
“Dario! Jaga tindakan anak buahmu! Disiplinkan orang-orang tidak tahu diri seperti itu! Jika tidak, aku sendiri yang akan memberinya tindakan disiplin untuk memberinya pelajaran! Agar dia menjaga tangan dan kakinya dengan baik! Tidak sembarangan menyentuh tubuh orang lain tanpa ijin!” Ornado berkata dengan nada tinggi kepada Dario, menunjukkan kekesalannya pada Dante yang sudah membuat istrinya hampir saja berteriak histeris karena ketakutan.
Beraninya seseorang membuat Cladia ketakutan seperti itu! Aku sudah berusaha sedemikian keras untuk menyembuhkan trauma Cladia. Jika ada yang berani membuat Cladia merasakan ketakutannya lagi tentang peristiwa mengerikan itu! Aku tidak akan pernah tinggal diam! Siapapun orang itu! Aku akan memberinya pelajaran dan menyingkirkannya jauh-jauh dari pandangan mata Cladia.
Ornado berkata dalam hati sambil menatap tajam ke arah Dario, dengan tatapan matanya yang tidak terima, karena Dante merupakan anak buah Dario, sehingga bagi Ornado, Dario harus ikut memberi Dante pelajaran.
Dave dan Alvero yang tadi ikut menyusul Ornado yang berlari dengan kencang ke arah Cladia tadi, tampak langsung melihat kondisi istri mereka masing-masing.
Dan mereka langsung menarik nafas lega begitu melihat sosok istrinya sedang berdiri di dekat Cladia dan dalam kondisi baik-baik saja.
Membuat mereka berdua dengan cepat berjalan ke sana dan langsung mengambil posisi berdiri tepat di samping istrinya, dengan sikap siaga dan penuh perlindungan, meskipun sebenarnya di sekitar mereka para petugas keamanan dari perusahaan Ornado, sudah dalam posisi siap dan siaga.
Belum lagi, Erich dan Ernest yang ada di sana juga sudah bersiap jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Meskipun pada kenyataannya, saat ini Dario berada di sana hanya berdua saja bersama Dante, yang tidak mungkin melakukan suatu hal yang bodoh di depan banyak orang yang sedang bersikap siaga itu, tapi mereka semua yang ada di tempat itu langsung bersikap siaga karena tidak ingin sampai kecolongan.
“Dante! Kamu dengar apa kata tuan Ornado barusan! Dan sebaiknya kamu tidak mengulangi hal seperti tadi. Atau aku sendiri yang akan turun tangan, tidak perlu tuan Ornado mengotori tangannya untuk itu.” Tanpa membela Dante sedikitpun, Dario langsung menegur Dante yang langsung menganggukkan kepalanya dengan sikap hormat.
Meskipun dalam hati, Dante masih merasa aneh tentang majikannya yang tampak meantapnya dengan tatapan begitu marah tadi, sedangkan tadi dia sebenarnya hanya ingin menyelamatkan satu set cangkir bernilai ratusan juta dalam kotak itu agar tidak jatuh dan pecah atau rusak.
Aku tahu kalau tuan Dario sangat menyukai nyonya Cladia, tapi sikapnya padaku langsung menunjukkan kemarahan yang begitu besar, yang belum pernah ditunjukkan padaku.
Dante berkata dalam hati sambil melirik ke arah Cladia, meskipun pandangan matanya saat ini tertutup oleh tubuh Ornado yang sedang memeluk istrinya dari arah samping dengan sikap posesif.
“Cepat minta maaf pada nyonya Cladia!” Dario berkata kepada Dante yang berencana berjalan mendekat ke arah Cladia untuk minta maaf, tapi dengan cepat Dario meraih bahu Dante dan menariknya ke belakang, mencegah tindakannya untuk mendekat pada Cladia.
“Sudahlah! Anggap saja aku yang mewakili istriku untuk mengatakan padamu bahwa tidak penting sebuah permintaan maaf. Yang penting ingat bahwa jangan pernah melakukan hal seperti itu lagi pada istriku.” Ornado langsung menjawab permintaan maaf Dante dengan asal-asalan.
Setelah beberapa lama ini, Ornado berusaha keras agar sedikit demi sedikit, Cladia mulai belajar bersikap tenang dan tidak menunjukkan ketakutannya saat berada di dekat laki-laki lain, selain dirinya dan Jeremy, Ornado merasakan bahwa usahanya mulai membuahkan hasil.
Cladia mulai berani pergi keluar ke tempat umum, seperti yang dia lakukan hari ini bersama Laurel dan Deanda sekarang. Tapi tindakan Dante membuat Ornado khawatir dia harus mulai lagi dari awal agar Cladia tidak lagi mengalami ketakutan berada di tempat umum.
“Maaf Ad. Untuk kali ini, demi memberi muka padaku, tolong maafkan Dante karena kejadian barusan.” Dario langsung meminta maaf sebelum Ornado yang wajahnya terlihat tegang bertambah marah terhadap Dante.
“Kali ini aku akan anggap selesai masalah ini. Lain kali, jika dia berani melakukan hal seperti ini lagi. Aku sendiri yang akan mematahkan tangan dan kakinya tanpa ampun!” Ornado berkata sambil matanya menatap tajam ke arah Dante.
“Tenang saja Ad, aku akan pastikan tidak akan ada kejadian seperti hari ini lagi.” Dario berkata sambil melirik ke arah Dante dengan kesal, karena sudah membuat Cladia ketakutan seperti hari ini.
Dan itu artinya membuat jarak antara Dario dan Cladia semakin jauh. Bahkan tidak ada sedikitpun senyum di wajah Cladia untuknya sejak tadi, membuat Dario semakin jengkel karena tidakan sembrono dari Dante tadi.
“Kalau begitu, lebih baik aku permisi sekarang. Dan untuk ucapan terimakasihku, akan aku kirimkan barang yang lain karena se pertinya yang ini sudah rusak karena terjatuh.” Dario berkata sambil memungut kotak berlapis kain beludru, berisi cangkir antik itu, dan langsung melemparkan ke arah Dante yang langsung menangkapnya dengan gerakan tangkas.
“Tidak perlu repot-repot. Kami juga tidak mengharapkan balasan apapun saat melakukan sesuatu untuk teman atau saudara. Apa yang ada pada kami sudah lebih dari cukup.” Ornado langsung menjawab perkataan Dario yang hanya bisa tersenyum kecut mendengar penolakan tegas dari Ornado.
“Cladia, maafkan atas tindakan kurangajar dari Dante. Semoga ini tidak membuatmu jadi membenciku.” Mendengar perkataan Dario, Cladia hanya mengangguk-anggukkan kepalanya yang menghadap ke arah tubuh Ornado yang memeluknya dari samping dengan pelan tanpa memandang sedikitpun ke arah Dario.
“Oke semua… Maaf sudah menggganggu acara liburan kalian, karena kejadian barusan. Sampai bertemu lagi di lain waktu. Semoga itu akan mejadi momen yang menyenangkan, tidak seperti saat ini.” Dengan senyum ramah di wajahnya, seperti bisa yang dilakukannya, Dario berkata sambil menggerakkan kepala dan juga pupil matanya, memberi kode kepada Dante agar mengikutinya pergi meninggalkan mereka semua yang ada di tempat itu.