
Sedangkan kedua orangtua James, cukup kaget karena mereka tidak pernah menyangka bahwa menantu mereka yang cantik itu pernah mengalami hal mengerikan seperti itu.
Karena selama ini, kepergian Elenora dan keluarganya yang tiba-tiba selama bertahun-tahun lalu, Carina dan papa James sengaja tidak pernah mengungkit dan mempertanyakannya kepada keluarga Elenora, karena mereka menganggap itu adalah privasi mereka.
Dan jika mereka terlalu mencampuri urusan pirbadi mereka padahal belum ada ikatan apapun diantara mereka, orangtua James merasa itu tidak pantas dan bisa saja menyinggung keluarga Elenora.
Tanpa perduli dengan yang lain, yang wajahnya masih terlihat bertanya-tanya karena perkataannya barusan, tentunya kecuali Ornado dan Cladia yang memang sebelum keberangkatan mereka ke Italia sudah tahu persis apa yang terjadi, tangan James merengkuh bahu Elenora dan menariknya mendekat, agar dia dapat memeluk erat tubuh istrinya itu.
James sengaja melakukan itu agar sebelum James menceritakan semuanya tentang apa yang terjadi di masa lalu antara di dan Elenora, penyebab kesalahpahaman yang cukup lama itu, Elenora tidak merasa tertekan dan merasa aman karena ada dia yang selalu siap melindungi Elenora mulai sekarang.
"O Tuhan? Apa yang sudah terjadi pada Elenora?"
"Ap... apa maksud perkataanmu James? Usaha perkosaan? Pada Elenora?"
"Jam... James... darimana kamu tahu tentang peristiwa itu?"
"Elenora... benarkah laki-laki yang kamu bilang sudah menyelamatkanmu itu adalah James?"
"Kenapa baru kali ini aku mendengar tentang itu?"
"Elenora... apa itu benar?"
Mereka yang ada disana langsung mengeluarkan berbagai pertanyaan dengan saling bersahu-sahutan, saling menatap satu dengan yang lain dengan tatapan bingung dan bertanya-tanya, membuat Ornado yang duduk sambil mengamati apa yang terjadi sejak tadi menghela nafasnya.
"Daripada kalian sibuk menyerang James dengan puluhan pertanyaan seperti itu, bagaimana kalau kita memberikan kesempatan pada James dan Elenora untuk menceritakan kejadian malam itu. Untuk meluruskan segalanya, agar semuanya bisa mengerti alasan kuat kenapa James dan Elenora sampai harus mengalami peristiwa yang berbelit seperti benang kusut ini...." Suara dari Ornado yang terdengar berwibawa dan tegas, langsung menghentikan perkataan yang saling bersahut-sahutan satu dengan yang lain barusan.
Untuk beberapa saat semua orang langsung terdiam setelah perkataan Ornado.
Ornado Xanderson, meskipun usianya tergolong muda, sebagai anak tunggal dari Alberto Xanderson yang sudah sejak lama karena alasan kesehatan mengundurkan diri dari kegiatannya mengurusi bisnis Grup Xanderson, Ornado merupakan orang yang paling dihormati dan dipatuhi oleh semua anggota keluarga Xanderson yang lain.
Dengan kemampuannya, semua anggota keluarg Xanderson tahu bahwa Ornado memiliki kemampuan lebih untuk mencari jalan keluar, menemukan ide baru, mengatur semua lini bisnis yang ada di Grup Xanderson, bahkan menyelesaikan masalah pelik atau pertikaian yang kadang terjadi di tengah-tengah keluarga Xanderson.
Sehingga apapun yang dikatakan oleh Ornado, tidak ada satupun dari anggota keluarga Xanderson yang akan berani menentangnya.
"Oke James, lebih baik sekarang kamu dan Elenora menceritakan apa yagn terjadi bertahun-tahun lalu diantara kalian, yang menyebabkan hubungan kalian memburuk." Ornado langsung mengeluarkan perintahnya pada James setelah semuanya tenang.
James sendiri sempat terbeliak kembali begitu mendengar perkataan Ornado yang menunjukkan bahwa Ornado tahu dengan pasti apa yang terjadi bertahun-tahun lalu antara dia dan Elenora.
Darimana Ad tahu semua itu? Hah! Tapi apa yang tidak bisa dilakukan oleh seorang Ad? Sepupuku itu meskipun seringnya terlihat hanya diam dan mengamati saja, dia bisa melakukan banyak hal yang tidak terduga oleh siapapun.
James berkata dalam hati sambil menarik nafas panjangnya, bersiap untuk menjelaskan kepada semua yang hadir tentang apa yang sebenarnya sudah terjadi padanya dan Elenora.
Beberapa kali, baik orangtua Elenora maupun orangtua James, terlihat menghela nafas mereka begitu James menceritakan apa yang sudah terjadi selama ini.
Dengan detail, James menceritakan semuanya, termasuk bagaimana perasaannya selama ini pada Elenora, dan juga kesalahpahaman yang sempat terjadi antara dia dan Elenora.
Elenora sendiri beberapa kali ikut mengucapkan kata-kata untuk menyempurnakan cerita James, di bagian peristiwa yang hanya Elenora yang tahu.
"Ah...." Sebuah lenguhan pendek langsung terdengar dari bibir mama Elenora begitu James selesai memceritakan semuanya.
Mama Elenora benar-benar tidak menyangka dengan apa yang terjadi pada Elenora malam itu, karena saat pulang ke rumah, Elenora hanya menceritakan sebagian kecil peristiwa itu sambil menangis sampai semalaman.
"Siapa yang sudah tega berbuat hal sekeji itu pada Elenora?" Carina berkata sambil mengepalkan tangannya, merasa begitu emosi begitu tahu kenyataan bahwa ada seseorang yang sudah berani mengusik calon menantunya waktu itu.
"Sayang, kita harus menemukan pelaku, dan juga siapa dalang di balik peristiwa itu. Jika ada seseorang yang sudah berani sengaja membayar para preman itu, aku akan membuatnya membayar semua perbuatannya pada Elenora. Aku ingin dia membayar semuanya dengan lunas. Enak saja dia masih bebas di luar sana, setelah melakukan perbuatan kurangajar dan meninggalkan kenangan buruk dan trauma pada Elenora." Carina berkata sambil memegang lengan suaminya yang tampak mengernyitkan dahinya dengan wajah terlihat berpikir keras.
"Jangan khawatir, secepatnya aku akan mengurus hal itu sayang. Aku juga ingin mereka segera mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatan mereka." Papa James langsung menanggapi permintaan istrinya.