
“Tenang saja James. Bagaimana mungkin aku tidak memuji adikku yang memang cocok dengan topi pilihanmu itu. Kamu memang berbakat dalam banyak hal James. Termasuk masalah fashion, kemampuanmu itu harus diacungi jempol.” Serfina langsung dengan terang-terangan memuji James.
“Oke, nikmati waktu kalian di sini, sementara kami menikmati waktu kami di pantai yang ada di bawah sana. Ombak di sana sepertinya sudah sibuk memanggil-manggil kami untuk segera bermain bersamanya.” James mengakhiri kata-katanya sambil melambaikan tangannya ke arah Enzo, memberi kode agar Enzo segera mengikuti langkah-langkahnya ke arah Ornado dan yang lain, untuk mengajak mereka berenang di pantai kelingking.
Setelah Ornado, Alvero, Dave, Enzo dan juga James pergi ke pantai Kelingking untuk berenang, mereka yang lain, yang memilih untuk tetap di tebing, menikmati pemandangan indah di sana sambil mendengar musik dari sekelompok grup band yang sengaja disewa oleh Ornado untuk menghibur mereka yang tidak ikut turun ke pantai Kelingking.
Menghibur yang lain, selama kelima pria tampan itu pergi berenang, sambil menikmati keindahan pantai Kelingking.
Deanda yang melihat keberadaan Alvero bersama keempat pria lainnya dari jauh melalui teropong prisma di tangannya tampak melenguh pendek.
(Teropong adalah suatu benda atau alat optik yang digunakan untuk melihat atau mengamati benda-benda dari jarak jauh sehingga terlihat lebih dekat. Teropong memiliki kemampuan untuk memperkuat cahaya dan membesar bayangan sehingga membuat benda yang dari jarak jauh dapat terlihat lebih dekat dan lebih jelas. Teropong sering disebut juga dengan Teleskop. Teropong prisma atau binokuler adalah tropong yang berfungsi untuk melihat benda yang jauh agar tampak lebih dekat dan terlihat jelas. Teropong prisma terdiri atas dua pasang lensa cembung (sebagai lensa objektif dan lensa okuler) dan dua pasang prisma kaca siku-siku sama kaki. Sepasang prisma yang diletakan berfungsi untuk membelokkan arah cahaya dan membalikkan bayangan. Bayangan yang dibentuk lensa objektif bersifat nyata, diperkecil, dan terbalik).
Jika boleh jujur jiwa petualang Deanda begitu memberontak, meronta-ronta ingin ikut bersama Alvero menikmati keindahan pantai Kelingking, bahkan ikut berenang menikmati air laut yang hangat.
Namun dalam kondisi hamil sekarang, meskipun selama kehamilannya Deanda tidak pernah mengalami keluhan sama sekali, tentu saja Raja muda Gracetian, sebagai suaminya tidak akan mengijinkannya melakukan hal senekad itu.
Pada akhirnya, Deanda hanya bisa menahan keinginannya untuk berpetualang bersama suaminya, seperti yang pernah dilakukannya dulu bersama Alvero sebelum dia hamil, termasuk keluar dari istana secara diam-diam untuk pergi ke Renhill dengan cara melompat dari jendela kamar mereka di istana.
Daripada hatinya terus tergoda untuk ikut turun ke pantai Kelingking, Deanda memilih untuk meletakkan kembali teropongnya, dan kembali terlibat dalam obrolan bersama Cladia dan Laurel, yang tampak asyik berbagi cerita.
Elenora dan nyonya Rose yang sedang berjalan-jalan pelan sambil menikmati keindahan alam di sekitarnya sedikit menahan langkah kakinya begitu mendengar obrolan para petugas keamanan dengan Alex.
“Benarkah kalau gadis cantik itu ternyata seorang model terkenal dan kakak kandung dari Elenora?" Salah satu dari laki-laki yang sedang bergerombol sambil menikmati es kelapa muda itu bertanya kepada Alex yang langsung menganggukkan kepalanya.
“Kalau masalah dia adalah kakak kandung Elenora memang benar, tapi apakah dia seorang model apa bukan. Aku mana tahu tentang hal seperti itu.” Yang lain langsung tertawa mendengar kata-kata Alex yang terdengar tidak perduli dengan info tentang Serafina.
“Serafina… ya… kalau tidak salah namanya Serafina. Kalau dilihat-lihat, apa Serafina itu kekasih pak James ya?” Kali ini pertanyaan dari salah satu orang kepada temannya yang lain itu, sukses membuat Elenora menghentikan langkah kakinya.
“Bukan apa-apa, tapi gadis itu terlihat cantik sekali. Sangat cocok bersanding dengan pak James yang gagah dan tampan, belum lagi, kaya raya.”
“Benar-benar… mereka memang terlihat sangat serasi. Dan meskipun mungkin pak James tidak sekaya pak Ornado, aku dengar kekayaan keluarganya masuk dalam sepuluh besar orang terkaya di Italia, dengan pak Ornado yang mengisi urutan pertama tentunya.”
“Untuk model cantik sekelas gadis itu, memang paling pantas jika pasangannya orang setampan dan setajir pak James.”
“Aku setuju sekali dengan pendapatmu. Semoga pak James berjodoh dengan Serafina itu.”
“Elenora pasti beruntung bisa mendapatkan kakak ipar sekeren dan sekaya pak James. Itu bisa membuat karirnya menanjak dengan cepat tanpa perlu usaha keras seperti sekarang ini.” Pembicaraan tentang Serafina dan James yang terus terdengar dan terlihat semakin seru, membuat nyonya Rose yang sempat mendengar bahwa Elenora dan James merupakan pasangan yang sedang dijodohkan oleh kedua keluarga, namun belum diketahui oleh banyak orang, segera menarik lengan Elenora.
“Elenora, lihat! Pemandangan dari tempat Ernest dan Erich berdiri itu terlihat indah dan menarik. Kita belum melihat kesana tadi.” Dengan sedikit memaksa, nyonya Rose berkata sambil menarik lengan Elenora agar menjauhi orang-orang yang sedang membicarakan tentang James dan Serafina itu.
Nyonya Rose sengaja melakukan itu agar Elenora tidak terus mendengar percakapan yang baginya hanya sekedar omong kosong untuk menghabiskan waktu itu.
Dengan langkah terseret, akhirnya Elenora mengikuti langkah-langkah nyonya Rose yang membawanya menjauh sambil menahan nafasnya.
Tidak heran orang berpikir seperti itu. Serafina memang sangat cantik, dibandingkan dengan aku. Pastinya orang akan melihat dia cocok berada di samping James yang memang begitu tampan dengan sejuta pesona yang dimilikinya sebagai pria idaman para wanita.
Elenora berkata dalam hati sambil menghela nafasnya, merasa dadanya yang sedikit sesak jika mengingat tentang pembicaraan para petugas keamanan itu tentang Serafina dan James, yang harus diakuinya, memang ada benarnya.~~~~