My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
MENJEMPUT ELENORA



“Dan untuk kamu Bee. Papa mohon, bantu papa dan mama untuk liburan babymoon kami kali ini. Jadilah anak yang baik. Jangan rewel dan membuat mamamu lelah. Karena berapa waktu ke depan, di acara liburan kita, sepertinya papa akan sering-sering mengunjungimu.” Bisikan selanjutnya dari Ornado hampir saja membuat Cladia tersedak oleh air ludahnya sendiri, dan menghentikan langkah kakinya secara mendadak, karena begitu kaget dengan bisikan pelan dari Ornado yang baginya terdengar begitu terus terang.


Bisikan mesra dari Ornado itu juga membuat debaran di dada Cladia semakin menggila.


Setelah untuk waktu yang lama, sempat berperang melawan traumanya terhadap pria, setelah Cladia mulai merasakan bagaimana dia yang ternyata begitu mencintai Ornado, dengan hormon kehamilannya yang selalu membuatnya ingin selalu berada di dekat Ornado, dan….


Tanpa sadar itu juga membuatnya seringkali menginginkan dan merindukan sentuhan lembut dari suaminya dan penyatuan diri mereka, meskipun kadang Cladia tahu dengan susah payah Ornado seringkali menahan hasratnya karena alasan kondisi kesehatan Cladia selama masa kehamilannya.


Dan seorang Cladia yang pemalu, tidak akan pernah membiarkan dirinya menjadi orang yang pertama kali mengambil inisiatif untuk mengungkapkan keinginannya pada Ornado, meskipun dia tahu…


Jika dia berani melakukan itu, Ornado pasti akan berjingkrak-jingkrak karena bahagia, dan saat itu juga pasti dengan senang hati akan memenuhi permintaan Cladia.


Dan Ornado pasti akan melakukannya dengan penuh cinta sekaligus dengan penuh kelembutan, yang selalu membuat hati Cladia melayang tinggi dengan rasa bahagia dan cinta yang memenuhi dadanya.


Seorang Ornado Xanderson yang selalu tampil berwibawa, dengan tatapan matanya yang mampu membuat lutut orang lain bergetar, belum lagi dengan jentikan jari dan sebuah kata yang keluar dari bibirnya, bisa memberikan perintah untuk menghancurkan siapapun yang berani menentangnya.


Dengan otaknya yang encer, yang keberadaan Ornado yang seringkali disebutkan orang sebagai pengusaha paling jenius di abad ini…. Meskipun tidak banyak orang yang tahu kalau selain pengusaha sukses, Ornado merupakan orang hebat yang dapat mengendalikan dunia mafia, meskipun dia tidak terlibat langsung dengan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan oleh para mafia tersebut.


Namun, nama Ornado di dunia mafia Italia, Ornado dianggap berjasa dan juga hebat karena pernah menyelamatkan dan mendamaikan dua kelompok besar mafia, dengan ketua mafia paling berpengaruh saat itu.


Membuat posisi Ornado saat ini bahkan dianggap lebih tinggi dan lebih berpengaruh, dari para pimpinan mafia itu sendiri.


Akan tetapi, jika itu berkaitan dengan Cladia, Ornado yang selalu tampil dingin, percaya diri, berwibawa dengan tatapan mata tajamnya, bisa berubah seratus delapan puluh derajat menjadi seperti anak kecil yang kekanak-kanakan dan juga bersikap manja pada Cladia.


Atau bahkan kadang bisa menjadi seorang yang terlihat begitu sabar seperti seorang guru taman kanak-kanak, sedangkan kepada orang lain, Ornado adalah orang yang paling anti untuk bersikap sabar apalagi mau mengalah.


Mengalah dan menyerah, sebuah kata yang tidak pernah ada dalam kamus seorang Ornado Xanderson.


Khusus untuk seorang Cladia, Ornado akan rela melakukan apapun meski itu kadang tidak menunjukkan sifat Ornado biasanya.


# # # # # # #


“Buongiorno. Come stai Tante Ema?” (Selamat pagi, apa kabar Tante Ema?)


“Buongiorno James.” Tante Ema segera menjawab sapaan dari James dan membalas pelukan dari laki-laki tampan itu.


