The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul
72. White masuk Live streaming



Di dalam ruangan Ketua A.R Corporation. Adnan tengah duduk dengan orang kepercayaannya yang juga merangkap sebagai asisten keduanya.


Adnan memiliki dua asisten, Jimmy dan Jefrey.


Jimmy adalah asisten pertama Adnan, ia merupakan orang lokal kota S, dia berusia 38 tahun ini. Ia membantu mengurus segala sesuatu tentang A.R Corporation. Jimmy adalah seorang jenius yang bergelar MBA saat berusia 19 tahun saat itu.


Jefrey adalah Asisten kedua Adnan, ia merupakan orang keturunan asing dari negara E, yang di urus sejak kecil oleh Adnan yang Adnan ambil dari panti asuhan saat ia berusia 5 tahun. Ia berumur 28 tahun, meskipun masih muda ia memiliki kecerdasan dan juga ketangkasan, ia sangat ahli dalam bela diri. Selain asisten kedua ia juga merangkap sebagai bodyguard khusus Adnan.


"Bagaimana Jef?" tanya Adnan


"Tugas sudah di jalankan, target hanya menunggu 24 jam untuk bangkrut dan kehilangan segalanya" ucap Jefrey.


"Bagus, terus awasi orang itu. Jangan sampai ia berbuat yang buruk atau menganggu Dara dan Dimas" ucap Adnan.


"Baik tuan" ucap Jefrey.


"Jef kamu sudah berusia 28 tahun, apa kau tidak ingin menikah atau punya pacar?" tanya Adnan kemudian.


"Aku belum kepikiran tuan" ucap Jefrey.


"Hei, jangan terlalu kaku padaku" ucap Adnan.


"Maaf pah, kebiasaan" ucap Jefrey tertawa.


"Kau ini, bagaimana kalau kamu menerima saran mamamu saja, ia bisa mengenalkan wanita yang cantik dan cocok untukmu" ucap Adnan.


"Pah, aku masih belum ingin menikah. Papa dan mama selalu saja memaksaku, aku akan mencari calonku sendiri" ucap Jefrey cemberut.


"Baiklah-baiklah terserah kamu" ucap Adnan tidak memaksa.


Bagi yang tidak tahu, Adnan dan Ellena sudah menganggap Jefrey sebagai anak mereka. Bahkan keluarga Adi Raharjo sudah menganggap Jefrey anggota keluarga mereka. Tapi Jefrey menolak saat Adnan dan Ellena ingin mengurus legalitas adopsinya.


Ia lebih memilih bekerja untuk ayah angkatnya, dia berjanji akan menjaga keluarga Adi Raharjo. Karena keluarga ini sudah sangat baik kepadanya dan memberikan kehidupan yang hangat dan penuh kasih sayang padanya.


"Pah, kau tidak ingin mengenalkan ku pada kedua adikku?" tanya Jefrey


"Kau tahu sendiri mereka ada di ibukota sekarang. Sebulan lagi mereka ke kota S, kamu juga harus ambil cuti saat itu" ucap Adnan.


"Baiklah, apa Revan sudah pulang?" tanya Jefrey


"Adikmu itu masih sibuk mengurus bisnis di luar negeri, ia akan pulang 3 Minggu lagi" ucap Adnan


"Dia masih gila kerja" ucap Jefrey terkekeh


"Ya dia seperti kamu, dia juga tidak pernah kepikiran untuk punya kekasih" ucap Adnan.


"Biarkan saja Pah dia masih muda, biarkan ia menikmati kesendiriannya" ucap Jefrey membela adiknya, atau mungkin membela dirinya sendiri.


"Kalian itu sama saja" ucap Adnan berdecih.


Jefrey terkekeh melihat ayah angkatnya itu kesal sendiri.


.....


Ryan mengajak Dimas ke halaman samping, ia memberitahu jika Live streaming dirinya dan kak Dara tengah Viral di internet. Begitupun dengan banyaknya DM yang ingin merekrut Dimas dan Dara sebagai artisnya. Dimas terkejut saat mendengar itu.


"Aku belum ada minat jadi artis, aku ingin rajin belajar biar bisa sukses seperti kakak. Aku kan hanya iseng buat konten aja" ucap Dimas.


"Hmm, aku juga sama. Tapi kan konten kamu juga iseng-iseng berhadiah. Kamu sering dapat endorse cukup mahal loh" ucap Ryan.


"Ya lumayan sih. Tapi aku belum mau jadi artis, kakak juga nggak bakal izinin. Kamu tahu sendiri jadwalku padat, dari sekolah, less juga, konten aja kita upload kalau ada waktu luang" ucap Dimas


"Kau benar, tapi para penggemar mu ingin kau melakukan siaran langsung lagi bahkan mengirim banyak spam di akun IG kamu" ucap Ryan.


"Haaaahh, jadi aku live streaming lagi? Di mana?" tanya Dimas menghela nafas


"Di sini saja, ah aku punya ide, kenapa tidak kamu alihkan perhatian publik tentang kak Dara ke White aja" ucap Ryan


"Ide bagus" ucap Dimas.


