My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
RENCANA DARIO DI INDONESIA



Melihat bagaimana cara Ornado menatapnya setelah dia memuji Cladia, membuat Dario menggerakkan kepalanya ke samping.


"Jangan bilang kamu cemburu hanya karena aku memuji kencantikan dan pesona istrimu. Haruskah aku berpura-pura buta dan pura-pura tidak bisa membedakan wanita cantik dan jelek?" Dario langsung berkata sambil tertawa melihat tatapan mata dari Ornado yang terlihat begitu serius begitu Dario memuji kecantikan Cladia.


"Diantara banyak wanita yang pernah aku temui, memang harus diakui Cladia adalah wanita yang cantik. Orang rabunpun akan bisa menilai bahwa dia memang cantik, apalagi mataku masih normal." Dario bukannya berhenti, justru kembali memuji Cladia dengan senyum geli memenuhi wajahnya, seolah sengaja melakukan itu untuk menggoda Ornado.


Masalahnya bukan sekedar memuji, kamu mengucapkan kata-katamu seperti sedang membicarakan seorang wanita yang menjadi kekasihmu atau wanita yang sedang berusaha untuk kamu dapatkan. Apa aku yang berpikir terlalu jauh tentang hal itu?


Ornado berkata dalam hati dengan perasaan tidak enak.


"Aist, sudahlah, aku akan berhenti sekarang. Hanya saja seperti kataku sebelumnya. Cladia itu seperti mawar yang mekar dan menarik datangnya banyak kumbang, kamu harus ekstra hati-hati dalam menjaganya. Jangan sampai ada kumbang lain yang berhasil mendekatinya, apalagi hinggap pada bunga secantik itu." Dario berkata sambil mencomot cemilan yang ada di sampingnya dengan sikap santai, tanpa menyadari adanya perubahan pada raut wajah Ornado karena kata-kata Dario.


Perkataan Dario yang diucapkan dengan nada santainya, walaupun terlihat tidak serius, namun cukup membuat Ornado sedikit menahan nafasnya.


Apa yang diucapkan oleh Dario mengingatkan Ornado tentang kejadian Robi yang hampir saja berhasil menculik Cladia dan membawanya pergi.


Benar-benar sebuah pengalaman buruk yang akan menjadi pelajaran berharga bagi Ornado untuk selalu berhati-hati dan sigap dalam menjaga istri tercintanya.


Belum lagi kejadian penculikan Laurel yang sudah dianggapnya sebagai adiknya sendiri oleh orang dengan gangguan jiwa, dan juga mantan kekasihnya yang tidak terima Laurel pada akhirnya tetap mempertahankan pernikahannya dengan Dave waktu itu, dan tidak lagi menganggap keberadaan mantan kekasihnya.


Cinta dengan obsesi yang tidak pada tempatnya, kadang memang sungguh berbahaya.


Ornado berkata dalam hati sambil menatap ke arah taman mawar di depannya, agar Dario tidak melihat bagaimana sepersekian detik, tatapan mata Ornado menunjukkan sikap siaga terhadap Dario karena perkataannya tentang Cladia tadi.


Sedang Dario sendiri, dengan mata tajamnya, bukannya tidak melihat perubahan wajah Ornado akibat peringatan yang dia berikan barusan.


Namun Dario sendiri tetap bersikap tenang dengan senyum di wajahnya, seolah barusan dia tidak mengatakan apapun kepada Ornado. Bahkan tidak ada rasa bersalah sudah membuat pembicaraan mereka menimbulkan suasana sedikit tegang.


"Hei! Bagaimana bisa kalian asyik mengobrol berdua tanpa mengajakku?" Suasana canggung antara Ornado dan Dario dicairkan oleh keberadaan James yang tiba-tiba saja datang dan langsung mengambil posisi duduk diantara mereka berdua.


"Kami pikir kamu masih terlalu sibuk menemani calon mertua dan calon istrimu." Mendengar perkataan Dario, James langsung meringis.


"Sayangnya aku justru sibuk mencari cara agar bisa menghindari keberadaan mereka." James berkata sambil menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi yang ada di belakangnya.


"Apa sih yang membuatmu begitu keberatan dengan perjodohan ini? Kita bertiga tahu, sejak kecil Elenora gadis yang baik dan penurut. Di luar sana banyak gadis cantik tapi kadang hanya cantik di bagian luarnya saja. Tidak banyak wanita yang cantik luar dalam. Karena itu begitu menemukannya, kita harus segera membawanya di sisi kita." Dario berkata sambil menyeruput teh hangat di cangkirnya dengan santai.


Perkataan Dario sukses membuat James mendengus, walaupun dia tahu, apa yang dikatakan oleh Dario ada benarnya.


