My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
TEMPAT YANG INDAH



NB: Untuk para pembaca tercinta mohon maaf karena authornya sedaag sakit, hari ini up sedikit terlambat dan hanya 1 eps, begitu kondisi membaik, author akan berikan carzy up. Terimakasih dan selamat menikmati. Jangan lupa untuk bahagia.


Begitu mendengar perkataan Ornado, Alvero dan yang lain segera berjalan mengikuti petunjuk dan arahan dari beberapa pengawal dari Grup Xanderson yang membawa mereka berjalan ke arah tempat pesta yang sudah disiapkan sebelumnya.


Untuk penyambutan kedatangan Alvero dan keluarganya, Ornado sengaja menyiapkan sebuah pesta dengan tema out door yang dilakukan di tepi kolam renang, yang ada di salah satu sisi area Bvlgari Rersort Bali.


(Pesta out door, adalah pesta yang diadakan di luar ruangan, beratapkan langit).


Alvero dan Deanda saling berpandangan dan saling melempar senyum begitu melihat tempat pesta yang sudah disiapkan dengan baik dan juga terlihat mewah oleh Ornado, dengan hiasan bunga segera yang tampak tersususn api di berbagai sudut, sejak Alvero dan Deanda memasuki kawasan pesta.


Ornado benar-benar melakukan pesta penyambutan yang luar  biasa. Dia memang tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan sesuatu. Benar-benar mengagumkan.


Alvero berkata dalam hati sambil menikmati pemandangan di sekelilingnya sembari berjalan berdampingan dengan Deanda, sedang di sisinya yang lain tampak Ornado berjalan bersamanya ditemani oleh Cladia.


Begitu memasuki area tempat pesta, Alvero dan Deanda bisa melihat sebuah kolam. di mana di sebelah kirinya tampak meja panjang berisi penuh makanan Eropa, mulai dari appetizer, main course, ataupun dessert dengan banyak pilihan yang pasti akan memanjakan mata karena tampilannya yang begitu menarik, tapi juga dijamin akan memanjakan lidah maupun perut para tamu undangan.


(Appetizer, hors d'oeuvre, starter atau hidangan pembuka adalah sebuah hidangan dalam porsi kecil yang disajikan sebelum hidangan utama, biasanya merupakan makanan yang ringan. Hidangan pembuka biasanya juga terdiri dari dua macam, Hot Appetizer dan Cold Appetizer. Hot Appetizer biasanya Sup. Cold Appetizer bisa berupa salad.


Main course atau hidangan utama hidangan pokok dari suatu susunan menu lengkap yang dihidangkan pada waktu Lunch maupun Dinner, ukuran porsinya lebih besar dari Appetizer. Hidangan utama merupakan hidangan unggulan atau utama dalam hidangan yang terdiri dari beberapa hidangan. Hidangan utama biasanya merupakan hidangan yang paling berat dan paling kompleks atau substansial dalam sebuah hidangan. Hidangan utama yang dihidangkan dengan baik dan bertujuan untuk memuaskan dan menyenangkan para tamu atau pengunjung. Hidangan ini biasanya merupakan hidangan yang paling mengenyangkan dan padat komposisinya, di antara Appetizer dan Dessert.


Dessert atau hidangan penutup adalah bagian hidangan yang pada umumnya disajikan pada akhir makan, setelah hidangan utama. Biasanya terdiri atas makanan yang manis walaupun kadang-kadang berupa makanan yang memiliki rasa yang kuat seperti keju. Sebagai hidangan penutup, dessert juga biasa disebut dengan hidangan pencuci mulut. Sajian dessert sering juga dikenal dengan nama The Final Couse atau The Last Course dan rasa manis atau disebut sweet. Hidangan penutup kadang juga berupa makanan atau minuman dingin, seperti cocktail, ice cream atau jus. Tujuan makan dessert adalah membantu mencerna makanan dan menyegarkan mulut setelah makan makanan yang berat. Dessert yang berupa es krim, kue coklat, dan pastry yang mengandung gula tinggi memang bisa membantu meningkatkan mood).


Sedang di sebelah kiri meja berukuran panjang itu, tampak beberapa foodstall yang terbuat dari kayu, dan di dalamnya tampak berbagai jenis makanan khas Asia, termasuk makanan Indonesia seperti rendang, sate, soto dan juga bakso.


(Foodstall atau yang dikenal dengan mananan gubugan, biasanya merupakan menu pelengkap).


Selain itu terdapat juga foodstall yang berisi makanan tradisional Indonesia, berupa jajajan yang seringkali disebutkan orang sebagai jajanan basah, karena merupakan jajanan yang tidak tahan lama.


Semua makanan tersebut diatur dalam bentuk buffet, yang membuat rang dengan bebas memilih maupun mengambil seberapa banyak makanan yang diinginkannya.


