
Serafina sungguh bahwa berharap James akan merasa jijik pada Elenora jika dia bisa menunjukkan dan membuktikan kepada James perbuatan Elenora bersama laki-laki lain yang memalukan itu, sehingga James mau tidak mau pasti membatalkan rencana perjodohan mereka.
Serafina semakin yakin dengan rencananya memisahkan James dan Elenora, setelah mengingat dari info yang dia dapat, James belum menyetujui rencana perjodohan antara dia dan Elenora, justru sempat menolaknya mentah-mentah.
“Wah, ternyata adikku sudah berani bersikap nakal terhadap pria ya. Siapa yang sudah melakukan ini padamu? Apa kekasih barumu yang kamu tinggalkan di Indonesia? Atau diam-diam kamu sengaja kembali ke Italia untuk menemui kekasihmu yang berada di Italia? Siapa? Teman kerjamu? Teman kuliah?” Serafina bertanya dengan tatapan matanya yang terlihat meremehkan ke arah Elenora.
“Kakak jangan berpikir yang aneh-aneh. Aku tidak mungkin melakukan hal memalukan seperti itu.” Elenora langsung menjawab perkataan Serafina.
“Cih! Beraninya berlagak sok suci di depanku. Sepertinya aku tidak perlu lagi membayar para preman untuk menakutimu. Karena aku sudah menemukan cara bagaimana agar orang lain memandangmu sebagai gadis murahan, dengan semua bukti yang sekarang terpampang jelas di tubuhmu itu!” Dengan matanya yang melotot dan menatap tajam ke arah Elenora, Serafina berjalan ke arah Elenora dengan wajah puas.
“Aku ingin tahu pendapat James jika melihat calon istrinya berani melakukan hal seperti ini di belakangnya! Biar James tahu betapa kotornya perilakumu Elenora! Aku yakin tidak perlu menjelaskan apapun padanya, James akan merasa jijik denganmu!” Serafina berkata sambil menarik kerah pakaian Elenora yang sedikit memundurkan kepalanya.
“Kak, jangan seperti itu, jangan menarik kerah pakaianku.” Elenora berkata sambil berusaha untuk melepaskan tangan Serafina dari kerah pakaiannya.
Akibat tarik menarik yang terjadi diantara mereka, akhirnya Elenora terjatuh begitu dengan sengaja Serafina melepaskan pegangan tangannya dari kerah pakaian Elenora yang menahan kerah pakaiannya dengan cukup kuat, karena tidak ingin Serafina mengamati kissmark yang ada di leher dan dadanya.
Elenora yang merasa begitu kaget ketika Serafina melepaskan kerah pakaiannya, bahkan dengan telapak tangannya sedikit mendorong tubuh Elenora ke belakang, membuat tanpa sadar Elenora terpekik pelan dengan tubuh yang kehilangan keseimbangan dan jatuh ke belakang.
Untung saja James yang sedari tadi berada di sekitar tempat itu, sengaja mengamati apa yang dilakukan Serafina kepada Elenora langsung berlari ke arah Elenora dan menangkap tubuh istrinya agar tidak jatuh terjengkang ke belakang dan jatuh ke lantai.
Setelah itu, James langsung memegang kedua bahu Elenora dengan lembut dari arah belakang.
“Apa kamu baik-baik saja?” James langsung berbisik lembut di telinga Elenora yang langsung menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan James.
Melihat kehadiran James yang tiba-tiba saja berlari kea rah Elenora dan menolongnya sehingga tidak terjatuh, cukup membuat Serafina merasa kaget dan ada rasa khawatir jika tadi James mendengar dan melihat apa yang sudah dilakukan dan dikatakannya pada Elenora.
Dan sikap James yang terlihat begitu melindungi Elenora, tidak seperti biasanya yang biasanya Serafina lihat selama ini, bagaimana dingin dan kerasnya sikap James terhadap Elenora, membuat Serafina sedikit melotot dengan wajah telrihat kesal.
