
"Pagi Elenora, boleh aku masuk ke kamarmu?" Pertanyaan Cladia membuat Elenora mau tidak mau memundurkan tubuhnya agar pintu kamarnya bisa terbuka lebih lebar, dan membiarkan Cladia masuk ke dalam.
Begitu Elenora membuka pintu kamarnya lebih lebar, Cladia langsung melangkah masuk dan dengan sengaja langsung melihat ke arah Elenora yang terlihat bersembunyi di balik pintu.
"Eh, kenapa denganmu? Aku ingin melihat pakaian yang sudah aku siapkan untukmu, apa kamu pantas mengenakannya. Aku harap mataku tidak salah dalam memilih semua itu untukmu." Cladia berkata sambil menarik lengan Elenora agar menjauh dari pintu.
Tanpa berani menolak permintaan dari Cladia, Elenora keluar dengan gerakan kakinya yang terlihat ragu.
“Wah…. Benar-benar cocok untukmu, sesuai betul dengan bayanganku….” Cladia berdecak kagum dengan mata menatap berbinar senang.
"Sangat cantik Elenora. Ternyata pilihanku tidak salah." Cladia menatap dalam-dalam ke arah Elenora, dan mengamati tubuh Elenora yang sudah mengenakan pakaian jenis peplum top berwarna cerah, dipadukan dengan celana jeans dengan tipe skinny jeans, dan sepatu berjenis strappy sandals dengan heels berukuran pendek, hanya 3 cm, membuat penampilan Elenora sungguh berubah drastis, meskipun Elenora tetap membiarkan rambutnya dikepang dengan kacamata tebal masih menghiasi wajahnya.
(Pakaian jenis peplum top ini memiliki detail menyempit di pinggang, sehingga membuat lekukan pinggang terlihat sempurna. Atasan jenis peplum ini bisa digunakan oleh bentuk tubuh jenis apapun bahkan orang gemukpun dapat menggunakannya. Pakaian jenis ini bisa dipadukan dengan berbagai jenis bawahan, seperti celana hingga rok. Jenis model busana ini juga sangat eyecatching (menarik perhatian audiens atau siapapun yang melihatnya). Dan bila dikenakan dengan high heels akan mampu menonjolkan lekuk kaki yang indah.
Sebagian orang akrab menyebut skinny jeans dengan istilah celana pensil. Untuk para wanita yang memiliki kaki ramping, mengenakan jeans jenis ini dengan ragam atasan akan untuk membuat kaki tampak semakin jenjang.
Strappy Sandals merupakan sandal datar atau memiliki hak pendek yang berdetail tali temali. Sandal jenis strappy atau bertali biasa dikenakan dengan busana yang elegan. Pilihan strappy sandals begitu beragam, mulai dari jenis yang flat, heels, hingga double platform sesuai dengan keinginan dan jenis acara yang akan didatangi).
Kaki Elenora pada dasarnya memang sudah jenjang, karena itu aku sengaja memilih strappy sandals untuknya dengan heels tidak terlalu tinggi. karena itu justru membuatnya terlihat pas sekali.
Cladia berkata dalam hati, memandang ke arah Elenora dengan tatapan puas, melihat bagaimana penampilan Elenora yang pagi ini terlihat begitu modis, dan menunjukkan bentuk tubuhnya yang tinggi semampai dengan lekuk tubuhnya yang sebenarnya terlihat indah sempurna, hanya selama ini selalu tertutup rapat di balik kemeja berkerah berukuran jumbo yang membuatnya selalu tampil dengan pakaian yang kedodoran.
Dan Elenora selalu memadukannya dengan celana kain jenis palazzo yang membuatnya semakin tampil dengan kesan tidak modis sama sekali.
(Celana palazzo memiliki potongan yang cenderung lebih sempit sedikit di bagian paha ke lutut lalu lebar di bagian lutut ke bawah. Celana palazzo biasanya terbuat dari bahan-bahan yang cenderung lebih ringan dan flowy saat dipakai, seperti sifon dan katun).
Belum lagi penampilan wajahnya yang tertutup kacamata tebal dan rambut dikepang, sedikit berantakan, membuatnya terlihat culun, seperti yang biasa dikatakan oleh James tentangnya.
