
Begitu Orndo meninggalkan mereka berdua, tanpa mengucapkan sepatah katapun, James berjalan keluar dari ruang meeting, sambil tangannya memberi kode kepada Elenora agar mengikuti langkah-langkahnya.
"Audrey!" Mendengar suara James yang memanggil namanya, Audrey langsung menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya, setelah itu mengangguk dengan sikap hormat kepada James.
"Ya Pak James..."
"Segera antarkan Elenora ke meja kerja yang sedari kemarin sudah aku perintahkan untuk kamu siapkan untuknya."
"Baik pak James. Ayo Elenora, ikutlah denganku." Audey segera mengajak Elenora untuk berjalan bersamanya menuju tempat yang dimaksud oleh James.
James sendiri langsung berjalan mendahului mereka berdua. Karena walaupun tidak sekantor dengan Elenora, James yang tahu Elenora adalah asistennya, meminta Audrey untuk memberikan ruangan yang letaknya paling dekat dengan posisi kantornya.
Memudahkan bagi James jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan atau melimpahkan pekerjaan kepada Elenora.
Kantor yang dipilihkan oleh James untuk Elenora, letaknya tepat berada di depan kantor James.
Tanpa menunggu Audrey menunjukkan letak posisi meja kerja Elenora, James langsung masuk ke dalam kantornya dan berdiri di balik jendela kantornya yang berjenis kaca one way, untuk melihat sekilas ketika Audrey mengajak Elenora mendekati meja kerjanya.
(Sesuai namanya, kaca ini bersifat satu arah, di mana pandangan akan terhalang pada salah satu sisi. Kaca Film Oneway atau Kaca Film Reflektif adalah kaca film dengan 2 sisi muka berbeda antara sisi dalam yang berwarna hitam dengan sisi luar yang berwarna silver. Kaca film yang memberikan efek terlihat seperti kaca cermin bila dilihat dari sisi luar ini memiliki manfaat yang kurang lebih sama dengan kaca film lainnya dengan kemampuan meredam panas sinar UV sampai hampir 80% dan UV Block 99%. Fitur reflektif ini menjadikan stiker kaca one way cukup disukai karena punya kelebihan privasi, plus daya pantul sinar UV yang cocok untuk rumah atau gedung tinggi.
Dengan terpasangnya Kaca Film Oneway maka orang lain yang berada diluar ruangan atau rumah tidak akan melihat jelas atau mungkin sama sekali tidak dapat melihat aktifitas di dalam ruangan. Walaupun begitu, orang yang di dalam ruangan tetap akan bisa melihat jelas ke arah luar. Kaca film ini bisa menahan panas matahari hingga 40% sampai 99% tergantung kebutuhan. Sifat kaca film ini juga tergantung pada pencahayaan. Apabila pencahayaan diluar lebih terang kaca film ini akan memantulkan pencahayaan tersebut secara optimal. Sebaliknya, bila pencahayaan di dalam ruangan anda lebih terang dibandingkan diluar maka justru orang yang berada diluar ruangan akan melihat jelas ketika orang di dalam ruangan beraktifitas dan orang di dalam tesebut tidak akan melihat jelas ke arah luar ruangan).
Dengan bentuk kantor yang setengah terbuka, hanya ada dindidn beberntuk huruf U sedang di bagian depannya tidak ada dinding sebagai penghalang maupun pembatas, dari balik jendela kantornya, James bisa mengamati orang yang bekerja dalam kantor itu dengan jelas.
Terutama Elenora, karena James sengaja meminta Audrey memberikan posisi meja kerja Elenora paling depan sehingga terlihat paling jelas dari balik jendela kantor James.
Hah! Kita lihat saja nanti... Aku akan memasang mataku setajam elang sehingga bisa segera menemukan kesalahan yang dapat dijadikan alasan untuk memecat Elenora dari posisinya sebagai asistenku. Aku akan membuat orang melihat dan menilai bahwa kamu tidak memiliki cukup kemampuan untuk bekerja sebagai asistenku, apalagi menjadi istriku.
