The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul
265.



Keesokan paginya kehebohan terjadi di salah satu ruangan di markas Falcon. Bagaimana tidak heboh? Saat beberapa anggota membuka pintu ruangan itu, pemandangan yang merusak mata menghiasi isi di dalam sana.


Keempat laki-laki di dalam sana semuanya nyaris telanjang dan tidak sadarkan diri, entah karena kelelahan atau memang pingsan.


Ah, bukan nyaris lagi, tapi memang sudah tela*jang. Terlebih mereka terkejut melihat Harun tengah tertidur di peluk Richard dari belakang dan kepalanya berada di sela**kangan milik Loddy.


Sedangkan posisi Aoda yang tidak sadarkan diri di pojokan dengan posisi terlentang juga tela*jang. Jangan lupakan bau pandan yang sangat menyerbak masuk kedalam Indra penciuman mereka.


"Astaga, mataku ternodai!!!" ucap Anggota Falcon


"Ini sangat menjijikan!!" ucap anggota lainnya.


"Berapa banyak mereka memproduksi Fla? Iyuuuhh... Jijik sekali" sahut yang lain


Mereka kemudian melaporkan penemuan itu pada Rafael yang memang tengah berjaga di markas pagi itu, karena Kai pulang ke penthouse menemani Dara sejak semalam dan Nathan yang juga pulang untuk bertemu dengan Manda untuk membahas sesuatu.


"Astaga!!! Cepat berikan mereka pakaian dan bersihkan ruangan ini. Cih bau sekali!!! Entah permainan apa yang mereka perbuat hingga sangat kacau seperti ini, mereka binatang atau apa!!" ucap Rafael menghela nafas saat berada di sana dan melihat semua pemandangan yang membuat nya mual.


Kemudian ia keluar dan mengabari Kai akan hal itu. Kai sendiri hanya memberi tahu untuk menjaga mereka berempat dan tunggu instruksi darinya sebelum mengambil tindakan dan tidak mengijinkan siapapun masuk ke markas. Baik itu dari militer ataupun bukan, tanpa izin darinya.


Yang tidak di ketahui orang lain, Kai akan mengikuti semua ucapan Dara. Dara membebaskan Kai memberikan hukuman untuk Harun. Tentunya setelah Dara memberikan pelajaran sedikit mental untuknya, seperti kejadian semalam.


Sedangkan Richard, Loddy dan Aoda. Dara akan menjadikan ketiganya seperti mayat hidup dan membuang mereka di jalan negara mereka masing-masing. Meskipun baru Aoda yang sudah merasakannya, dua orang lagi akan menyusul saat Dara libur bekerja besok lusa. Khusus untuk Sanim, Dara memiliki rencananya sendiri.


Kai tidak mempermasalahkan hal itu, yang ia fokuskan adalah Harun yang memang memiliki orang asli pribumi dan juga seorang anggota militer, yang memang harus di hukum sesuai dengan peraturan militer.


Ia juga setuju Dara menjadikan ketiganya mayat hidup. Karena mereka tidak bisa di biarkan hidup dan merugikan banyak orang. Tapi mereka juga tidak bisa mati dengan mudah, jadi ia membiarkan ketiganya merasakan yang namanya siksaan hidup.


....


Di kota S, Dara sudah kembali bekerja seperti biasanya. Tidak ada masalah di pekerjaannya dan berjalan dengan lancar. Hanya saja hari ini, Alden memanggilnya dan mengatakan Jika Richie ingin bertemu dengannya.


Tentu saja Dara terkejut dan bingung, mengapa seorang diplomat muda dari negara J ingin bertemu dengannya? Bukannya masalah berterima kasih sudah selesai? Pikir Dara


Karena Alden mengatakan jika Richie merupakan pemuda yang baik juga tidak mungkin bersikap macam-macam. Akhirnya Dara memutuskan untuk bertemu, hanya saja ia tidak ingin bertemu berdua. Jadi Dara memutuskan untuk bertemu besok saat waktu makan malam di sebuah restoran, dan Dara akan datang bersama sang kakak, Bara.


....