"Elenora, aku sengaja memilih setelan pakaian yang akan menunjukkan bahwa kamu adalah gadis cantik dengan bentuk tubuh sempurna. Celana jeans jenis pencil itu sungguh cocok untukmu. Menunjukkan kaki jenjangmu yang indah. Karena itu aku memilih sandal dengan heels tidak terlalu tinggi agar dengan pakaian itu kamu terlihat proposional (seimbang)." Cladia berkata dengan nada puas, dengan matanya masih menatap pakaian yang dikenakan oleh Elenora yang sudah dipilihkannya.
Meski selama ini Cladia banyak berkutat dengan desain perhiasan dan amsalah keuangan perusahaan Sanjaya, tapi seperti kata Ornado, sebenarnya Cladia juga menyukai dan menguasai desain pakaian.
Bahkan, bagi Cladia, hanya dengan melihat sekilas bentuk tubuh seseorang, dia dengan cepat dan tepat akan bisa mengetahui tipe pakaian paling cocok untuk dikenakan oleh orang itu, beserta dengan ukurannya.
Karena itu, tanpa mengajak Elenora, bahkan semua pakaian yang diberikan kepada Elenora oleh Cladia, semuanya begitu pas dikenakan oleh Elenora, dan begitu matching (sangat cocok) dengan ukuran maupun bentuk tubuh Elenora.
"Tapi Cla... aku jadi merasa seperti orang yang aneh dengan setelan pakaian ini. Aku… belum pernah berpakaian seperti ini." Elenora berkata dengan sikapnya yang tampak canggung dan tangan kanannya sibuk mengelus-elus lengan tangan kirinya, seperti orang yang sedang kedinginan.
“Bagaimana tampilan secantik ini kamu bilang aneh? Mulai sekarang, kamu harus merubah cara berpakaianmu. Aku tahu bahwa pria yang hanya melihat penampilan fisik seorang wanita bukanlah pria yang bisa mencintai kita dengan tulus. Tapi sebagai wanita, kita juga harus menjaga penampilan kita agar tidak mempermalukan pasangan kita. Bukan berarti aku mewajibkan wanita untuk tampil cantik, karena semua wanita akan cantik bagi orang yang tepat. Hanya saja, aku sungguh merasa keberatan jika James memperlakukanmu seperti itu hanya karena penampilan fisikmu.” Cladia berkata sambil mencoba untuk membenarkan tatanan rambut Elenora, namun Elenora buru-buru menghindar, dengan menjauhkan kepalanya dari jangkauan tangan Cladia, dengan sikap kaget sekaligus gugup.
“Maaf Cla, tolong biarkan rambutku seperti ini. Aku benar-benar belum siap untuk berubah seperti yang kamu katakan. Maaf, bagiku bahkan perubahan ini terasa begitu drastis dan tidak nyaman.” Elenora menjawab dengan sikap gugup.
Meskipun Elenora tahu bahwa Cladia adalah wanita yang baik, dan hanya ingin berusaha membantunya, tapi ingatan tentang bagaimana perilaku jahat Serafina padanya jika dia berusaha tampil cantik membuat Elenora memiliki ketakutannya sendiri.
Apalagi jika dia mengingat bagaimana para laki-laki berwajah beringas yang waktu itu yang memandangnya tatapan dan raut wajah penuh ***** padanya, saat hari dimana untuk eprtama kalinya dia tampil cantik dengan mengenakan gaun yang indah.
Bahkan salah seorang dari mereka saat itu, sengaja menarik paksa gaun di bagian dadanya sehingga robek dan memperlihatkan pakaian dalam yang akhirnya menunjukkan bagian tubuh pribadinya yang seharusnya dia tutup rapat-rapat, bukan untuk diumbar pada sembarang orang, apalagi lawan jenis.
Setiap kali mengingat peritiwa hari itu, selalu saja membuat Elenora ingin menangis.
Rasa takut, malu dan juga terhina masih bisa dirasakannya dengan jelas saat bayangan kejadian itu terlinatas di pikirannya.
Namun, rasa aman dan terimakasih yang begitu besar juga dirasakannya, secara bersamaan, setelah kedatangan James yang menolongnya waktu itu, membuat rasa cinta yang awalnya mungkin hanya sekedar cinta monyet kepada James, akhirnya benar-benar berubah menjadi cinta mati yang tulus untuk James.