
Yah... siapa tahu.... Bagaimanapun, posisimu sebagai kepala keamanan di sini kan disegani oleh banyak orang. Apalagi, aku dengar ternyata kamu adalah salah satu pegawai yang populer disini karena pesonamu. Mungkin kamu malu makan bersama dengan kami para management trainee, hanya pegawai kelas rendahan.
(Management trainee (MT) adalah sebuah program yang diselenggarakan oleh perusahaan bagi pegawai baru, yang biasanya merupakan fresh graduate (lulusan baru) sebagai proses pelatihan untuk mencetak karyawan yang kompeten, untuk kelak berada di level manajemen. Mereka yang mengikuti program management trainee, atau yang disingkat MT, akan di-training oleh para karyawan senior mengenai skill, pengetahuan, dan hal-hal lain yang diperlukan untuk dimiliki agar dapat bekerja dengan optimal di posisi tertentu. Mereka pun kelak akan dievaluasi, dan disaring kembali menjadi kelompok yang lebih kecil.
Banyak sekali fresh graduate, karena posisi management trainee ini bisa jadi semacam fast track untuk mencapai jenjang karir yang diinginkan. Dengan banyaknya keunggulan yang bisa didapatkan dari mengikuti management trainee, tentu saja ada pula tanggung jawab dan tugas-tugas yang perlu dipenuhi.
Bisa dikatakan, ini merupakan proses pelatihan spesial, ketika seseorang diberikan pengarahan dan pengetahuan tentang perusahaan, serta mengembangkan karakter. Pelatihannya memakan waktu berbeda-beda setiap perusahaan, dan memiliki kontrak selama masa management trainee tersebut. Selain diberikan pelatihan, seseorang juga akan memiliki pekerjaan lainnya yang akan dikerjakan sehari-hari. Mereka juga akan melalui proses learning by doing).
"Ist...." Bibir Alex mengeluarkan suara desisan begitu membaca pesan dari Tina yang dengan sengaja menggodanya.
Walaupun selama ini Alex bersikap masa bodoh, tapi dia sadar bahwa memang banyak pegawai wanita di perusahaan tempatnya bekerja seakrang, yang berusaha menarik perhatiannya, seperti yang dikatakan Tina.
Sebagai kepala dalam bidang keamanan, dengan posisi penting, gaji besar, masih lajang, sudah menjadi alasan kuat bagi para gadis untuk mencoba menarik perhatiannya karena dianggap sebagai pria mapan yang patut diperjuangkan.
Belum lagi wajah tampan, ditambah dengan tubuh atletis, tinggi badan yang boleh dikata di atas rata-rata tinggi badan pria Indonesia, di atas 180 cm, membuat daya tariknya semakin besar bagi kaum hawa yang melihatnya.
Apalagi, seragam kerjanya yang berjenis baju safari berwarna hitam, dengan potongannya yang pas tubuh, membuatnya terlihat gagah dan menunjukkan sisi maskulinnya sebagai pria yang layak menjadi idaman para wanita.
(Baju safari adalah sebuah baju pria bermodel jas berlengan pendek, bersaku empat yang dibuat dari bahan yang tebal seperti dril dan katun. Dalam bahasa Inggris baju safari disebut sebagai safari jacket atau bush jacket. Kata safari jacket ini bisa diterjemahkan sebagai baju safari dalam bahasa Indonesia).
Berani menuliskan pesan seperti itu lagi. Awas kalau kamu bertemu denganku nanti! Harusnya kamu bersyukur memiliki seorang kenalan seperti aku. Dengan posisi lumayan keren di perusahaan ini. Supaya kamu juga bisa sedikit pamer. Dan posisiku akan membuat kamu ikut menjadi pembicaraan karena mereka yang ingin mendekatimu agar bisa dekat denganku.
Melihat pesan balasan dari Alex, Tina langsung mengirimkan ikon tertawa terbahak-bahak, dan di bawahnya segera menyusul ikon yang menunjukkan bahwa dia meminta maaf kepada Alex yang langsung tersenyum.
Ok, sampai nanti siang kita bertemu di kantin perusahaan.
Tina mengakhiri pesannya dengan Alex dan segera berkutat kembali dengan pekerjaannya dengan semangat, membayangkan betapa mengasyikkannya bisa makan bersama dengan Alex sebagai teman sekaligus senior di tempat ini, dan juga dengan Dodi dan Elenora sebagai sesama staff baru yang harus bisa beradaptasi dengan lingkungan yang ada.
# # # # # # # #
Tanpa merasa sungkan apalagi canggung, begitu jam istirahat tiba, dengan cepat Dodi langsung bergerak cepat ke arah meja Elenora yang sedang sibuk memegang pensil di tangannya, untuk memberi tanda pada lembaran berkas di depannya jika ada kesalahan penulisan, atau kata-katanya mengandung arti yang ambigu.
