
"Ad, lebih baik kamu mengantar Cladia beristirahat di mansion, biar aku dan Elenora di sini. Kami pasti akan memberikan update terbaru padamu jika terjadi sesuatu." James yang mendengar apa yang dikatakan oleh Cladia, segera memberikan saran kepada Ornado.
"Benar Ad, sepertinya Cladia butuh istirahat. Sebaiknya kamu membawanya pergi dari tempat ini." Jeremy menambahkan kata-kata yang diucapkan oleh James pada Ornado.
Bagaimanapun, Jeremy tidak ingin terjadi hal buruk pada Cladia dan bayi dalam kandungannya.
Bagi Jeremy yang begitu mengenal kondisi adiknya, dia tahu kebenaran tentang pelaku dibalik peristiwa kematian kedua orangtua mereka sudah cukup membuat Cladia terpukul, apalagi melihat bagaimana Dario yang terlihat berusaha keras untuk menyerang Ornado sebagai suami Cladia.
"Eh, tidak perlu begitu Kak Jeremy. Al, aku baik-baik saja. Perutku hanya terasa sedikit kaku, mungkin terlalu lama duduk dalam posisi yang sama karena serius bekerja di depan komputer dan dikejar waktu. Di sini sedang membutuhkan kehadiranmu, sebaiknya kamu tidak meninggalkan tempat ini di kondisi seperti ini." Cladia langsung menolak saran dari James untuknya dan mengungkapkan pendapatnya pada Ornado.
"Tapi kamu butuh istirahat amore mio. Aku tidak mau kamu memaksakan dirimu untuk tetap di sini, sedang kondisi di sini sementara masih terkendali, seperti kata Elenora yang kamu dengar barusan. Pikirkan juga kondisi Bee yang ada di perutmu, mungkin rasa kaku dan nyeri yang baru saja kamu rasakan adalah bentuk protes dari Bee yang ingin kamu beristirahat sejenak." Ornado berkata sambil menggenggam dengan erat salah satu tangan Cladia dengan kedua tangannya, lalu mengangkatnya ke atas dan mulai menciuminya dengan bibirnya.
Terakhir Ornado menempelkan punggung telapak tangan istrinya itu ke pipinya sambil menggenggamnya.
“Jangan membuatku khawatir dengan kondisi kesehatanmu dan Bee amore mio.” Ornado berkata lembut.
"Al...." Cladia langsung menghentikan bicaranya ketika didengarnya suara handphone Ornado menyuarakan sebuah nada panggilan untuknya.
"Tunggu sebentar amore mio. Setelah ini aku akan mengantarmu pulang ke mansion dan beristirahat." Ornado melepaskan genggaman tangannya dan segera menerima panggilan telepon dari Afro untuknya.
"Hallo Afro, bagaimana kondisi di sana?" Ornado berkata sambil bergerak menjauh dari posisi Cladia dan Elenora.
"Ad, sepertinya akan ada masalah besar pada kita. Entah datang darimana, tiba-tiba saja puluhan wartawan berkumpul di depan gedung tempat kita melakukan lelang perhiasan. Dan tidak tahu dari siapa, sepertinya mereka mendengar adanya gugatan beberapa pembeli pada kita dengan tuduhan sudah melakukan lelang perhiasan palsu." Afro berkata dengan anda terdengar khawatir.
"Pasti ini perbuatan Dario lagi. Sepertinya hari ini dia tidak akan membiarkanku tidur dengan tenang. Dia berusaha cukup keras untuk melakukan serangannya padaku." Ornado berkata pada Afro sambil menarik nafas panjang.
"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang Ad?"
"Tunggu, aku akan segera memikirkan jalan keluarnya dengan James. Kamu lihat pergerakan mereka yang mengajukan tuntutan. Coba lakukan negosiasi dengan mereka dan cek kenapa mereka mengatakan bahwa perhiasan itu palsu, padahal untuk lelang kita sudah memberikan bahan-bahan terbaik dengan barang yang dibuat dengan jumlah terbatas." Ornado berkata sambil menggerakkan tangannya, memberi tanda kepada James untuk mendekat ke arahnya, agar bisa ikut mendengar pembicaraan antara dia dan Afro.
"Aku khawatir aku tidak bisa mencegah para wartawan itu untuk memberitahukan tentang hal buruk tentang acara lelang kita, yang akan berdampak pada bisnis kita di bidang fashion." Afro segera mengutarakan kekhawatirannya yang bagi Ornado memang terdengar sangat cukup masuk akal.
Jika sampai wartawan memberitakan tentang adanya beberapa orang yang merasa tidak puas, apalagi mengklaim bahwa perhiasan yang mereka beli dari acara lelang palsu, Ornado tahu Grup Xanmderson akan mengalami masalah serius, terutama harga sahamnya bisa saja terjun bebas karena kasus memalukan seperti itu.
"Usahakan sebaik mungkin untuk mencegah wartawan untuk menaikkan berita tentang itu ke media. Aku akan segera mencari cara agar bisa segera membersihkan nama baik kita. Aku yakin jika perhiasan itu benar-benar palsu, ada yang sudah melakukan sabotase dengan menukar perhiasan asli dengan yang palsu. Segera cari dan tahan sementara orang kita yang bertangggung jawab menata semua perhiasan untuk lelang itu. Selain itu, pasti ada pengkhianat di dalam organisasi kita, yang membocorkan info tentang detail perhiasan itu. Temukan dengan segera orang itu, dan bawa padaku." Ornado berkata sambil melirik ke arah James yang terlihat begitu serius mendengarkan pembicaraan antara Ornado dan Afro.
"Baiklah Ad, aku akan segera melakukan semua yang kamu minta barusan."
"Oke Afro. Hari ini sepertinya akan mejadi hari yang panjang buat kita karena tindakan Dario. Tapi tenang saja, kita pasti bisa mengatasi semuanya dengan baik. Aku percaya kita memiliki orang-orang terbaik di tim kita. Tenang saja Afro, semua akan baik-baik saja. Kita pasti bisa melewati semuanya dengan baik. Kamu tahu bahwa ini bukan pertama kalinya Grup Xanderson mengalami krisis seperti ini. Jika bertahun-tahun lalu kita bisa melewatinya, kali ini kita juga pasti bsia melewatinya. Apalagi kita semua sudah lebih siap sekarang. Sekarang kita memiliki kekuaatan yagn tidak kita miliki bertahun-tahun lalu." Perkataan Ornado yang selalu saja terlihat tenang dan bisa menguasai keadaan apapun, membuat Afro sedikit merasa lega dan juga tenang.