Meskipun hubungan mereka bukanlah tante dan keponakan kandung, tapi mereka berdua memiliki hubungan yang cukup dekat.


Tante Ema pun selama ini juga menyayangi James seperti dia menyayangi Ornado, yang merupakan anak dari kakak kandungnya yang telah meninggal.


“Aku baik-baik saja. Kamu kesini untuk menjemput Elenora kan? Tunggulah sebentar, tadi Elenora bilang padaku mau ke kamarnya sebentar, mengambil barangnya yang tertinggal di sana.” James langsung menganggukkan kepalanya mendengar perkataan tante Ema.


Tatapan James sedikit terpaku pada tas koper yang tergeletak di dekat salah satu sofa yang ada di ruang tamu rumah Ornado itu.


“Apa itu tas milik Elenora, Tante?” James berkata sambil tangannya menunjuk ke arah tas koper bewarna merah tua yang baru saja diperhatikannya.


“Benar, itu tas koper milik Elenora.” Sambil mengucapkan kata-katanya, Tante Ema menggerakkan tangannya, memanggil salah seorang pengawal yang sedang berjalan di sekitar ruangan itu, untuk mendekat ke arahnya.


“Tolong masukkan tas koper milik Nona Elenora ke bagasi mobil Tuan James.” Begitu pengawal itu mendekat, tante Ema segera memberikan perintah padanya.


Dengan sedikit membungkukkan tubuhnya, pengawal itu mengangguk dan segera melakukan perintah tante Ema, setelah menerima kunci kontak mobil dari James untuk membuka bagasi mobil.


(Kunci kontak merupakan rangkaian dari sistem penguncian di dalam mobil. Sistem ini terhubung pula dengan ignition switch. Dengan sambungan yang ada, kunci kontak berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan listrik yang ada dalam rangkaian. Selain itu bisa juga untuk mematikan dan menghidupkan sistem mobil. Jadi ketika Anda mulai memasukkan kunci mobil ke komponen ini dan melakukan starter, maka sudah pasti mesin mobil menyala.  Fungsi utama kunci kontak adalah untuk menghubungkan dan memutus arus/tegangan pada sistem pengapian, dari baterai ke rangkaian primer pengapian. Secara bahasa teknis, bagian tersebut dinamakan main switch).


“Kenapa Tante Eme tidak ikut berlibur bersama kami? Bukankah itu akan menyenangkan Tante?” Pertanyaan dari James membuat tante Ema tertawa kecil.


“Kalian mau mengajakku untuk menjadi obat nyamuk bagi kalian? Bukannya liburan kalian kali ini sepertinya diperuntukkan bagi para pasangan muda yang sedang dimabuk asmara? Tidak cocok untuk orangtua sepertiku.” Jawaban dari tante Ema membuat James langsung meringis sambil melepaskan pelukannya.


“Jangan begitu Tante, tidak semua yang ikut adalah orang muda. Tante tahukan papa dari Alvero? Ikut juga dalam liburan kali ini. Kan bukan termasuk orang muda juga? Bagaimana? Mau ikut bersama kami? Dengan senang hati aku akan bantuk Tante Ema untuk berkemas sekarang.” James berkata dengan senyumnya yang menggoda kepada tante Ema yang langung menghembuskan nafasnya.


“Benar, bukan orang muda, tapi perginya bersama ibu suri Larena. Sepasang suami istri yang baru saja dipertemukan kembali setelah belasan tahun berlalu, apa kamu mereka tidak memerlukan banyak waktu berdua untuk menggantikan waktu kebersamaan merereka yang sempat hilang belasan tahun lalu?” Tante Ema berkata dengan pikirannya yang mengingat kembali berita menghebohkan yang dia baca tentang negara Gracetian.


Mulai dari kisah seperti dongeng Cinderella antara Alvero dan Deanda yang menggemparkan, sampai dengan berita besar tentang kembalinya ibu suri Larena Hilmar yang sebelumnya sudah dinyatakan meninggal belasan tahun yang lalu, yang tidak kalah menghebohkan dari cerita tentang Alvero dan Deanda waktu itu.