“Eh, Elenora untung kamu tidak terjatuh, kenapa kamu tiba-tiba mendorongku? Tindakanmu itu sungguh berbahaya.” Dengan wajah terlihat berpura-pura khawatir Serafina berkata kepada Elenora.
“Serafina! Apa yang sudah kamu lakukan pada adikmu!” Belum lagi Serafina melanjutkan kata-katanya, Papa Elenora dan mama Elenora yang berjalan mendekat ke arah mereka, langsung menegur Serafina dengan suara keras.
“Pa… aku… tidak melakukan apapun. Elenora terjatuh sendiri karena dia beegerak dengan begitu cepat ke belakang. Dia sengaja melakukan itu ketika aku menegur perbuatannya yang memalukan. Dia sengaja menghindariku karena tidak ingin perbuatan yang memalukan diketahui oleh orang lain.” Dengan sikap percaya diri, karena sudah melihat kissmark pada tubuh Elenora, Serafina berkata sambil mendekat kembali ke arah Elenora.
“Serafina! Kalau tadi papa tidak melihat dengan mata kepala papa sendiri, dan mendengar bagaimana kamu sudah mengancam adikmu, pasti papa tidak akan percaya! Tapi papa melihat dan mendengarnya sendiri! Perbuatanmu sungguh membuat papa malu dan kecewa!” Papa Elenora langsung berteriak ke arah Serafina.
“Pa… Papa pasti salah paham, aku tidak melakukan apapun pada Elenora. Justru dia yang harusnya membuat Papa kecewa dan malu! Lihat perbuatan anak bungsumu ini!” Dengan gerakan cepat Serafina kembali menarik kerah pakaian Elenora, menurunkannya ke bawah, yang membuat James naik pitam, dan dengan gerakan kasar langsung menampik tangan Serafina, menjauhkan tangan itu dari tubuh istrinya.
“Jangan bertindak sembarangan pada Elenora! Kamu kurangajar sekali!” James langsung berteriak ke arah Serafina yang tampak kaget melihat sikap James yang tidak seperti biasanya.
Meskipun Serafina hanya sempat menariknya sekilas, namun papa dan mama Elenora bisa melihat beberapa kissmark yang menghiasi kulit leher Elenora yang memang putih bersih, sehingga tanda-tanda itu terlihat begitu mencolok menempel di sana.
Dan hal itu, justru membuat papa dan mama Elenora merasa malu dan sekaligus merasa tidak enak hati pada James yang berusaha keras membantu Elenora untuk segera merapikan kembali kerah pakaiannya, agar tanda itu tertutup kembali dengan rapat.
“James, kamu jangan salah paham, kamu akan berterimakasih padaku karena aku sudah menunjukkan gadis seperti apa Elenora sebelum semuanya terlambat. Lebih baik kamu mengetahuinya sekarang daripada nanti kamu menyesal setelah menikahinya dan baru tahu tentang kebusukannya.” James langsung melotot mendengar perkataan Serafina.
“Yang aku tahu, satu-satunya orang yang tindakannya sungguh jahat dan hatinya busuk adalah kamu, bukan istriku Elenora!” Perkataan James spontan membuat leher Serafina tercekat.
Ap… apa yang baru saja dikatakan oleh James? Istri? Yang benar saja. Apa James salah bicara? Ba… bagaimana Elenora tiba-tiba bisa menjadi istri James? Aku pasti bermimpi, itu tidak mungkin terjadi. Aku pasti salah dengar barusan.
Serafina berkata dalam hati, dan kali ini wajahnya benar-benar menunjukkan bahwa dia sangat khawatir karena perkataan James barusan.
Note: Untuk para pembaca setia, mohon maaf karena hari ini bisa up 1 eps saja, dikarenakan ada pekerjaan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Diusahakan setelah kesibukan berkurang, akan ada crazy up untuk menggantikan hari ini. Terimakasih, happy reading all.