mereka sangat antusias mendengarnya.
Ada berita jika Dara tengah melakukan koas di luar kota. Hal tersebut membuat semua mahasiswa terkejut.
Mereka sebenarnya heran mengapa bisa, Dara yang baru kuliah di sana selama kurang dari satu tahun. Tapi sudah mengajukan judul skripsi dan melakukan koas di tahun pertama ia kuliah.
Tapi setelah Pak Sugeng menjelaskan dan memberikan pengertian pada mahasiswa nya. Bahwa Dara merupakan mahasiswi cerdas dan selalu mendapat nilai sempurna, di tambah sebelumnya Dara sempat kuliah di universitas lain.
Bahkan ada berita tentang Dara yang melakukan penyelamatan pada tuan besar Rukmana dan mendapat julukan Dokter ajaib. Juga lampiran Nilai dari Prayoga Hospital, jika Dara juga telah melakukan koas spesialis Dokter Bedah dengan nilai yang sangat baik.
Membuat mereka semakin terkejut, iri dan juga kagum pada Dara di saat yang bersamaan.
Karena tidak hanya cantik dan juga kaya, Dara juga memiliki otak encer dan bakat alami di bidang kedokteran dan bisnis. Setidaknya begitu yang di pikiran semua mahasiswa di sana.
....
Dara masuk ke dalam ruangan Dosen, ia ingin menyerahkan skripsi yang ia buat pada Pak Sugeng. Sampai saat ini ia belum tahu jika nilai yang di berikan Prayoga Hospital bukan hanya untuk Koas Dokter umum, melainkan juga sudah koas sebagai spesialis Dokter Bedah dengan menjadi asisten Dokter bedah di sana.
"Skripsi ini saya terima dan akan saya lihat nanti, saya akan memberi tahu padamu tentang keputusannya lusa. Karena sekarang saya masih memiliki keperluan lain" ucap Pak Sugeng.
"Baik, terimakasih sebelumnya Pak" ucap Dara
"Ah iya Dara, saya sudah menerima email langsung dari Pihak Prayoga Hospital. Saya benar-benar bangga padamu, bukan hanya mendapatkan nilai A+, tapi kamu juga mendapat nilai yang sama untuk Koas spesialis mu" ucap Pak Sugeng.
"Spesialis?" beo Dara menaikan sebelah alisnya.
"Ya, bukankah kamu di sana magang sebagai asisten dokter bedah?" ucap Pak Sugeng
"Ya..." ucap Dara mengangguk.
"Pihak rumah sakit merekomendasikan dan memberikan nilai A+ untuk Koas spesialis dokter bedah. Jadi kemungkinan kau akan lulus dengan gelar Dokter dan juga studi spesialisasi Bedah" ucap Pak Sugeng.
"Jadi apa saya harus membuat Skripsi ulang untuk keduanya? Biar saya Revisi Pak" ucap Dara
"Tidak perlu, nanti saya lihat dulu karya ilmiah kamu dan nanti saya akan bicarakan dulu dengan rektor" ucap Pak Sugeng
"Baiklah kalau begitu. Maaf Pak, apa hari ini ada kelas?" tanya Dara
"Tidak ada, kelasmu akan di mulai besok. Kamu bisa pulang jika sedang sibuk, saya tahu kamu pasti memiliki kesibukan di perusahaanmu, bukan" ucap Pak Sugeng
"Baik pak, terimakasih banyak Pak" ucap Dara, kemudian ia pun permisi untuk keluar.
....
Di markas kuning, Dara yang baru sampai langsung masuk dan di sambut oleh Dark, Mike dan yang lainnya.
Memang ia meminta Dark dan yang lain yang ikut misi pembantaian Dari Flip, untuk datang ke markas kuning.
Dara melihat semuanya sudah berkumpul di dalam ruangan, ia melihat semuanya. Dara tersenyum tipis karena Dark benar-benar melakukan apa yang ia mau.
Semua anggota yang ikut pembantaian, memiliki kekuatan minimal di tingkat tiga. Meskipun masih di level awal dan harus laki-laki semua.
Dara sengaja meminta hal itu, karena setelah membunuh begitu banyak orang. Maka aura anggotanya memiliki aura hitam meskipun masih sangat tipis. Dan di sini Dara akan membersihkan aura hitam itu dari tubuh anggota GOD. Dan tidak mungkin mencampur antara laki-laki dan perempuan bukan?
"Kalian tahu kenapa di kumpulkan di sini?" tanya Dara.
"Tidak Queen" ucap Yang lain kompak.
"Aku akan membawa kalian semua untuk masuk ke dalam sebuah harta surgawi milik guruku. Di sana tubuh kalian akan di bersihkan dari aura hitam setelah membantai Dark Flip. Dan semua yang boleh masuk hanya kultivator yang sudah berada di tingkat tiga atau lebih" jelas Dara.
Semuanya diam dan mendengarkan apa yang di sampaikan Dara tanpa menyanggah apalagi membantah. Mereka akan selalu mengikuti apapun yang di instruksikan oleh pemimpin mereka.
"Tutup mata kalian dan saling berpegangan, jangan ada yang membuka mata sebelum aku yang memintanya" ucap Dara
"Baik Queen" ucap mereka serempak dan mulai memejamkan matanya.
Dara kemudian dengan cepat memasukkan dua puluh dua orang itu masuk ke dalam ruangan dimensi miliknya.
"Buka mata kalian!" perintah Dara
Semuanya yang membuka mata nampak terkejut dan takjub melihat tempat yang sangat indah dan yang paling penting, tempat ini adalah tempat yang sangat kaya Chi dan Chi di sana sangat murni dan tebal.
