The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul
270. Menyerah



Benar saja, akun IG yang baru saja di buat itu sudah booming, kini ramai dengan berbagai komentar. Terlebih di penuhi dengan komentar dari para kaum Adam yang tengah mengalami patah hati nasional. Sebab Dewi mereka memberitahu pada dunia, jika hatinya di cuti oleh seseorang.


Kabar tentang Ketua dari A.A Entertainment yang sudah membuat akun IG, dan memposting sesuatu yang secara tidak langsung, memberi tahu semua orang jika ia memiliki tambatan Hati itu sangat meledak hingga menjadi trending topik.


Bahkan membuat kabar itu di siarkan di TV Nasional di acara gosip di gosok makin sip. Karena meskipun Dara bukanlah selebriti, namun kepopulerannya justru menyaingi Bintang yang sedang naik daun di negaranya itu. Jadi ia sudah sekelas dengan bintang papan atas.


Di kantor A.A Entertainment kini tengah sibuk mendapat telepon dari berbagai reporter yang ingin mendapatkan berita terbaru ini. Mereka sangat penasaran dengan siapa sang Dewi Nasional itu tengah menjalin hubungan.


Sampai-sampai ada yang menghubung-hubungkannya dengan Xavier, namun statement tersebut langsung di bantah oleh pihak agensi kalau itu hoax.


Dengan cepat tanggap, Perusahaan mengumumkan di akun resmi A.A Entertainment. Di katakan bahwa bos mereka dengan artisnya tidak memiliki hubungan sama sekali dan pure hanya hubungan kerja antara bos dan karyawannya, tidak lebih.


...


Di kediaman Nugraha, Xavier mengurung diri di kamarnya. Tepat setelah ia dan keluarganya mengkonfirmasi kalau Dara ternyata benar adalah cucu perempuan satu-satunya Keluarga Adi Raharjo dan juga merupakan Tunangan dari putra tertua Keluarga Narendra.


Mereka menginformasikan itu dari beberapa sumber yang memang hadir di acara pertunangan Dara dan Kai.


Xavier merenung teringat ucapan orang tuanya sebelum ia masuk kamar.


"Kamu buat malu papa dan mama, kenapa kamu berbohong dan mengatakan jika kalian sepasang kekasih saling mencintai dan kamu ingin melamarnya, hah?? Bahkan kamu mengancam tidak ingin menikah jika tidak menikah dengannya.


Lalu apa? Kamu membohongi kami, keluarga kamu sendiri. Untung kita hanya bertemu dengan kepala pelayan dan juga tuan muda ketiga Adi Raharjo, kalau dengan keluarganya yang lain, mau di taruh di mana muka papa?" ucap Angga Nugraha, ayah dari Xavier. Mengusap wajah nya.


Bagi orang-orang yang mengenal Keluarga Adi Raharjo, mereka kini menyematkan panggilan tuan muda ketiga pada Dimas. Karena tuan muda pertama adalah Revan dan tuan muda kedua adalah Bara.


Sedangkan Jefrey, Alan dan Ryan... Mereka hanya anak angkat yang tidak resmi, karena keluarga mereka tidak mengurus surat-surat nya.


Itu karena Jefrey yang memang menolak untuk di masukkan ke dalam kartu keluarga dan lebih nyaman hanya sebagai anak angkat secara verbal saja.


Sedangkan Alan dan Ryan, masih memiliki ayah. Jadi sama seperti Jefrey, Keluarga Adi Raharjo juga mengangkat anak secara lisan saja.


"Lihat! Bahkan nona muda Adi Raharjo itu sekarang viral karena mempublikasikan hubungannya dengan tunangannya. Bisa saja kabar kita datang ke sana sampai ke telinga keluarga Narendra.


Apa kamu tidak berpikir bagaimana Keluarga kita bisa berdiri kokoh di ibukota bahkan di negara ini karena sudah menyinggung mereka? Bisa-bisanya kamu berbohong dan berniat melamar tunangan orang lain yang lebih parahnya tunangan dari orang paling berkuasa di negara ini?" ucap Angga lagi.


"Berhenti dari pekerjaanmu lalu fokus untuk belajar mengelola perusahaan!!! Jangan membantah dan turuti ucapan papa, kalau tidak papa tidak akan segan padamu! Dan papah akan menjodohkan kamu dengan anak sahabat papa, tidak ada kesempatan untuk menolak!" ucap Angga lagi kemudian pergi.


"Renungkan kesalahan mu dan turuti ucapan papamu, Vier. Pikiran matang-matang" ucap Sunny ibu dari Xavier yang juga pergi.


Kini Xavier merenung di kamarnya, patah hati sudah pasti, karena Dara adalah cinta pertamanya. Tapi ia juga merutuki dirinya sendiri yang bodoh dan juga terlalu percaya diri jika Dara juga memiliki perasaan yang sama. Padahal selama ini Bos nya itu tidak pernah merespon dirinya dan cenderung menghindar.


