My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
KEKALAHAN TELAK UNTUK DARIO (2)



James dan Roberto yang ikut melihat rekaman cctv itu ikut tersentak kaget, tidak menyangka tentang apa yang sedang dilihat mereka saat ini.


Ketika masih dalam perjalanan ke mansion Dario, James hanya menerima pesan dari Ornado, agar nanti jika Dario sudah berhasil dilumpuhkan, ada rekaman yang ingin ditayangkan oleh Ornado di depan Dario, sebagai hadiah perpisahan mereka.


Akan tetapi sampai detik ini, James benar-benar tidak tahu rekaman tentang apa yang ingin ditunjukkan oleh Ornado kepada Dario dan semua orang yang ada di tempat itu.


Dalam rekaman itu menunjukkan bagaimana proses sabotase yang sudah dilakukan oleh orang-orang Dario, bekerjasama dengan paman Dave, yang sedari dulu memang ingin merebut Grup Shaw dari tangan keluarga Dave.


Proses awal, dimana mereka melakukan proses pertemuan, pergantian personil gudang perusahaan farmasi milik Grup Shaw, bagaimana mereka menukar isi dari kemasan asli bahan baku yang dipesan oleh perusahaan makanan milik Ornado dengan bahan-bahan berbahaya yang tidak seharusnya, semuanya terlihat jelas disana.


Dan yang terlebih lagi, usaha pelarian paman Dave, yang akhirnya tertangkap oleh polisi dan diamankan, semuanya juga terekam dengan baik.


Bahkan bukan hanya itu, rekaman tentang proses penyelidikan paman Dave di kantor polisi, beserta semua bukti dan pengakuannya bahwa dia bekerja sama dengan orang dalam di Grup Shaw, nama-nama orang yang sudah membantunya, rekaman dari semua peristiwa itu terlihat jelas di layar yang sedang ditonton oleh puluhan mata yang ada di tempat itu dengan wajah penasaran mereka.


Sejak Ornado memberikan peringatan padanya, Dave dan Bryan adiknya, sudah mempersiapkan diri, termasuk melakukan pengawasan selama 24 jam terhadap apapun yang dikerjakan oleh pamannya, termasuk menyadap setiap panggilan teleponnya, dan mulai melakukan penyelidikan terhadap orang-oeang yang bekerja di Grup Shaw.


Untuk hal seperti itu, Ornado sengaja mengirimkan dua orang anggota dari tim keamanan Grup Xanderson, yang juga merupakan anggota pasukan khusus, untuk membantu Dave melakukan semua hal itu, karena seorang BOD seperti Dave, yang justru banyak menghabiskan waktunya sebagai seorang dokter di rumah sakit miliknya, bersama dengan Laurel, laki-laki tampan berdarah Irlandia-Indonesia itu tidak pernah berurusan dengan kejahatan di dunia bisnis seperti yang biasa dialami oleh Ornado.


Beberapa waktu sebelum sampai di mansion milik Dario, Ornado dan Dave sudah melakukan pembicaraan tentang apa yang sudah terjadi di Irlandia.


Dave juga mengatakan bahwa dia dan Laurel bahkan sudah berada di mansion keluarga Ornado.


Mereka berdua memutuskan untuk langsung terbang ke Italia begitu mendengar kabar tidak sedap tentang apa yang sudah dilakukan oleh Dario pada Ornado.


Semua hal yang sudah terjadi, dimana para sahabatnya dengan latar belakang yang hebat, ikut langsung turun dalam membantu Ornado, dan menyiapkan semua bukti yang begitu memojokkan Dario, membuat senyum kemenangan tersungging di wajah para pengikut dan pendukung Ornado, sedang para pengikut Dario hanya bisa menghela nafas mereka dengan sikap pasrah.


Dario sendiri beberapa kali terlihat menggeram dengan mengatupkan gigi-giginya dengan begitu erat, menahan amarah yang begitu besar dalam dirinya.


Rekaman terakhir yang ditunjukkan di layar besar itu adalah bagaimana para petugas keamanan, melepas kembali garis polisi yang awalnya mereka pasang di sekitar pabrik makanan milik Grup Xanderson yang di gudangnya ditemukan bahan baku berbahaya untuk dikonsumsi manusia.


Setelah menunjukkan rekaman cctv, maupun rekaman dari Dave, dan juga dari kantor polisi, begitu James mematikan layar berukuran besar itu, Ornado yang berada tidak jauh dari tempat Dario berdiri, melangkah mendekat, hingga dia benar-benar berdiri di samping Dario yang masih ada dalam posisi berlutut dengan satu tangan meremas luak tembak di pahanya bagian depan.


"Sepertinya selama ini kamu selalu menganggapku sebagai orang bodoh yang bisa sukses hanya karena sebuah keberuntungan, dilahirkan sebagai seorang Xanderson. Harusnya kamu melihat betapa kerasnya aku bekerja dan berusaha untuk mencapai posisi ini, di saat kamu tidak mengulurkan tanganmu sama sekali ketika waktu itu aku dan papa membutuhkan bantuanmu. Sudah terlalu lama aku selalu mengalah dan bersabar padamu." Ornado berkata kepada Dario sambil melihat ke arah James yang berjalan ke arahnya.


"Kamu tahu? Sejak lama, aku sudah tahu bahwa kamu begitu terobsesi pada amore mio. Bahkan sejak kita masih sama-sama masih anak-anak. Tapi aku sungguh tidak menyangka untuk orang yang kamu sukai, kamu bisa berbuat keji pada orang-orang yang dia sayangi...."


"Bunuh saja aku Ad! Bunuh aku sekarang!" Dario langsung memotong perkataan Ornado dan berteriak dengan histeris.


"Membunuhmu? Itu hal yang mudah bagiku. Tapi daripada membunuhmu, aku lebih memilih memberikan hukuman yang lebih menyakitkan daripada mati, untuk membayar semua perbuatanmu." Ornado berkata dengan sikap terlihat dengan, dan nada suara yang dingin.


"Akhhh!" Dario berteriak keras dengan nada suara yang terdengar begitu frustasi karena kata-kata Ornado.


Dario tahu bahwa Ornado tidak pernah bermain-main dengan kata-katanya, dan dia juga bukan orang yang akan melepaskan dengan mudah, orang-orang yang sudah berani mengusik orang-orang yang disayanginya, apalagi Cadia, wanita yang begitu dicintainya.


Dan meskipun Dario tidak tahu hukuman apa yang kira-kira akan diberikan Ornado padanya, tapi Dario tahu itu pastilah sebuah hukuman yang akan membuatnya semakin frustasi dan merasa kalah telak.