"Kalian lihat di sana, di sana ada sungai, kalian bisa berendam di sana untuk menyucikan tubuh kalian. Jika sudah selesai, kalian bisa menghampiri ku di rumah sebelah sana" ucap Dara
Ia menunjuk ke arah sebuah rumah yang mungkin lebih pantas di sebut istana. Rumah itu hanya berjarak sekitar 1 Km dari tempat sungai itu. Namun masih dapat terlihat jelas oleh mereka, karena rumah itu sangat besar dan megah.
Mereka semua langsung menanggalkan pakaian dan menyisakan ****** ***** dengan tubuh toples, lalu masuk ke dalam sungai yang di aliri air surgawi itu.
Dara sendiri bersantai dan melatih kemampuan alkemis miliknya di sana.
....
Setelah selesai menyucikan tubuh mereka, Dark dan yang lainnya menatap kagum tubuh mereka. Selain penampilan mereka semakin tampan, tubuh mereka juga menjadi sangat atletis.
Yang lebih mengejutkan, hampir setengah dari mereka berhasil menerobos ke level yang lebih tinggi. Sungguh sebuah berkah tersembunyi.
Lalu mereka segera memakai pakaian dan menghampiri Queen mereka yang ada di sebuah rumah, ah mereka kompak juga menyebut rumah atau istana itu, Star Kingdom. Dan dunia yang mereka pijaki saat ini sebagai Star Island.
Mereka juga mengatakan pada Dara jika mereka memberikan nama khusus untuk tempat ini. Dan Dara tidak mempermasalahkan itu.
Sebenarnya semuanya kompak menamainya dengan embel-embel STAR, itu karena entah mengapa Queen mereka sangat identik dengan nama Star
Di mulai dari Mansion, Villa, Perusahaan, sampai ke nama yang di sandangnya yaitu STAR Queen. Jadi mereka menganggap jika Dara sangat menyukai Bintang, hingga menamai semua miliknya dengan nama benda luar angkasa itu.
"Dark, kamu sudah dapatkan itu?" tanya Dara
"Sudah Queen, Video itu sudah saya kirim ke email anda" ucap Dark.
"Kerja bagus?" ucap Dara, kemudian ia membuka video yang di maksud nya tadi.
Itu adalah Video di mana Joss di siksa l, dengan menebas tangan dan mematah satunya lagi, mengeluarkan mata dan juga memotong lidahnya.
Dara menyeringai lalu mengotak Atik ponselnya dan meminta Theo untuk mengirim Video itu ke Megan dengan menggunakan Nomor tidak di kenal.
"Itu hanya pembukaan Bi*Chi, jangan sampai kau menampakkan wajahmu di depanku. Kalau tidak, aku tidak akan berjanji tidak membunuhmu saat itu juga" ucap Dara pelan dan mengepalkan tangannya.
....
Di sebuah kamar di pusat ibukota, seorang wanita menjerit ketakutan dan melempar ponselnya saat melihat Video yang ia terima dari nomor tidak di kenal.
Di mana orang yang ada di dalam video adalah orang yang ia suruh untuk membunuh Dara.
"Aaakkkkhhhh!!!" teriak wanita itu.
Kamarnya kedap suara, jadi tidak ada orang luar yang mendengar teriakannya.
"B-bagaimana bisa?" ucap wanita yang tak lain adalah Megan, yang menerima video dari Theo.
Megan terlihat mondar-mandir dengan menggigit kukunya, ia terlihat takut saat melihat video barusan.
Bukan hanya karena itu video penganiayaan atau pembunuhan. Tapi ia tahu jika Video itu tak lain dan tak bukan adalah sebuah ancaman atau bisa juga teguran pertama sebelum aksi sebenarnya dari sang pengirim di lakukan.
"Si-siapa yang mengirim itu? Ti-dak mu-mung-kin wanita itu kan? Bukankah Joss bilang kalau wanita itu sudah berhasil ia celakai, kalau tidak mati kemungkinan akan cacat selamanya" gumam Megan.
"Kalau bukan wanita itu, terus siapa? Apa ini kebetulan atau mungkin ada yang tahu tentang aku yang terlibat di dalamnya? Apa itu Kaisar atau... Aaarrrgghhh aku tidaj bisa berpikir sama sekali" ucap Megan Frustasi.
....
Sore harinya, Kai menjemput calon istrinya itu di markas kuning sesuai dengan ucapan kekasihnya sebelum masuk ke kampus tadi pagi.
"Kita ke penthouse dulu ya Yang, aku mau mandi dan ganti baju dulu" ucap Kai
"Hmm, aku juga sama" ucap Dara
Setelah sampai di penthouse, mereka pun langsung mandi. Dara di kamar mandi di dalam kamar Kai, sedangkan Kai mandi di kamar sebelahnya.
"Kamu cantik banget Yang" ucap Kai saat melihat Dara sudah rapih dengan Dress sederhana namun nampak elegan dan cantik.
"Tentu, aku harus tampil cantik saat di pasangkan dengan kamu yang tampan" ucap Dara tersenyum manis dan mengerlingkan matanya ke arah Kai.
"Hais, kamu selalu saja menggoda ku, aku ingin sekali menerkam mu sekarang juga" ucap Kai
"Aku terkam balik pakai jurus cakar harimau mau?" ucap Dara
"Ampun Yang, kenapa White di bawa-bawa, aku tadi cuma bercanda sayang. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri, akan menjagamu bukan merusakmu" ucap Kai.
"Aku percaya, ya udah ayo pergi. Aku udah chat Flo dan dia bales, katanya ia dan keluarganya juga akan berangkat sekarang ke Manor" ucap Dara
"Hmm..." Kai mengangguk dan menggandeng tangan pujaan hatinya menuju ke mobil.
...•••••••••...