Sepertinya tidak ada jalan lain, ia harus mengakhiri kontrak secara sepihak ke agensinya. Meskipun ia harus membayar denda dan fokus menurut dengan ucapan papanya yang tidak pernah main-main dengan ucapannya.


Walaupun begitu Xavier akan tetap aktif di dunia entertainment, Sampai kontrak kerja sama iklan dan film yang saat ini masih belum selesai syuting, selesai semua. Lalu setelahnya dia akan berhenti dari dunia hiburan.


...


Dara kini tengah di buat kualahan akibat sikap manja Kai yang sedang bucin-bucinnya itu. Kai tidak mau melepaskan pelukannya dan juga menciumi wajahnya tidak ada bosannya.


Itu karena perasaan senangnya karena Dara sudah mulai terbuka di publik dan juga ia merasa sedih karena besok pagi mereka akan berpisah lagi.


Dara harus kembali bekerja, sama dengan Kai yang masih harus mengurus kasus di kemiliteran. Sekalian menunggu Dong yang kemungkinan Minggu depan akan datang dan sesuai janjinya, Kai akan membantu mengurus identitas Dong yang baru.


....


Sekembalinya Dara ke Kota S, seperti biasanya ia bekerja di rumah sakit. Setelah beberapa hari, Dara pun datang memenuhi undangan Richie yang akan membahas kontrak kerja dan juga penandatanganan kontrak kerja sama.


Seperti yang terlihat saat ini, ketiganya berada di sebuah private room restoran di A.R hotel. Dara sengaja memilih tempatnya di sana agar nyaman, meskipun ia percaya Richie adalah orang yang dapat di percaya dan tidak memiliki niat buruk padanya.


"Hallo Tuan Richie, tuan Alex. Apa saya terlambat? sudah menunggu lama?" tanya Dara yang sekilas melirik jam di pergelangan tangannya.


Saat ini bahkan baru jam 18.45 masih ada waktu lima belas menit lagi sebelum jam pertemuan. Tapi rupanya Richie juga tidak ingin datang terlambat karena menghargai Dara.


"Hallo nona Dara, sama sekali tidak terlambat.. Justru anda datang lebih awal" ucap Richie tersenyum. Alex sendiri hanya menyapa Dara sekedarnya sembari mengangguk sopan.


"Oke, langsung bahas atau makan dulu?" tanya Dara


"Kalau makan dulu tidak apa-apa? Anda tidak ada acara setelah ini kan nona?" tanya Richie, yang terus menoleh ke arah pintu yang tidak luput dari pandangan Dara.


Mereka kemudian memesan makanan yang di catat oleh pelayan, setelahnya pelayan itu keluar kembali.


"Saya tidak ada acara setelah ini, anda tenang saja. Tapi tuan, sepertinya anda terlihat mencari sesuatu" ucap Dara


"Ahh, kentara sekali ya ha-ha-ha...." Richie tertawa ringan karena pikirannya mudah terbaca dari gerak tubuh.


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Dara menawarkan bantuan.


"Asisten anda tidak ikut?" tanya Richie yang sepertinya mencari keberadaan Flo.


"Dia kembali ke ibukota, ada apa. Seperti nya kamu memang mencarinya?" tanya Dara


"Ah tidak apa-apa?" ucap Richie mengelak!


"Kau menyukai asisten ku? Harus saya ingatkan, ia punya pasangan tuan" ucap Dara


"Uhuuukk... Uhuuukk..." Richie tersedak oleh ludahnya sendiri.


"Tidak-tidak, bukan begitu nona, anda jangan salah paham. Aku jelas tidak akan menjilat ludahku sendiri" ucap Richie terburu-buru takut Daa salah paham padanya


"Lalu?" tanya Dara.


"Itu karena... Huuffft..." ucap Richie menghela nafas


Dara masih setia bergeming tidak memotong ucapan Richie, sebelum pria tampan itu menjelaskan padanya.


"Aku hanya merasa tidak asing saat melihat wajahnya, saat pertama kali bertemu beberapa waktu lalu" ucap Richie membuat alis sebelah Dara terangkat.


Melihat Dara diam dan menunggu ucapan selanjutnya, Richie pun menghela nafas sebelum menjelaskannya.


"Saat aku pulang dan mengingat-ingat, aku baru sadar jika wajahnya sangat mirip dengan seseorang yang sangat aku kenal" ucap Richie


"Siapa?" tanya Dara


"Ibuku...." ucap Richie dengan wajah sendu.


"Apa ibumu memang mirip dengan Flo?" tanya Dara


"Ya, lihat ini...." ucap Richie menyodorkan dua buah foto.


"Ini foto mama saat masih muda dan foto tahun ini" ucap Richie.


Seketika mata Dara melotot, karena yang di bilang Richie benar adanya. Bahkan keduanya seperti pinang di belah dua, sangat mirip seperti kembar. Sedangkan Flo yang membedakan adalah lesung pipi.


Wanita di foto tidak memilikinya, sedangkan Flo memilikinya satu di pipi sebelah kirinya yang membuatnya terlihat manis.


...•••••••••...