James berkata dalam hati sambil memandang sebentar ke arah Audrey dan Elenora yang berdiri di dekat meja kerja Elenora, sebelum akhirnya James berjalan menjauhi kaca besar yang yang ada di ruangannya dan mulai berkutat dengan pekerjaannya.
"Ini meja kerjamu, di samping itu ada lemari untuk menyimpan barang-barang pribadimu, termasuk tas kerjamu. Dan juga bisa kamu gunakan untuk memnyimpan berkas-berkas perkerjaanmu. Komputer ini juga sudah diinstal dan diprogam untukmu." Audrey berkata kepada Elenora sambil menunjukkan benda-benda yang disebutkannya tadi.
"User ID komputer ini beserta passwordnya akan aku send melalui pesan ke handphonemu. Segera lakukan penggantian password begitu kamu nanti login untuk pertama kalinya di komputer itu. Karena semua komputer di sini memiliki data-data pribadi yang berhubungan dengan pekerjaan masing-masing orang, sehingga kamu tidak bisa memberitahukan kepada siapapun tentang password komputermu." Elenora segera mengangguk cepat mendengar penjelasan Audrey.
Dengan cepat, Audrey membuka tutupnya, emraih secarik kertsa kecil dan menuliskan nomer handphonenya di kertas itu.
"Itu nomer handphoneku, silahkan kamu simpan dan kamu bisa mengirimkan pesan padaku jika membutuhkan info tentang kantor ini." Dengan wajah terlihat senang Elenora segera meraih kertas yang disodorkan oleh Audrey padanya.
"Kalau begitu aku pergi dulu ya, silahkan nimkati hari kerja pertamamu di kantor ini. Dea! aku kembali dulu ya!" Sebelum pergi Audrey menyapa Dea, salah satu orang yang bekerja satu kantor dengan Elenora.
"Ah ya Audrey, sampai nanti siang ketemu di kantin." Dea segera membalas sapaan Audrey sambil jari telunjuknya menunjuk ke arah atas, diaman di lantai atas terdapat kantin yang didesain tidak kalah nyaman dan mewahnya dengan sebuah cafe terkenal, tempat biasa para staff menghabiskan waktu makan sian mereka di sana.
Elenora sekilas memandang ke sekeliling kantor yang sudah ditentukan oleh James untuknya. Kantor yang berisi 3 orang, temasuk dirinya sendiri.
Dodi yang ternyata berada satu ruangan dengannya langsung melambaikan tangannya dan bangkit berdiri begitu Elenora melihat ke arahnya.
Dodi langsung berjalan mendekat ke arah Elenora begitu melihat sosok gadis itu meletakkan tas kerjanya di atas salah satu meja kosong yang ada di samping kirinya dengan posisi sedikit ke depan.
"Eh, Elenora, ternyata kita sekantor ya kecuali Tina. Aku senang bisa sekantor dengan sesama orang baru. Beruntung sekali kita bisa sekantor. Kita bisa berbagi pengalaman dan saling membantu." Dodi berkata dengan nada penuh semangat.
"Eh... iya... semoga kita bisa bekerja sama dengan baik." Elenoa berkata dengan sikap gugup sambil membetulkan letak kacamatanya, menatap ke arah Dodi yang tersenyum ramah ke arahnya, tidak bisa menyembunyikan bahwa karyawan baru itu benar-benar merasa senang bisa sekantor dengan Elenora.
Elenora gadis yang terlihat baik dan sederhana, tidak terlihat sombong walaupun berasal dari luar negeri dan memiliki latar belakang pendidikan yang dari universitas terkenal di Italia. Semoga kami bisa akrab ke depannya.
Dodi berkata dalam hati dengan senyum ramahnya masih dipamerkannya kepada Elenora.
Sedangkan Dea, salah satu senior yang berada satu kantor dengan mereka tampak mendengus kesal mendengar pembicaraan antara Dodi dan Elenora, yang sedari awal membautnya merasa tidak nyaman dan terganggu.
Dea merupakan salah satu pekerja wanita, yang sejak kedatangan James selalu berusaha menarik perhatian saudara sepupu Orando yang tampan itu. Dan juga salah satu dri banyak wanita yang bekerja di kantor Bumi Asia, yang begitu menginginkan posisi asisten James yang sekarang diisi oleh Elenora.