Di tempat lain masih di kota S, Richie mengetukkan jemarinya di meja sembari membaca semua informasi tentang Dara yang berhasil di dapatkan oleh Alex. Hanya saja informasi itu sangat terbatas dan tidak bisa di gali lebih jauh.


Informasi itu antara lain adalah nama Dara yang memang hanya ada dua kata yakni Addara Azalea, usia, kampus tempat Dara kuliah dan Keterangan jika ia merupakan owner dan ketua dari A.A Entertainment.


Richie mengerutkan keningnya heran saat ia sendiri turun tangan membobol data Dara. Jika tentang nama, Richie sudah mengetahui jika Dara adalah cucu perempuan satu-satunya di keluarga Adi Raharjo. Itu pun karena Dara sendiri yang mengatakannya saat ingin menyelamatkan nyawanya beberapa waktu lalu di depan beberapa orang, termasuk Kedubes dan Mentri Dalam Negeri.


Namun yang Richie heran, ia berpikir keras siapa Dara sebenarnya. Karena tidak sembarangan orang bisa menyembunyikan identitasnya. Meskipun Keluarga Adi Raharjo yang kuat dan berkuasa bisa melakukannya, tapi Richie sendiri masih bisa membobol Data base mereka, jika ia mau.


Sejauh ini hanya ada dua orang yang gagal ia lihat datanya. Yakni Dara dan juga tunangan gadis itu, Kaisar Raka Narendra. Informasi keduanya hanya sebatas nama dan beberapa keterangan lainnya yang tidak penting.


"Tuan muda" ucap Alex


"Hmm..." ucap Richie


"Tadi tuan Alden memberi kabar, kalau Dokter Dara bersedia bertemu dengan anda. Tapi ia akan membawa orang lain di pertemuan itu" ucap Alex.


"Oke, atur semuanya Lex. Saya mau besok malam semua kegiatan ku di ganti hari lain" ucap Richie


Setelahnya Alex keluar dari ruangan kerja itu, Richie masih bertanya-tanya siapa Dara sebenarnya. Gadis itu sungguh memiliki aura yang sangat kuat dan mendominasi juga membuatnya penasaran.


Bohong kalau Richie idak tertarik dengan Dara, Dara sungguh tipe gadis idaman. Bahkan Jantung Richie berdetak kencang saat mengingatnya saja.


Hanya saja, seperti yang ia bilang sebelumnya. Ia pantang merebut seseorang dari pasangan lain, ia memiliki keinginan memiliki pasangan yang ia cintai dan mencintainya. Bukan cinta sepihak atau merebut dari orang lain, itu sama sekali bukan gayanya.


Kali ini ia lebih tertarik dengan Dara yang terlihat sangat misterius di matanya, ia yakin Dara miliki sesuatu yang luar biasa yang bahkan Richie sendiri tidak bisa menebak apa itu. Richie yakin, karena tebakannya tidak pernah meleset selama ini.


Hal itu yang membuat Richie memutuskan untuk segera bertemu dan membicarakan hal ini pada Dara. Ia harap gadis cantik penuh pesona itu, mau ia ajak kerja sama di bidang bisnis tentunya.


.....


Di negara K


Megan sama sekali tidak ingin melihat wajahnya yang tidak terbentuk, jadi beberapa hari ini ia tidak melihat cermin. Jangankan orang lain, dirinya sendiri saja tidak menyukai wajahnya yang sekarang.


"Si*l! Ini semua gara-gara wanita pelakor itu yang membuat Kaisar menamparku sangat keras. Dan lagi apa iya paketan itu hanya terjadi di mimpi atau hayalanku doang? Tapi Kenapa semuanya terasa nyata?" ucap Megan frustasi menggigit jemari tangannya.


"Si*l, lihat nanti bi*tc. Aku pastikan Kaisar akan meninggalkanmu dan kembali ke dalam pelukanku. Aku tidak akan membiarkan pria yang aku cintai, dekat atau bahkan menikah dengan wanita lain selain diriku" ucap Megan bertekad..


"Kalau bukan mimpi, kenapa dua orang bodoh itu sampai sekarang tidak bisa di hubungi? Bagaimana tugas yang aku perintahkan? Apa paket kepala itu sungguhan dua orang itu ya? Tidak-tidak, itu tidak mungkin, itu hanya mimpi" gumam Megan lagi menggelengkan kepalanya.