(Ambigu adalah kata atau kalimat yang memiliki dua atau lebih makna. Ambiguitas kadang membuat sebuah kata atau kalimat memiliki keraguan, kekaburan, ketidakjelasan, dan sebagainya. Arti adalah konstruksi ketatabahasaan yang memiliki lebih dari satu penafsiran, yang bisa menimbulkan salah pahaman karena perbedaan pendapat dalam mengartikan kata-kata tersebut).
"Elen, ayo kita ke kantin sekarang." Elenora yang begitu serius meneliti setiap baris kata dalam berkas itu sedikit tersentak mendengar perkataan dari Dodi.
"Eh, apa ini sudah waktunya untuk istirahat?" Elen melirik jam yang tertulis di layar komputernya, di bagian bawah kanan yang menunjukkan pukul 12 siang lebih 2 menit.
Begitu melihat jam itu, Elenora tersenyum sambil merapikan berkas-berkas di atas mejanya dan memasukkannya ke dalam lemari brankasnya, lalu menguncinya dengan rapat.
Mendengar ajakan Dodi, Elenora langsung teringat akan grup wa yang baru saja dibentuk oleh Dodi, beranggotakan Elenora, Tina dan Dodi sendiri. Sebuah grup yang dibentuk oleh mereka bertiga yang merasa senasib sebagai staff baru.
"Ayo, Tina sudah mengirimkan pesan bahwa dia sedang dalam perjalanan ke kantin sekarang." Dodi berkata sambil mematikan layar handphonenya setelah membaca pesan singkat dari Tina yang mengatakan dia sudah keluar dari kantornya dan berjalan menuju kantin perusahaan.
"Oke, aku sudah selesai merapikan meja kerjaku." Elenora berkata sambil bangkit berdiri dari duduknya.
Tanpa sadar Elenora memandang ke arah meja Dea, yang ternyata sudah tidak ada seorangpun yang ada di sana.
Walaupun mereka bertiga berencana makan siang bersama, Elenora merasa sabagai pegawai baru, paling tidak dia harus menunjukkan sopan santunnya untuk berpamitan kepada Dea sebelum meninggalkan ruangan.
Elenora sedikit menarik nafas lega, karena dia merasa sudah mempersiapkan diri dengan baik selama beberapa lama ini. Mempelajari bahasa sekaligus budaya negara ini, sehingga dia tahu pasti apa saja yang harus dilakukannya saat berhadapan dengan orang-orang asli dari negara ini.
Sedang Dodi langung terkikik melihat bagaimana sikap Elenora barusan, seolah bisa membaca pikiran Elenora.
"Elen, jangan khawatir, tidak perlu berpamitan, kak Dea sudah pergi lebih dahulu ke kantin tadi tepat pukul 12. Kamu terlalu serius dengan pekerjaanmu sehingga tidak melihat dia pergi melewati meja kerjamu." Dodi berkata sambil tersenyum.
Sejak Elenora duduk di kursi kerjanya, Dodi yang duduk berseberangan dengan Dea, sedang Elenora duduk di depan mereka, Dodi bisa melihat bagaimana Dea menunjukkan sikap kurang bersahabat kepada Elenora.
Dan itu semakin terlihat jelas ketika tadi Dea mengajak Dodi untuk makan siang bersama. Namun begitu Dodi mengatakan bahwa dia sudah berencana makan siang bersama Elenora dan Tina, Dea langsung memperlihatkan wajah tidak sukanya.
Saat Dodi mengatakan bahwa mereka bisa makan bersama, dengan cepat Dea langsung menolak ajakan dari Dodi, lebih memilih mengajak senior yang lain untuk pergi mencari makan siang di luar.
"Akh, sebenarnya usia kita semua tidak terpaut jauh, sungguh tidak enak harus memanggil kak Dea. Tapi mau bagaimana lagi, jika tidak kita pasti dianggap tidak punya sopan santun." Dodi berkata pelan sambil melirik ke kanan dan ke kiri, takut jika saja ada yang mendengar perkataannya.
Mendengar kata-kata Dodi yang diucapkan dengan sikap takut-takut, Elenora hanya bisa tersenyum geli.
"Ayo kita pergi sekarang." Dodi berkata sambil menggerakkan tangan untuk mengajak Elenora pergi bersamanya.
Elenora yang berjalan di samping Dodi, meninggalkan ruang kerja mereka, tanpa sadar matanya melirik ke arah kantor James yang kebetulan pintunya sedang terbuka.
Gadis itu sedikit menarik nafas panjang dengan diam-diam melihat sosok James yang sedang berdiri membelakangi posisi mereka sambil menerima panggilan telepon yang membuatnya terlihat begitu serius.
Selalu tampil begitu tampan dan mempesona. Hanya dengan memandangmu dari jauh saja, sudah membuatku begitu sulit mengendalikan debaran jantungku.
Elenora berkata dalam hati sambil segera mengalihkan pandangan matanya, sebelum James sadar ada yang sedang menatapnya secara sembunyi-sembunyi, dengan tatapan mata penuh dengan aura kekaguman dan cinta yang begitu besar.