
Jika biasanya poni tebal selalu terlihat menutupi alis Elenora, dan membuat dia terlihat semakin culun dan kuno, pagi ini sebagian poni itu dijepit dengan rapi menggunakan sebuah jepit yang selain terlihat indah, mata James yang awas terhadap fashion dan perhiasan, langsung tahu bahwa jepit itu bukanlah jepit sembarangan.
Jepit itu merupakan sebuah jepit mewah dan mahal, karena bahan yang digunakan untuk membuat jepit itu memang bukan sembarang bahan.
Bahan dari jepit itu merupakan sesuatu yang istimewa, sehingga tidak heran jika penampakan jepit itu terlihat begitu manis dan indah.
Awalnya Elenora yang tadi pagi sudah sibuk dengan laptopnya, merasa sedikit terganggu dengan poninya yang mulai panjang dan sudah hampir mencapai matanya, sehingga membuatnya mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk menjepit rambutnya.
Tanpa disangka di tempat pakaian dan aksesoris yang sudah diberikan Cladia untuknya, ada satu jepit berbentuk ovel, dimana di bagian tepi bentuk oval itu terdapat mutiara asli yang disusun rapi, mengikuti bentuk oval dari jepit itu.
Jepit itu merupakan hasil rancangan dari Niela, calon kakak ipar Cladia yang baru di release sebulan yang lalu. Dan merupakan jepit yang dibuat dalam edisi terbatas.
Sebuah jepit yang dihiasi oleh mutiara jenis south pearls atau mutiara laut selatan bewarna putih, yang menimbulkan kilatan warna bewarna warni yang indah, saat terkena pantulan cahaya, membuat orang yang memakainya terlihat semakin cantik sekaligus anggun.
(Mutiara laut selatan atau south sea pearls adalah yang paling bergengsi dari semua varietas mutiara. Mereka hadir dalam dua warna utama - putih dan emas. Meskipun mutiara yang putih memiliki penampilan mutiara tradisional, mutiara laut selatan emas cukup menarik perhatian karena terlihat unik dan elegan. Variasi ini sangat diminati saat ini karena semakin banyak orang beralih ke pilihan perhiasan yang tidak konvensional.
Mutiara laut selatan adalah yang terbesar dari semua varietas mutiara dan memiliki keindahan yang berasal dari kilau dan warna mutiara. Sebagian besar mutiara berasal dari Australia, Filipina, dan Indonesia.
Mutiara ini bisa tumbuh dengan diameter 20.0mm, tetapi mutiara dengan ukuran 15.0mm sangat jarang. Mutiara yang lebih besar memiliki harga yang lebih tinggi. Mengenai bentuknya, sebagian besar mutiara laut selatan berbentuk tidak beraturan. Inilah sebabnya mengapa mutiara laut selatan berbentuk bola sempurna dapat memiliki harga yang sangat tinggi.
Mutiara laut selatan atau south sea pearl merupakan salah satu mutiara terbaik yang mengusai pasar dunia saat ini. Mutiara ini dikenal sebagai jenis mutiara yang termegah, terindah dan juga termahal dibanding jenis mutiara lainnya.
South sea pearl dihasilkan oleh jenis kerang mutiara Pinctada Maxima yang merupakan kerang mutiara paling besar dan hanya bisa ditemukan di perairan kawasan timur Indonesia, Myanmar dan juga Australia. Dibutuhkan waktu hingga 4 tahun untuk mengembangbiakkan kerang mutiara ini hingga siap panen. South Sea Pearl memiliki ukuran 9 sampai 17 mm dengan bentuk mendekati bulat sempurna seperti tetesan air dan tergolong jenis baroque. Jenis ini berwarna putih keemasan dengan permukaan mutiara terlihat memiliki perpaduan biru, perak, hijau dan merah jika terkena cahaya. South Sea Pearl memiliki kisaran harga 16 dollar AS sampai 18 dollar AS per gram, sedangkan kalung memiliki harga 5.000 dollar AS sampai 200.000 dollar AS atau setara Rp 70,3 juta hingga Rp 281,3 juta.
Mutiara laut selatan asal Indonesia memiliki keunikan yang membuatnya begitu digemari pecinta perhiasan, karena Memiliki lapisan nacre (lapisan alami dari kerang) yang sangat tebal, berkisar dari 2 hingga 6 mm dibandingkan jenis mutiara lainnya. South sea pearl juga memiliki kilau yang begitu lembut dan mempesona. Kilau mutiara laut selatan juga dikenal awet sepanjang masa. Selain itu juga memiliki array warna yang halus dalam pilihan warna yang jarang ditemukan di jenis mutiara lain, yaitu putih, silver dan juga gold).
