My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
SELAMAT BERGABUNG DALAM ISTI UNTUK JAMES



"Omong kosong! Buktinya banyak orang berlomba-lomba mencari sosok misterius itu! Jangan banyak bicara! Cepat cari siapa master hacker itu! Selain itu segera temukan siapa orang yang bekerja di Grup Xanderson, yang sudah berhasil menggagalkan rencana kita! Tidak perduli bagaimanapun caranya! Segera temukan orang itu! Bawa kepadaku! Dan tawarkan bayaran 3 atau 4 kali lipat dari yang sudah di tawarkan oleh Grup Xanderson! Turuti semua permintaannya asal dia mau bekerja dengan kita! Membantu kita untuk menghancurkan Grup Xanderson!" Dario berkata sambil mengarahkan tinjunya ke atas meja kerja yang ada di depannya.


"Jika dia menolak! Habisi dia secepatnya! Karena siapapun yang berani menentangku harus mati! Termasuk siapapun orang yang berada di dekat Cladia yang menjadi penghalang untuk aku bisa mendapatkan Cladia!" Dario berteriak sambil menggebrak meja dengan menggunakan lengannya yang terkepal erat.


“Tapi Tuan… sampai sekarang, belum pernah ada yang bisa memberikan info tentang siapa dan dimana keberadaan master hacker itu. Bahkan kewarganegaannya saja tidak diketahui oleh siapapun. Identitasnya benar-benar misterius.” Dante mencoba mengatakan pada Dario, bahwa selama ini dia juga sudah berusaha keras untuk mencari dan menemukan siapa sebenarnya orang yang dijuluki master hacker oleh hacker-hacker yang ada.


“Aku tidak perduli! Bukankah seharusnya itu menjadi tugas dan tanggung jawabmu Dante? Aku membayarmu mahal! Memberikan apapun yang kamu inginkan! Dan sekarang kamu bilang tidak bisa melakukan apa yang aku minta? Kamu sedang mencari mati?” Dario berkata tanpa perduli dengan penjelasan Dante.


Melihat kemarahan Dario, Dante memilih diam, berharap tuannya bisa kembali tenang, dan besar kemungkinan itu bisa terjadi jika dia mendengar berita baik tentang keberhasilan rencananya terhadap Ornado.


# # # # # # # # #


"Hatching!" Di tempat lain, Elenora yang masih menatap serius ke arah layar di dpeannya tiba-tiba bersin sambil memegang telinganya yang terasa gatal.


"Kenapa denganmu ti amore?" James yang masih dengan setia duduk di samping Elenora di ruang IT langsung melihat ke arah Elenora yang juga langsung menoleh ke arah James.


"Entahlah. Padahal aku baik-baik saja dan sedang tidak terkena dlu, tapi tiba-tiba aku bersin dan telingaku terasa gatal. Kalau aku menceritakan hal ini kepada Cladia, dia pasti akan langsung menggodaku dan bilang kalau ada seseorang yang sedang membicarakan atau merindukanku." Elenora berkata sambil tersenyum ke arah James yang ikut tesenyum mendengar logika yang diceritakan Elenora padanya, yang baginya terdengar sangat konyol dan tidak masuk akal.


"Ada-ada saja. Jelas-jelas penyebab kita bersin bukan karena itu. Lagipula, bicara soal merindukanmu. Sekarang hanya aku yang boleh merindukanmu." James langsung menyatakan protesnya pada Elenora, dengan wajah yang mendekat ke arah wajah Elenora.


Ornado yang sedang duduk di dekat mereka dan memangku laptopnya, sedikit menjauhkan pandangan matanya dari layar laptop dan memandang ke arah James.


Ist, akhirnya James bergabung juga dalam golong ISTI (Ikatan Suami Tergila-gila Istri). Sungguh tidak cocok sama sekali mengingat bagaimana dia dulu memperlakukan Elenora dengan begitu dingin dan kasar hanya karena kesalahpahaman yang tidak segera diselesaikan selama bertahun-tahun. Sungguh menggelikan, tapi paling tidak sekarang aku merasa lega James sudah menemukan kebahagiaannya bersama gadis yang sejak dulu dicintainya.


Ornado berkata dalam hati sambil kembali berkonsentrasi pada layar laptop di pangkuannya.


"James...." Elenora yang merasa malu dengan tindakan James langsung berkata pelan sambil melirik ke arah James yang terlihat santai sekaligus pura-pura tidak mendengar protes Elenora atas tindakannya barusan, dengan mata memandang ke arah layar dimana status download sudah naik menjadi 20%.


# # # # # # # #


Dante yang mendengar kemarahan Dario, hanya bisa diam sambil menunggu sampai kemarahan Dario sedikit menurun, agar dia tidak terkena imbas kemarahan tuannya itu lagi.


Awalnya Dario sudah merasa begitu percaya diri dengan kemampuan dan semua rencananya untuk menghancurkan Ornado, sampai dia ingin menyiapkan acara pesta kemenangan di awal, dan meminta Dante untuk menyiapkan pesta itu.


Akan tetapi baru saja dia melangkahkan kakinya keluar dari ruang kerjanya, Dante yang menerima panggilan telepon dan menerima info bahwa para hacker mereka gagal menjebol dinding pertahanan data milik Grup Xanderson, membuat dengan marah Dario kembali masuk ke dalam ruang kerjanya, dan mulai meluapkan rasa kecewanya pada Dante.


"Lakukan pengecekan terhadap rencana kita yang lain! Aku tidak mau mendengar lagi adanya berita kegagalan kita! Termasuk para wartawan yang sudah kita bayar dan undang untuk memberitakan peristiwa di acara lelang perhiasan palsu yang diadakan oleh Grup Xanderson!" Dario memberikan perintah lainnya kepada Dante yang langsung melaksanakan perintah itu dengan menghubungi orang-orang mereka.


"Cek juga perkembangan tentang polisi yang sudah memasang garis polisi di perusahaan Ornado! Apa polisi sudah memutuskan untuk melakukan penangkapan terhadap pimpinan pabrik itu? Aku mau saat itu terjadi, itu menjadi berita utama di televisi nasional agar semua orang tahu tentang kejahatan yang sudah dilakukan oleh salah satu anak perusahaan Grup Xanderson!" Dario kembali memberikan perintahnya pada Dante.


"Baik Tuan. Saya akan segera memberikan update terbaru tentang semua rencana yang sudah kita jalankan." Dante segera menjawab perintah Dario.