Mungkin karena sikap pendiam dan pemalunya, membuatku merasa tidak cocok dengan karakterku. Disamping penampilannya yang aneh.


James berkata dalam hati sambil menoleh ke arah Dario.


"Dari perkataanmu, sepertinya sudah ada wanita yang berhasil menarik perhatian seorang Dario? Kata-katamu seperti seorang pria yang sudah pernah mengerti apa itu jatuh cinta, begitu piawai dalam menggambarkan tentang kecantikan seorang wanita." Pertanyaan James sukses membuat Dario sedikit tersentak, sedang Ornado yang sedang mengamati pembicaraan mereka berdua sengaja diam sambil menunggu jawaban dari Dario.


Entah kenapa, Ornado jadi ikut merasa penasaran dengan apa yang akan dikatakan oleh Dario untuk menjawab pertanyaan James.


"Hah, kamu sungguh pandai bercanda James. Kamu tahu sampai saat ini aku masih melajang kan." Dario buru-buru menjawab pertanyaan James dengan sebuah gurauan.


"Haist, sudahlah, semua berkumpul untuk membicarakan perjodohanmu dengan Elenora, bukan aku. Kalau kamu ingin berbincang denganku, kita bicarakan hal lain saja." Secepat mungkin Dario langsung mengalihkan pembicaraan tentang wanita dan pernikahan sebelum membuat dirinya semakin tidak bisa menutupi isi hati dan pikirannya di depan James dan Ornado.


"Kalau begitu, kita bicarakan tentang rencana bisnis barumu saja Dario." James langsung mengikuti keinginan Dario untuk membicarakan hal lain.


"Kenapa dengan bisnis baruku?"


"Aku dengar dari mama Carina, kamu tidak akan ikut kembali ke Italia?" Pertanyaan James sukses membuat Dario tertawa kecil, sedang Ornado mengernyitkan dahinya, karena dia juga baru mendengar tentang hal itu.


"Benar, aku akan memulai bisnis baru di Indonesia. Dan aku sedang mencoba melakukan riset pasar untuk produk kosmetik dan obat-obatan di negara ini." Perkataan Dario membuat James sedikit mengernyitkan dahinya.


(Riset pasar adalah sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan di bidang pemasaran. Kegiatan ini dapat memberikan informasi atau gambaran tentang jenis produk dan jasa baru apa yang bisa mendatangkan keuntungan bagi sebuah bisnis. Sedangkan untuk poduk dan jasa yang sudah ada, riset pasar (market research) dapat memberikan infromasi dan gamabran tentang tingkat kepuasan para pelanggan terhadap sebuah perusahaan.


Menurut Wikipedia riset pasar adalah desain, pengumpulan, analisis dan pelaporan yang sistematis atas data dan segala penemuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan. Perusahaan yang bergerak di bidang riset pemasaran dikelompokkan menjadi tiga macam. Sedangkan menurut American Marketing Association (AMA), riset pemasaran adalah fungsi yang dapat menghubungkan antara pihak pemasar dengan konsumen dan publik melalui informasi dalam mengidentifikasi peluang maupun masalah dalam pemasaran.


Dengan adanya riset pasar maka perusahaan dapat mengetahui produk/jasa apa yang dubutuhkan oleh konsume, kualitas produk/jasa seperti apa yang dibutuhkan konsumen, dan siapa target merket yang potensial untuk produk tersebut).


"Aku berniat tinggal cukup lama di sini. Karena itu, kalian berdua harus membantuku menemukan apartemen yang bisa aku tinggali untuk sementara waktu, mungkin dalam kurun waktu setahun ini. Walaupun tidak sepanjang waktu aku akan ada di negara ini, aku berencana membeli sebuah apartemen atau penthouse agar aku memiliki tempat beristirahat jika berkunjung ke negara ini." Dario melanjutkan kata-katanya.


"Kenapa tidak menginap di sini jika sewaktu-waktu kamu datang ke sini? Rumah ini akan selalu terbuka untukmu. Jangan menganggap aku dan Cladia seperti orang lain yang tidak kamu kenal dan tidak memiliki hubungan apapun." Ornado langsung memberikan penawaran kepada Dario yang hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dengan cepat.


"Seperti kata James, aku tidak mau menjadi pengganggu. Apalagi jika di rumahmu, aku mana bisa bertindak bebas jika suatu ketika aku berhasil membawa wanita impianku untuk berada di sisiku." Dario langsung menolak penawaran Ornado tanpa menunjukkan sikap untuk mempertimbangkan penawaran dari Ornado.


Karena dalam hati Dario, dia memiliki alasan yang begitu kuat, yang membuatnya tidak akan pernah mau menerima penawaran dari Ornado untuk tinggal lama di rumah yang indah dan megah bak istana itu.