Ia sangat setres dan ketakutan sekarang memikirkan itu semua, Ia harap itu semua hanya ada di dalam mimpinya. Terutama wajahnya yang makin tidak terbentuk sekarang ini.


terlebih di Group Chat Keluarga besarnya sedang terjadi kehebohan, tentang Harun yang menghilang tiba-tiba. Ada yang mengatakan jika kediaman Harun di grebek oleh militer dan Harun di tangkap.


Meskipun tidak ada yang tahu kronologi penangkapan Harun seperti apa dan karena apa, tapi tentu saja semuanya merasa panik dan juga ingin mengetahui keberadaan Harun di mana.


Istri Harun, Elis. Datang ke pusat militer untuk melapor kehilangan suaminya, namun ia justru terkejut saat mengetahui fakta jika Harun sudah di jadikan tersangka dan militer akan melakukan penyelidikan intern.


Tiba-tiba saja telepon nya berdering.


"Ya Tante" ucap Megan saat mengangkat telepon dari Tantenya yang tak lain dari adik dari papanya itu.


"Megan, tolong Tante. Bisakah kamu telepon Kai dan memintanya untuk membebaskan Pamanmu? Ini hanya kesalahan pahaman, karena kau tahu pria seperti apa pamanmu, tidak mungkin ia menjadi penjahat negara" ucap Elis.


"Kenapa harus aku? Kenapa om tidak menyelesaikan sekalian saja kalau tidak bersalah. Atau Tante minta tolong ke yang lain" ucap Megan cuek, ia tidak peduli dengan om dan Tante nya itu.


"Megan Tante mohon padamu, hanya kamu yang bisa menolong Pamanmu. Tolong bilang pada Kai untuk mencabut tuntutannya. Aku tahu kamu bisa, karena hanya kamu yang tak lain wanita kesayangan Kai dan ia akan menurut padamu jika kamu yang bicara" ucap Elis


Mendengar ucapan Elis, tentu saja semakin berbunga di hati Megan di puji sedemikian rupa. Ia merasa jika ia memang sangat cocok dengan Kai.


"Tidak ada wanita lain yang pantas bersanding denganmu kecuali aku" cuman Megan lagi di dalam hati.


"Baik, kali ini Megan akan bantu Tante" ucap Megan dengan percaya diri.


"Terimakasih Megan, kamu memang keponakan Tante yang paling cantik dan baik, tidak ada perempuan lain yang cocok dengan Kai selain kamu" ucap Elis memuji Megan dengan pujian yang amat di sukai Megan.


"Tentu saja, hanya aku yang pantas" ucap Megan.


"Ya-ya-ya hanya kamu yang pantas" ucap Elis hanya bisa menjilat keponakannya itu.


"Tapi Tante, aku hanya bisa berusaha sebaik mungkin membujuk Kaisar. Hanya saja semua keputusan ada di tangan Kaisar, terlebih menyangkut masalah pekerjaannya itu akan sulit" ucap Megan


"Tidak apa-apa, yang penting kamu sudah berusaha dan Tante yakin jika Kaisar akan mendengarkan ucapan kamu, karena ia sangat mencintai kamu dan kamu adalah harta berharga baginya" ucap Elis membuat Megan makin melambung tinggi.


Sambungan telepon pun terputus, Dengan senyum mengembang. Megan dengan percaya diri langsung menekan nomor telepon Kai.


Maaf, nomor yang anda putar salah....


Panggilan itu tidak tersambung, membuat Megan mengerutkan keningnya. Ia berusaha berkali-kali menelepon Kai, namun hasilnya tetap nihil. Ia menelepon menggunakan aplikasi, namun langsung mati.


"Si*l!! Jangan-jangan nomor aku di blok... Pasti wanita ****** itu yang menghasut kaisar agar memblokir nomor telepon ku. Dasar ular, akan ku buat perhitungan kamu! Lihat saja nanti! ucap Geram Megan.


"Si bodoh yang mencari kematian" gumam seseorang yang tengah melihat ke tablet miliknya.


...•••••••...


Maaf up 1 Bab, ternyata hari ini author sibuk dan banyak kerjaan 🙏