(Prasmanan atau buffet adalah cara penyajian makanan dalam pesta maupun restoran dengan meletakkan makanan pada meja panjang dan pengunjung mengambil sendiri menu yang diinginkan. Prasmanan populer di Indonesia karena praktis dan mengurangi jumlah pelayan yang diperlukan dalam suatu pesta.


Pengertian lain dari menu prasmanan itu adalah makanan untuk makan bersama-sama, yang nantinya akan di-drop off di alamat pengantaran tanpa ada waiter/waitress dan layananan lainnya. Sedangkan buffet juga berupa makanan untuk makan barsama-sama, tapi untuk menu buffe juga akan mendapatkan layanan berupa waiter/waitress, alat makan, dan alat serving).


Yang membuat pesta outdoor itu semakin istimewa, dari tempat pesta itu, bukan hanya berbagai makanan enak yang tersedia dan pemandangan kolam yang terlihat segar dengan airnya yang terlihat berwarna biru.


Bahkan kamar-kamar yang dimiliki oleh Bvlgari Resort, ada yang benar-benar menghadap laut, menimbulkan sensasi dan pengalaman yang luar biasa bagi para pengunjung, dan akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi mereka.


“Ad, tempat ini sungguh luar biasa.” Alvero berkata sambil menarik nafas panjang, menikmati bau laut yang tersebar di sekelilingnya.


Melihat keindahan laut di sini, membuat Alvero harus mengakui bahwa pantai Tavisha dan Renhill, tidaklah sebanding dengan tempat ini.


“Semoga kamu suka. Pulau ini, merupakan salah satu pulau yang menjadi andalan bagi negara ini untuk menarik wisatawan asing.” Alvero tersenyum mendengar perkataan Ornado.


“Tidak heran, karena tempat ini benar-benar mengesankan, bukankah begitu sweety?” Alvero berkata sambil melirik ke arah Deanda yang dari matanya terlihat begitu berbinar, menikmati keindahan tempat ini.


Wajah cantik permaisuri Gracetian itu tidak bisa menyembunyikan rasa kagum dan kebahagianya.


“Benar my Al, aku suka sekali tempat ini. Benar-benar indah dan mengagumkan.” Perkataan Deanda membuat Alvero menepuk-nepuk lengan bawah tangan Deanda yang masih melingkar di tangannya.


“Kamu memang benar-benar ahlinya untuk mengatur destinasi liburan Ad. Kalau aku sendiri yang menentukannya kemarin, mungkin kami tidak akan bisa menikmati keindahan seperti ini.” Ornado tertawa kecil mendengar pujian dari Alvero.


“Tentu saja karena aku tahu seluk beluk negara ini. Suatu ketika, saat aku berkunjung ke Gracetian bersama istriku, kamu bisa memamerkan keindahan Gracetian pada kami….”


“Tentu saja. Aku akan menantikan saat-saat itu.” Alvero menjawab dengan cepat sambil tertawa kecil, membuat Ornado ikut tertawa.


“Kalian pasti cukup lelah setelah perjalanan panjang, silahkan bersantai sambil menikmati makanan yang ada. Ada beberapa menu Asia, semoga kalian suka.” Ornado mengarahkan Alvero dan Deanda ke salah satu satu pendopo berukuran besar yang ada di dekat kolam renang.


Keseluruhan dari pendopo itu dibuat dari kayu, membuatnya terlihat begitu alami dan indah, sehingga Deanda tidak bisa menyembunyikan pandangan mata kagumnya saat melihat bangunan yang boleh dibilang tidak pernah dilihatnya secara langsung seumur hidupnya.


(Pendopo (dari bahasa Jawa: pendhåpå; dialek Jawa standar: /pənɖhɔpɔ/; berasal dari bahasa Sanskerta: mandapa, yang berarti "bangunan tambahan") adalah bagian bangunan yang terletak di muka bangunan utama. Sejumlah tipe bangunan rumah tradisional di Sumatra, Semenanjung Malaya, Indocina, Jawa, Bali, dan Kalimantan diketahui memiliki pendopo sebagai sesuatu yang "wajib".


Struktur ini kebanyakan dimiliki oleh rumah besar atau keraton, bahkan masjid-masjid berarsitektur asli Nusantara juga banyak yang memiliki pendopo. Letak pendopo biasanya berada di depan ndalem (bangunan utama tempat tinggal penghuni rumah). Pendopo biasanya berbentuk bangunan tanpa dinding dengan tiang atau pilar yang banyak. Adapun fungsi utama dari pendopo adalah sebagai tempat menerima tamu. Namun, karena pendopo biasanya luas, bangunan ini difungsikan pula sebagai tempat pertemuan, latihan tari atau karawitan, rapat warga, dan sebagainya).