Karena pergi dengan terburu-buru ketika Cladia menelponnya, memberi info bahwa mereka sedang menunggunya, bersiap untuk sarapan, Elenora langsung pergi meninggalkan laptopnya di kamar dengan membiarkan rambutnya tetap mengenakan jepit dari Cladia.
Ist, sejak kapan gadis itu menjadi begitu pandai memilih pakaian yang membuatnya terlihat cantik dan menarik seperti itu? Bahkan dia mulai bisa sedikit menata rambutnya yang biasanya terlihat sangat menggelikan.
James berkata dalam hati sambil berusaha mengalihkan pandangan matanya dari sosok Elenora, meskipun pada akhirnya dari sudut matanya, James tetap melirik dan berusaha mencuri pandang ke arah Elenora tanpa bisa dia kendalikan.
Dan James belum juga menyadari, bahwa ke depnnya akan lebih banyak lagi kejutan tentang Elenora yang pada akhirnya akan membuatnya menyesal sudah memperlakukan Elenora dengan buruk, dan sempat berpikir untuk membatalkan perjodohan mereka.
"Wah, pagi ini kamu terlihat cantik dengan jepit barumu Elenora." Laurel yang awalnya sedang berbicara dengan Dave, begitu melihat beberapa kali dilihatnya mata James melirik ke suatu tempat, membuatnya begitu penasaran sehingga dia mengikuti kemana arah mata James melihat.
Saat Laurel melihat bagaimana sosok Elenora yang terlihat segar dan cantik dengan jepit di rambutnya, Laurel spontan menyuarakan pujiannya kepada Elenora.
"Eh, eng...." Pujian dari Laurel membuat Elenora segera tersadar bahwa dia lupa melepaskan jepitnya, sehingga dengan gerakan reflek, tangan Elenora bergerak ke arah kepalanya dan berencana melepaskan jepit itu.
"Kenapa dilepas?" Tangan Elenora masih meraba jepit itu ketika dirasakannya adanya suara yang menegurnya, dan sebuah tangan menghalangi tangannya yang berusaha melepaskan jepit di rambutnya.
Dengan gerakan cepat, Elenora segera mendongakkan kepalanya, untuk melihat siapa yang sudah mencegahnya melepas jepit dan memegang tangannya.
"Tidak usah dilepas. Cantik kok. Aku senang kamu mau memakai jepit yang aku pilihkan khusus untukmu itu." Suara lembut dari Cladia kembali terdengar untuk mencegah Elenora melepas jepit yang sudah diberikannya untuk Elenora.
"Benar kata Cladia Elenora. Biarkan saja. Kamu terlihat lebih segar dan muda dengan jepit itu. Kamu pantas sekali mengenakan jepit itu. Benar-benar terlihat cantik. Benar kan James?" Laurel langsung menyambung perkataan Cladia yang baru saja datang bersama Ornado yang mengantarnya ke toilet sambil menunggu yang lain hadir di meja makan.
"Eng... eh... ya." Dengan suara yang terlihat gugup karena salah tingkah, meskipun James berusaha mengendalikannya, akhirnya James menjawab pertanyaan dari Laurel yang langsung tersenyum.
"Kamu dengar kan Elenora? Jamespun mengakui kamu cocok memakai jepit itu. Bukannya pendapat James adalah yang paling penting untukmu? Jadi, jangan lepas jepit itu." Tanpa merasa bersalah sudah menyebabkan suasana antara James dan Elenora semakin canggung, Laurel kembali mengeluarkan pendapatnya.
Begitu melihat Elenora mengurungkan niatnya untuk melepas jepit di rambutnya, Cladia bergerak mendekat ke arah Ornado dan duduk di samping Ornado yang sudah lebih dahulu duduk, sambil menunggu istrinya berbicara dengan Elenora.
Mati kutu kamu James. Kamu tidak akan bisa semudah itu lepas dari Laurel yang memang sudah mengincarmu karena perlakuan burukmu pada Elenora. Aku tidak sabar menunggu saat dimana kamu yang bertekuk lutut di hadapan Elenora dan melupakan semua tentang ego dan gengsimu. Setangguh apapun seorang pria, di depan wanita yang dicintainya, dia tidak akan memiliki kekuatan untuk melawan. Harusnya kamu banyak belajar dari para pendahulumu. Sikapmu ini seperti seorang nelayan yang ingin mencapai tujuan, tapi sengaja melawan arah angin. Kapalmu bisa karam karena itu.
Ornado berkata dalam hati sambil tersenyum tipis, dengan tangannya yang langsung merengkuh bahu Cladia dalam pelukannya, begitu wanita cantik itu duduk di sampingnya.