My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
RENCANA ORNADO UNTUK ELENORA



Hari ini Elenora benar-benar membuktikan bahwa dia adalah gadis hebat yang selama ini seperti seekor burung merak yang masih berjalan pelan dan terlihat ragu, dengan tampilan yang hanya biasa-biasa saja.


Tapi begitu dia mengangkat dan mengembangkan ekornya, yang di sekitarnya akan dibuatnya terpana dan terkagum-kagum melihat bagaimana indahnya ekornya itu.


Dengan gerakan tangan yang cukup cepat, Elenora meraih kertas kosong di dekatnya, juga pena yang tergeletak di dekat keyboard yang baru saja digunakannya.


“Untuk passwordnya sudah aku tuliskan di sini, tapi setelah itu tolong segera ganti kode password yang aku buat untuk akses memasuki server ini.” Elenora berkata sambil menuliskan beberapa buruf, dipadukan dengan angka dan simbol.


Setelah selesai, Elenora segera menyodorkan kertas itu ke arah Ornado, yang langsung menerimanya sambil tersenyum senang.


“Ah, terimakasih Elenora, aku sungguh tidak menyangka kalau kamu memiliki kemampuan begitu hebat yang tidak diketahui oleh banyak orang.” Ornado berkata sambil menyerahkan kertas itu kepada Alex, yang juga masih terlihat begitu kaget karena apa yang dilakukan Elenora barusan.


James sendiri ikut diam terpaku dengan dahi yang berkenyit, dengan tatapan matanya yang menatap lurus ke arah Elenora tanpa berkedip.


Elenora... aku benar-benar tidak menyangka.... Melihat kebiasaanmu yang mudah gugup dan terlihat culun, bagaimana bisa... dia melakukan hal hebat seperti itu? Apalagi yang sedang disembunyikan Elenora dariku? Saat ini aku seperti melihat Elenora yang tidak aku kenal. Benar-benar mengagumkan.


James berkata dalam hati dengan sikap terlihat bingung, membuat Ornado yang sempat meliriknya sekilas ingin rasanya tertawa terbahak-bahak, melihat bagaimana James diam terpaku tanpa bergerak sedikitpun, menjadi seperti patung dewa yunani yang terpajang di kuil-kuil pemujaan mereka.


James begitu shock karena merasa kaget dan tidak menyangka bahwa gadis culun yang selalu dimarahinya karena tidak becus saat menjadi sekretarisnya, ternyata bisa melakukan hal hebat yang dia sendiri belum bisa melakukannya.


Pengetahuan dalam bidang IT, James dan Ornado memang cukup fasih mengenai hal itu, tapi kemampuan mereka berdua hanya sebatas bagaimana membuat sistem keamanan data, menata data yang ada di server dengan rapi, memilah-milah hak akses yang berbeda-beda untuk masing-masing orang.


Sedangkan untuk ketrampilan hebat yang baru saja dipertontonkan Elenora kepada mereka, baik Ornado dan James, belum memiliki kemampuan secanggih itu.


Kemampuan yang bahkan bisa disejajarkan dengan hacker profesional yang memiliki bayaran sangant mahal.


“Segera lakukan perubahan password itu seperti yang dikatakan oleh Elenora, dengan sistem yang sudah biasa kita lakukan.” Ornado segera memberi perintah kepada Alex, yang dijawab dengan anggukan, sekaligus tangan Alex yang terulur menerima kertas dari tangan Ornado.


Sudah menjadi kebiasaan bagi Ornado dan Alex, bahwa setiap seminggu sekali, di hari Senin, Ornado akan meminta Alex untuk mengganti password sistem keamanan dan akses data utama mereka.


"Elenora, terimakasih banyak untuk bantuanmu. Kamu benar-benar memberikan kejutan besar hari ini pada kami. Betul kan James?" Seolah menyadarkan James dari pingsannya, James langsung menoleh kaget ke arah Ornado karena pertanyaannya barusan.


“Hah?” James bergumam pelan dengan wajah terlihat masih bingung.


"Eh... Mmm... iya Ad, benar. Terimakasih Elenora, kamu sudah banyak membantu kami kali ini." James berkata dengan menyungingkan sedikit senyum, setelah dengan keras berusaha menenangkan hatinya yang bergetar hebat karena peristiwa barusan.


"Akhirnya, aku tahu dimana tempat yang paling tepat untukmu Elenero." Ornado berkata sambil mendesis pelan, dan memandang Elenora dengan sikap tenang.


Eh... apa maksudmu Ad? Jangan katakan kalau Ad... berniat memindahkan Elenora dari posisi sebagai sekretarisku.


James bekata dalam hati dengan sikap bingung sekaligus khawatir begitu mendengar kata-kata dari Ornado barusan.


Tiba-tiba membayangkan Elenora tidak lagi menjadi sekretarisnya, membuat dada James terasa sesak.


"Sepertinya kamu akan lebih cocok jika ditempatkan di devisi IT. Kamu pasti akan banyak membantu Alex menangani keamanan. Karena di devisi yang ditangani Alex, bukan sekedar keamanan secara fisik, tapi juga keamanan secara data yang ada di komputer milik perusahaan kita." Ornado berkata sambil memandang ke arah Elenora, dengan wajah serius.


Jangan diterima! Jangan diterima! Kamu harus menolaknya Elenora! Kamu harus tetap menjadi sekretarisku!


James berteriak dalam hati sambil matanya menatap ke arah Ornado dan Elenora secara bergantian dengan sikap tidak tenang.


“Jadi Elenora, apa kamu tertarik dengan yang aku tawarkan barusan? Untuk pindah ke tim IT? Sepertinya di sana bakat dan kemampuan kamu akan semakin terasah, dan berkembang dengan baik. Aku akan mendukungmu sepenuhnya.” Ornado kembali mempertegas penawarannya kepada Elenora, menunjukkan bahwa dia benar-benar serius saat ini.


Elenora tampak tersenyum tipis mendengar penawaran dari Ornado, membuat hati James semakin tidak tenang, karena mulai melihat tanda-tanda bahwa Elenora akan menerima penawaran Ornado barusan.


Ini benar-benar tidak bisa dibiarkan begitu saja. Aku harus melakukan sesuatu untuk mencegah Ad memindahkan Elenora.


James berkata dalam hati sambil berjalan mendekat ke arah Ornado yang masih menunggu jawaban dari Elenroa atas penawarannya barusan.


“Ad, aku butuh bicara secara pribadi denganmu masalah ini.”


“Ok.” Tanpa diduga oleh James, dengan cepat Ornado langsung menjawab permintaan James dan menggerakkan tubuhnya untuk menjauh dari posisi Elenora dan Alex, dengan James yag bergegas mengikutinya.


Begitu merasa bahwa pembicaraan mereka tidak akan bisa didengar oleh Alex dan Elenora, Ornado menghentikan langkah kakinya dan langsung membalikkan tubuhnya, sehingga berhadap-hadapan dengan James yang wajahnya terlihat tidak tenang, membuat Ornado dengan susah payah menahan tawa gelinya, karena dia sudah bisa menebak apa kira-kira yang membuat James terlihat seperti itu.