Ia lalu membuka akun IG-nya, ia terkejut melihat followers-nya sudah naik jadi 5 juta. Dimas tidak memikirkan itu sekarang, ia kemudian melakukan live streaming.


Penonton yang awalnya ratusan berubah menjadi ratusan ribu dalam sekejap, bahkan menembus 1 juta. Dimas dan Ryan di buat terkejut karenanya.


Dimas melakukan Live streaming dengan berjalan menuju kandang White. Penonton terkesima dengan megahnya tempat tinggal Dimas. Dimas menjawab pertanyaan penonton dengan sabar.


[Kamu tinggal di mana? Rumahmu bagus]


"Ah seperti yang aku bilang, ini rumah kakak perempuanku. Ini di luxury mansion" ucap Dimas.


Penonton mulai riuh, mereka sangat terkejut ternyata kakak Dimas adalah orang kaya. Ini luxury mansion, jadi semua orang tahu jika itu hunian mewah di ibukota.


Meskipun Dimas bilang itu rumah kakaknya, tapi ia adalah adiknya. Itu berarti Dimas juga anak orang kaya, bukan? Begitu pikiran penonton.


"Ya, dia kakak kandungku, maaf kakakku sedang sibuk" ucap Dimas


[Apa akun IG kakak perempuan kamu?]


"Kakak tidak punya akun media sosial, dia sibuk kerja dan kuliah, jadi tidak pernah membuatnya" jawab Dimas dengan sabar.


Tiba-tiba perhatian mereka teralihkan oleh Auman, Dimas dengan cepat menghampiri White dan mengarahkan kamera kepada keduanya.


[Astaga, itu harimau!]


Siaran live streaming kembali heboh. Mereka kembali di kejutkan oleh Dimas yang sangat dekat dengan harimau besar itu, tanpa rasa takut.


"Ini White, kesayangan ku. Ayo White berikan salam" ucap Dimas


ROOOAAARRR!!!


Suara Auman begitu kencang membuat semua penonton merinding, deg-deg an dan juga antusias.


[Wow, kamu luar biasa, White terlihat sangat jinak denganmu]


Semua orang teralihkan ke White, Dimas justru membuat semua orang menahan nafas saat ia asik bermain dengan harimau besar.


Yang Dimas dan Ryan tidak tahu, ada seorang penonton yang memperhatikan sesuatu. Ia seperti merasa familiar dengan adegan itu.


Saat Dimas menyelesaikan Live nya. Penonton itu baru sadar jika ia pernah melihat adegan itu sama persis di konten milik Felicia, saat di rumah bos besar A.A Entertainment.


Ia pun akhirnya mulai membanding konten Feli dan Dimas, dan memiliki banyak kemiripan dari kandang, taman belakang, harimau dan juga yang lainnya.


Hal itu pun kembali booming keesokan harinya..


....


Malam harinya, Dara di buat tidak bisa tidur oleh Kai. Pria itu melakukan panggilan video saat ia baru istirahat dari latihan rutin.


Kai memiliki kamar sendiri di pangkalan militer, dan kamarnya terpisah dari anggota yang lain. Ia tidak pulang karena besok pagi ia mendapatkan tugas.


"Kau baru selesai latihan?" tanya Dara


"Hmm..." Kai mengangguk dan tersenyum tipis.


"Apa yang kamu latih hari ini?" tanya Dara


"Latihan seperti biasa, latihan fisik dan menembak" ucap Kai.


"Menembak?" ucap Dara terlihat tertarik.


"Apa kau tertarik? Aku bisa membawamu ke suatu tempat, kau bisa berlatih menembak di sana" ucap Kai.


"Benarkah?" tanya Dara antusias


"Tentu saja, aku akan mengajakmu ke sana setelah aku menyelesaikan tugas" ucap Kai.


"Apa itu tugas berbahaya?" tanya Dara, terselip nada khawatir di suaranya.


"Jangan khawatir, aku akan baik-baik saja" ucap Kai tersenyum. Ia merasa hangat saat mempunyai seseorang yang mengkhawatirkannya.


Keduanya mengobrolnya sebentar dan mengakhiri panggilan video saat hari sudah semakin larut.


TING!!!


Kai mengirim foto



💬Selamat malam dan selamat tidur, mimpikan aku malam ini. - Kaisar


"Astaga, dia selalu menyerang pertahananku" ucap Dara heboh sendiri saat menerima foto yang Kai kirim padanya, Dara menghela nafas memegangi dadanya.


"Sepertinya aku tidak akan bisa tidur malam ini" ucap Dara lagi.


Dara akhirnya memutuskan untuk ke ruangan dimensinya. Ia akhir-akhir ini sangat giat berlatih memanah atau berkultivasi.


...••••••...



Nama : Bara Adi Raharjo


Usia : 21 Tahun


Pekerjaan : Mahasiswa fakultas Management